
Setelah menghabiskan waktu Istirahat siangnya dengan berpeluh ria di kantornya,kini dua sejoli itu sudah berada dirumah sang Mertua karena Bilqis meminta untuk mereka menginap disana.Begitu Mereka sampai,Bilqis dan Radit sudah disambut oleh tawa ceria Rafa yang memamerkan hasil karyanya yaitu pesawat pesawatan yang dibuat dari kardus bekas,dengan bangga Dia pamerkan pada sang Papi.
"Wooow keren sekali pesawatnya Rafa,siapa yang buat ini Nak?Tanya Radit sambil menggendong sang Anak dan menciuminya.Rasanya begitu rindu pada sang Anak yang semakin hari semakin bertambah besar.Anak 2 tahun itu semakin tinggi dan gemuk.pipinya semakin chubi.
"Afa buat cama Opa!"jawab Rafa dengan suara cadelnya.
"Ohh Rafa sama Opa yang buat,bagus sekali sayaang,Kamu memang Anak Papi yang hebat!"ujar Radit yang membawa sang Anak untuk duduk disofa.dan memangkunya,melepaskan rasa rindu setelah dua hari tak bertemu.
"Nanti Kita buat mainan sama Papi ya,Papi akan buat yang lebih bagus dari ini.Kita buat Roket mau ngga?"tanya Radit sambil menangkup wajah sang Anak dan kembali menciuminya dengan gemas.
"Nda Papi teja teyussss(ngga Papi kerja terus)!"ucap Rafa polos,membuat Radit merasa tertampar dengan omongan sang Anak.Selama ini Waktunya bersama sang Anak sangat kurang.Apalagi nanti saat sikembar sudah lahir.Mungkin Dia akan semakin sibuk.Radit benar benar menyesali kesibukannya,yang membuat Waktu bersama Rafa hampir tidak ada.Saat Dia berangkat,Rafa masih tertidur lelap,saat Dia pulang,Rafa sudah kembali tertidur.Membuatnya benar benar merasa bersalah.
"Maafin Papi ya sayaang,Papi terlalu sibuk,sehingga membuat Rafa jadi jarang main sama Papi.Tapi Papi janji,minggu besok Kita buat roket yang bagus ya,pasti roket buatan Papi lebih bagus dari pesawat buatan Opa."ucapnya sambil mencubit gemas Pipi gembul Rafa.
"Mau ngga Papi buatkan roket yang bagus untuk Rafa?"Rafa mengangguk anggukkan kepalanya dengan lucu.
"Rafa sekarang sudah besar ya Nak,sebentar lagi dipanggil Kakak,kan mau punya adek ya.adek bayinya ada berapa diperut Mami?"Tanya Radit.
"Ada 3!"ucapnya sambil mengacungkan 3 jari tangannya dengan cepat.
"Hebat banget sih Anaknya Papi.Rafa anak kebanggaan Papi,Anak paling hebat.Eh tapi kok bau acem ya,belum mandi sore ya?"tanya Radit menggoda sang Anak.
"Beyum Papi,Afa beyum mandi!"
"Mandi Sama Papi mau ga?tanya Radit.
"Mau mau mauuuuu!"teriaknya sangat senang.
"Ok deh,Kita mandi yuk sekarang.Papi juga udah gerah banget ini,kita mandi berdua ya sayang!"Radit membawa sang Anak kekamarnya,menggendong sang Anak untuk mandi berdua bersamanya.
Bilqis yang melihatnya menjadi terenyuh,Sang Suami memang sangtlah sibuk,waktu untuk bersama Rafa hampir tidak ada,bahkàn sang Anak cenderung dekat Mertuanya.Membuat Bilqis sedih,namun Dia tau betapa sang Suami begitu mencintai Dia,Rafa dan Anak Anak dalam kandungannya.Dia tau Radit bekerja keras demi membahagiakan Dia juga Anak Anaknya.
__ADS_1
Bilqis senang melihat perhatian kecil yang diberikan untuk Rafa,membuatnya percaya bahwa Radit adalah seorang sosok Ayah yang baik,selain menjadi Suami yang baik dan romantis untuknya.
Bilqis kembali turun untuk membantu sang Mertua menyiapkan makan malam,setelah menyiapkan oakaian untuk suami dan Anaknya.
"Mama mau masak apa buat makan malam?"Tanya Bilqis pada Mama mertuanya yang nampak sibuk menyiapkan bahan bahan untuk dimasak.
"Rencananya Mama mau buat garang asam sama soto kudus.Papa suka Soto kudus.Iqis juga suka kan?"Tanya Mama.
