Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 62


__ADS_3

Eldath duduk di kursi sisi brankar Yola, Mata Amber nya memang di rundung kesedihan, Namun wajah nya datar seperti tembok, miskin ekspresi. Tak berkedip, Mata itu memandang sedih adik nya, dulu ia lah yang menyelamatkan Yola kecil dari kegilaan seseorang, Tapi hari ini... lihatlah, Tangannya sendiri yang hampir membuat adiknya nyaris tak bernafas, dalam lubuk hatinya, ia menyesal ! Sangat menyesal sudah memberi hukuman yang sangat kejam dari hukuman sebelum sebelumnya untuk Yola.


Maaf kan bang El, dek !


Tersadar, ia menoleh ke belakang...di mana masih ada Kemal dan Chirs yang setia diam memperhatikan.


""El, Apa gue boleh tahu, Masa lalu macam apa yang Yola alami sehingga membuat nya dalam titik sekarang ini ?"" Kemal penasaran, sedari tadi ia ingin bertanya, Namun sedikit kecanggungan, bagaimana pun pertanyaan nya ini adalah hal pribadi.


Hening, saking hening nya..Helaan Nafas pun dari masing masing terdengar memecahkan ruangan senyap. Chirs juga penasaran apa yang pernah di alami oleh iblis onar ini, Jadi... pertanyaan Kemal sudah mewakili nya.


Mata El dalam diamnya, memindai wajah kepo dua kepala pria di hadapannya, Di mata Kemal ia memang melihat rasa peduli untuk adiknya, Mungkin pria tukang celup itu benar adanya mencintai adik nya, Tapi jujur...selain melihat ada cinta Kemal untuk adiknya, ia juga melihat ada sesuatu di diri Kemal yang belum bisa ia ungkap karena takut salah. Kadang ia kesal sendiri melihat wajah rupawan pengusaha sukses ini, Tapi apa itu.... entahlah, ia juga bingung ? Tapi pasti ada sesuatu, Insting nya biasanya kuat untuk menilai orang dan tak pernah salah. Namun masih abu abu.


""Maaf, ini pribadi kami !"" Tolak halus El untuk menceritakan nya, bagaimana pun...Aib keluarganya harus ia jaga walau pun ia membenci orang masa lalu penyebab adik nya ada dalam ketersiksaan mental di waktu itu.


""Kami mengerti !"" Chirs menepuk hangat pundak El, Tersenyum teduh sebagai tanda bahwa ia tak memaksakan, Tapi di wajah Kemal masih ada sirat tak puas di sana. Kemal pun berlenggok keluar dengan rasa kecewanya.


Jatuh cinta itu begini amat ya ? Perasaan tidak karuan menggorogoti bila tak menemukan tepi.


...******...


Pagi hari nampak cerah, Namun tidak secerah hati Kemal yang mendung gelap, Hanya gelap tak menurun kan hujan juga tak ada tanda untuk cerah... Masalah nya karena seorang wanita Wildflower di hadapannya masih nakal tak mau bangun dari tidurnya, seperti orang mati suri saja tak mau bangun sama sekali.

__ADS_1


Kemal ngelunjak, sedari kemarin, malam pun...El berupaya mengusir nya untuk pergi dari sisi adik nya, Tapi ia tak perduli akan usiran Eldath, Kesal kesal sono, Gue juga kesal sama Lo. Sebenarnya ia ingin sekali meneriaki juga menghajar Eldath bila mengingat hukuman cambukan itu yang menyakiti wanita serta calon anaknya.


Ting...


Suara chat mengganggu lamunan nya yang duduk menyender di sofa sudut ruangan VVIP, sudut mata Kemal pun memindai nama yang muncul di layarnya. Meca, Gumamnya dan segera menarik handphonenya di atas meja kecil di ruangan inap Yola. Seraya menarik handphonenya, ia juga melirik kesibukan Eldath yang diam saja tapi tangannya selalu menggenggam tangan Yola yang masih tidur seperti Putri Tidur. Eldath diam diam menyebalkan, Batinnya. Dia tak memberi kesempatan sedikit pun untuk duduk di sisi brankar Yola.


Meca ; Jadi Tidak ?


Kening Kemal menyerinyit, kurang paham chat Meca, Maksud nya apa ?


Kemal ; Jadi ? Apaan ? Apa Kaka punya janji ke kamu ?


Meca ; Astaga ! Baru kemarin minta tolong dengan penuh harap ke Aku dan Titan untuk melamar Yola, Sudah lupa saja, Atau jangan jangan kemarin itu hanya mabuk ya ?


Kemal ; Maaf Ca ! Jangan hari ini, situasi nya tidak tepat, Yola masih dalam kondisi tak baik, Dan pasti El dalam perasaan sensitif, Nanti Kaka kabarin lagi kapan waktunya ya ! Dan tolong kondisikan tanduk merah mu yang baru tumbuh.


Meca ; Tanduk ? Oh Astaga.. ! Menyebalkan !.


