TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Tamu


__ADS_3

"Hallo Teteh Assalamualaikum!"Teriak Bilqis Antusias begitu mendengar suara Nisha,rasa rindunya pada sang Kakak sudah menggebu gebu,setelah sekian bulan tidak bertemu rasanya benar benar sangat bahagia.Bilqis yang sedang terlihat santai dikamarnya berinisiatif menelepon sang Kakak.Sedangkan Radit sedang asyik bermain bersama Rafa Rafa ditaman belakang,karena Mertuanya kebetulan sedang pergi bertemu oara koleganya.


"Waalaikum salam Qis,ya ampuuun Adik Akooooh,kumaha kabarna Neng(gimana kabarnya Neng)?"Tanya Nisha mendengar


"Teteh meni somse Ihhh,ga inget sama Adik sendiri(Teteh sombong banget).Mentah mentang udah jadi guru,luoa sama Adik sendiri disini.Aku belum bisa main jesan lagi Teh,ini udah hulannya mau melahirkan!"


"Oh iya ya ampuuun,Iqis bentar lagi mau lahiran,tenang aja Qis,nanti teteh pinjem karpet aladin buat kesana."


"Alaah pake karpet aladin segala,sekalian aja pinjek pintu doraemon biar cepet nyampenya."


"Hahaha Iqis bisa aja,Oh iya Qis.Teteh kesananya mungkin minggu depan,soalnya sekarang tanggung.Teteh lagi buat soal untuk ujian semester,jadi untuk sekarang sekarang belum bisa ke sana,sabar ya Adikku,semingguan lagi!"


"Yaaah lama....!"


"Ya nggak lama dong Sayang,cuma seminggu lagi.Oh iya Iqis mau dibawain apa?"


"Gausah bawa apa apa,Iqis ga boleh makan sembarang sama Mama sama Si Aa Radit juga,takut bayinua terlalu besar,katanya lebih baik gede diluar."


"Oh yaudah atuh,Teteh bawa diri aja ya hahaha!"


"Teteh meni keliatan Happy begitu.jangan jangan disana banyak cowok cowok ganteng lagi,gurunya ganteng2 ya Teh!"


"Ganteng apaaan,ga ada Qis biasa aja!"


"Yaaah biasa aja,ga seru ah


kirain ada yang mirip Oppa Korea gitu,Lee min ho ke atau hyun bin gitu teh!"


"Ehhh ada ketang ada banget!"


"Masa sih? siapa teh ?guru apa?


"Ada Kang chi lok,kang chi rheeng,sama kang bak sho!"


"Hahaha itu mah tukang jualan keles.Aya aya wae si teteh Mah."


"Teteh disana sama siapa?Bunda sama Ayah udah pulang ker Jakarta kan?"Tanya Bilqis lagi.


"Ya sama Iday,Bapak Ibu juga suka kesini,cuma sekarang udah pulang,disini Ada Bi Yayah sama Bi Emi,jadi ya ga sepi sepi banget Qis."


"Kenapa ga ngajar disini aja atuh Teh,biar lebih deket sama Iqis!"


"Teteh betahnya disini Qis!"


"Teh kemarin Kak John kesini main!"


"Ya terus kenapa?Apa hubungannya sama Teteh?"tanya Nisha sewot.Akhir akhir ini Dia malas sekali mendengar laki laki itu,apalagi semenjak pembicaraan terakhirnya dengan John.

__ADS_1


"Dia minta nomer Teteh,Iqis kasiin ga papa ya Teh?katanya lupa kemarin mau minta ke Teteh,takutnya ada yang penting katanya Teh!"


"Ga sekalian kasiin nomer rekening hehehe!"


"Yaudah ya Qis tunggu minggu depan Teteh ke sana,jangan brojol dulu!"


"Ihhh Teteh ya gatau atuh masalah brojol mah bukan Iqis yang menentukan,tapi rencana operasi sih 2 minghu lagi,bayi kedua sama ketiga ga memungkinkan untuk lahiran secara normal,jadi yaudah dokter mengharuskan Iqis operasi caesar.


"Pokoknya yang terbqik Untuk Ibu dan bayi aja Qis,gausah banyak pikirqn ya,tenang,rileks dan santai.Teteh doain lancar semuanya.