"Suka Ma,suka banget.Akhir akhir ini Iqis suka makan yang banyak kuahnya.Tadi siang aja,Iqis makan sama soto Ayam nikmat banget.seger."
"Oke kalau begitu Kita buat sotonya.oh iya ngomong ngomong Radit sama Rafa kemana?"tanya Mama.
"Mas Radit lagi mandiin Rafa,tadi Iqis lihat sih lagi main perang air dikamar mandi."jawab Bilqis sambil tertawa.
"Tumben tumbenan,biasanya langsung ke meja kerjanya,lanjutin kerjaan."ucap Mama tersenyum
"Iya Mas Radit sedih,katanya waktu dengan Rafa sedikit.Rafa lebih banyak waktu dengan Opanya,jadi bikin Mas Radit iri."
Sering ditinggal keluar kota hingga keluar negeri.Mama bahkan pernah sewa detektif untuk memata matai Papa.Karena Mama sangat khawatir dan curiga Papa selingkuh atau punya wanita lain,saking sibuknya dan jarang ada dirumah.Namun ternyata memang karena pekerjaannya."curhat sang Mama Mertua.
"Waaah ternyata Mama posesif juga ya sama Papa!"ledek Bilqis.
"Mamamu itu memang sangat cemburuan Qis,bahkan Papa tak pernah diijinkan untuk mempunyai sekertaris wanita."Adu Papa yang tiba tiba sudah ada dihadapan mereka.
"Ihhh Papamu lebih lebih cemburuan lagi,bahkan Mama ga boleh dianter supir laki laki,gara gara dulu ada kasus terkenal seorang sosialita selingkuh dengan supirnya.Buat Papa Kamu ketakutan sendiri Qis,apalagi dulu susah banget cari supir perempuan,mau tidak mau akhirnya Mama sekolah nyetir.jadi kalau mau kemana mana,Mama bawa mobil sendiri.nganter sekolah Saras sama Radit,jalan jalan kemanapun Mama bawa mobil sendiri.Pokoknya Mama dituntut mandiri sama Papamu ini."Adu Mama.
"Ternyata bibit posesif si Aa dapatnya dari Mama sama Papa langsung ya,pantesan cemburuannya minta ampuuun.Kemarin aja Iqis bilang berduaan sama dosen waktu liburan kemaren,dikiranya dosen cowok,udah marah marah duluan."Adu Bilqis.
"Ya maklum Qis,namanya bujang lapuk dapetin Istri masih muda bawaannya ketakutan terus."ujar Mama
"Terus sekarang kemana,Rafa juga mana.kok pesawat pesawatannya doang yang ada.orangnya nggak ada!"Tanya Papa sambil memungut pesawat hasil karyanya yang terbuat dari kardus mie instant.
__ADS_1
"Hai Pa!"ucap Radit yang sudah segar dengan penampilannya memakai piyana couple persis dengan sang Anak.Model dan motif juga warnanya pun sama.Yang sengaja Bilqis belikan.
"Waduuuh ini sikembar beda generasi!"ucap Papa sambil menggendong Rafa yang sudah tampan dan menggemaskan.
"Opa juga mau doong dibeliin baju yang sama kayak Rafa,biar Opa juga kembaran sama Rafa!"ujar Papa iri melihat Radit dan Rafa terlihat sangat kompak.
"Iya nanti Iqis pesenin untuk Papa sama Mama!"
"Papa maunya kembaran juga sama Rafa!"ucap Papa mertua tak mau kalah.
"Idiiih Papa udah kayak bocah!"ledek Mama sambil mendelik kearah sang suami.
"Iya siap ini Iqis pesenin sekarang!"ucap Bilqis sambil mengambil ponselnya.Radit menghampiri sang Istri dan memeluknya dari belakang.Tidak ada rasa malu maupun canggung walaupun canggung didepan Mama Papa itu.
"Yaang,baju dinas malam bisa kembaran juga ga?kayak yang tadi siang bagus tuh warna merah cerry!"bisik Radit.
"Hah memangnya Papi mau semvak merah buat Papi pake,Aku pasti geli sendiri nanti liatnya!"jawab Bilqis sambil menahan tawa.
"Gapapa,biar lucu beliin deh sekalian!"Bisik Radit lagi.
"Rambutnya mau sekalian dimerahin ga,biar kemaran sama pesulap merah!"ucap Bilqis sambil terkikik geli.
"Rambut yang mana sayang yang dimerahin heemmhhh?"
.
.
.
********
__ADS_1