Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
CT Part 09


__ADS_3

Sampai di kamar hotel, Yola langsung mendorong dada Kemal sampai terjatuh ke atas ranjang. ia tersenyum nakal di balas senyum nakal pun oleh Kemal.


""Apa Kamu sudah tidak sabar ingin tahu rasanya di tusuk oleh tubuh ku, babe ?"" Kemal bangkit dan segera menarik Yola untuk duduk di atas pangkuan nya di pinggir ranjang, Rasanya tak percaya, si wild liar ini sudah berada dalam genggamannya untuk malam ini yang biasanya Yola selalu saja menolaknya seribu trick liciknya. Sumpah nya akan terkabul kan dalam beberapa tahun lalu.


""Eum, tentu saja saya sudah tidak sabar kue saya akan di potong potong oleh Ahhh... Pedang mu yang entah ukurannya besar atau kecil. uuh....aaahh !"" Yola, Mulutnya saja yang ah uh ah mendesahhh manjaaah, dalam hatinya sudah mengumpat ingin menoyor jidat Kemal menggunakan tongkat golf, di saat duduk nya kini ada yang menusuk nya di balik celana Kemal.


""Kal--!""


""Kalau begitu mari kita lakukan pemanasan terlebih dahulu biar permainan semakin panas menggelora Honey !"" Potong Yola menghela bibir Kemal dengan satu jarinya.


Kini, wajah Kemal sudah muram durjam di selimuti oleh nafs* hasrat untuk melakukannya, entah kenapa si Otong selalu saja cepat horn* bila di hadap kan dengan Yola si mesu* ini pula yang sama sama Mesumnya dengan dirinya, Si Otong beberapa hari ini sudah tertidur panjang, di goda..di rayu oleh wanita sewaan nya beberapa hari belakangan ini tidak ada yang berhasil membujuk Otong untuk bangun, Si Otong ngambek nya sudahan rupanya jika lawannya si liar ini, apa bedanya coba.. Wanita Ons nya dengan si Wild ini, pan sama sama punya lubang.


""Dengan senang hati."" Ujar Kemal ingin mengambil kemanisan bibir Yola terlebih dahulu. Tapi si wild menahan wajah nya untuk beraksi. ""Apa lagi !"" Wajah Kemal benar benar napsuin, Napsuin untuk di tabok...maksud Yola.


Sebelum bersuara, Yola membuka mulutnya tipis, menggigit gigit bibir nya kecil seraya kembali mendesahhh manjaaah, Ia senang melihat Kemal dalam ketersiksaan menahan hasratnya yang tak sampai sampai.


""Saya lebih suka pemanasan jika ini terbuka biar saya bisa meraba raba dada emm...keras milik mu, tuan Kemal."" Yola dengan santai pelan pelan membuka kancing kemeja Kemal, Aksinya memang sangat nekat, Nekat membahayang diri sendiri. Tapi jangan sebut ia wild flower bila ia berakhir di ranjang orang. Sebentar lagi ia pasti bisa mengelabui si Herder ini.


""Kamu sangat lambat, babe. Saya sudah tidak sabar, adik saya bahkan sudah meronta di dalam duduk mu ingin cepat cepat di hasa.""


Kemal menghempaskan tubuh Yola dengan entengnya ke ranjang sehingga wanita liar ini sekarang terlentan* di atas kasur. Ia tersenyum jumawa seraya membuka kemeja dan melemparkan asal asalan, Saat Yola ingin bangun dari kasur, ia tidak jadi membuka pakaian bawahnya dan malah menindihi Yola cepat.


""issshh !"" Yola menahan wajah Kemal lagi dengan ekspresi setenang mungkin agar tidak ketahuan kalau ia hanya ingin mengelabui saja. "" Main nya jangan kasar kasar ya honey, saya sukanya Sentuhan lembut...Dan ah..satu lagi, Saya tidak suka bermain setengah setengah yang artinya tidak suka permainan cepat selesai, jadi apa kah kamu sanggup untuk tidak memuncratkan lahar mu dalam waktu dua jam paling lambat nya dalam satu ronde.""

__ADS_1


Kemal menggeleng bodoh, Kekuatan pedangnya tidak mungkin bertahan selama itu dalam satu ronde untuk tidak memuncrat. Berarti wanita ini memang play girl handal rupanya sampai kuat di gempur dalam satu ronde pertama dengan waktu dua jam tidak keluar. Pikirnya ia akan malu nanti di anggap tidak Perkasa lagi. ah... Kemal lupa kalau nama asli belakang Yola adalah Perkasa.


""Hahahaha, Rupanya tak sesuai ekspektasi ku ya, Tapi tenang saja, Saya punya obat topceeeer dalam permasalahan kita !""


"" Obat ? Kalau begitu, mana ? aku sudah tidak sabar untuk Smackdown smackdownan semalaman dengan mu, babe.""


Ahaaai, Masuk jebakan Batman juga !!!


