Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 103


__ADS_3

Mobil Eldath sudah berbelok masuk ke pelataran rumah sederhana milik orang tua Fifi. Mereka pun turun dan beranjak masuk ke rumah, Yang di sambut oleh orang tua Fifi.


"Selamat malam pak ?" Takzim Eldath menyapa, melihat wajah senggol bacok orang tua Fifi, ia hanya menunduk kan sedikit kepalanya sebagai salam takzimnya.


" Dari mana kamu, Madelfie malam malam begini, Jangan macam macam, kamu adalah jalan keluar papa satu satunya." Sang Papa mengabaikan sapaan El. Dan Fifi yang sekilas melirik ke wajah datar Eldath, sedikit tidak enak hati.


" Habis nyari duit tiga milyar." Malas Fifi, orang tuanya egois sekali, siapa yang berhutang, siapa yang yang akan berkorban. ia bergidik jijik membayangkan tubuh nya di grayangin oleh bapak tua sepantaran papa nya kalau benar akan di jadikan tumbal menikah oleh rentenir berkumis tebal buncit itu. iiih ! Sedetik kemudian fantasi liar nya tertuju ke Eldath. pasti keras keras hangat. Otak nya omes, tersenyum sendiri melihat liar Eldath dari atas sampai kebawah. glek...Mata nya berhenti pas di inti nya Eldath.


Ehem.. El berdehem, menjentikkan jarinya di depan wajah Fifi, untuk menyadarkan Fifi yang entah melamun apa, Padahal papa nya sedari tadi bertanya... Bagaimana, sudah menemukan duit nya belum ? Tapi Fix.. melihat mata Fifi berhenti pas di pusat tubuh nya. ia menebak kalau wanita ini sedang berpikir mesum. Dasar cewek liar. Umpat nya dalam hati.


" Fifi, sudah ketemu belum uang nya, Dan pria ini siapa ?"


" Udah ketemu pa, di jalan...pria ini lah yang akan membantu kita. Nama nya El maksud Fifi..Bang Eldath. Lengkap nya Eldathio Aditama Perkasa, kakak dari Yola, sahabat Fifi yang sering membully perut buncit papa terang terangan." Jelas Fifi. Dan mata sang Papa, sekarang menatap dalam penampilan Eldath.


Tinggi oke, Cek ! Wajah blasteran, Oke, Cek ! rupa ? Sangat Ok ! Bagus untuk keturunan. Tapi tajir kagak ? Gue ogah melihat anak gue masih banting tulang di butik. Batin Sang Papa, Yang sebenarnya dalam berpura-pura dalam kebangkrutan demi membuat Fifi segera memperkenalkan calon nya, plus bisa langsung mengetes sang mantu yang tidak tanggung tanggung untuk di pertanyakan kocek nya. Tiga milyar gede lho..Pria akan berpikir sejuta kali untuk membuang uang sebenyak itu hanya satu wanita. Dan ah...Siapa ? Kaka dari Yolanda, Cewek liar seksi itu yang selalu menggoda perut buncit dan ke dudaan nya. Waah.. Orang tajir dong calon mantunya ini. Oke lah...!


Sementara Eldath, Senyum tipis terbit di bibir nya di kala tadi Fifi meralat ucapannya dari El menjadi Bang Eldath. Adem kali rasonyo... Mendadak ia berbunga-bunga sendiri, mendadak juga ingin meninju ninju udara, saking ada kupu kupu yang menggelitik hati nya. Astaga... kok perasaan gue seperti ABG, perasaan ini sama di kala Meca dulu menyapa Hay.. saat pertama kali berkenalan dengan pujaan hati gagalnya itu.


" Kamu." Sang Papa menatap Eldath. " Kamu benar mau melunasi hutang saya."


" Iya, Pak !"

__ADS_1


" Panggil saja Om."


" Iya Om. Sesuai perkataan Fifi tadi, Saya siap membayar lunas hutang anda." Mantap Eldath.


" Yakin ? Banyak lho, 3 M...dan misalkan kamu sudah membayar itu, apa kamu masih punya harta ? Saya tidak mau lho mengorbankan orang asing di sini, jangan sampai kamu menyesal membantu saya dan Fifi yang berujung kamu mungkin akan jatuh miskin."


" Tidak akan, saya tidak akan menyesal, dan berbicara finansial, saya masih ada.. jangan khawatir saya akan kere. Karena Saya orang nya pantang menyerah mencari nafkah. Dan uang tiga M itu tidak lah terlalu banyak bagi saya. Saya orang kaya...Kaya otot..kaya otak pun untuk di putar keras bekerja." Bukannya Eldath sombong, Tapi kata Fifi kan di jalan tadi. Gampang, Bilang aja Lo tajir...Kelar sudah perkara. ia cuma mengikuti instruksi Fifi.


Dan terlihat sang Papa manggut manggut yakin, tersenyum lega di dalam hati.. Tidak usah di pertanyakan perasaan anak muda ini, Pasti punya perasaan lah ke anaknya, Secara rela berkorban seroyal itu. pria lain mah mungkin kabur atau pura pura tidak mengenal lagi anak nya semata wayangnya.


