
""Kenapa Kamu hanya diam saja ? Kamu Tenang aja Yol, Mas akan tanggung jawab, tidak usah khawatir dan sebagai bukti nyata nya, Ayo kita temui El sekarang juga untuk membicarakan hal ini."" Mantap Kemal membujuk, menggenggam Lembut tangan Yola yang saat ini posisinya berlutut di hadapan Yola yang duduk di sisi kasur kecil ukuran anak panti. Kemal berharap Yola menurut manis menerima rasa pertanggung jawaban nya
Yola, si hati batu menepis pelan tangan Kemal dan beranjak ke sisi jendela. ia menolak kebaikan Kemal untuk bertanggung jawab, Sungguh...ia tidak butuh itu, ia merasa bisa untuk melindungi dan membesarkan anak nya sendiri, Masa bodo dengan kata orang nanti akan kejelekannya yang penting ia tidak terikat dengan nama Pernikahan...Cuma satu permasalahan nya, Ia takut di musuhin El Seumur hidup nya bila mana El tahu Kebodohan aibnya ini. Lebih lebih...Yola tidak mau El tahu asal mula adanya masalah ini yakni...Ia terpaksa di jamah tubuhnya karena demi menyelamatkan kehancuran El sendiri yang artinya...Abang nya itu akan hancur terpuruk karena merasa dia lah alasan kehancurannya. Ia tidak mau melihat senyuman Abangnya menjadi luntur bila El tahu semua nya. Ia siap di hukum oleh El apa pun itu tanpa harus memberi tahukan penyebabnya pertolongannya sampai mati pun dirinya di siksa oleh El.
""Yola mau dinikahi dan akan melawan hati Yola yang takut dengan kata pernikahan, Asal syaratnya..."" Yola menjeda, berbalik dan menatap dalam manik gelap Kemal.
Tatapan marah saja membuat jantung ku berdebar debar, apa kabar kalau itu tatapan sayang ? Meledak kali ini jantung saking bahagianya.
Dalam situasi seruis begini, Kemal masih sempat sempat nya ingin menggoda Yola. ia senang luar biasa mendengar Yola ingin di nikahi. Yes Double Yes...
""Syarat apa ? Apa pun itu yang penting kita bisa bersama.""
Yola memutar matanya malas akan kedipan mata genit Kemal, perutnya juga ia elus dengan berucap dalam hati amit amit jabang bayi agar anaknya kelak tidak akan ada yang mirip satu inci pun dengan sosok biologisnya. mau nya !
""Asal Jangan mengatakan apa pun ke Bang Eldath, tentang asal mula saya mau di sentuh karena atas nama menyelamatkan kehancuran perusahaan El, Karena Yola tidak mau menjatuhkan harga diri Bang El. apa pun yang akan terjadi di hari esok, lusa dan kapan pun itu, Kamu harus diam seribu bahasa meski pun Bang El menghukum ku dengan kejam, bisa kan menzipper mulut mu rapat rapat tentang semua nya ? butakan telinga dan mata !"
Kemal tersentak dalam diamnya, wajah nya kini nampak berpikir keras, itu artinya....?
""Artinya Mas ini pengecut dong ? Pengecut karena tidak boleh mengakui kesalahan Mas sendiri, Pengecut karena terus bersembunyi bin kucing kucingan dengan El, Pengecut karena Mas akan bersembunyi di ketek kamu. Yol, Dengar ya...Mas bersedia untuk mendapat hukuman nya bila mana El ingin menghajar ku pun tak apa yang penting kita akan bersama dengan mengawali kejujuran. Mas tidak setuju bila mana kamu doang yang di hukum."" Tolak keras Kemal, menggeleng geleng kepala...di mana coba harga diri nya sebagai laki laki kalau ia di lindungi oleh perempuan, malu sama berewok !
__ADS_1
Bugh... dan penolakan itu di hadiahi pukulan kesal dari Yola di lengan Kemal.
"" Kok malah di pukul sih ?""
""Biar otak mu untuk saat ini agak gede sedikit seperti otot lengan itu, jangan berpikir pakai nafs* dengkul terus"" Pukulan ke dua mendarat mulus. Kemal malah menganggap pukulan Yola adalah belaian.
""Maksudnya ?"" Bingung Kemal.
""Intinya... Kalau kamu mengakui semua kesalahan mu itu yang sudah menyabotase demi menjerat leher ku, itu artinya kamu tidak akan bisa melihat calon anak mu sendiri dan tidak mungkin ada pernikahan, bego ! Kamu tidak tahu Bang Eldath orang nya seperti apa, dia itu kejam ke siapapun yang di anggap nya membelot. ""
Yola mengancam, menakut nakutin Kemal dengan membawa nama Janin nya, Tapi... sebenarnya ia tak sepenuhnya mengancam isap jempol doang, Karena ia yakin kalau El tahu yang sebenarnya Kemal lah dalang semua kepusingan ini, Ia dan Kemal tidak akan pernah melihat bayinya, yang mungkin El akan menyuruh nya untuk menggugurkan janin yang tak berdosa di rahim nya. Yola juga takut akan hal itu. Abang nya itu adalah salah satu iblis rupawan juga.