""Turun dulu dong dari tubuh saya, Obatnya ada di tas, biar saya ambil kan !""


Kemal menggeleng, ini perempuan kan iblis kibul, Nanti kabur ia malah kekeringan nanti.


"" Saya tidak percaya perempuan wild, bisa jadi itu obat tidur atau semacamnya."" Tolak Kemal, ia tidak bodoh bodoh amat lah...iblis di iblisin. Sorry..itu Alasan basi.


""Hohoho, Jadi kamu pikir saya akan kabur yang sebenarnya sekarang saya sudah di tindihin kamu yang tak bisa berkutik lagi.""


Kemal mengangguk jujur yang tangan Yola kini sudah mengalung mesra di lehernya dalam posisi tanpa jarak. Tak kuat menahan, ia memulai awal pemanasan nya di leher Yola dengan satu tanda kepemilikan di sana.


Sialan !


""Baiklah lakukan sekarang, tapi setelah nya siap siap menanggung malu karena tidak Perkasa dalam mengimbangi ku bermain.""


Harga diri Kemal sebagai cassanova handal tercubit, si iblis sangat menyebalkan yang meragukan permainan lama nya. Tapi baiklah...demi jaga image yang tak mau dapat julukan payah dalam bercinta, ia akan menuruti Wild ini, lagian Yola sepertinya benar-benar sudah Skakmat di buatnya.

__ADS_1


Kemal pun menghentikan tangan nakal nya yang hampir menyelusup masuk ke dalam pakaian seksi Yola. ""Saya mau, tapi syaratnya kamu juga meminumnya terlebih dahulu biar saya percaya itu obat kuat apa racun untuk saya.""


""Dengan senang hati honey, turun lah...saya pun sudah tidak kuat ingin bermain panas dengan mu...!"" Yola menyeringai di saat Kemal sudah masuk ke jebakannya, hampir ia terserang stroke di saat Kemal hampir menggerlya intim inci tubuhnya yang sebenarnya belum ada yang sampai nekadeee seperti yang di lakukan Kemal, ia memang play girl Namun Play girl nya tahu batasan.


"" Ini aku minum, lihat dengan jelas, kalau gue mati keracunan bodoh, nanti bisa mati penasaran ingin bermain hot seperti apa rasanya jikalau lawan nya adalah Pria bewh, seperti mu.""


Yola sudah meminum pil tersebut yang sama persis bentuk nya yang Kemal timang timang saat ini di tangannya.


""Huh... Bagaimana, cepat lah minum, obat yang saya minum sudah beraksi ingin meminta lebih."" Yola memaksa tangan Kemal untuk menelan pil tidur yang di mana ia hanya menelan pil vitamin yang bentuknya sama persis, ini lah alasan nya tadi yang kekeuh ingin mengambil tasnya di bartender, karena si bartender yang sudah di kenalnya di mintainya dua obat tersebut yang berbeda khasiat nya tapi rupanya sangat persis. Ia sudah menyiapkan otak nya ke seorang pria kulkas rusak ini sangat lah susah untuk di kibulin tanpa meyakinkan mata langsung.


""Ayo sini sayang ! kita mulai !"" Kemal menarik tengkuk Yola ingin di bungkam nya bibir merah itu. Namun belum sampai di cicipinya, matanya kok berat ya, dan....Gelap !


"Hahahaa, Ayo kita mulai...!"" muaaaach ! Yola tergelak geli, Ia memang terpesona dengan bibir Seksi Kemal, makanya ia mencicipi nya sekecup sebelum Kemal benar benar tertidur nyenyak di atas kasur.


""Ini kenangan kenangan Gue, khusus untuk pria Manly tuamvaan iblis seperti Lo, honey.""


Yola mencoret coret bagian dada Kemal dengan gambar berbentuk boot* besar, meledek. jika seorang banci lah yang selalu melihat wanita perengai diri nya ini murahan seperti yang ada di otak Kemal. jadi Kemal harus nya tuh memakai kain kacamata di dadanya, biar bisa menghargai sedikit perempuan mana pun yang tak selamanya perempuan bisa di beli dengan uang tapi di beri ketulusan kasih sayang, ia masih tidak terima akan perkataan Kemal di hari kemarin yang kata nya Harga diri nya pun bisa di beli dengan mudahnya. cih !!!


Ok Baiklah....Yola memang akui kalau sifat nakal mesu* nya Membuat orang orang berpikiran buruk negatif untuk nya, Tapi please deh ah...Ia tidak suka menjadi orang lain, sifatnya sudah seperti ini dari orok. Rasanya sangat pembohongan diri sendiri jika kita memaksakan menjadi sifat orang lain yang artinya tidak menjadi diri sendiri itu tidak nyaman. iya kan ?.


Cekrek Cekrek... Yola mengambil gambar A*b Kemal untuk di jadikan nya senjata jika si Herder iblis ini macam macam lagi dalam hidup nya.


Bye tamvaan badut, Semoga Kita tidak bertemu lagi.

__ADS_1


__ADS_2