TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK
Oleh Oleh


__ADS_3

Mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah Bunda.Bilqis dan Rafa begitu tenang didalam mobil,Rafa tertidur dalam pangkuannya.Sementara Bilqis mengusap usap sang anak dengan penuh kasih sayang,Tidak terasa kini Dia sudah menjadi seorang Istri dan seorang Ibu,waktu terasa cepat berlalu,Dia merasa seperti baru kemarin, Dia baru lulus sekolah menengah,namun sekarang Dia sudah menggendong bayi gembul yang sudah lumayan berat saat digendong seperti ini.


Akhirnya Bilqis tiba juga dirumah sang Bunda.Bilqis cepat cepat turun dari mobil.Dan kedatangannya sudah Disambut oleh Bunda dan Kakaknya,juga Sang Ayah juga ada disana.


"Aduh aduuuuh Cucu Ambu(Nenek) udah gede begini,ya ampuuun,siganteng gembul lucu imut ihhh gemeees,kesayangaan siapa ini,Ambu kangen banget sama Cucu ambu yang ganteng ini,Rafaa cayaaang!"Rafa pun terbangun dari tidurnya karena kehebohan dari Abah dan Ambu nya,dan si Wawa Nisha yang ga kalah riweuh.


"Sini biar Wawa yang gendong,makin gembuuul aja ini ya,iya ci ganteng lucu ini mah!"ujar Nisa sambil mencubit pipi Rafa yang tembem,matanya melotot kearah orang orang yang mengrumuninya,sedangkan Bilqis menyalami dan mencium tangan mereka satu persatu sambil cipika cipiki.


"Sini gantian,Abah juga mau gendong atuh!"Ucap Ayah Bilqis tak ingin kalah,karena sudah sangat rindu dengan sang Cucu.


"Ayah kok ga kekantor,tumben tumbenan.Padaal biasanya juga ga pernah libur!"


"Sengaja Ayah kosongin jadwal,biar bisa ketemu cucu ganteng Ayah!"ujar sang Ayah sambil menggendong dan membawanya kedalam,Bunda dan Nisha menggandeng Bilqis.


"Cie cieee yang baru pulang dari eropa,Kitamah piknik ke Perancis juga sudah bahagia ya Ayah,apalagi ke Eropa.!"ujar sang Bunda sambil berkedip kepada sang suami.


"Emang kapan Ayah sama Bunda ke Perancis,kok Iqis gatau?"


"Uuuh Ayahmah bolak balik wae ke Perancis mah ya Bun,Perapatan Ciamis hahay!"


"Eeeeuuuh kirain beneran ke Perancis,meni sok nga reureuwass(suka ngagetin).Ayah sama Bunda gimana kabarnya?ya ampuuun kayak udah bertahun tahun aja Iqis ga ketemu,apa karena baru pulang dari Eropaaah yaaa!"Ujar Bilqis dengan wajah sok pamer sambil mendudukkan dirinya disamping sang Bunda!"


"Uuuduuuh sombongnya yang baru dari Eropah!"ujar Nisha sambil membawakan bebeeapa kudapan yang sudah mereka siapkan untuk menyambut kedatangan Bilqis.


"Alhamdulillah Ayah sama Bunda mah selalu sehat,Kamunya aja jarang main kesini,mentang mentang sudah jadi Istri Sultan,sampe Kita dilupakan ya Ayah ya!"Ucap Bunda pura pura sedih.


"Hooh biasa sultan mah bergaolnya juga sama kalangan sosialitaaah Bun!"ucap Teteh mnimpali sambil nyomot bolu pisang dihadapannya.


"Somseu(seombong sekali) sekarang mah Ya Bun ya!"ujar Nisha lagi sok sok julid.


"Iiiihhhh meni kitu,Iqis kesini malah dijulidin,Ayaaah lihat itu Bunda sama Teteh meni julid sama Iqis Yaah,yaudah ahh tas sama oleh olehnya yang lain Iqis bawa lagi kalo gitu mah!"ucap Bilqis pura pura cemberut.

__ADS_1


"Issh Bunda sama teteh Mah biarin we Qis,ga usah ditemenin,biar oleh olehnya buat Ayah semua!"ucap Ayah pura pura menenangkan Bilqis sambil menepuk nepuk pundaknya.


"Ehhhh ngga ngga,aduh aduh gitu aja ngambek,maapkan atuh sayaang.Anak Bunda yang paling cantik paling manis paling imut,mana atuuh oleh olehnya.Udah ga sabar Bunda mau liat tas yang Bunda idam idamkan!"ucap sang Bunda sambil menggandeng tangan Bilqos dan mencubit manja pipinya.


"Iya Adikku sayang,gitu aja kok marah siiih iiih gemezzzz!"ucap Nisha sambil mencubit gemas pipi Bilqis.


"Tuuuuh kaaan giliran oleh oleh aja,Aku langsung dibaikin begini,sebel!"


"Akutuh bukannya somseu gamau kesini,kan bulan bulan kemarin itu bener bener ujian kesabaran buat Aku Bun,ya baru punya Babby,ya suamiku sakiiit!"ucap Bilqis sendu.


"Aduuuuh sayaaang,Bunda kan bercanda Nak,malah dimasukin ke hati.Justru Bunda bangga sama Iqis,berkat kesabaran dan ketelatenan Kamu dalam mengurus suami,akhirnya kini Radit sehat seperti sedia kala,bisa kerja,bisa beraktivitas dan bisa ngajak Anak sama Cucu Bunda jalan jalan,Bunda udah bersyukur banget Qis!"ucap sang Bunda sambil merangkul si bontot yang sedang melow.


