
"Hei Nish apa kabar?kayak udah lama banget Kita gak ketemu,terakhir bulan lalu ya,kita ketemuan."Ucap Sandra sembari cipika cipiki saat bertemu Nisha.
"Hehehe,Iya nih Aku juga baru main lagi ke tempat suamiku.Biasalah suaiku manja minta dianterin makan siang."
"Hooh ya,semenjak punya Istri cantik,dokter John semakin manja.Beruntung lagi Istrinya pinter masak.Kalau Aku boro boro nis,cuma bikin mie rebus doang bisanya."
"Ah bisa aja dokter Sandra.Oh iya,Aku libur dulu deh konsultasinya,nanti aja dilanjut lagi.Sekarang mau nikmatin pacaran dulu dok,Aku gamau ngoyo sekarang."
"Iya bener banget Nish,kalau terlalu ngoyo jatohnya malah strees nanti.Kayak adikmu Iqis,gamau hamil lagi gataunya sekarang nambah satu lagi jadi yang ke 5,subur juga ya Nish adikmu itu."Nisha tampak bingung tak mengerti dengan perkataan dokter Sandra.
"Maksudnya gimana?"Tanya Nisha,sejenak Dia tertegun mendengar perkataan DokterSandra.Kalau Bilqis hamil lagi,Dia sendiri tidak tau apa apa.
"Ih Kamu nih pura pura nggak ngerti,ituloh Adikmu Bilqis kan subur banget,kata si Radit Dia nangis nangis gamau hamil lagi,mungkin saking repotnya ya.Aku juga dulu gitu Nish,saat Anakku masih kecil kecil."
Nisha hanya tersenyum meringis mendengarnya.
"Ya sudah Aku duluan ya Dok,permisi!"Ucapnya dengan wajah murung.Membuat Sandra bingung.
Begitu sampai dikantor suaminya Nisha masih terlihat lesu membuat Kohn bertanya tanya.
"Kenapa sayang?kok.wajahnya keliatan sedih begitu,ada apa?"
"Papa tau nggak kalau Bilqis hamil lagi?Tanya John.
"Nggak,memang hamil?Kata siapa?John balik bertanya.
"Kata dokter Sandra.Aku tadi berpapasan sama Dia.Jahat banget adikku Pa,Dia jahat.Masa hamil ga ngasih tau Kita.Apa maksudnya coba!"wajah Nisha sudah berkaca kaca.
"Mungkin Dia gamau bikin Kita sedih Sayang,apalagi Dia tau banget perjuangan Kamu.Sudahlah Sayang dimaklumi saja.
"Ya ga bisa gitu dong Pa,biasanya apa apa Aku yang paling pertama tau,tapi ini taunya dari orang lain.Bikin sakit hati banget Bilqis,Kakaknya gak diakui sama Dia.coba apa maksud Dia seperti itu.Benar benar menyebalkan."
__ADS_1
"Sudahlah Sayang,jangan seperti itu sama Adik sendiri.Maksud Dia mungkin baik,ga ada maksud nyinggung perasaan Kamu!"
"Udahlah Pa,gausah dibelain,Aku bakalan pura pura gak tau dan gak peduli.Sebel Aku."gerutunya dengan wajah merengut.
"Ish, Istriku kalau lagi ngambek lucu banget.yaudah yuk,laper banget nih dati tadi."
"Iya iya ini juga udah disiapin makanan spesialnya.Tapi cutinya udah di acc kan Pa?"
"Udah dong Sayang,Aku cuti seminggu.Kita liburan ke Amerika.Sama Iday juga!"
"Yeeeaaay suamiku baik sekali sih,kirain Iday mau ditinggal aja dirumah main sama.akung uti nya."
"Nggak seru kalau nggak ada Iday,nanti kalau berantem gak ada yang belain aku dong sayang,apalagi makin hari Kamu sekarang makin galak.Aku sering dianiaya sekarang,kalau Kamu ngambek Aku suka nggak dikasih jatah."
"Issh dianiaya,kesannya Aku ini lagi KDRT sama suamiku sendiri,padahal betapa Aku ini sangat tergila gila sama Kamu baby!"Ucap Nisha sembari duduk dipangkuannya.
"Aku percaya sayang,Kamu bakin bucin sama Aku."John tersenyum senang kemudian mencium Pipi Nisha.Dengan telaten Nisha menyuapi suaminya.Kemudian makanan dihadapannya itu disuapkan kemulutnya sendiri.