"Iya Teh makasih!"


Nisha senyum senyum sendiri setelah menutup teleponnya,mentertawakan Bilqis dengan suaranya yang cempreng manja membuatnya benar benar sangat rindu adik bontotnya itu,namun pekerjaannya sebagai guru membuatnya tidak bisa seenaknya pergi kesana untuk menengok.Karena Bila sudah ke Jakarta ga akan cukup hanya satu hari disana,Dia sekaramg tisak bisa seenaknya pergi kesana karena ada tanggung jawab yang harus diembannya sekarang,yaitu menjadi seorang guru.


Nisha akan bersiap untuk menyusun soal soal untuk ujian semester ini untuk murid muridnya,namun Aaistennya memberitahu kalau ada tamu yang ingin beetemu dengannya.


"Siapa Bi yang datang?"


"Kurang tau Neng,bibi lupa nanya namanya!"ucap Bi Yayah sang asisten rumah tangga yang selalu setia menemaninya semenjak Dia menikah dengan Dimas.


"cewek apa cowok Bi?"


"cowok Neng,masih muda,ganteng!"


"Oh yasudah,tolong Bibi buatkan minum ya!"


"Baik Neng!"


"Nish...ganggu ya!"


"Eh Pak Erwin,kok tau rumah Saya?"Tanya Nisha


"Ya tau atuh,masa gatau.Saya habis dari cikole kemarin,Ah sekalian aja mampir main kerumah Kamu,rumahnya nyaman banget ya,adem,sejuk,asri lagi.banyak bunga bunga bermekaran,seperti hati Saya saat ini!"ucap Erwin modus.


"Bisa aja Pak Erwin!"ucao Nisha tersenyum Kaku.Kemudian Dia duduk dihadapan Laki laki itu.


"Jangan manggil Bapak atuh Nish,Saya kan belum Bapak bapak,panggil Akang aja kata Saya juga,hehehe!"Nisha tersenyum meringis mendengarnya,Lelaki didepannya itu memang terlalu agresif.Tak lama kemudian Bi Yayah mengjidangkan Minuman dan beberapa makanan kecil utnuk tamu Bosnya itu.


"Gausah repot repot Nish,Akukan bukan tamu,Aku kayaknya bakalan sering main kesini,rumah Kamu nyaman banget!"Ucap Erwin.Berondong tampan dan gagah itu selalu saja menatap Nisha penuh kekaguman membuat Nisha risih,namun juga Dia tidak enak bila mengusir lelaki dihafapannya itu.Sebenarnya Erwin lelaki yang menyenangkan,Diapun senang mengobrol dengan guru olahraga itu bila ada waktu senggang disela sela kesibukannya mengajar.Namun makin kesini sikapnya semakin membuat Nisha risih,Dia sangat tau bahwa Lelaki itu menyukainya.Namun Nisha berusaha tenang,Dia tidak menampakkan rasa tidak sukanya ataupun sikap berlebihan karena terpesona demgan wajah gantengnya,sikap Nisha sangat normal,neladeni setiap obrolan yang Dia lontarkan.


"Neng Maaf mengganggu,diluar ada tamu lagi Neng,apa boleh diijinkan masuk?"Tanya Bi Yayah.


Mendengar pertanyaan tersebut membuat Nisha bingung sendiri,siapa gerangan yang bertamu siang siang begini.perasaan Dia tidak ada janji dengan siapapun.Bahkan sebenarnya Dia tidak ingin diganggu oleh siapapun untuk hari ini,kenapa malah ada tamu.pikir Nisha.


"Siapa lagi tamunya Bi?"Tanya Nisha mengernyutkan keningnya.


"Kurang tau Neng,Bapak Bapak Neng!"jawab Bi Yayah.

__ADS_1


"Bapak bapak?Siapa yaaa?"tanyanya dalam hati.


"Suruh masuk aja Bi,gaenak dianghurin diluar!"


"Baik Neng!"


Kemudian sesosok yang sama sekali tak ingin dilihatnya itu muncul membawakan Dia sekeranjang buah buhan juga buket bunga yang cantik.


"Eh ada Pak ketu!"Erwin berdiri sambil terseyum kaku melihat Azmi yang tiba tiba saja sudah ada dihadaoannya,Dia merasa tidak enak karena Azmi menatap tidak suka kearahnya.


