TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Mau Bajigur


__ADS_3

Hari Sabtu ini Radit sengaja pulang kerja lebih cepat dari biasanya,Dia sudah berjanji untuk mengantar sang Istri memeriksakan kandungannya.Hari usia kandungan sang Istri sudah berjalan kurang lebih 5 bulan.Dan hari ini juga adalah jadwal pemeriksaan rutinnya.


Bilqis sudah bersiap siap untuk pergi dan menunggu dijemput oleh sang Suami.Dan kali ini Rafa ingin ikut untuk menemani,Dia tidak mau dititipkan ke Opa Omanya.Dia tidak sabar ingin melihat calon adik adiknya.Si Kecil Rafa begitu antusias ikut sang Mami ke dokter.Dia sudah terlihat rapi dan menggemaskan dengan celana jeans serta kemeja kecil warna kuning dengan lengan sebatas siku,tak lupa topi baseball favoritnya nya Dia pakai.Senada dengan Bilqis yang memakai dres sebetis warna kuning dibalut cardigan hitam dan flatshoes warna senada,dan shoulder bag mahal,merk terkenal yang Radit belikan saat diparis.Menambah keanggunan penampilannya sore ini.Apalagi perutnya semakin membesar dan pipinya sudah bertambah chuby sekarang.Walaupun dalam hati ada rasa tak oercaya diri,namun Bilqis bangga dan bahagia.Diumurnya yang masih muda,Dia sudah akan mempunyai 4 Anak.Rafa tampak tak sabar menunggu kedatangan sang Papi.


"Mami... Papi ana Mamiii...Papi Anaaaa!"


"Sebentar lagi sayaang,Rafa sabar dulu ya,Papinya masih dijalan.Sini duduk dulu sama Mami sambil usap usap perut Dede bayi diperut Mami Yuk!"Bilqis mengajak Rafa menunggu kedatangan sang suami diruang keluarga.Sikecil Rafa tampak antusias menempelkan kupingnya diperut sang Mami.


"Mami mami Dede bayi nyahhhh deyak deyakkk!"


"Gerak gerak ya sayang,iya dede bayinya lagi main bola didalem!"


Tak berapa lama Radit datang dengan tergesa gesa,wajahnya terlihat panik,takut Anak dan Istrinya sudah menunggunya terlalu lama.


"Maaf ya Sayaaang,Papi tadi ada meeting sebentar!"ujar Radit menghampiri sang Istri dan mencium keningnya.Kemudian mencium pipi gembul sang Anak.


"Ayo sekarang saja perginya,kalau nanti jalanan semakin macet,apalagi weekend begini!"ajak Radit sambil menuntun Rafa menuju mobilnya,juga merangkul Bilqis dengan hati hati.Kehamilan kali ini jauh lebih besar,karena bayi kembar tiga yang dikandungnya.


********


Keluarga kecil bahagia itu kini sudah sampai dirumah sakit,setelah perjalanan melelahkan karena sempat terjebak macet.Untunglah Rafa tidak rewel diperjalanan,Lelaki kecil itu tadi sempat tertidur dipangkuan Radit.Namun sekarang Dia sudah terlihat segar dan antusias,ingin secepatnya melihat perkembangan adik adiknya.Radit menggandeng sang Istri juga sang Anak.


"Selamat sore....ehhh ada bodyguard kecil ikut nganterin Maminya ini!"Sapa Dokter Sandra,begitu melihat Bilqis dan Radit ternyata membawa Rafa ikut serta.Karena biasanya mereka hanya berdua saja bila datang untuk pemeriksaan rutin.


"Iya katanya mau lihat perkembangan calon adik adiknya Bu Dokter,salim sama Bu Dokter Sayang!"ujar Bilqis.Rafa mencium tangan Dokter Sandra yang kemudian diusapnya kepala Rafa dengan sayang oleh dokter Sandra.


"Pintar sekali Rafa,eh iya nanti dipanggil apa ini,Abang,Kakak atau Aa nih!"Tanya DokterĀ  Sandra.


"Kayaknya Kakak deh,kalau Abang soalnya Kakak ipar Aku dipanggil Abang,kalau Aa udah di pake sama bayi besar Aku!"bisik Bilqis.Membuat keduanya langsung tergelak.


"Cepet San,periksain Istri Aku,udah ga sabar mau lihat perkembangan Anak Anak Aku!"


"Iya iya Bapak Radit,ga sabaran banget sih.Kaka Rafa juga udah ga sabar ya,mau lihat dede bayi?"


Rafa mengangguk Antusias.


"Ok yuk Qis,kita langsung aja yuk!"ucap Dokter yang membawa Bilqis keruangan tempat usg.


Seperti biasa jel dioleskan pada perut Bilqis,kemudian transducer itu digerakkan diperutnya,kemudian Radit menunjuk kearah monitor Agar Rafa yang duduk dipangkuannya itu bisa melihat perkembangan adik adik kembarnya itu.


"Nah ini ya tuhh perkembangan sikembar nya sangat bagus,ini rambutnya sudah mulai tumbuh,kulit kepalanya,nah ini jenis kelaminnya sudah terlihat nih!"ujar Dokter Sandra.


"Sepertinya laki laki lagi Dit,sudah terlihat tuh gundal gandulnya.Nah kalau yang satu lagi masih ngumpet nih malu kayaknya!"Ucap Dokter Sandra.

