Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 64


__ADS_3

"Hiks...Hiks... Kenapa Daddy menampar mommy, hah ?"


" Kenapa kamu bilang ? Masih bertanya kenapa, Mommy sudah membohongi Daddy, Mommy selingkuh, Yola bukan anak Daddy !""


"" Apa ? Apa kamu lagi ngigo Dad ? Yola anak mu...Dari mana kamu dapat karangan bohong itu hah ? Daddy lah yang berselingkuh dan berkhianat di sini, kenapa Daddy balik nuduh mommy---""


"" Daddy selingkuh ? Sama siapa hah ? sama bodyguard Daddy, begitu kah ?""


"" Sama sekretaris sekretaris Daddy, ini buktinya... mommy mempunyai bukti busuk Daddy sudah lama, Jangan mengelak dengan mengkambing hitamkan Yola yang benar adanya dia itu darah mu., dosa kamu dad !!""


"" Bukan ! Daddy tidak mengkambing hitamkan Yola, Tapi nyata... Daddy sudah tes DNA dan hasil nya tidak ada kecocokan dan ini pun buktinya. PENGKHIANAT ! KAMU MENGKHIANATI PERNIKAHAN KITA !!!""


"" Tidak, Mommy tidak berkhianat sumpah demi apa pun itu, Daddy lah yang menghianati pernikahan kita, tes itu salah Dad, SALAH !!! DADDY YANG SALAH !!!""


PLAK...PLAK...PLAK..


Kedua Yola dalam versi berbeda kompak meneteskan air mata kesedihan dalam diam berdiri terpaku nya. Mommy nya di hajar brutal oleh Daddy nya.


Gue bukan anak Daddy ? Begini kah rumah tangga itu ? Menyeramkan sekali ! Saat ini Yola di ke-dua versi hanya diam sedih pilu menonton kekerasan itu, Tidak ada orang lain, entah kemana semua pengawal Daddy-nya yang sangar sangar itu.

__ADS_1


Lama lama tidak ada ujung nya pertengkaran di hadapannya, Yola terkejut...Yola kecil berlari ke tengah-tengah orang yang sedang kesetanan emosi memuncak...ia ingat kejadian ini, ia sudah mengingat nya.


Jangan kesitu ? Yola besar berupa untuk menghentikan langkah versi kecil nya, ada kejadian lebih buruk lagi yang akan terjadi untuk ia lihat secara langsung, ia tersiksa...mau menangkap sosok kecilnya dan membawa nya untuk pergi dari tempat, Namun tak bisa !!! ia harus menonton kisah tragis keluarganya sebentar lagi. Yola ingin enyah sekarang juga yang penting tak harus melihat kejadian itu yang ke dua kalinya.


""Hiks... Hiks...hiks, Daddy..Daddy ! Jangan pukul mommy Yola, Jangan berantem hiks hiks..""


Yola masuk menyela, berniat menghentikan kekerasan itu namun apalah daya, tangan mungilnya tak sanggup, memukul paha Daddy nya hanya sebatas kelitikan saja. Mata merah kemarahan Daddy-nya malah tertuju kepadanya.


"" Kamu, Kamu adalah kisruhnya, kamu adalah hasil Penghianatannya...sini kamu, kamu akan dapat getah nya.""


Dada Yola berombak ombak sesak, ia menonton dirinya di geret geret masuk ke dalam kamar oleh Daddy nya, sungguh...ia tidak kuat untuk menonton lagi yang semakin ke inti keburukan, tapi kaki dan tubuh ini mempunyai magnet untuk menembus kamar itu. Bahkan mommy nya yang sudah kepayahan tak berdaya berupaya menyelamatkan nya dari kegilaan Daddy-nya. Mommy nya mencoba ingin masuk menggunakan kunci serep, namun masih berupaya mencari di mana kunci itu.


"" Kamu harus merasakan hancur karena biologis mu sudah saya bunuh terlebih dahulu yang tidak bisa lama menderita dari siksaan saya lagi, Kamu pun harus menderita, Saya tidak ikhlas ridho membesarkan mu dari kecil sampai semontok ini, Kamu harus membayarnya dengan penderitaan karena kamu hasil Penghianat mereka. Sini kamu !!!""


Hiks hiks hiks.... Tangis di kedua versi Yola pecah, Tersayat sayat silet tajam rasa nya di hati itu, perasaan dan emosi nya hancur berkeping....Daddy nya ingin mengotorinya di umur belia ini, sungguh luar biasa kehancuran itu. Yola besar sampai memalingkan wajahnya di saat tubuh molek montok nya dalam keadaaan naked separuh dengan pipi imut itu berderai air histeris ketakutan. ia benci dengan sosok pria mulai dari saat itu, ia takut dengan sosok pria dalam ketragisan yang di alami nya karena emosi Daddy nya sendiri yang kerasukan jin. Sekarang ia mengerti keputusan Eldath yang mensugesti nya untuk menghilangkan ketakutannya. ini sebab nya !!!