Pukulan kesal ke-tiga mendarat lagi di lengan Kemal atas pertanyaan bodoh nya. ""Tentu saja ribet, bahkan kusut seperti benang...dan itu semuanya karena kamu biang kerok nya. Sebenarnya tuh Yola benci pakai banget ke anda tuan Kemal Abraham, Tapi Yola tahan tahan karena Yola tidak mau membuat anak Yola dalam bahaya.""
"" Kok gitu sih ? Memangnya Mas akan memberikan apa yang bisa membuat anak mas bahaya ? perasaan mas malah ingin memberikan segunung, bahkan selautan kasih sayang Mas ke kamu dan ke anak Mas !""
Saat Kemal berucap segunung, ke-dua jenjang tangannya membentuk gunung, saat berucap selautan..Satu tangannya bergerak gelombang Seperti lautan berombak, dan pergerakan lebay nya itu di hadiahi mimik jijik mual oleh Yola.
""Kamu mual sayang ? apa butuh sesuatu, ngidam pentol bakso gitu, contohnya ?""
__ADS_1
""Eum, ngidam ingin menggunduli mu !""
Glek.. Kemal reflek memegangi rambut nya. Apa kah ada orang ngidam seperti itu ? Ngeri juga ya ? Batinnya menatap wajah serius Yola. Etdaaaah... Yola benar benar mengambil gunting., KDRT sebelum berumah tangga ini mah.
""Bahaya ? Yola tidak mau mempunyai anak yang sifatnya seperti Ayah Biologis nya nanti, gelap hati dan suka celap celup. Bahaya itu lah yang Yola maksud. Ngidam ? Karena memang di tawarin lagi pengin apa ? Yola ingin bermain cukur cukuran di rambut Mas tersayaaang."" Yola memutar mutar gagang gunting di satu jarinya, mengerjai ! saat berucap sayaaaaang, ia sengaja menekan nya dengan nada ejek. Ah....ia pengin ngerjain si herder ini, melukapan masalah sebentar dan menghibur diri yang sedang hamil, ide bagus seperti nya.
""Yol !"" Rengek Kemal memelas, mundur mundur dan terduduk di kasur. Rambut nya ia pegang, antara mau mengikhlaskan atau tidak, kalau ia tidak menurut, konon katanya...Si anak nanti bisa ngeces ngeces...Masa anak pengusaha sukses berliur netes netes di mana pun berada sih...Ah kagak etis untuk di lihat nya. Baiklah....Pasrah saja, Demi yang tersayang...Mandi comberan pun rela untuk Dedek Yola seorang.
""Ehem, Baik lah ! Mas pasrah...nih, berkreasi lah di rambut Mas sesuka hati mu sayang, di botakin tersisa mancung ke atas pun terserah, di gundulin habis habisan juga tak apa. Bahkan kepala bawa perut mas kalau mau di botakin juga sekalian, tak apa juga... ikhlas luar dalam bila kepala istimewa itu."" Kemal menggoda menantang Yola dengan kemesumannya.
Yola yang sudah tahu inci tubuh Kemal luar dalam nya, akan menerima tantangan nya itu, Lo pikir gue akan kicep, Yola bakalan kebiri tuh pedang.
"" Ayo, tunggu apa lagi...buka celananya, Yola mau botakin kepala bawa punya Mas terlebih dahulu. Di potong sedikit tak masalah kan ya...pan panjang besar, jadi masih banyak yang tersisa."" Dalam hati Yola ingin terbahak bahak, lucu juga si herder ini... Takut di kebiri dengan cara mengapit paha nya rapat rapat seraya berucap Jangan jangan, Kepala bawa kagak jadi Ding, yang di atas saja tapi sedikit saja... Jangan sampai botak. kata si herder gusar.
Dan Yola benar benar mengabsen beberapa helai rambut si herder, karena memang kepingin mengerjai jahil...bukan karena ngidam.
Iya....mas janji, akan menzipper mulut mas rapat rapat demi dirimu. biarkan Mas jadi pengecut seumur hidup bersembunyi di balik ketek kamu terus.
Dan suara janji Kemal itulah yang terucap di sela aksi Yola yang tega menggunting sedikit ujung rambutnya, ia ikhlas akan itu.
__ADS_1
Dan demi membuat rasa puas hati kelegahan Yola demi El. Kemal pun terpaksa berjanji untuk tidak membuka suara apapun bila nanti suasana akan kacau, Pengecut memang ! Tapi itulah syarat dari Yola. Tapi bila mana sudah kekacauan itu nanti melampaui batas yang Yola pun sudah tidak sanggup lagi untuk menghadapinya, ia mungkin akan mengingkari janjinya.