TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Makan terusss


__ADS_3

Radit masih bermuram durja,wajahnya fokus kedepan,tidak memperdulikan Bilqis yang berada disampingnya yang terus saja menatap Radit sedari tadi.Bilqis memegang tangan sang suami,namun Radit hempaskan dengan kesal.


"Aaa Aku masih laper!"Ucap Bilqis dengan wajah polosnya tanpa memperdulikan sikap Radit yang masih marah padanya.


"Aa laper juga kan,tadi belum sempet dimakan ya spagetti nya?"Tanya Bilqis.Namun sama sekali tidak digubris,wajahnya masih terlihat sangat marah.


"Aa Sayaang.....berhenti dulu diabang sate depan ya Sayaang,pengen sate kambing pake lontong."ucap Bilqis lagi,walau sikap Radit sangat dingin dan masih terlihat marah.


"Aa Mamam dulu ya!"pinta Bilqis sambil membelai pipi sang suami dengan punggung tangannya.


"Bisa diem ga tangannya,dari tadi ga bisa diem,Aku lagi nyetir juga!"ujar Radit ketus sambil kembali menghempas tangan Bilqis.


"Aa kenapa dari tadi marah terus?Aku salah apa?"Tanya Bilqis bingung,karena Dia sendiri merasa tidak pernah melakukan kesalahan apapun pada suaminya itu.


"Pake nanya segala.Kamu tuh genit.Aku sebel sama Kamu!"ucap Rafit sinis.


"Masa sihh...kok gitu aja dibilang genit!"ucao Bilqis tertawa kecil.


"Kamu kok malah cengengesan,Aku lagi marah lho,bukan lagi muji Kamu!"


"Habisnya Aa lucu sih,masa cuma nyapa Dia aja dibilang genit!"


"Memang kenyataannya Kamu genit.Ngobrol akrab kayak gitu,ngijinin Dia nengolin Kamu pas lahiran nanti,Aku ga suka!"


"Jadi Aku harus gimana kalau ketemu temen Aku?harus kayak kanebo kering,kaku dan jutek gitu?"


"Ya kalau bisa pura pura aja ga kenal,judes,ketus,cuek bisa kan?"


"Ga bisa,maaf Aku ga bisa seperti yang Mas harapkan,Dia temen Aku.Dia baik sama Aku!"


"Oh jadi Kamu lebih milih baik sama laki laki lain dibanding dengan menjaga perasaan Aku,Kamu ga dwnger tadi Kalau Dia suka sama Kamu,kagum sama Kamu!"


"Ya itu hak Dia A,Aku ga bisa larang,Yang penting cinta dan sayang Aku cuma untuk Kamu seorang!"ucao Bilqis sambil tersenyum.


"Aku ga percaya!"ucap Radit.


"lha ini buktinya Aku mengandung Anak 3 diperut Aku!"ujar Bilqis sambil terkikik geli.Mendengar hal itu Radit diam tak membalas perkataan Bilqis lagi.

__ADS_1


"Udah Ya Aa sayang,jangan marah terus.Nanti tambah tua lho!"goda Bilqis,membuat Radit mendelik kesal kearahnya.


"Mau mamam sate yang didepan Aa!"Ucap Bilqis manja.


"Makan aja sendiri,Aku cape mau pulang!"Ucap Radit ketus.


"Oh yaudah gapapa deh,Aku makan sendiri aja,kalau Aa ga lapar.Ini jam berapa ya?"Tanya Bilqis bertanya pada Radit.


"Lihat sendiri aja diponsel Kamu!"ucap Radit judes.


"Waah udah jam 11 malem,ga kerasa ya.udah malem,yaudah deh pulang aja.Tapi Aku pengen makan sate pake lontong Aaaa!"


"Gembul banget sih,dari tadi makan terus!"


"Ya ini Anaknya didalam perut maunya makan terus,protes aja sama Anak Anak Kamu nih.Lagi pula tadi kan Bajigur sama Serabinya belum habis,mana tadi lagi enak enaknya makan malah disuruh pulang,dan bajigurnya baru diminum sedikit hiks hiks!"Mata Bilqis mulai berkaca kaca,makanan idamannya tidak habis dimakan gara gara kemarahan Radit.


"Siapa suruh Kamu akrab sama cowok itu!"


"Ga akrab sayaaang,cuma sekedar nyapa biasa aja,memangnya Aku ngapain sih sama Dia?pegangan tangan,ciuman,selingkuh sama Dia?Nggak kan!!Kamu terlalu berlebihan Mas."ujar Bilqis kesal,dan Dia tidak memanggil Aa lagi.Padahal panggilan Aa terasa pas dan nyaman ditelinganya,apalagi dengan nada manja Bilqis yang menggemaskan.Mendengar ada nada kesal disuara sang Istri membuat Radit sedikit ketakutan.


