TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Hadiah Kecil


__ADS_3

Radit sudah tidak sabar memberikan kejutan yang akan diberikannya pada sang Istri,Dia sangat ingin memanjakannya,Wanita kecil yang selama ini begitu sabar dan setia mendampinginya.Membuat Radit begitu semangat ingin memberi tahukan hadiah kecil pada Istrinya itu.


Begitu sampai dimansionnya,Dia bergegas menemui sang Istri,namun Diruang tamu yang begitu besar dan megah,Dia hanya bertemu Bi Yuni yang sedang menggendong Rafa.Bayi lucu itu sudah mengenal sang Papi,Dia begitu antusias saat Radit menghampirinya.


"Uuuh Anaknya Papi,lagi apa nak hemmh,udah Mamam belum sayaang!"ucap Radit sambil mencium Rafa.


"Udaah Papi..!"Bi Yuni bantu menjawab,bayi kecil itu melonjak lonjak sambil merengangkan tangannya,minta digendong sang Papi.


"Sebentar ya Nak,Papinya mandi dulu ya,nanti habis mandi,baru Papi gendong ya sayaang!"ucap Radot sambil kembali menciumnya gemas.


"Istriku kemana Bi?"Tanya Radit saat melihat Bilqis tak menyambut kepulangannya.


"Tadi saya lihat sih dikamar tuan!"jawab Bi Yuni.


"Oh ya sudah,titip Rafa sebentar,mau mandi dulu,biar ga ada bakteri dan virus!"


"Baik tuan!"


Radit setengah berlari kekamarnya,Dia tak sabar ingin menemui Bilqis.


"Honeyyyy....Honeeey!"Radit membuka kamarnya namun dilihatnya kamar itu kosong,kemudian Dia membuka pintu kamar mandi,namun Bilqis juga tidak ada disana,dicarinya kembali di walk in closet,pun juga tidak ada.


"Kemana ya,Kata Bi Yuni tadi dikamar,kok sekarang ga ada?"tanyanya dalam hati.


"Ah mungkin sedang ditaman,lebih baik Aku mandi dulu,rasanya tubuhku panas dan lengket!"gumam Radit.


Sedangkan Bilqis baru saja dari taman belakang untuk berolah raga zumba favoritnya,tubuhnya terasa tidak nyaman,setelah mandi keringat.Dia sekarqng begitu rajin berolah raga,selain ingin mengembalikan berat badan idealnya, Dia juga ingin selalu menjaga kesehatan tubuhnya.Walaupun menurut sang suami tubuhnya sudah pas tidak perlu diturunkan lagi,namun olahraga bukan hanya untuk menurunkan berat badan tapi juga untuk menjaga stamina agar tetap sehat.


Bilqis sudah didepan pintu kamar mandi saat terdengar gemericik suara air.


"Aahh Suamiku sudah pulang rupanya!"


Dengan senyum nakalnya Bilqis berniat menyelinap kedalam,Dia tau Radit tidak pernah mengunci pintu saat dikamar mandi.Bilqis membuka semua pakaian yang melekat ditubuhnya,kemudian Dia buka pintu kamar mandi dengan perlahan,dan berjalan mengendap ngendap seperti seorang penyusup.Dibalik dinding kaca suaminya sedang berdiri diatas kucuran air yang membasahi tubuh polosnya,tanpa aba aba,Bilqis mendekap tubuh kekar itu dari belakang,membuat Radit tersentak kaget dengan ulahnya,dan dengan cepat,Radit menghadap kearah Istri nakalnya begitu merasakan benda hangat menempel dipunggungnya.


"Nakalnya istriku,Aku benar benar kaget Honey,hampir saja jantungku copot!"ucap Radit sambil mengelus dadanya.


"Maaf sayang,Aku kegerahan habis oleh raga,badanku lengket banget,nanti Kamu gamau cium Aku lagi!"ucapnya manja.


"Jangan salahkan Aku kalau membuatmu beekeringat lagi,Aku tidak hanya akan menciummu,tapi....!"ujar Radit yang begitu bergairah melihat tubuh seksi sang Istri yang sudah polos dihadapannya.


"Tapi apa?"Ucap Bilqis manja sambil merapatkan tubuhnya.


"Kamu sudah pandai menggoda Aku sekarang!"


"Sudah ya sayang,takut Rafa nangis nyariin Aku!"ucap Bilqis pura pura akan pergi.


"Ssst...Kamu ga bisa kemana mana sebelum memuaskan Aku!"


Radit menangkut wajah sang Istri dan menciumnya dengan penuh gairah.

__ADS_1


*******


Malam harinya keluarga kecil itu berkumpul dimeja makan,Sikecil Rafa tampaknya masih ingin bermain dengan oranngtuanya,jadilah Dia duduk dikursi kecil disamping kedua orang tuanya menggigiti mainannya.


Radit tak henti hentinya memandang Bilqis yang kini sudah berpakaian Rapi dengan dress rumahan sebetis,sementara Dia menikmati hidangan makan malam yang sangat lezat nan menggugah selera yang disajikan para pelayan.


Radit tak menyangka,Bilqis sekarang bersikap agresif dan berinsiatif untuk menyenangkan hatinya,Radit memang merasa perhatian sang Istri kini tersita untuk mengurus sang anak,yang menyebabkan kebutuhan Biologisnya agak kurang terpenuhi.Namun Bilqis sangat pandai mencuri curi waktu,agar tetap masih bisa menjalankan kewajibannya sebagai seorang Istri.Dan Radit benar benar terpuaskan sore tadi,saat sang Istri tiba tiba mendatanginya,jadi lah sore itu menjadi waktu yang paling menyenangkan bagi mereka berdua.


