
Aktivitas Bilqis hari ini seperti biasa sebagai seorang Ibu,pagi pagi Bilqis memandikan sang Anak,yang semakin hari semakin lincah dan lucu,pipinya bulat dan tubuhnya semakin gembul,wajahnya terlihat semakin mirip dengan sang Papi.
Walaupun ada banyak asisten tapi sebisa mungkin Bilqis selalu mengurus sang Anak sendiri,bila Dia merasa kerepotan,baru Bi Yuni membantunya,setelah Rapi dan wangi,Sang Papi menggendongnya sebelum Dia berangkat kekantor,biasanya Radit mengajaknya ke taman belakang,sambil melihat ikan koi yang behitu banyaknya.Taman yang luas itu ditumbuhi berbagai macam bunga dan tanaman hias sesuai dengan yang Bilqis suka,juga terdapat Kolam renang yang besar disana.Bilqis kemudian menghampiri suaminya.
"Ayo Pi,sarapannya sudah siap,nanti Papi terlambat kekantor,biar Rafa Aku gendong!"
"Gapapa Mi,Papi masih kangen,Tiap Papi pulang kerja,Rafa bobo terus,ketemunya cuma pagi Pas mau berangkat kerja."Ujar Radit yang masih betah menggendong sang Anak sambil menciuminya dengan gemas sambil masuk kedalam ruang makan yang sudah siap dengan berbagai menu sarapan.
"Sayaang,Aku baru ingat ternyata Kamu lagi dateng bulan ya,Aku pikir proyek di eropa kemarin udah jadi,eh gataunya Kamu dateng bulan,berarti setelah ini Kita harus usaha lagi yang giat,yang gencar,Aku udah ga sabar mau kasih Adik buat Rafa,pasti Dia seneng ada temennya!"ucap Radit sambil menyeruput kopi espreso yang Dia pesan.Ternyata Dia sangat menyukai Kopi buatan sang Istri saat kemarin Dia mencobanya di rumah Sang Mertua.
"Eh..hehehe sabar dong Pi,santai aja.sedikasihnya,biar Aku menikmati dulu mengurus Rafa,biar Dia merasakan kasih sayang yang full dari Kita Pi,takutnya kalau jaraknya terlalu dekat yang ada Dia cemburu sama Adiknya nanti!"ujar Bilqis.
"Ya nggak dong Honey,Kita akan mengurusnya dengan baik,walaupun memang Kita berdua sibuk,Tapi tetap keluarga nomer satu,terutama Anak.Mumpung Istriku masih muda,makanya Kita produksi terus, yang semangat ya sayang,pokoknya cita citaku sekarang adalah mempunyai Anak yang banyak."Ucap Radit sumringah dan kembali menciumi Rafa dengan gemas.Sedangkan Bilqis hanya diam sambil merengut.
"Berapa hari lagi sayang datang bulannya?"Bisik Radit,khawatir para pelayan yang lalu lalang mendengarnya.
"Masih lama Honey,kan baru 2 hari.Jangan nanyain mulu dooong,ga sabaran banget deeh Papi,kan udah biasa kalau perempuan pasti tiap bulan ada tamu!"ucap Bilqis kesal,mungkin karena hormon juga sehingga hari ini emosinya sedikit labil.
"Iya sayaaang maap,gitu aja marah.jangan cemberut gitu dong Honey,Aku sabar nunggu Kamu kok."Radit mencoel dagunya sambil mengerlingkan matanya.Bilqispun tersenyum dengan terpaksa.
Selesai sarapan,Radit bersiap pergi kekantornya,Bilqis mengantarnya sambil menggendong Rafa,Dia sekarang sedikit kewalahan dengan berat badan Rafa yang semakin bertambah.
"Aku kerja dulu Sayaaang,tunggu Aku ya.Aku usahain pulang cepet.Papi berangkat kerja dulu ya Rafa,baik baik dirumah,jangan rewel,jagain Mama ya sayaang.muahhh...muaaah Anaknya Papi semakin gembul aja ini yaa,Muaah Maminya juga harus dicium nihh biar ga cemberut teruss."ucap Radit sambil mencium Sang Anak dan sang Istri yang suasana hatinya sedang badmood itu.
