TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Ngedate 2


__ADS_3

"Aw aw aw...sakit sayang"Radit pura pura meringis saat Bilqis mencubit pinggangnya dengan kesal.


"Ga liat liat tempat banget,nyosor dimana aja.Kan Aku malu"Bilqis mendelik sebal pada Suaminya yang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Maaf sayang,Aku kelepasan.Habis Kamu sihh jadi Istri seksi banget,Aku jadi lepas kontrol"Radit beralasan,Namun Bilqis tetap sebal.


Radit berusaha menyeimbangkan langkah Bilqis yang setengah berlari,ingin menghindari Suami cab*l nya itu.


"Sayang tunggu dong jangan cepet cepet."


"Aku mau pulang aja"Bilqis merajuk.


" kok pulang,kan mau ngedate,mau nonton,mau makan"


"Ga jadi."


"Aku udah ga mood"ucap Bilqis lagi sambil melipat kesua tangannya Didada.


"jangan marah terus dong sayang,nanti cantiknya ilang"goda Radit sambil mencoel hidungnya.


"Biarin"


Bilqis terus berjalan dengan langkah cepat saking sebalnya dengan kelakuan suaminya yang bila mesumnya kumat,tidak lihat tempat.Namun kali ini Radit berhasil mengimbangi langkahnya dan dengan cepat menggenggam tangannya.Kali ini Bilqis tidak menolaknya,Dia tidak berani marah lama lama,takut suaminya itu kembali bersikap dingin.


"Yuk sayang Kita beli tiketnya,Katanya mau nonton."


"ya udah,Ayoo."


"Mau nonton film apa,Film action aja ya,Biar seru!"ujar Radit.


"ih gamau ah,ga sukaaa"ucapnya


"Ya udah nonton horor aja ya"


"Horor?"tak Bilqis,film yang sangat dihindarinya,karena Dia sangat penakut.


"ga ah,Aku penakut Yang"Biiqis menggeleng manja.


"drama romantis aja"ucapnya lagi.


"ok Kalo begitu kita beli tiketnya,keburu kehabisan."ajak Radit.

__ADS_1


"ok yuk!"


Dua sejoli itu bergandengan tangan dengan mesranya.Kali ini kemarahan Bilqis sudah menguap.Dia sangat bahagia akhirnya benar benar bisa menghabiskan waktu berdua dikencan pertamanya itu.Sikap Radit yang manis bahkan cenderung memanjakannya membuat perasaan Bilqis pada suaminya itu semakin bertambah.


.


.


.


Film sudah mulai diputar,membuat suasana menjadi hening seketika,padahal filmnya baru saja diputar namun Bilqis sudah tampak ketakutan,Film romantis yang didambakannya ternyata gagal Dia tonton,Radit beralasan tiketnya habis,padahal itu memang rencananya,agar seperti biasanya Dia bisa mencari kesempatan dalam kesempitan.


Seperti sekarang ini,adegan horornya dimulai dengan pembunuhan yang menyeramkan,seketika Bilqis menutup wajahnya,walaupun Dia memberanikan diri mengintip disela sela jarinya,Radit yang melihatnya senyam senyum sambil sesekali memasukkan popcorn ke mulutnya.


Kemudian adegan berikutnya yang lebih menyeramkan lagi,membuat Bilqis ketakutan,


"Qiss...Aku disini ngapain malah sembunyi ke Dia"bisik Radit saat menyadari Istrinya itu menyembunyikan wajahnya diDada seorang lelaki muda yang cukup tampan,membuat Radit berang.Lelaki itu tampak tersenyum bahagia penuh kemenangan,namun ternyata wanita disampingnya yang diduga pacanya Ikut kesal melihatnya.


"Dasar cewek keganjenan"Ucap wanita itu kesal,padahal Bilqis benar benar tidak sengaja,namun sepertinya wanita itu tidak percaya,untung Radit lebih mengerti,akhirnya Bilqis bertukar posisi duduk,agar tidak salah faham lagi.