Dan hampir saja Radit lupa,kalau hari ini Dia ingin memberikan kejutan untuk Bilqis,Dia mencari momen yang pas untuk memberitahukannya pada Bilqis.


Sang Istri begitu sibuk mengurus bayi gembulnya yang sekarang sudah pandai berceloteh.Kata kata yang keluar dari mulut mungilnya sangat lucu.


"pi pi pipipipi...!"


Membuat yang mendengarnya benar benar gemas.Rafa seorang bayi yang bener bener menggemaskan.


"Sayang,Aku ingin menyampaikan sesuatu sama Kamu!"ucap Radit sambil mesam mesem,membuat Bilqis yang begitu lahap dengan makananya langsung memandang kearahnya.


"Ada apa sayang?"Tanya Bilqis


"Lusa Kita akan pergi bertiga!"


"pergi bertiga?kemana?"


"Kamu maunya kemana honey?"


"emmm ke bandung,bogor atau kemana yaa...?"


"Agak jauhaan,kemana ya...!"ucap Bilqis yang tampak mebgjerutkan keningnya berfikir.


"Aku nyerah deh Mas,hehehe!"


"Yaaah kok cepet banget sih nyerahnya,Ayooo dong Honey tebak,soalnya ini tempat yang bener bener spesial untuk kita habiskan waktu yang lama bersama."


"Memangnya mau kemana?ke Bali?"


"no"


"ke mana ya...masa Maldives!"


"bukan,kan kalau kesana sudah pernah."


"Amerika?"


"no!"


"Ah..Papi ni jawabnya dari tadi cuma na no na no terus,Aku nyerah ah...Aku gatau...!"ucap Bilqis pasrah.


"Kita akan ke Eropa sayaang,kita akan keliling Eropa selama waktu yang tidak ditentukan,sesuka Kamu pokoknya!"

__ADS_1


"Hah?beneran Pi?"ucap Bilqis terbengong bengong.


"Iya Honey,masa Aku bohong!"


"Ke Eropa?"tanya Bilqis lagi.


"Iya!"


"Tapi kan Papi baru aja kerja normal,masa udah cuti lagi!"


"Kan ga enak sayang,Papi udah lama cuti banyak,takutnya perusahaan Papi terbengkalai nanti!"


"Jangan khawatir Honey,justru Papa dan Mama yang menyuruhku supaya mengambil waktu berlibur bersama kalian.Karena selama Aku sakit kemarin,Kamu pasti cape mengurusku dan mendampingiku,Kamu ga pernah mengeluh Honey,selalu ada disampingku,memberi Aku semangat untuk bisa sembuh,untuk bisa bangkit lagi.Asal Kamu tau sayang,Aku hampir putus asa saat awal awal Aku siuman,Aku seperti orang cacat,yang bahkan untuk tersenyumpun sangat sulit dan Kaku,tapi begitu melihat kesungguhan dan kesabaran Kamu dalam mengurusku,Aku jadi semangat untuk sembuh,dan itu semua berkat Kamu sayang,jadi anggaplah ini hadiah kecil dari Aku!"Ucap Radit sambil menggenggam tangan Bilqis dan menciumnya,membuat Bilqis terharu mendengarnya.


"Itu semua sudah kewajiban Aku sebagai seorang Istri Mas,dan juga tentunya Karena Aku sangat sayang dan sangat cinta sama suamiku yang brewokan ini.!"ucap Bilqis sambil mencubit gemas lengan sang suami.


sedangkan Rafa yang terlihat sudah mengantuk,Cepat cepat diambil Bi Yuni,untuk ditidurkan diranjangnya.


"Lalu gimana sama perusahaan Papi ,yang mengurus siapa?"


"Tenang aja sayang,disana ada Papa,ada Denis,ada Kakak iparku,ada Mpo Dian juga yang bisa diandalkan.!"


"Ohh begitu...Ya kalau Aku terserah Kamu aja Mas,Aku sih yang ada sangat senang,sangat bahagia dapat kejutan yang menyenangkan ini"


"Yeeeayyy..bisa beciuman dengan Papi dibawah menara eiffel,atau sambil naik gondola di Venesia.aaahhhh membayangkannya saja sudah sangat membahagiakan,apalagi beneran mau kesana,kayak mimpi rasanya sayaang!"


"Tenang Honey,ini bukan mimpi,ini kenyataan!"


"Jangankan berciuman,Kita disana akan langsung produksi kalau bisa langsung launching saja Honey!"


"Hah!!Produksi?launching?Papi kesana sekalian kerja?"Tanya Bilqis.


"Iya disana Aku sekalian kerja,ngerjain Kamu kayak dikamar mandi tadi,tiap hari kita akan produksi membuat Bilqis junior disana,biar pas pulang ke Indonesia langsung launching dehh hahahaha!"


"Isssh....Papi nih,Aku pikir sambil kerja beneran!"


"ngomong ngomong tadi yang dikamar mandi itu Kamu bener bener hebat sayaang,Aku sepertinya ketagihan mau minta tambah lagi malam ini,boleh ya?"ucap Radit sambil mengerlingkan matanya.


"Iiihhh Papi nih nakal!"


"Mau ya ya ya!"


Bilqis hanya mengangguk pasrah.


.


.


.

__ADS_1


*******


__ADS_2