Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Bab 241


__ADS_3

Ballroom hotel yang indah nan mewah yang sudah di dekor khusus permintaan Nata itu, telah terlihat sedap di pandang mata, Bunga bunga lily mewarnai serta harum khas nya tercium oleh para tamu undangan di pesta ulang tahun Ibell.


" Ini acara__?"


" Ulang tahun mu !" Potong Nata, Tangan itu menggenggam jari jemari Ibell dan berjalan masuk. Ibell hanya menurut dengan mulut baru di tutup sehabis melongo bengong.


Suami nya penuh kejutan. Bibir itu tersenyum manis, kemudian menarik tangan nya.


" Kenapa ?" Nata berhenti berjalan karena Ibell seperti menolak genggamannya.


" Seperti ini biar terlihat romantis, bukan seorang bapak menggeret geret anak wanitanya yang terciduk habis pacaran." Ibell tersenyum canda dengan tangan itu sudah terkait mesra di sela lengan Nata.


" Kamu ini, aku kira ngambek." Cubit gemas Nata di hidung bangir Ibell.


Keduanya pun melangkah masuk. di dalam sana, sudah ada semua kerabat terdekat nya, Ada orang tua kandung Nata, orang tua kandung Ibell, Pandji berikut Mita. Andra berikut Keluarga kecil nya, Abah-Ambu yang semakin tua, Para sahabat nya yang empat pasang cantik nan rupawan. Para Kurcil versi dewasa pun sudah ikut bergabung di tambah Dibi yang semakin meningkat ketampanan keturunan Al Miller.


Sisa Vay seorang yang tidak ada di antara mereka. Ibell sendu saat mengingat anaknya.


Tapi kesedihan nya ia tekan agar tidak membuat kecewa orang orang yang sudah mengistimewakan diri nya, Apalagi Nata yang berusaha mati matian membuat hari nya berwarna tanpa anak di sisi nya.


Happy birthday !


Ucapan satu persatu dari semua orang telah di terima oleh Ibell berikut kado kado serta doa terbaik dari mereka.


Di saat waktu nya ingin ke sesi tiup lilin, Lampu tetiba padam.


Semuanya terkejut, kecuali Nata seorang yang tahu kalau ini adalah salah satu kejutan Vay.

__ADS_1


Di atas panggung di belakang Ibell dan Nata, layar proyektor menyala, terang cahaya nya sebagai penerang ballroom yang sengaja di matikan agar semua mata tertuju ke layar proyektor, Vay akan bernostalgia dengan bidikan lensa kamera dari zaman Oma Opa nya yang sengaja di minta dari Eldath di Belanda sana, yang di sayangkan keluarga Opa Eldath nya tidak bisa hadir. Banyaknya sih...Foto yang di pegang Vay adalah hasil curi retas tanpa di ketahui sang empu foto.


Ini hanya kenangan untuk kalian semua, berbahagialah untuk semua nya, terlebih untuk mu...wahai Bunda tercinta ku... Happy birthday dari Anevay.


Di layar itu, Mereka semua membaca awal permulaan pertunjukan Vay yang entah di mana anak cerdas Nata itu bersembunyi.


" Vay ?" Semuanya bergumam. Ibell tersenyum haru. ia masih mengira anaknya belum hadir, layar itu hanya titah Vay untuk di persembahkan atas kado Ibell. itu kesimpulan semua orang termasuk Ibell.


"Andai kamu di sini, Neng Bule. Kita akan berkumpul bahagia." Lirih Petir, di sikut cieeee goda Badia karena mendengar suara itu. Petir hanya mengedipkan bahu, cuek. Topan dan Pelangi layak nya pasangan romantis pacaran, Bagi orang yang tidak mengenal mereka, maka kesannya memang seperti itu karena Topan semakin dewasa semakin pula menjaga Pelangi dari secuil debu pun.


Khusus Bunda, Ini hanya kenangan, bukan untuk membuat Bunda bersedih.


Kata kata di proyektor itu muncul lagi di sertai foto foto masa kecil Ibell dan Nata, di mana Almarhumah Ibu kandung Bunda nya telah tersenyum bahagia seraya menyuapi Balita kira kira berumur tiga tahun dan balita itu adalah Ibell kecil. Nata pun sama, telah di suapin oleh Yola. Yola yang melihat itu tersenyum haru.


Sementara Ibell dan Pandji menangis melihat wanita spesial nya yang sudah meninggal. Mita dan Nata kompak mengelus bahu pasangannya si tempat berdiri nya masing masing.


Tepat di kata terima kasih itu... Foto balita Vay pun muncul yang sedang di suapi oleh Ibell.


Ibell tersenyum dengan air mata haru kali ini melihat kenangan indah itu yang tidak akan bisa terulang.


Next...Ini kebahagiaan kalian.


Foto foto indah terlihat saat ini silih berganti...Di mana mana memperlihatkan foto pengantin Ibell-Nata. Bukan hanya untuk foto pengantin orang tuanya, Bahkan semua foto pengantin yang hadir di tempat ini telah di pertunjukan oleh Vay.


Foto pengantin Biru dan Mentari lah yang paling mencolok berbeda dari yang lainnya, sangat unik dengan khas Sulawesi nya.


" Ingin lagi nikah rasa nya ?" Reflek Mentari mencubit galak perut Biru.

__ADS_1


" Aww, kok di cubit sih, Petite ?"


" Ku bunuh pun, aku nekat. Enak saja mau nikah lagi !"


Biru tersenyum gemas, Petite nya masih saja polos akan kepekaan.


" Nikah ulang sama kamu, Petite. itu maksudku !"


Dan Oooo...sahutan santai yang keluar dari mulut Mentari tanpa dosa sudah mencubit galak perut Biru. Biru memutar iris mata nya, Gemas. Mau di pukul atau di ocehin, sayang... lebih baik di kecup tuh pipi bolong nya.


foto pernikahan masih berlangsung, membuat sang empu foto tersenyum malu malu sudah di buat bernostalgia oleh Kelakuan Vay.


Yola dan Kemal saja sudah di buat serasa muda lagi karena foto pengantin nya yang paling seksi di antara pengantin wanita lain nya, Padahal ke dua orang ini sudah memakai tongkat kebesaran mereka untuk menopang nya di saat berdiri dan berjalan.


" Mas, besok kita warnain rambut yuk, uban kita bikin ilfil saja."


Hahaha.. Kemal terbahak bahak bila di sangkut paut kan rambut uban, Istri somplak nya ini tidak terima akan nama umur.


" Aku mau warna merah menyala itu lho, biar di bilang Oma rock and the best eh.. apa ya sebutan nya ?" Yola sedikit pikun akan nama rock and the rockers. Kemal semakin terbahak di buat nya.


Di harapkan untuk Opa Oma di sebelah sana, ingat uban.... jangan tertawa terbahak bahak nanti gigi kalian mencelat.


" Hahahaha."


Tulisan candaan Vay di layar proyektor membuat ballroom hotel terdengar riuh tawa lucu menertawakan Kemal dan Yola.


Ambu dan Abah yang tiba-tiba kompak memegangi bibir nya....Bukan karena bibir mereka yang sensual, tapi gigi nya sudah pada ompong.

__ADS_1


Ibell masih belum peka akan tulisan candaan Vay yang mengetahui keadaan ballroom Kalau Kemal Yola lagi terbahak bahak.


__ADS_2