TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Nganter Haidar


__ADS_3

Nisha mengerjapkan matanya,tangan dan pipinya terasa geli geli enak entah apa yang Dia sentuh,Dia pikir itu mimpi namun teranyata itu kenyataan karena begitu membuka matanya...


"AAAA BULUUU!"Nisha memekik kaget menyadari posisinya,Dia merasa malu sendiri begitu terbangun sedang memeluk John dengan erat,wajahnya menempel didada berbulu milik John.Nisha segera bangun dan bergegas kekamar mandi,Dia takut John akan melihat momen yang tadi terjadi,rasanya Dia tidak akan sanggup menatap Pria itu lagi.John terkekeh sendiri melihat Nisha,padahal sebenarnya Dia yang sudah memeluk wanita cantik itu,rasanya sangat sayang bila bila dilewatkan begitu saja,sedangkan Dia wanita yang halal baginya,apalagi penampilannya sangat menggoda,John kemudian merengkuhnya dan memeluknya sepanjang malam.Untung saja Nisha tidak menyadarinya.


Setelah selesai membersihkan diri,Nisha kemudian menyiapkan sarapan untuk Anak suami juga mertuanya.Walaupun ada asistent rumah tangga yang membantu,Namun Nisha ingin Dia sendiri yang membuatkan sarapan untuk keluarganya,apalagi ini hari pertama Haidar masuk sekolah baru,juga hari pertama berada dirumah suaminya,Dia pun ingin membuatkan sarapan yang Istimewa untuk John,apalagi lelaki itu masih saja bersikap dingin padanya.


Nisha membuatkan Nasi goreng spesial juga menyiapkan makanan spesial untuk bekal Haidar dan John.


Mereka semua sudah mengitari meja makan,John tampak tertawa riang mendengar celotehan Haidar,Bapak dan Ibu mertuanyapun tampak bahagia melihat keakraban Sang Anak dan cucunya.


Para asisten rumah tangga menghidangkan menu makanan yang sudah dibuat oleh Nisha,sedangkan Nisha masih tampak sibuk membuatkan kopi untuk Suaminya.


Begitu selesai Dia langsung membawa kopi itu dan ditaruhnya dihadapan John.


John langsung menghirup aroma favoritnya itu.Kopi hitam tmemang favoritnya dipagi hari.Dia langsung menyeruput kopi buatan Nisha.rasanya begitu nikmat dan pas dilidahnya.Dia tak menyangka istrinya itu sudah tau seleranya.


Nisha melihat ekspresi wajah John saat menikmati kopi buatannya,membuatnya sangat lega,kalau Suaminya itu menyukainya.Padahal Dia sudah was was kalau John akan menolak kopi buatannya,mengingat sikap Lelaki itu sangat dingin padanya.


Nisha pun dengan telaten mengambilkan Nasi goreng untuk sang suami dan memberikannya untuk John.


"Aku tidak sarapan Nasi kalau pagi pagi,Cukup Roti gandum atau oatmeal."tolak John.


"Oh ya sudah biar Aku yang makan!"ujar Nisha,walaupun hatinya agak kecewa.Dia ingat kalau Nasi goreng itu adalah favorit mendiang suaminya.Selera John pastilah berbeda dengan Dimas pikir Nisha.


"Sayang sekali Nak,padahal ini sangat enak!"ucap sang Ayah,yang begitu lahap menikmati Nasi goreng buatan Nisha.


"Bapak jangan terlalu banyak makanan yang mengandung kolesterol,ingat kesehatan Bapak!"ucap John yang begitu khawatir dengan keadaan Sang Ayah.Mendengar perkataan John,semakin membuat Nisha merasa tidak enak.


"Besok besok Kamu tidak oerlu repot repot membuatkan sarapan,para asisten sudah tau kok,apalagi Bapak dan Ibuku sudah tua,Mereka diharuskan makan makanan yang sehat!"ucap John pelan namun menohok,membuat Nisha terdiam dan tak berselera untuk melanjutkan sarapan didepannya,namun karena Dia merasa tidak enak kepada Anak dan juga Mertuanya,Dia berusaha bersikap tenang.


"Sesekali tidak papa John,Nasi goreng buatan Nisha ini sangat enak,Dan ini meruoakan favorit Bapak dan Ibu.Kamu cicipilah sedikit!"ucap Ibunya menimpali,dan tersenyum kearah Nisha,Dia merasa tidak enak oada Nisha karena sikap John.