"Iya Qis,teteh juga salut banget sama Iqis,sekarang Iqis makin dewasa,makin pinter jadi Istri dan jadi seorang Ibu.Kalau teteh diposisi Kamu mungkin udah kena Baby Blues kali.ngurus bayi sekaligus 2,bayi beneran sama bayi Tuaa hahahhaha!"


"Hahahhahahha!"Mereka pun tertawa tawa.


"Beber Ibu hebat,buktinya ini Rafa gembul banget,pasti Asinya kuat ya Qis?"tanya Nisha.


"Ngomong ngomong Iday kemana?Kok ga keliatan?"tanya Bilqis,sembari celingukan mencari sang keponakan yang tak terlihat batang hidungnya.


"Lagi dirumah Neneknya!"


"Biasa Kakek Neneknya kangen banget sama Iday,tapi nanti sore dijemput sama Abang!"ujar Nisha sambil mengambil alih Rafa dari gendongan Ayahnya.


"Yaaah padahal Iqis kangen banget sama Iday,kalo pulangnya sore takutnya Iqis udah pulang duluan!"ucap Bilqis dengan wajah merengut.


"Gampang atuh itumah,nanti Teteh nginep aja dirumah Iqis,kan Teteh disini juga masih lama,Siabang lagi ngerjain proyek pembangunan Gedung tua milik pemerintah yang mau direvitalisasi,jadi bisa sering sering main ke rumah Kamu Qis,yeeeaaay!"


"Beneran teh,Asiiik ada temen ghibah dirumah hehehe!"


Pak supir membawakan oleh oleh yang dibawa Bilqis dari Eropa.Semua mata langsung tertuju pada sibapak supir yang membawa begitu banyak oleh oleh untuk keluarga sang Majikan.

__ADS_1


"Gustiiii teu salah eta,barang belanjaannya meni sebanyak inihhh?atuh Suamimu bangkrut Qis?Ucap Bunda sambil sedikit berlari dan menghampiri supir Pribadi Bilqis yang diketahui bernama Budi itu.


"Taruh disitu saja Pak,apa masih ada barangnya,biar saya bantu!"Ujar Ayah mengambil Alih beberapa Paper bag dari Pak.Budi.


"Ya jangan sampe atuuuh Bund,lagi pula ini semua Mas Radit yang beliin dan yang nyuruh Iqis belanja.Iqis aja ini dipaksa,jadi yaudah deh terpaksa Iqis belanja sebanyak inihhh,untuk menyenangkan keluarga Akuuuh,hehehe.Ya kapan lagi coba bisa belanja sebanyak ini,mumpung gratisan ada yang bayarin!"ujar Bilqis sembari memastikan barang barang yang dibawanya tidak ada yang tertinggal.


"Ehhheemmm.. Sultan mah bebas ya Bun,tapi Alhamdulillah kita kecepretan rejeki,horeeee!"ujar Nisha girang,Dan tampak menyisihkan beberapa barang barang tersebut namun Bunda yang melihatnya,secepat kilat mengambil paper bag yang diicarnya dari tangan Nisha,membuat Nisha merengut,sedangkan sang Ayah yang melihatnya hanya menggeleng kepalanya.


"Tenang semuanya tenang ya,jangan berebut,biar Iqis yang bagikan!"Ujarnya saat sang Kakak dan Bundanya audah riweuh mengambil barang barang yang masih didalam Paper bag itu.


"Nah ini untuk si Manusia paling kalem didunia,Iqis udah siapkan!ucap Bilqis sambil memberikan 2 buah Paper bag dan 1 buah kotak kecil yang masih terbungkus rapi.


Semua orang memandang sang Ayah yang nampak kalem,Kemudian perlahan Dia membuka kota kecil itu.


"Ya Allah Iqis,ini kan jam tangan yang selama ini Ayah Mau,keren banget ini,yaampuuun bagus banget,bisa pamer ke temen kantor Ayah,Yeeees,makasih Anak Ayah yang cantik!"Ayah memeluk Bilqis dengan bahagia,kemudian dengan cwpat jam tangan mahal itu dipakaikan ke tangan kanannya.


"Uluh uluhh si Ayah mendadak keren bingittts eng,ketampanannya bertambah 100% persen pake jam tangan itu,tapi awas jangan dipake buat gombalin janda di kompleks ini,ntar diamuk sama Bunda!"Goda Nisha saat melihat sang Ayah begitu berbinar sambil memamerkan jam tangan yang melingkar manis ditangannya.


"Awas aja kalo maem macem mah,Bunda aunat dua kali!"ujar Bunda sewot,membuat kedua anaknya ceikikan.


"Ya nggak Atuh Bun,mana berani hati Ayah berpaling dari Bunda!"


"Uhuy uhuy sooo sweet!"


"Kalau buat Bunda mana Qis?"tanya Bunda tak sabar.


"Ini untuk bunda dan Teteh!"Bilqis memberikan Tas mewah yang selama ini diidam idamkannya begitu juga untuk sang Kakak,dan beberapa souvenir yang dibelinya dari perjalanan liburan ke Eropa kemarin.


.


.

__ADS_1


*************


__ADS_2