"Ma-maaf Yang,Aku refleks"Bilqis memandang wajah Radit yang tengah fokus ke layar bioskop,Dia pura pura marah,lagi lagi membuat Bilqis tidak enak,Kemudian Dia meraih tangan Radit yang kokoh dan menggenggamnya dengan erat sambil menyandarkan kepalanya dibahu Radit,seulas senyum tersungging diwajahnya.


"Udah dong yang jangan kayak gini,nanti diliat orang."Bilqis melepaskan genggaman tangannya dan agak bergeser menjauhinya.


"iya iya maaf"ucap Radit pasrah,Dia takut Bilqis akan marah lagi seperti tadi.


Diadegan berikutnya lebih menyeremkan lagi,sadis dan mengerikan,membuat nya berhambur kepelukan Radit dan menggesek gesekkan wajahnya itu ke Dadanya,membuat Radit menggelinjang geli sekaligus bahagia,karena itu yang diharapkannya.Tak menyia nyiakan kesempatan,Dia memeluknya dengan erat.Bilqis ternyata agresif juga pikirnya,Dia segera menangkup wajah itu,Radit memanyunkan bibirnya untuk menciumnya sambil memejamkan matanya.


CUP


Radit menciumnya pelan.


"Kok kasar ya.."gumamnya dalam hati,kemudian perlahan Dia membuka matanya


"AAAAA...!"Radit terpekik kaget,saat dilihatnya ternyata bukan Bilqis melainkan lelaki tadi yang disamping Istrinya.Lelaki itu pun mengira Dia telah memeluk Bilqis tadi,untung saja teriakannya tidak terlalu mengganggu orang disekitanya,karena mereka mengira teriakan itu karena film horornya,Lelaki itu nyengir kuda dengan wajah tanpa dosa,yang langsung didorong kasar oleh Radit saking kesalnya,melihat adegan itu,membuat Bilqis cekikikan sambil memegangi perutnya,takut ketawanya meledak.


"Iyuuuhh.... jeruk makan jerukkk"


.


.

__ADS_1


.


*****


Jam menunjukkan pukul 7 malam,Radit dan Bilqis tiba dikediaman orang tua Radit.Mereka disambut bahagia oleh Papa dan Mamanya.


"Bagaimana kabarmu,Nak"tanya Papa saat Bilqis mencium tangannya.


"Bilqis baik Pa"


"Duh anak Mama makin cantik aja,nih..gimana nih Sudah ada Radit junior belum disini?"tanya Mama yang langsung mengelus perut Bilqis setelah memeluk menantu kesayangannya itu.Bilqis hanya nyengir ditanya seperti itu.


"Cobain tuh kue buatan Mama"Bilqis mengangguk.


"Gimana mau ada Radit junior,orang Radit aja gagal terus"Radit merajuk pada Ibunya,membuat Ibunya syok.


"Hah,beneran?"


"Apa karena Kamu kelamaan jadi bujang,sampai sampai senjatamu itu sudah lapuk ga berfungsi Dit?"ucap Mama yang memperlihatkan wajah prihatin.


"Bukan gitu Ma,Maksud Radi..t"ucapnya tertahan.


"Sedih banget Mama dengernya,Dit"wajah Mama tampak sendu.


"Ya ampun Iqis sayang anak Mama,kasian nasibmu nak"Mama menghambur memeluk Bilqis lagi yang baru dari pantry nyomot brownies buatan Mama mertuanya itu,pipinya menggelembung langsung mencaplok kue favoritnya itu sekaligus.


"ada apa Ma?"tanya Bilqis polos,setelah berhasil menelan kuenya itu yang terasa seret ditenggorokan.


"Katanya Radit ga berfungsi ya Nak.berarti Mama ga ada kesempatan buat punya Cucu dong..hiks"Mama mertuanya tampak sedih.


"Kata siapa ga berfungsi Ma,justru Mas Radit itu nakal dan ganas banget,nyosor dimana aja Ma"ucap Bilqis polos dengan maksud mengadu pada mertuanya.


"Oh begitu,Alhamdulillah..Mama pikir sudah ga berfungsi saking sudah karatannya hehe.."Ucap Mama membuat Bilqis tergelak.Papa yang mendengarnya hanya menggeleng gelengkan kepalanya sedangkan Radit harus senewen kedua kalinya.


.


.


.


*******

__ADS_1


__ADS_2