Aku Istri Muda

Aku Istri Muda
S2_52. Perjuangan Alex


__ADS_3

Nara menyandarkan kepalanya di atas pundak Alex. Sedangkan Alex menyandarkan kepalanya ke kepala Nara yang bersandar padanya. Keduanya tengah bersandar di kepala ranjang di kamar hotel.


Ya ranjang.


Flash Back On....


Setelah Rafael dibawa pergi dari tempat ijab qobul, Alex dengan tulus memohon izin pada Nathan, Satria dan juga Nadia untuk menikahi Nara. Ia tidak mau membuat Nara menjadi bahan gunjingan orang.


Alex sudah memikirkan hal ini sejak awal.


“Kalau om setuju-setuju saja. Apalagi om tahu kalau kalian saling mencintai.” Ucap Nathan sambil tersenyum senang.


Mendengar jawaban dari Nathan, Nara yang berdiri di samping Nadia menjadi bersemu. Nadia memandangi putrinya penuh arti.


“Aku juga setuju. Kalian adalah pasangan yang serasi. Bagaimana mas Satria?” Nadia menoleh pada Satria. Laki-laki itu pun mengangguk.


“Baiklah. Karena semua orang sudah setuju, mari kita lanjutkan acara ini. Bagaimana bapak Penghulu? Apakah ini tidak menjadi masalah?” Nathan harus menanyakan ini dulu pada petugas. Bagaimana pun, mereka adalah anggota masyarakat dari suatu negara yang juga harus patuh hukum dan aturan.


“Saya rasa tidak masalah. Hanya saja, setelah semua ini, kedua mempelai harus memperbarui pencatatan di kantor.” Jawab penghulu itu. Mereka dalam keadaan yang darurat. Masalah kecil seperti itu bisa diselesaikan dengan mudah.


Dan sesuai dengan kesepakatan dan juga keinginan para reader setia, pernikahan tetap dilanjutkan. Namun kali ini Alex lah yang menjadi mempelai prianya.


Alex memang merencanakan semua itu sebelumnya. Itulah mengapa ia meminta Nara untuk mempersiapkan acara itu dengan sepenuh hati.


Namun kadang kenyataan tidak selalu sama seperti apa yang direncanakan sebelumnya. Dalam perjalanan kembali ke ibu kota, tidak ada yang menyangka dan mengelak mobil yang mereka gunakan mengalami pecah ban.


Itu saja sudah membuat Alex marah hingga rasanya ia ingin sekali mengangkat mobil itu dan melemparnya ke langit. Jika ia bisa, ia pasti tidak ragu untuk melakukannya. Namun sayangnya dia masih manusia biasa yang bukan Superman maupun Ironman.


Jadi tentu saja itu mustahil ia lakukan.


Perjalanan baru setengah jalan saat ban mobil kembali mengalami pecah ban. Dan itu semakin membuat Alex meradang.


Beruntung karena mereka menggunakan dua mobil. Jadi Alex memutuskan untuk kembali terlebih dahulu dengan membawa David dan Luna bersamanya. Kemudian mencari mobil lain untuk membantu mobil yang ia tinggalkan dengan anak buahnya.


Baginya, kehilangan satu mobil tidak masalah. Namun yang jadi masalah adalah mereka sedang berada di tengah hutan. Jika mereka meninggalkan mobilnya dan melanjutkan berjalan kaki, juga butuh berjam-jam untuk dapat keluar dari hutan.


Namun takdir masih berpihak padanya. Sesampainya dia di ibu kota, ia langsung memacu mobilnya ke tempat ijab qobul dengan harapan Nara belum jadi milik orang lain.


Harapannya terkabul, Nara masih belum menjadi milik pria lain. Dan meskipun dengan penampilan nya yang acak-acakan karena semalaman tidak tidur, dia masih mendapatkan izin untuk menikahi gadis kesayangannya.


“Tutupi pakaianmu dengan yang ini. Kamu tidak akan menikah dengan penampilan yang seperti itu kan?” Bisma melemparkan jasnya pada Alex yang segera ditangkap oleh laki-laki itu.

__ADS_1


“Thanks bro.” Alex menganggukkan kepalanya. Tersenyum penuh makna pada Bisma sebelum pergi ke kamar mandi untuk membilas wajahnya dan juga memakai jas hitam milik Bisma.


Flash Back Off...


“Rafa akan dibawa kemana?” tanya Nara sambil mengetuk dada Alex dengan ujung jarinya.


“Suamimu ada di sini. Kenapa kamu malah menanyakan pria lain? Apa kamu lebih berharap dia yang menjadi suamimu?” tanya Alex tidak senang.


“Bukan begitu.” Nara buru-buru menggeleng. “Aku hanya tidak menyangka jika Rafa akan mengalami hal seperti itu.” Mata Nara menerawang jauh ke masa lalu. Masa dimana dia dan Rafael tertawa bebas sebagai sahabat karib.


Yah. Meskipun pada akhirnya ia tahu jika sahabatnya itu sebenarnya menghianati nya dengan menyimpan cinta yang salah padanya. Cinta yang penuh obsesi bukankah cinta yang salah?


“Itu karena kamu terlalu polos hingga tidak menyadari bahwa Rafael memendam rasa padamu.” Alex mengelus kepala Nara.


“Tapi....”