Kemal tak membalas lagi, panjang urusannya kalau ia bercekcok mulut sama mulut pengacara. ia butuh cuci muka biar fresh.


"" Yola hamil anak orang, Apa kamu tidak ilfil akan itu ?""

__ADS_1


Kemal tak melanjutkan langkah nya yang ingin ke kamar mandi, Suara El sangat menyebalkan.


Tentu tidak ! Itu anak gue ! Begitulah teriakan hatinya, Rasa rasanya pun ia ingin memuntahkan suara itu, Tapi Yola ? ia sudah berjanji ke Yola untuk bungkam, sungguh...Harga dirinya begitu terpental karena janji bodohnya ke Yola, padahal ia ingin sekali mengakui kesalahannya dengan Gentleman. Babak belur tak apa ia peroleh, asal jangan mati saja...ia masih ingin bahagia bersama anaknya, Tentu saja sama Yola pun.


Berangsur, ia pun maju ke sisi brankar Yola, berdiri di samping duduk Eldath yang dari semalam duduk dan tidur di kursi itu tak beranjak sedikit pun.


""Tidak ?""


""Why ?""


Why ? Ia perlu alasan tepat yang masuk akal untuk men-skakmat pertanyaan Ambigu Eldath, Kaka Yola ini bukan lah pria bodoh, mereka adalah sama sama pria, ada pria yang ogah ogahan bin jijik menerima wanita muntahan pria lain dalam keadaan hamil begitu, Karena urusan seumur hidup bila mana kita masih menjalani hidup dengan darah daging seseorang, bisa saja darah daging orang itu kapan kapan akan menjadi Boomerang dalam rumah tangga.


""Cinta ? Karena Cinta ! Cinta bisa merubah pandangan orang lain, Bau ta* kucing pun di anggap nya wangi parfum termahal di dunia bila mana kata Cinta sudah menguasai seseorang."" Tembak Kemal penuh percaya diri.


Eldath melirik sinis sekilas orang yang angkuh dengan kata cinta nya yang terdengar menggebu. Pria bodoh ! Dumelnya dalam hati. Cinta lawan jenis itu kehancuran di definisi seorang Eldathio, Ia adalah bukti nyata kata cinta orang tuanya dan korban nya adalah adik kesayangannya yang lagi terpejam cantik dengan luka luka lukisan cambukan bodohnya.


"" Hahahaha, Cinta sejati itu tak ada tuan Kemal Abraham ! Bisa luntur kapan pun itu Waktunya"' Ejek Eldath santai tertawa sumbang.


"" Eum, Memang benar, Cinta itu bisa luntur kapan pun, Tapi balik ke diri kita masing-masing yang menjalankan keyakinannya dalam peraturan cinta itu, Cinta memang misteri... tidak tahu ujungnya akan bertepi kemana ? Akan berakhir tragis atau happy ending ? Kita hanya memperuntung kan takdir cinta seraya berusaha membumbui nya sendiri agar seimbang, tidak lebih dan tidak kurang. aku juga pernah dalam lingkaran pemikiran buruk Cinta itu karena cerita orang tua ku sendiri yang pernah menghianati. Tapi pikiran buruk tentang cinta itu bisa berubah bila mana kita sudah mempunyai pawang nya, contohnya aku... Dulu, aku pernah mencintai orang yang salah, yaitu adik ku sendiri karena rahasia. Dan karena salah satu kekecewaan itu pun aku tidak mempunyai hati untuk cinta lagi, Tapi setelah bertemu Yola, Pandangan itu berubah lagi, Hati ku bergetar dengan sendirinya menginginkan cinta Yola. menepis ? Tentu saja aku sekuat hati sudah menepis nya, Tapi seberapa batin ku mengelak, rasa getar cinta itu semakin terasa tertuju buat Yola. Jadi aku akan menerima keadaan Yola apa pun itu. Ku harap anda mengerti tuan Eldath ? Anda pernah jatuh cinta kan ? Kalau pernah pasti mengerti penjelasan panjang lebar ala Cinta Kemal Abraham. Kalau belum ? Nanti juga akan merasa gegana sendiri bila mana alamat cinta itu hadir dan rasa nya seperti kesetrum di dalam sini, permisi !""


Kemal menekan dadanya tepat di jantung nya, Berlalu pergi meninggalkan Eldath yang terbungkam karena kata kata yang mungkin ngena di otak Eldath. Mungkin ! Karena Kemal pun tak tahu isi pikiran si pria yang masih rada-rada misterius.

__ADS_1


Ck, Cinta ? Jatuh cinta ? Gue juga pernah tapi tak pernah dilihat oleh orang itu, karena orang itu terlalu buta untuk melihat cinta ku, dan orang itu sama persis dengan cinta salah mu...adik beda ibu, Meca ! Bahkan adik mu sudah menikah dengan cinta buta nya sampai saat ini pun mungkin Meca tidak tahu akan perasaan gue karena menganggap gue adalah brandal sangar sekolahan di waktu itu. sialan !!!!


__ADS_2