Jangan kotorin anak mu sendiri, sialan !!! Bugh.... Yola besar sudah tahu sebelumnya, pelecehan ini di hentikan oleh mommy nya setelah berhasil membuka pintu dengan serep. Mommy nya memukul kepala Daddy nya menggunakan Gucci. Berdarah... begitu lah kondisi kepala Daddy-nya, Namun pergerakan brutal Mommy nya malah membuat Daddy-nya semakin marah.


Marah, dalam keadaan emosi marah itu, Daddy-nya begitu mudahnya mencondongkan senjata api ke kepala Yola kecil.

__ADS_1


Aku mohon, Tarik aku dari tontonan gila ini ! Yola semakin lemas tak sanggup, ia ingin buta saja dari pada harus melihat darah di mana mana di lantai itu. Sebentar lagi ! Satu...Dua...Tiga... Dor !!!!


Mommy !!!! Hiks hiks hiks.... Kompak kedua versi menjerit keras menggema di ruangan itu, Daddy-nya tega melepaskan peluru nya ke kepala mommy nya yang sebenarnya peluru itu akan mengenai Kepala Yola kecil. Nyawa kecil ini di selamat kan oleh nyawa besar Mommy nya.


Daddy jahat, Daddy membunuh mommy Yola...hiks, hiks... Dad---Mommy, mommy ! Hiks Hiks...


Mendengar histeris Yola kecil, Ke-dua tangan Yola versi besar mengepal erat, memukul mukul tubuh biadab Daddy-nya yang malah tersenyum setan melihat hasil aksi ekstrim nya yang sudah membunuh istrinya sendiri yang di kira nya berkhianat. Namun tangan ini, tak sampai menyakiti nya, Yola kecil kembali ingin di cerca noda oleh tubuh Daddy-nya. Ia berupa Ingin lepas...


Namun lagi lagi hanya ketidak berdayaan tenaga kecil ini, Yola benci dengan tubuh nya yang lemah tak berkekuatan. Sebentar lagi ia akan menyusul Mommy nya, sebentar lagi...iya sebentar lagi...Dalam detik detik ingin di sentuh nya oleh Daddy nya sendiri, ada suara Dor.. tembakan kembali menggemah. Darah...Darah di mana mana, di lantai, di kasur bahkan di wajah Yola kecil pun kebagian darah Daddy-nya yang ternyata pelaku nya adalah Danver ? Bukan ! Tapi.... Eldath ? Hah...Abang nya lah yang melepaskan peluru dari belakang beberapa kali hingga darah pun bercucuran kemana mana.


Kamu pembunuh Yola !!! Ini adalah gara gara kehadiran mu di tengah tengah keluarga saya. Kamu pasti akan menderita bila mana kamu dalam berumah tangga, itu Rutukan saya ke kamu. Samar samar Yola kecil mendengar rutukan Daddy-nya sebelum mata nya terpejam pingsan dan Mata Daddy-nya terpejam meninggal.


Dan Dor....Dor....Dor... Astaga, Yola besar baru tahu dalam tontonan tragis ini kalau Abangnya Sendiri yang rela membunuh kegilaan Daddy-nya demi menyelamatkan nya. ia kira tembakan itu lepas dari Danver. Dan lagi lagi tanpa berperasaan pun, Eldath menghujami peluru ke Daddy nya yang sudah tidak bernyawa lagi. Yola semakin yakin..Abang nya sangat menyayangi nya sampai memilih membunuh orang tua sendiri demi anak kecil yang di cap Daddy-nya adalah biang masalah dalam keharmonisan rumah tangga mereka.


Yol, Dek... Bangun dek ! apa peluru Abang mengenai mu....! Hiks...Hiks...hiks. Mommy---Momm---Danver, Tolongin gue...bawa tubuh Yola dari sini, bersihkan semua tubuhnya dari darah. Bawa pulang ke rumah mu sebelum dia bangun dari pingsannya. Tolong Ve jagah dia untukku sementara waktu, gue akan urus Mommy dan Daddy dulu bersama Mamang Asep. Mamang Asep ? Panggilin Mang Asep sekalian di pos ronda.


Baiklah Bang !!!!


Bang Eldath, Yola menyayangi mu... sangat !!!!

__ADS_1


Huh, Yola tidak salah menjual harga dirinya ke Kemal demi Abang nya ini karena sudah semestinya ia mengorbankan diri bahkan nyawa pun dengan senang hati ia korbankan demi Eldath, penolong nya dari masa dini sampai sebesar ini. Yola ingin memeluk Eldath yang sekarang menangis tergugu pilu di hadapan mayat Mommy nya. Abang nya jadi pembunuh karena diri nya. Karena dirinya ! Karena biang masalah ini !


__ADS_2