“Tidak perlu bertanya yang lain lagi. Aku akan mengatakannya padamu.”


Lalu mengalirlah cerita dari mulut Alex. Tentang Alex yang mempunyai ide untuk menemui orang tua Rafael yang sejak awal tidak pernah terlihat.


Itu aneh!


Di saat sang putra hendak menikah, tidak mungkin sebagai orang tua tidak ikut menyiapkan bahkan hadir sekalipun dalam setiap acara.


Sebenarnya Alex mendapatkan informasi itu seminggu yang lalu, tapi ia masih merahasiakannya dari Bisma maupun Nathan. Ia tahu jika kedua orang itu sedang sibuk menangani masalah perusahaan. Sedangkan dirinya sendiri bisa menyerahkan beberapa masalah pada bawahan kepercayaan nya. Jadi dia lebih santai.


Setelah pencarian, akhirnya satu hari sebelum acara pernikahan, orang-orang Gibran dapat menemukan letak gudang tempat penyekapan. Tanpa membuang waktu, Alex turun tangan sendiri dalam misi penyelamatan.


Sepanjang perjalanan kembali ke ibu kota, David dan Luna banyak menceritakan hal-hal mengenai Rafael dan kondisinya. Begitupun dengan Alex.


David dan Luna juga terkejut saat mendengar putra mereka sampai bertindak nekad.


Namun mengingat kondisi kejiwaannya, mereka meminta Alex untuk mengampuni Rafael. Sebagai orangtua, meskipun disakiti sampai sejauh itu, nyatanya mereka berdua masih sangat menyayangi anak mereka.


Alex pun mengabulkan permintaan David dan Luna untuk tidak memasukkan Rafael ke penjara karena ia telah menyekap kedua orangtuanya dan juga beberapa bukti bahwa Rafael telah memanipulasi beberapa anak cabang Amerta dan Mahardika. Tapi semua tidak semudah itu, mereka harus memastikan bahwa Rafael akan berobat sampai sembuh di luar negeri dan tidak akan pernah lagi mengganggu Nara di masa depan.


David dan Luna menyanggupi nya. Mereka juga berniat untuk menghilangkan sebagian memori Rafael demi kebaikan laki-laki itu.


“Jadi Rafael ada di negara mana?” tanya Nara saat Alex selesai bercerita.


“Itu rahasia.” Jawab Alex sambil mencubit hidung kecil Nara.

__ADS_1


“Kenapa?” tanya Nara saat berhasil menepis tangan Alex.


“Mulutmu sepertinya perlu dihukum ya. Apa itu yang kamu harapkan Hem?”


Alex segera bangkit dan menarik kaki Nara. Setelah Nara terlentang, ia dengan leluasa memblokir pergerakan tubuh di bawahnya itu.


“Lex apa yang ingin kamu lakukan?” tanya Nara panik.


“Coba kamu tebak! Apa yang akan dilakukan oleh pasangan pengantin baru di dalam kamar hotel?” Alex menyeringai. Membuat bulu kuduk Nara merinding.


“Ini masih siang Lex.” Ucap Nara sambil mengelak saat Alex hendak mencium nya.


“Memang apa yang kamu pikirkan?” Alex tersenyum jahil. “Isi pikiranmu ini sepertinya harus diperbarui.” Alex menjitak pelan dahi Nara membuat gadis itu meringis.


“Hah?” Nara kehilangan kata-kata nya saat bibirnya dibungkam nikmat oleh Alex.


“Aku tidak akan memintanya sekarang. Jika tidak kamu tidak akan bisa berdiri untuk acara resepsi malam nanti.” Nara masih memasang wajah kosongnya saat Alex menarik tubuhnya ke dalam pelukannya.


“Lex. Benda apa itu?” tanya Nara saat merasa benda keras mengganjal di perut bawahnya.


“Kamu sedang menggodaku? Aku sudah menahannya agar tidak memakanmu saat ini juga. Tapi aku tidak akan keberatan untuk melakukannya jika kamu terus saja menggodaku.” Lagi-lagi Alex menyeringai.


Nara segera menggeleng cepat dan menutup mulut dan matanya. “Tidak-tidak. Aku akan menutup mulut dan pergi tidur dengan cepat.” Ucap Nara gugup.


Saat ini ia seperti seorang anak kecil yang takut tidak akan diberi permen jika tidak mau tidur siang. Alex menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Nara. Dia pun mencium puncak kepala Nara sebelum menenggelamkan kepala itu dalam ceruk lehernya sebelum ia juga mengikuti Nara memejamkan matanya.


Sesungguhnya, dia pun sangat ingin tidur.


*


*


*


Akhirnya mereka menikah juga 🎉🎉🎉


Siapa yang senang?


Maaf ya Akoh nggak jelasin secara detail bagaimana proses pernikahan keduanya. Soalnya para reader pasti sudah hafal kan dengan adegannya? Karena hampir semua cerita di NT menceritakan detail proses pernikahan.


Akoh juga tahu, sebetulnya yang lebih disukai para reader adalah after marriage karena akan bertabur keuwuan. Secara, mereka ini menikah dengan dasar cinta, bukan akibat perjodohan ataupun nikah paksa. Apalagi menikah dengan juragan tua kayak mama Nadia dulu. Ehehehe

__ADS_1


Jadi....


Siap-siap meleleh🤤


__ADS_2