__ADS_1


"Waaah Rafa dedenya cowok lagi,semoga yang satunya cewek ya,biar Maminya ada saingan canyiknya!"ujar Radit begitu bahagia.Selamat ya sayang,bayi kita Laki laki,yang satunya malu masih ngumpet,Mama sama Papa pasti bahagia banget.Senengnya Aku punya banyak jagoan.Terimakasih ya Istriku yang cantik.Sehat selalu ya,jangan cape cape,jangan banyak pikiran macem macem.Aku semakin sayaaaang banget sama Kamu!"Radit mencium Istri yang masih berbaring.Rafa juga bahagia,begitu diberi tau adiknya laki laki,bisa diajak main bola..


"Eheem...Kalau untuk nengokin sikembar,bapaknya masih bisa kan San?"Tanya Radit.Membuat Bilqis membuang muka karena malu.


"Untuk hal itu sebenarnya harus hati hati ya,khawatir nanti kontraksi dan lahir sebelum waktunya.Sebenarnya boleh saja,tapi tidak disarankan."


"Tuuuh dengerin Papi,boleh aja tapi tidak disarankan."ucap Bilqis sambil mendelik.


"Tapi San,Aku selalu hati hati kok,Aku udah nemun gaya yang pas soalnya,jadi bikin Istriku juga nyaman."


"Ya pokoknya bener bener harus hati hati Dit,jangan aneh aneh,yang bikin Kamu nyesel nanti!"


"Ok deh,Aku ngerti.Thanks ya San.Berarti boleh ya San,asal harus hati hati Ya."


"Ya jangan terlalu sering lah.ya.Bener bener harus dijaga Dit!"


"Jangan lupa Vitaminnya selalu diminum ya,apalagi bayi kembar tiga begini.Ibunya mesti tercukupi kebutuhan vitaminnya.


"Iya Bu Dokter terimakasih banyak."


*******


Setelah selesai pemeriksaannya kini Radit dan Bilqis sudah berada didalam mobilnya.Rafa tampak tenang duduk disamping Papi dan Maminya sambil bercrloteh riang.


"Kemana ya?Bilqis tampak bingung.


"Terserah Papi aja deh,ketempat yang bikin Rafa seneng.


"Ok Sayaaang!Pak Kita ke Mall aja,biar Rafa main disana,terus Kita makan direstaurant yang unik mau ga Sayang?"


"Nggak ah Pi,Mami sekarang maunya makan Kue Serabi sama bajigur."


"Apaan Tuh cagur?"Tanya Radit sambil mengerutkan keningnya.


"kayak pernah denger!"ucapnya lagi


"Yang di TV itukan!"


"Yang mana hayooo?"Tanya Bilqis sambil menahan tawanya.


"ehehehe gatau Sayaang.Yang kayak gimana sih.Aku kayaknya baru denger!"


"Ihhh si Papi,kirain Tau.Itulohh minuman dari santan sama gula merah.Ada abang abang yang jualan,biasanya keliling pake gerobak,kalo ngga dipikul.Aku mau itu Pi mau sekarang!"Rengek Bilqis dengan mata berkaca kaca,seperti Anak kecil.Rafa melihat wajah sang Mami dengan Iba.

__ADS_1


"Iya sayaang Kita cari sekarang yaah!"


"Pa coba tolong cariin orang yang jualan Apa Yang tadi...Cagur eehhh...!"


"Bajigurrrrrr Papiiiiii!"


"Iya itu Bajigurrr!"


"Unik banget namanya!"


"Ohhh Bapak Tau Tuan,biasanya suka mangkal didaerah kawasan padat penduduk Tuan!"


"Ok deeh Yuk cabut,kasian Istri Saya ini Pak,udah kepengen banget minum bajigur itu!"


"Tapi Pi....!"


"Tapi apa sayaang?"Tanya Radit sabar.


"Minumnya gamau disini,Terus dimana sayaang!"


"Mau diCafe Blue yang dulu sering Aku datengin sama Ar...eh!"


Mata Radit langsung menatapnya dengan tajam.Tentu saja Dia sangat tahu tentang Cafe itu,Cafe tempat Dia dan Bilqis cekcok saat awal awal nikah dulu.


"Ohhh mau napak tilas disana ya,mengenang masalalu sama Mantan?"Tanya Radit sewot.wajahnya sudah terlihat sangat marah dan cemburu.


Bilqis merutuki diri sendiri,merasa benar benar bodoh.padahal Dia tau hal itu memancing kecemburuan Radit,kenapa muutnya sampai kelepasan.


"Bu-bukan Pi...disitu menu makanannya lengkap,tempatnya juga enak,menu makanan sundanya juga banyak."


"Kenapa harus disitu,cari tempat yang lain aja.Kan banyak tempat yang lain yang jual makanan yang Kamu mau.Kenapa harus disitu?"Tanya Radit ketus.


"Tapi Aku maunya disitu!"


"Ga ga boleh!"


"Aku maunya disitu,bayinya maunya makan disitu!"


"Ahhh modus,itu Ibunya aja yang mau disitu,bawa bawa bayi diperut Kamu segala!"ucap Radit nyelekit.Membuat Bilqis sedih,air matanya sudah menggenang.Rafa melirik Sang Mami dengan wajah Bingung.


.


.

__ADS_1


*********


__ADS_2