"Sudahlah sayang,tidak usah sampai melabrak segala.Kita ini kan bersaudara.Jangan memupuk rasa benci yang nantinya akan menjadi pertikaian dan pertengkaran.Kamu sebagai Kakak harus mengerti.Mungkin Dia sedang mencari waktu yang tepat untuk ngasih tau sama Kamu."Ucap John,dengan begitu bijaksananya.
"Ya memang kapan waktu yang tepat ngasih tau ke Aku?nunggu Aku hamil dulu?Kan gatau kapan Aku akan hamil.Bener bener punya Adik kok jadi menyebalkan begini,Aku oecat aja Dia jadi Adik."
"Hush,Kamu ini ada ada saja Sayang,Masak dipecat,memangnya karyawan.Sudahlah,tidak usah diperpanjang masalah seperti ini,yang penting Kita sudah tau kalau Bilqis sedang hamil.Kita doakan agar Anak yang dikandungnya itu mrnjadi Anak yang soleh.Ibu dan bayinya sehat,lancar sampai nanti mrlahirkan!"Ucao John panjang lebar.
***********
"Alhamdulillah Anak Mama ngasih cucu lagi buat Mama,ya ampun Iqis,tidak sia sia Mama dan Papa memilihmu menjadi mantu.Kamu ternyata subur sekali ya.Hebat Kamu nak.Mama doakan Kamu selalu sehat,dijauhkan hal hal yang buruk,bagi dalam.Bayinya juga sehat terus sampai dilahirkan nanti.Ucap Mama mertuanya semberi memeluk Bilqis dengan penuh sayang.akemudian mengajak Bilqis duduk diruang tamu yang sudah ada Papa mertuanya.Wajahnya tampak sumringah.
"Waah senang sekali Papa mendengarnya,hebat Kamu Dit.Papa bangga sama Kamu.Akhirnya Aku punya cucu banyak."
"Iya dong Pa,Aku memang hebat,Aku juga bangga dengan diri Aku sendiri."
__ADS_1
"Tapi ingat Dit,Kamu harus lebih perhatian dengan Bilqis,bwrat lho jadi Dia.Sedang mengandung,mengurus 4 balita!"Ucap Mama.
"Dan satu lagi Ma,mengurus bayi Tua!"Ucap Papa sembari terkekeh geli.
"Enak aja Papa bilang Aku bayi Tua,yang ada juga Papa tuh,nyusahin Mama.Manjanya gak ketulungan.Sikap Papa itu jadi nurun ke Aku!"ucap Radit tak terima,Bilqis hanya geleng geleng kepala mendengarnya.
"Enak aja.Kalau Papa gak semanja dan seposesif Kamu.Jadi Papa wanti wanti Dit.Jangan membuat Bilqis strees,bahaya.Jangan banyak cemburuan,jangan terlalu dikekang.biasanya Iatri kalau banyak dikekang jadi semakin stres!"
"Iya Pa,Radit ngerti.Radit sekarang ga pernah cemburuan dan posesif lagi kok.Radit justru lebih penyabar,lebih dewasa dan tentunya jadi lebih sayang Sama Istriku ini!"Ucap Radit sembari mencium Bilqis yang sedang menatapnya malas.
"Ada mual gak Qis ?tanya Sang Mama."
"Belum Ma,untuk sekarang sih normal normal aja,ga ada mual.sama sekali,gatau nanti kalau udah bertambah usia kehamilannya"
"Semoga nggak ada kendala sama.sekali ya sayang.Ga kebayang harus ngidam ceker yang kakinya kana semua atau kiri semua kayak waktu itu membuat si Denis kerepotan.Hadeuh!"
"Memangnya maunya Aku ngidam kayak gitu,kan memang mau bayinya seperti itu."Ucap Bilqis cemberut.
"Iqis mau apa sayang biar Mama siapkan menu Istimewa.Besok Boy dan Saras akan datang kesini.Mereka kan sudah lama tidak datang kesini!"
"Untuk apa Dia kesini,Aku malas melihatnya!"
"Kamu tidak boleh seperti itu Dit,Boy itu keponakan Kamu.Dia sengaja kesini ingin dapat bimbingan untuk belajar bisnis padamu Dit!"
"Tapi Dia suka ganggu Bilqis Ma,Aku gak suka,Dia Aneh,cara lihat Bilqisnya itu lho,bikin Aku sebel."
"Awas aja kalau Papi cemburuan!"Ancam Bilqis dengan wajah garangnya.
**********
"
__ADS_1