
Radit menggendong sang Istri perlahan dan membawanya kekamar pribadinya,wajahnya tersenyum bahagia,Bilqis mengalungkan tangannya.Diapun sama seperti sang Suami,dari kemarin rasanya rindu,ingin sentuhan Radit yang selalu membuatnya terbuai dalam kenikmatan.Bilqis menatap sang Suami kemudian mengecup bibirnya dengan cepat.
"Kamu mau juga ya sayang,ternyata Kamu yang nakal.Pantesan langsung nyusul kesini,ga kerumah dulu.Udah ga kuat ya mau ketemu si Junior!"Bisik Radit nakal.Kemudian perlahan membaringkan Bilqis ditempat tidur yang empuk dan nyaman,kamar pribadi yang ada dikantornya ini cukup luas dengan tempat tidur ukuran besar.
Radit membuka dres yang dikanakan Bilqis dengan pelan pelan.tubuh Indah sang Istri dengan perut yang buncit langsung terlihat.tampak Bilqis terlihat begitu seksi dan menggairahkan,dengan dalaman warna cerry yang sangat merona,hasrat Radit yang sudah diubun ubun kian meronta.
Radit menelan salivanya,melihat tubuh sang Istri yang hanya dibalut ********** saja.Raditpun melepas kemejanya,dan membuangnya sembarangan.Matanya menatap Bilqis dengan penuh cinta.
Radit kemudian mencium keningnya dengan begitu sayang.tangannya mengusap perut sang Istri dengan pelan.
"Sayaang Kamu seksi banget siiih,Aku jadi semakin bergairah!"bisik radit sambil menggigit kuping Bilqis dan menjilatnya dengan perlahan,membuat sang Istri menggelinjang kegelian.
Radit mulai menciuminya,mencumbu tubuh sang Istri,menggigit leher dan menelusurinya dengan bibirnya hingga ke tulang selangka.
"Neng cantik...kamu wangi banget siih...Aa suka banget!"racau Radit.
"Kamu sengaja ya sayang pakai lingeri favorit Aku,Kamu nakal sayang!"ucap Radit sambil terus mencumbu tubuh sang Istri.
"Aaahhhh Neng...Kamu sudah buat si junior meronta ronta!"Radit segera melepaskan semua yang melekat ditubuhnya.
Kemudian kedua sejoli itu melepaskan semua hasrat yang sudah membuncah dan menggelora,dan tanpa Mereka sadari,Dian masuk untuk memnyerahkan berkas berkas penting ke meja Radit,namun kupingnya harus ternodai dengan suara suara lenguhan dan erangan dari keduanya.
"Huh dasar Bos nyebelin,tadi aja pura pura gamau ketemu,sekarang aja udah asyik main kuda kudaan"gerutu Dian dan bergegas keluar dari sana.
"Langiiiiiit bisakah Kau turunkan seorang Daun muda untukku,sehingga Aku bisa merasakan nikmat yang boskuuh rasakan hikkss!"gumam Dian dalam hati dan berlalu pergi dari ruangan Bosnya itu.
******
Setelah satu jam bergulat penuh keringat saling memuaskan.Kini kedua sejoli itu sudah saling berhadapan sambil memandang wajah satu sama lain,Radit membelai wajah sang Istri yang tubuhnya ditutupi selimut.
"Mama sama Papa tau ga kalau menantunya
__ADS_1
datang kesini nyerang Aku yang lagi kerja,ga nyangka juga dapat serangan mendadak dari Istriku yang cantik ini,sering sering aja ya Sayang!"goda Radit sambil membelai pipi halis sang Istri.
"Iiiihhh Aaa enak aja,yang nyerang duluan kan Aa,bukan Aku!"ucap Bilqis sambil menutup wajahnya dengan selimut dan memunggungi sang Suami karena malu.Membuat Radit semakin gemas,kemudian memeluk sang Istri dari belakang.
"Neng cantik mau lagi ngga hemmmhhh mau lagi ngga?Kalau mau ini si junior udah siap tempur lagi!"ajaknya sambil berusaha membuka selimut yang menutupi wajah Bilqis.
"Iiih udah aah,jangan terlalu sering nanti perut Aku kontraksi lagi!"
"Ohhh iya ya,ya sudah Aa mandi dulu sebentar ya,mau bareng ngga?"Tanya Radit sambil membelai rambut indah sang Istri.