" Jadi...Di balik pertolongan kamu, apakah ada embel-embel nya ?" Inilah inti dari otak sang Bapak. Fifi saat ini hanya diam sebagai pendengar setia.


" Kalau tidak di restui, apa kah kamu tidak jadi membantu kami ?" Potong sang Papa cepat. Ini anak tersayang nya lho...sabagai orang tua, wajar wajar saja ia bertingkah pengacara di sini.


" Tetap membantu ! Kalau tidak percaya, berikan no rekening bapak ke saya..Saya akan mentransfer nya sekarang juga."


Elaah Fifi jadi baper nih.... mendengar keikhlasan hati si babang pemarah.


" Percaya, besok kita ke KUA untuk mendaftar kan Pernikahan kalian." Final sang bapak.


El dan Fifi saling pandang... cepat amat ? itulah arti pandang Fifi. Tapi pandangan Eldath... Kawin eh nikah sekarang pun, hayukk.

__ADS_1


" Kenapa ? tidak setuju..? Kecepatan ? mau berpikir panjang lagi ?" Todong sang Bapak yang belum dapat respon dari ke-dua nya.


" Kecepatan ? Bukan itu... Justru kelamaan, bagi saya esok hari itu waktu lama untuk menunggu."


Fifi speechless, tak sanggup mengeluarkan suaranya...ini si Abang otak nya koslet atau udah habis, perasaan kesan nya terlalu ngebet banget si gondrong tattoan ini.


" Yakin, mau sekarang ? Tidak akan menyesal kan ? Ok... sebagai bukti kesungguhan kamu, dan sebagai emas kawin nya... Segeralah kirim kan uang 3 M itu ke sini...Ke rekening Fifi saja. Malam ini kalian akan menikah sirih dulu, Seterusnya... biar Papa yang akan mengurus besok ke mata hukum, kalian terima beres nya saja."


Lihat lah akting sang bapak, berhasil sudah.. Skakmat buat Fifi yang sudah di kibulin habis habisan oleh bapak sendiri yang sebenarnya ini itu ide dari Yolanda Aditama Perkasa, sang sahabat anak nya sendiri yang pernah bertukar cakap tentang percintaan Fifi yang terus mengharapkan cinta si Danver Danver itu, bapak geram lah...anak nya sudah dewasa begitu tak mau nikah..Jadi beginilah ujungnya, Tapi jujur lho...Ia dan Yola tidak pernah berpikir kalau Eldath lah yang menjadi korban nya di sini. Entah bagaimana reaksi sahabat anaknya nanti, kalau sang kakak sendiri yang menjadi korban ide konyol nya. Sang bapak tersenyum geli membayangkan bagaimana wajah keterkejutan Yola, nanti. maaf Yola om menertawakan mu.. Senjata makan tuan.


" Pa ! Tidak malam ini juga kali, Gila... Memang nya kita kucing main di kawin eh nikah dengan jentikan jari saja, yahh.. walaupun cuma sirih kan.. butuh ada saksi dan tete* bengeknya. Lagian papa terburu-buru amat." Heran Fifi. Eldath terserah saja.... Entah mimpi apa dirinya sehingga berujung dalam posisi mendesak enak seperti ini. Enak ? kok gue ngerasa seneng ya...apa gue ada rasa ke Fifi ? Entahlah..


" Uda diam aja kamu, dari pada hari bertemu esok, Status perawan tua kamu jadi berkepanjangan walaupun se-jam saja itu pun di catat lho oleh list papa. Sudah tua kok masih nunda yang baik baik."


" Papa yang tua, Fifi masih muda begini di katain tua.. Ibarat kata ya Pa..Fifi masih tongkol jagung manis yang di bikin capcay itu, dan Papa yang jagung tua keras yang siap jadi makanan nya burung. Huu." Ketus Fifi kesal di katain terus perawan tua oleh papa nya sendiri. dan semakin kesal saja di saat kedua pria beda umur di hadapan nya malah tertawa puas menertawakan nya.


" Dan ah... tidak ada nikah sirih malam malam begini, Papa belum ada saksi, begitu pun Bang Eldath." Fifi tersenyum ejek, Memang nya nikah sirih mudah di malam malam begini, menjentikkan jari terus pada datang tuh orang penting yang akan menjadi saksi. bleeek..


" Tenang saja sayang !"" Prok...


Eh buset...El dan Fifi terperangah lebar lebar melihat beberapa orang asing keluar dari ruang tengah. Shiiit... papa nya cerdik sekali.. Dan terjadilah Pernikahan dadakan di depan mata yang kedua mempelai tidak bisa mengelak lagi. Fifi bahkan terus menampar pipi nya pelan, rasa rasanya mimpi nya kok panjang dan nyata amat mendengar Eldath mengeluarkan kata sakral untuk nama nya... Astajiiim, Nama belakang nya sudah bernyonya Aditama Perkasa. Nasib....Nasib, punya laki tattoan tukang marah marah, semoga saja kedepan nya ia tidak membuat keselahan fatal yang berujung dapat cambukan sebagai hukumannya. seram coeg !!!

__ADS_1


__ADS_2