TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Bujuk Istri Manja


__ADS_3

Ngidam bajigur yang tiba tiba diinginkannya harus kandas, karena sang suami tidak mau mengantarkannya ke tempat yang sangat ingin Dia kunjungi.Mereka pulang lebih awal,bahkan rencananya untuk mengajak Rafa jalan jalan ke Mall harus batal karena Radit sudah terlanjur kesal.


Bilqis sendiri heran dengan keinginannya yang tiba tiba itu.Anehnya setiap Dia sedang mengandung,tiba tiba saja Dia ingin makan disana,di Cafe Blue.Membayangkan bajigur dan kue serabi yang hangat membuat Bilqis gelisah,karena ngidamnya kali tidak bisa dipenuhi.


Radit turun dari mobilnya dengan menggendong Rafa,Bilqis dibiarkan berjalan sendiri.Padahal biasanya Radit selalu merangkulnya atau menggandeng tangannya dengan mesra.Namun kali ini Lelaki itu terlihat acuh karena rasa cemburu kini menguasainya.Hal tersebut membuat Bilqis benar benar kesal.Apalagi selama hamil ini perasaannya sangat sensitif,mudah sekali marah dan mudah menangis.Seperti sekarang,air matanya sudah menggenang sangat sulit untuk ditahan,sedangkan Dia kini berada dirumah sang Mertua.Ceoat cepat Bilqis menyekanya sebelum masuk kedalam rumah besar itu.


"Eehhhh udah pulang,gimana pemeriksaanya,"Tanya Mama melihat kearah Bilqis yang berusaha terlihat senang.Namun Mamanya menangkap gelagat Aneh pada sang menantu,apalagi Radit tak sehangat biasanya.


Anak lelakinya itu biasanya selalu menunjukkan kemesraan didepannya,tak segan menciumi Bilqis.Tapi yang terlihat sekarang,Radit justru tampak dingin dan pergi bersama Rafa ke taman belakang.


"Sayaaang,Kamu gapapa Nak?kok matanya merah begitu,kayak habis nangis.Memang kata dokter apa?Mama jadi khawatir!"Ucap Mama dengan mimik wajah cemas,merangkul Bilqis untuk duduk bersamanya disofa.


"Gapapa kok Mah,semua baik baik aja,Kandungan Bilqis sehat,katanya jenis kelaminnya laki laki,kalau yang satu lagi belum diketahui.


"Benarkah?Waaah senangnya,Cucu Mama banyak  laki laki.Selamat ya Sayaang,Mama seneng banget dengernya.Syukurlah kalau Kamu dan Sikembar sehat,tapi kok Iqis murung begitu wajahnya,kenapa?Apa ada masalah?"Tanya Mama lagi.


"Gapapa kok Ma,Iqis cuma agak cape,Iqis Istirahat sebentar ya Ma!"


"Gamau makan dulu sayaang,Mama sudah masak banyak,Iqis pasti suka."


"Ngga Ma,nanti aja.Iqis sekarang mau istirahat sebentar ya Ma!"


"Oh ya sudah,tapi Kamu jangan sampai lupa makan ya sayaang,kasian cucu cucu Mama!"


"Iya Ma..Nanti juga Iqis makan!"Ucapnya sambil berlalu kekamarnya.Kemudian Bilqis berbaring dikamarnya dan kembali menangis seperti Anak kecil.

__ADS_1


"Hikkksss hikkkss pengen makan kue Serabi sam minun bajigur aja dikira mau macem macem.Dasar suami nyebelin,ga punya perasaan.Padahal ini kemauan Anak anaknya!"


"Sifanya ga pernah berubah,masih aja cemburuan kayak anak kecil."gumam Bilqis.


"Semakin ditahan justru malah semakin ingin.Gatau kenapa tiba tiba begini."keouh Bilqis.


"Sayang sayangnya Mami sabar ya Nak,minum bajigurnya besok besok aja ya,jangan minta sekarang,Papinya nakal gamau nganter Mami kesana."Ucap Bilqis sambil mengusap usap lembut perutnya dan menyeka air matanya.


Sedangkan Radit sangat asyik bermain dengan Rafa ditaman belakang,Dia ingin menghabiskan waktunya bersama sang Anak,munmpung ada sedikit waktu pikirnya,padahal sebenarnya tadi Dia ingin sekali mengajak sang Anak pergi ke Mall bermain diarea tempat bermain Anak disana.Namun tiba tiba saja Bilqis meminta hal hal yang menurutnya sangat aneh dan memancing rasa cemburunya.Kalau memang menginginkan makanan tersebut kenapa harus ditempat yang Dia tidak suka.Mungkin Radit berlebihan namun Dia benar benar tidak rela saat sang istri meminta diajak ketempat itu.


