TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Aku Ga tahan


__ADS_3

"Aku tidak bermaksud seperti itu sayang,Aku cuma ga tahan kalau Kamu dekat dengan laki laki lain,kamu tentu tau bagaimana sifatku yang pencemburu ini."Ucap Radit sambil memegang bahu sang Istri agar menghadap kearahnya,kali ini Bilqis menurut.Dia menatap Lelaki itu dengan mata merah berlinang air mata,Radit menyekanya dengan kedua tangannya.


"Maafkan Aku sayaang,itu karena Aku sangat cinta dan sangat sayang sama Kamu,sehingga Aku ga bisa ngendaliin perasaan Aku kalau Kamu berbicara dengan laki laki lain,apalagi Dia mantan Kamu,Dia masih muda,Dia tampan,membuatku..membuatku tidak percaya diri!"ucap Radit sambil tertunduk malu.


"Kenapa Kamu ngomong kayak gitu Mas,sampe ga percaya diri segala,aneh deh.Yang ada orang lain ga percaya diri saat berhadapan dengan Kamu."ujar Bilqis.


"Mungkin karena Aku pernah merasakan betapa sakitnya kelihangan orang yang sangat Kita cintai.Dan mencintai Kamu membuat Aku justru memiliki ketakutan terbesar.Aku takut Kamu ninggalin Aku,Aku takut Kamu berpaling pada orang lain,pada Laki laki yang lebih tampan dan laki laki yang lebih muda dari Aku,Aku sangat takut Honey,sehingga hal itu membuat Aku benar benar tersulut rasa cemburu,dan pikiran ini dikuasai oleh rasa curiga sama Kamu,walaupun Aku sekarang ini berusaha untuk meredam itu semua."Jelas Radit pelan.Membuat Bilqis terenyuh dan terharu mendengar perkataan Radit.Dan membuat Dia memjadi merasa bersalah.


"Apalagi Aku lihat Arman masih muda,Aku lihat Dia sangat cinta sama Kamu,Aku bisa lihat dari cara Dia memperlakukan Kamu,Itu membuat hati Aku panas,membuat hati sesak.sedangkan denganku umur Kita sangat berbeda jauh,Aku takut Kamu bosan,Aku takut Kamu berpaling dari Aku!"Jelas Radit.Bilqis yang tadinya sangat kesal,marah,sebal,sekarang justru berbalik.merasa bersalah.


Dipandangnya lekat lekat sang Suami,kemidian diraihnya tangan sang Suami.


"Sayaaang,Maafin Aku Mas,Aku ga tau perasaan Kamu seperti itu,Maafin Aku,Aku ga bisa jaga perasaan Kamu,Aku ga bermaksud untuk membuat Kamu cemburu,sikap Aku biasa saja sama Dia Mas,ga macem macem!"ucap Bilqis sambil terisak.Sulit sekali mengendalikan air matanya agar tidak menangis terus terusan,namun air matanya sepertinya sangat sulit untuk dibendung.Radit merengkuhnya kedalam pelukannya,Dia merasa tidak tega melihat Istrinya itu terus menangis,Dia semakin merasa bersalah.Padahal saat sedang hamil besar seperti itu,harusnya Dia pandai menjaga emosi Istrinya agar tidak sampai sedih dan stres,khawatir akan keadaan bayi dalam kandungannya karena hal itu tentu saja dapat berpengaruh.


"Aku yang seharusnya minta maaf sama Kamu,Aku terlalu berlebihan,jadi membuat Kamu sedih begini,membuat Kamu sedih begini,sudah ya sayaang jangan nangis terus,nanti Dede bayi jadi ikutan sedih kalo Maminya nangis terus!"ujarnya sambil mengusap wajahnya dan membelainya dengan sayang.Radit juga menciumi perut bilqis dan mengusap usapnya dengan sayang.


"Anak Papi ikut kekantor ya sama Mami,mau liat Papi kerja ya sayang,iya?"Radit menciumi perut Bilqis dengan gemas.Kemudian wanita cantik itu berdiri dan mambawakan sesuatu untuk Radit.


Bilqis meletakkan barang bawaannya diatas meja,kemudian Dia membuka termos kecil berwarna silver yqng dibawanya.

__ADS_1


"Minumlah Mas,teh rempah ini untuk meredakan pusing akibat mabuk semalam,Aku tau Mas pasti sakit banget kepalanya!"Ujar Bilqis sambil memberikan cangkir teh rempah kepadanya,Radot menerimanya sambil tersenyum manis.