__ADS_1
"Mami mau dibawain apa?biar ga cemberut terus kayak gini!"Tanyanya yang melihat sang Istri nerwajah masam.
"Ga usah bawa apa apa deh,yang penting pulangnya cepet,jangan lembur teruss."ujar Bilqis yang masih memasang wajah merengut.
"Iya sayaang,Aku pasti pulang cepet."
************
Pagi ini Radit begitu sibuk,setelah memimpin rapat dengan beberapa divisi perusahaannya,Kemudian siangnya Radit lanjutkan pertemuan dengan para Investor asing yang ingin membangun kerja sama dengan perusahaannya,pertemuan itu memakan waktu lumayan lama sehingga Radit melupakan makan siangnya,jadilah Dia dan Denis kini berada disebuah restaurant untuk menyempatkan diri mengisi perutnya yang sudah keroncongan,padahal waktunya sudah lumayan sore,belum lagi Dia harus kembali ke kantornya untuk memeriksa beberapa berkas penting yang belum sempat Dia lihat sama sekali.Mereka singgah sebuah restaurant chinese food.
"Bos,jangan lupa datang ke pernikahanku hari minggu,Iqis diajak juga sama Rafa!"Ujar Denis sambil menyuapkan makanannya.Beberapa menu masakan sudah terhidang dimeja.Radit tampak menikmati makanannya,begitu juga dengan Denis.
"Iya tenang aja Den,Gue juga kan emang mau nyumbang lagu sekalian!"
"Wah wah wah kayaknya Gue ga usah dateng ya,Ok kalau gitu.Berarti bonus yang Gue janjikan hangus ya,Gue juga mending kelonan sama Istri dari pada kekawinan Elo!"Ujar Radit sambil menikmati makanannya dengan santai,tapi membuat Denis seketika kelimpungan.
"Aduuuuuh,jangan dong Bos,becanda Bos,gitu aja diambil hati.Pokoknya untuk Boskuh bebas,mau nyumbang lagu barat,sunda,keroncong,dangdut koplo juga dengan senang hati Saya terima Boskuh,Ok!"
"Biar nanti disiapkan panggung khusus untuk Boskuh,panggungnya juga terbuat dari bambu yang langsung diimpor dari Jamaika.Jadi begitu Bos naik panggung...beuuuuhhhh..!!"Ucap Deniss sambil memberikaaan kedua jempolnya.
"Beuuuh apaan?"
"Beeeuuuhhh pokoknya semua penonton dijamin tercengang,karenaaa panggungnya pasti langsung roboh seketika denger suara Boskuuhhh hahhahahaha!"
__ADS_1
"Ooohhh ok fix ya bonusmu langsung angus,Ok!"
"Ketawa aja teruus sepuasnya,tapi bonusmu yang 3 dijit itu hangus seketika dan tiket bulan madumu lebih baik Aku kasiin sama Dian haha..,bye bye!"ucap Radit dengan wajah penuh kemenangan,seketika tawa keras Denis langsung terhenti.
"Hahh banyak banget Bos,bonus yang Aku dapet,Alhamdulillah..rejeki anak sholeh memang ga kemana,makasih ya boskuuh muachh!"ujar Denis kaget sekaligus bahagia seketika mencium pipi Bosnya.
"Iiiihhhh najiss Luuu,pake cium cium segala.kacau,kalau Istri Gue liat bisa salah faham,dikira Gue Maho lagi kayak waktu itu,sana Ah,lagi enak enak makan juga ganggu mulu!"omel Radit.
"Sorryyy Boskuuuh,saking happy Aku tuh.makasih ya Bos,emang paling the best nih Bos Radit!"
"Gimana Bos,liburan kemarin ke Eropa udah tokcer belum?Saya mau minta tipsnya nih biar langsung tokcer!"Tanya Denis yang sengaja mengalihkan pembicaraan.
"Rajin olah raga aja sama jaga makanan!"
"Oh kirain olah raga sama jaga jarak Bos!"ujar Denis sambil nyengir.
"Bener tuh harus jaga jarak,kasian Si Angel dapet suami sengklek kayak Elo Den,prihatin Gue.Lo dapetin Si Angel anugrah,sedangkan Dia dapetin Lo musibah Den!"
.
.
.
__ADS_1
**********