Dia merasa Bilqis justru ingin mengenang masa lalunya,masa lalu yang seharusnya bisa Bilqis lupakan,tapi anehnya setiap hamil,selalu saja mau mengunjungi tempat menyebalkan itu.Tentu saja Radit marah.


Setelah puas bermain dengan Rafa,kemudian Radit mengajaknya untuk makan malam,Radit menyuapinya sang Anak dengan telaten.


"Dit Istrimu belum makan dari tadi,Dia keliatan murung begitu.Biasanya Kamu telaten nyuapin Istri Kamu,kasian loh,ada 4 nyawa yang harus Kamu perhatikan.Mama lihat dari tadi Kamu cuek sekali dengan istrimu.Ingat Dit Dia itu sedang hamil,mood nya sangat sensitif,Kamu harus sabar sama Dia.Kalau ada apa apa sama Istri dan anak anak Kamu gimana?Matanya merah kayak havis nangis tadi,jadi bikin Mama khawatir Dit!"ucap Mamah.


"Ma titip Rafa sebentar,Radit mau lihat Bilqis dulu!"ucap Radit sambil menyodorkan piring milik Rafa,agar sang Mama melanjutkan untuk menyuapinya.


"Rafa mamam sama Oma dulu ya,Papi mau lihat Mami dulu sebentar!"ucapnya,Rafa menganggukkan kepalanya.


"Anak pinter,mamam yang banyak ya Nak!"ujar Radit.Kemudian Diapun beranjak kekamarnya.Dilihatnya Bilqis sedang meringkuk diujung ranjangnya,bahunya bergetar karena menangis.


"Neng.....Neng cantik!"panggilnya dengan lembut.kemudian Radit menghampirinya,membungkuk dihadapannya agar sejajar dengannya.


"Neng cantik mamam dulu yuk.Dari tadi belum mamam!"Bilqis menatap marah kearah suaminya kemudian membalikkan tubuhnya dan memungggunginya.Namun Radit tak putus asa,Dia kembali membujuknya,kali ini Dia ikut berbaring didekatnya.

__ADS_1


"Ayo mamam dulu,Aa suapin ya,kasian Anak anak kita kelaperan nanti didalam perut!"ujar Radit sambil menatap sang Istri penuh kelembutan,namun tampaknya Bilqis masih marah,Dia kembali memunggungi Radit membuat Radit gemas dengan tingkah sang Istri yang seperti anak kecil.


Radit memeluk Bilqis dari belakang dan menaruh wajahnya di bahu Bilqis,namun Bilqis menghindar.


"Awas aaaah,jangan deket deket Aku.Kamu jahat!"pekik Bilqis mendorong tubuh Radit yang menempelinya.


"Kenapa sih,kok gitu sama Aa,memang Aa salah apa sayaang?"


"Pake nanya salah apa,pikir aja sendiri.Udah sana jangan ganggu Aku!"ucap Bilqis kesal.Baru kali ini Dia sedikit kasar pada sang Suami.Namun anehnya Radit justru tertawa melihat tingkah sang Istri yang kekanakan.


"Duuuh cantiknya Aa kalau lagi marah kok semakin cantik dan ngegemesin sih,Aa jadi makin suka!"Goda Radit.


"Neng jangan ngambek terus doong,Mamam yuk sayang,dari kan belum makan malam.Nanti sakit lho kalau makannya ditelat telat."


"Aku gamau makan apa apa,Aku maunya makan serabi sama bajigur di Cafe itu,kenapa siih kayak gitu aja dipersulit,Akukan ga macem macem Aa,Aku juga ga ngerti kenapa tiba tiba pengen makan itu.Dari tadi ngebayangin terus,Aku bener bener mau Aa,tolong anter Aku kesana pleaseee!"Rengek Bilqis dengan wajah memelas.


"Memangnya gamau ya kalau serabinya dibuatin sama Bi Yuni.Pasti rasanya sama sama enak kok.Mau ya?"Bujuk Radit.


"Nggak..Aku gamau,Aku maunya yang ada di Cafe itu.huuuuuu huuuuuuu!"Bilqis menangis lagi bak Anak kecil yang tidak dikasih balon,membuat Radit jadi merasa bersalah melihatnya.


"Ya sudah kalau maunya Cafe itu,Ayooo Aa anter,sekalian Kita malam mingguan ya!"


.


.

__ADS_1


*********


__ADS_2