"Terimakasih sayang,Kamu perhatian sekali Honey,makasih ya,sepertinya teh nya enak banget!"Radit menyesapnya perlahan,teh itu terasa nikmat sekali dilidahnya,aromanya sangat harum dan rasanya juga tidak.pahit.


"Mas harus janji sama Aku,ini pertama dan terakhir Mas melakukan hal itu,Aku gamau Mas mengulanginya lagi!"tegas Bilqis mengultimatum sang suami.


"Iya sayang maaf,Aku gak akan sekali kali lagi minum minum,Aku terpaksa karena klien kemarin menjamu Aku,untunglah Dian ada disana nolongin Aku!"ujar Radit sambil meneguk kembali tehnya.


"Mas kok mesra banget sama Mas eh Mba Dian,sampe pijit pijitan segala,Aku kok jadi geli sendiri dengernya,Hiiiii!"Bilqis bergidik ngeri.


"Hehe,sengaja Aku ingin membuat Kamu cemburu,tadi Aku kerasin aja suara Aku,supaya Kamu denger kalo Aku lagi dipijitin,ternyata pancingan Aku berhasil,Kamu sampe ngamuk ngamuk begitu saking cemburunya hahahha!"goda Radit sambil terkekeh geli,membuat Bilqis mendelik sebal kearah suaminya.


"Memangnya Mas baru ngerasa kalo Aku itu begitu cinta dan begitu sayang sama Kamu,bahkan rasa cemburu Aku juga udah sering Aku rasain apalagi waktu ada si Tante Artika itu,masa Mas ga inget sih!"ujar Bilqis.


"Iya tapi Yang ini lebih seru,lebih ngena hahaha,apalagi sampe ada adegan mau jambak,mau cincang segala,dengernya jadi ngeri ngeri sedap!"Radit kembali tertawa membuat Bilqis kesal sekaligus malu.


"Ya mana ada sih wanita didunia ini bakalan seneng Suaminya lagi main pijit pijitan sama sekertaris,pasti yang ada langsung ngamuk,masih untung Mas Radit disini aman,karena Aku udah mikir bakalan Aku potong tuh si 'junior' biar tau rasa!"ucap Bilqis kesal.


"Ihhh serem banget siiih,nanti kalo dipotong ga bisa bikin merem melek Mami kecil dong,ga bisa bikin mendesaah,dan yang paling gawat ga bisa nengokin dede bayi di perut Mami,emang Mami mau!"ucap Radit sambil memeluk gadis itu.

__ADS_1


"Biarin Ahhh bisa cari lagi,dari pada punya suami tukang selingkuh,apalagi selingkuhannya sama pria tulang lunak iiiih serem,takutnya malah kertularan penyakit lagi,ihhh jauh jauh deeeh,Papi gausah sentuh sentuh Mami,kan sekarang udah ada cem ceman baru,ada Mpo Dian,silakan aja Mami rela kok!"Bilqis kini berbalik menggodanya.


"Ihhh jangan dong Mami,memangnya Papi cowok apaan,doyan batangan ihhh ngeri.Mendingan Papi kelonin Mami sekarang sekalian cicip kue Apem Mami yang super legit dan pandai menggigit,bikin Papi ga berhenti komat kamit!"ujar Radit sambil tertawa geli.


"Ihhhh ogah,Mami sekarang mau pulang,gamau deket deket Papi lagi,udah terkontaminasi,iiih sorry ya,Mami gamau nerima bekas Pria gemulai,udah ya Mami mau pulang,silakan Papi terusin lagi aja pijat mantap mantapnya!"ucap Bilqis sambil berkemas akan pergi,namun dengan sigap Radit menarik Bilqis dan membawanya keruangan pribadinya.


"Ihh... Honeyyy jangan kemana mana dulu,Papi ga doyan Pria tulang lunak,lagi pula kasian Dede bayinya kangen,minta ditengokin sama Papinya!"ujar Radit sambil mengunci pintu dan bergegas melepas semua pakaiannya dan pakaian Istrinya,kini keduanya sudah sama sama polos seperti bayi."


"Ihhh Papi nih...nakall aaacchhh...!"


.


.


.


***********


vote vote vote bestiee☺️☺️☺️☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2