"Iya Pa ini enak banget!"ujar Haidar.


"Ya sudah cepat habiskan sarapannya,apa antar ke sekolah baru Iday,sekolahannya sangat bagus.Iday pasti suka!"ucap John,tidak menanggapi pujian Haidar tentang nasi goreng.Nisha sedih dan kecewa,John maaih saja ketus kepadanya.Namun Nisha tak mau mengambil pusing dengan sikap John,mungkin memang John memang menjaga asupan makananya,apalagi Dia merupakan seorang dokter pikir Nisha.


Dan sepertinya janjinya,John mengantarkan Haidar kesekolah barunya,ditemani Nisha.

__ADS_1


********


"Papa Mama Iday sekolah dulu ya!"Ucap Haidar begitu antusias karena diantar langsung oleh kedua orang tuanya.


"Semangat belajarnya ya,nanti pulangnya Mama yang jemput!"Ucao Nisha.John pun memeluk dan mengusap kepalanya.


"Iday mau belajar yang pinter supaya bisa jadi dokter seperti Papa!"ucap Haidar dengan wajah berbinar.


"Bagus sekali Haidar,Semoga hari ini menyenangkan belajarnya!"


******


"Aku naik taksi saja,mau main kerumah Bilqis sambil menunggu Haidar pulang sekolah!"Ucap Nisha pada sang suami.


"Naiklah,biar Aku antar,lagi pula hari ini tidak terlalu sibuk dirumah sakit!"ucap John.


"Aku nggak mau ngerepotin Kak John!"


"Kamu itu sekarang Istriku Nish,direpotin Istri kan hal yang biasa,kenaoa Kamu sungkan!"ucap John kesal.


"Oh ya sudah kalau Kak John nnggak keberatan!"Nisha pun sudah duduk disamping John,wanita cantik itu melirik sang suami yang begitu tampan Dia memakai pakaian yang tadi Nisha siapkan,seperti biasa penampilan sang suami selalu sempurna.


"Aku boleh nanya ga?"Tanya Nisha.


"Mau tanya apa?"ucap John.


"Siapa perempuan yang waktu itu Aku lihat?"


"Perempuann yang mana tanya John mengernyit heran!"


"Yang waktu itu dirumah sakit!"ucap Nisha sewot.


"Ohh yang waktu itu Kamu lari,nangis kan gara gara cemburu lihat Aku sama Dia!"


"Idiihhh kepedean,siapa juga yang nangis gara gara cemburu,Aku nangis karena Haidar sakit,dan terus terus manggil Anda waktu itu!"


"Dia Aneke,sahabatku!"jawab John.

__ADS_1


"Mana ada Laki laki sama perempuan sahabatan!"


"Ya ada dong,buktinya Aku sama Dia!"


"Tapi Aku bisa lihat kalau Dia suka Sama Kak John!"


"Dia memang suka,tapi Aku nggak!"jawab John dengan pandangannya tetap fokus kedepan


"Kenapa ga suka?Dia kan cantik!"


"Kok bisa sih ga suka sama Dia,Dia itukan cantik,tinggi,sama sama Dokter pula!"ujqr Nisha.


"Ya karena Aku ga tertarik sama Dia!"


"Aneh banget ga tertarik sama Dia,jangan jangan ga normal?"


CEKIIITTTT!


Mobil Mereka mendadak berhenti sehingga tubuh mereka terdorong kedepan,untunglah leduanya memakai sabuk pengaman.Mobil mereka menepi dipinggiran jalan yang terlihat sepi dan lenggang.


"Kamu kalau ngomong suka sembarangan!"


"Nggak normal bagaimana maksud Kamu?"


"Ya aneh aja,masa ada perempuan cantik,tapi Kak Kohn malah ga suka,berarti kan ga normal!"


"Bukan ga normal,tapi memang ga tertarik,ga ada feeling aja!"


"Ihhh tuh kaaan,berarti beneran ga normal,jangan jangan memang ga ada ketertarikan sama perempuan,apa mungkin Kak John kelainan atau punya kecenderungan penyimpangan...!"


"Husss,enak aja.Jangan seenaknya kalau ngomong.Kalau Kamu perlu bukti,Aku akan buktikan sekarang Kalau Aku ini Lelaki normal!"


John mendekatkan wajahnya kearah Nisha yang membuat perempuan itu terlihat panik.


.


.

__ADS_1


*********


__ADS_2