"Ga usah ah,Aa aja duluan,Aku nanti aja.ntar dikamar mandi minta lagi!"
"Hehehe tau aja,ya sudah tunggu Aa ya sayang!"
"Cepet ya Aa,Aku udah lapar banget!"
"Iya neng cantik,nanti Aa suapin ya!"ujar Radit sambil kembali mencium pipi sang Istri.kemudian beranjak untuk membersihkan diri.
*****
"AA Aku gamau makanan yang tadi,Kayaknya enak kalau makan nasi sama soto Ayam,seger gitu ya!"ucap Bilqis.
"Oh mau soto ya,ya sudah Aa suruh OB buat beli dikantin ya!"ujar Radit.Bilqis mengangguk mantap,membuat Radit lega.Dia takut sang Istri akan meminta makanan yang aneh aneh,dan sulit untuk dicari.Untunglah meminta hal yang sangat mudah.
"Neng tunggu sebentar ya,sambil nungguin Soto,Aa periksa dulu berkas berkas penting ini ya,nanti kalau udah datang sotonya Aa langsung suapin Neng!"ucap Radit.wajahnya terlihat begitu ceria,berbeda dengan sebelum bertemu sang Istri.Apalagi saat meeting tadi,pikirannya selalu pada Bilqis.Rasanya ingin segera cepat selesai kerja dan langsung menyusul menemui Istrinya.Namun ternyata Bilqis datamg sendiri menemuinya dan memberi kejutan yang menyenangkan untuknya.
"Gausah A,biar Aku makan sendiri aja.Aa fokus aja sama kerjaan,atau Akupulang dulu ya A,takut Rafa nyariin,ini udah kelamaan disini.Kasian Rafa,Maminya keluyuran terus!"
"Gapapa Sayang,tadi Mama udah telepon Aa waktu Neng lagi mandi,Rafa katanya lagi bikin pesawat pesawatan sama Papa."
"oh gitu ya,ga rewel kan A?"
__ADS_1
"Nggak Sayang,gausah khawatir!"
"Nah itu sotonya udah datang,Yuk Aa suapin dulu.Aa juga udah lapar banget!"ucao Radit,begitu melihat seorang OB datang membawakan pesanannya
"Makasih ya Jang!"
"Sama sama Bos,permisi Bos!"ucap OB itu.
Kemudian merekapun tampak lahap memakan makanannya,Radit menyuapinya dengan telaten,sesekali Dia tersenyum melihat sang Istri yang makan begitu Rakus,dengan pipi menggelembung penuh dengan makanan.
"Aduuuh Aduuuh kalian ini benar benar keterlaluan Boss,mentang mentang Ekeu Jomblooohhh, harus melihat keunyuan kayak gini terus dari tadi hiks hiksss.Aku juga mau disuapin dong Boskuuuh."rengek Dian sambil berlalu kemeja Radit.
"Apaan siiiih ganggu aja,udah sana!jomblo dilarang lewat!"ujar Radit yang kemudian menyuapi Bilqis kembali.
"Tadii aja Aku maksa maksa suruh ketemu sama Bu Bozz gamau,Katanya males!Eeeh sekarang lengkettt kayak perangko!"Sindir Dian sambil menaruh kembali,beberapa berkas yang harus dioeriksa oleh Radit.
"Memang Aa tadi gamau ketemu sama Aku?"Tanya Bilqis sambil melirik sang Suami.
"Omongan Dian jangan dipercaya ya Sayaaang,Dia memang begitu.Kelamaan jomblo jadi sirik sama Bosnya sendiri!"bisik Radit pada sang Istri.
"Bu Boss asal tau aja,Bos Radit tadi keukeuh gamau ketemu sama Bu Bozz kalo ga dipaksa sama Ekeu..Ehh sekarang malah enak enakkan suap suapan.Padahal tadi ketemu sama Istri sensiri gamau.Dikira bukan Ibu Bozz yang datang kesini!"Adunya kepada Bilqis membuat Bilqis kembali melirik sang Suami yang tengah melotot kearah Dian.
"Bener begitu A?"Tanya Bilqis dengan wajah cemberut
"Iya tadi Aa pikir bukan Neng cantik yang dateng,Aa kira si Wanda yang mau pinjem duit!"
"Ohhh jadi sering ketemuan dengan psrempuan itu?Awas aja kalau macem macem tidur diluar!"
.
.
__ADS_1
********