"Iya jadi,Anak Anakmu masih laper."


Mobil Radit kini terparkir manis didepan warung sate yang diinginkan Bilqis.


"Tunggu disini,Biar Aa beliin satenya!"ujar Radit


"Tapi pengen makan langsung ditempat,kalau dibungkus kurang nikmat!"Rengek Bilqis.Radit terpaksa menuruti keinginan sang Istri.Radit membukakan pintu Untuk Bilqis dan menggandengnya dengan hati hati.


"Aa udah ga marah?"Tanya Bilqis melirik wajah sang suami yang masih cemberut.Radit tidak menjawab pertanyaan Bilqis,Dia hanya merangkul sang Istri untuk duduk ditempat yang lumayan nyaman.Warung sate itu tidak terlalu ramai,sehingga membuat Radit sedikit nyaman,Dia tidak suka tempat yang ramai.Apalagi Cafe tadi benar benar membuatnya tidak suka,walaupun sebenarnya tempatnya tidak terlalu buruk.


"Pak Sate kambingnya 2 porsi pake lontong ya!"Ucap Bilqis


"Buat siapa beli 2 segala memangnya habis makan segitu?"Tanya Radit dingin.


"Ya buat Aku sama Kamu dong Aa sayaang!"


"Aaga lapar,Kamu aja sana Yang makan!"Ucap Radit.

__ADS_1


Namun kemudian terdengar perut Radit berbunyi krucuk kcuruk membuat Bilqis terkikik geli.


"Tadi bunyi apa ya?kayak suara..jangan jangan bunyi perut tetangga sebelah ya A,bilangnya ga lapar,tapi perut keroncongan hahaha!"sindir Bilqis membuat Radit malu juga ingin tertawa.Merasa aneh juga melihat sikap sang Istri yang biasanya sedih dan nangis nangis kalau Dia sedang marah padanya,namun sekarang Bilqis justru terlihat santai dan malah merayunya terus terusan.Apa mungkin karena bawaan si jabang bayi.Padahal awal awal kehamilannya,gadis itu cengeng dan mudah menangis,kadang juga mudah marah.Namun anehnha sekarang saat Radit sedang marah padanya Dia justru banyak bercanda.


Sate pesanannya sudah datang.Bilqis memandangnya dengan mata berbinar,begituoun Radit.perutnya yang lapar sudah sejak tadi ditahannya,begitu mencium Aroma sate kambing yang begitu menggugah selera,membuat Radit tak tahan untuk mengambil satu porsi sate kambing dari Bilqis.


"Ihhh jangaaan,katanya tadi gamau!"Ucap Bilqis menarik seporsi sate yang diambil Radit.


"Lho bukannya Kamu pesenin buat Aa?"Tanya Radit.


"Iya tapi kan tadi ditolak,jadi ini dua dua nya buat Aku!"


Glek


Radit menelan salivanya melihat Bilqis begitu lahap memakan sate ditambah lontong yang dibalut bumbu kacang.


"Pak satenya enaaaak banget!"Puji Bilqis,sambil kembali melahap satenya.


"Pak satenya satu porsi lagi!"ujar Radit.


"Maaf sudah habis Den,kebetulan kalo malam minggu begini memang cepet habisnya,tapi kalau hari hari biasa sampai jam 2 malam,sekarang baru jam 11 sudah habis!"ujar Si Bapak penjual sate.


"Alhamdulillah ya Pak,dan satenya juga asli enak banget!"puji Bilqis.


Mendengar hal tersebut membuat Radit kesal,apalagi Bilqis sudah menghabiskan 1 porsi sate yang ada dihadapannya.


"Makanya jangan suka pura pura gamau,jadi aja kehabisan hihihi!"ujar Bilqis sambil kembali melahap satenya dengan gaya lebay sengaja membuat Radit semakin meneteskan air liur.


"Oh iya untuk malam ini Aa tidur dikursi ya,kalau ngga di kamar tamu aja,karena Aku lagi marah dan kesel banget sama Aa,jadi untuk seminggu kedepan Aku gamau deket deket sama Aa dulu.Padahal Aku udah beli lingeri lucu warna cerry yang cantik dan sekseeehhh lhooo,couplean sama semvak buat Aa yang super lucu lagi,sayangnya ga kepake,ya.mungkin nanti Aku hibahin aja sama orang yang membutuhkan!"ucap Bilqis sambil tersenyum sinis pada sang Suami membuat Radit yang merana semakinn tambah merana.


"Jangan dong Neng,tega banget Aa suruh bobo sendiri.Jangaaaaaan pleasee Aa ga sanggup!"


.


.


*********

__ADS_1


__ADS_2