"Eh Pak Ketua!"Ucap Nisha yang juga berdiri menyambutnya,Dia tidak menyangka sama sekali,ternyata Lelaki yang datang kerumahnya adalah Azmi.


"Nisha ini untuk Kamu!"Ucapnya sambil menyerahkan buket bunga cantik itu kepada Nisha juga sekeranjang buah buahan segar.


"waduh ngeroptin Pak,padahal gausah repot repot seperti ini,karena Saya sedang tidak merayakan acara apapun!"Ucap Nisha sungkan,yang terpaksa menerima pemberian Azmi itu dengan setengah hati.


"Tidak usah ada perayaan apa apa Nish,Saya memang sengaja membawakan ini semua untuk wanita secantik dan sebaik Kamu!"Ucap Azmi memuji kemudian Dia duduk disamping Erwin.


"Sedag apa Pak Erwin disini?"Tanya Azmi oenuh selidik.


"Ohhh Saya kebetulan mampir kesini,tadi baru pulang dari Cikole,dan kebetulan aja ingin mampir kerumah Bu Nisha.


"Oohhhh Saya kira Pak Erwin ini ada maksud tertentu pada Bu Nisha!"Tuduh Azmi dengan tatapan dingin pada Erwin,membuat Erwin sangat tidak nyaman tituduh seperti itu,apalagi Dia masih seorang guru honorer di sekolahnya,belum punya jabatan apa apa.Statusnya memang belum mapan,karena maaih seorang honorer,namun karena wajahnya yang ganteng yubuhnya yang tinggi gagah,membuat Erwin sering sekali tebar pesona pada wanita wanita yang menurutnya cantik,tak terkecuali Nisha yang sedang iya bidik untuk jaatuh kedalam pesonanya,namun selain itu juga memang karena Dia sangat tertarik pada pada,kecantikan dan keanggunannya membuatnya jatuh cinta.Namun ternyata saingannya berat,yaitu ketua yayasan,orang yang paling berpengaruh pada posisisnya yang hanya seorang guru olah raga membuatnya ketar ketir,apalagi Azmi menatapnya dengan tatapan permusuhan,membuat Dia ketakutan sendiri.


"Nish..eh Bu Nisha,maaf Saya duluan pulang,masih ada yang harus Saya kerjakan untuk ulangan semester besok"Ucapa Erwin sambil bangkit berdiri,membuat Nisha bingung,padahal Dia terlihat nampak santai mengapa sekarang buru buru pikirnya.


"Lho kenapa buru buru Pak,santai aja.Kan ada Pak Azmi!"


"Sudah biarkan saja Nish,Pak Erwin mungkin memang sedang banyak pekerjaan!"Ucap Azmi memotong.Padahal mulit Erwin sudah terbuka akan bucara,mendengar perkataan Azmi membuat Dia serasa terusir dari sana.


"Baiklah kalau begitu Saya permisi Pulang ya Bu Nisha,Pak Ketu Mari Saya pulang duluan!"


"Heeemmmh!"Jawab Azmi pendek.


Nisha mengantarkan Lelaki itu sampai depan pintu kemudian kembali menghampiri Azmi.


"Bapak ada perlu apa ya datang kesini?"tanya Nisha.


"Kenapa Nish,memangnya ga boleh?"Tanya


"Bukan begitu Pak,cuma Saya gaenak aja,Bapak tiba tiba datang membawa bunga dan yang lainnya."


"Untuk wanita secantik Kamu Saya akan membawakan apa saja untuk membuat Kamu senang,walaupun pasti Kamu akan menolaknya,Saya tidak ada maksud apa apa Kok Nish,cuma ingin memberikan dukungan karena besok kan ujian untuk Anak Anak.Aku takut Kamu stres,makanya Saya ingin mensuport Kamu.Saya juga kesini barang kali dibutuhkan oleh Kamu untuk sekedar membantu mengerjakan soal soal untuk Anak Anak ujian besok!"ucapnya dengan wajah tanpa Dosa.Nisha bingung harus berkata apa pada Bapak Tua didepannya ini.


.


.

__ADS_1


*********


__ADS_2