
Ting...Ting..Ting..
Kemal berjalan malas malasan ke arah pintu yang sedang di bunyikan bel nya dari luar.
""Apa lagi sih Radja dan Chris itu, baru pergi juga..eh datang lagi !"" Dumelnya terpincang-pincang dalam bergerak karena tubuhnya yang sakit semua hasil pertandingan yang memuaskan ujung pertandingannya.
Ceklek
Yo-yola ? Batinnya tak percaya, wanita yang di incar nya ada di depan matanya. luar biasa senang nya saat ini akan kehadiran Yola dengan tetiba. ada apa kah gerangan ?
"" Boleh masuk ?"'
Datar Yola bertanya, si herder masih diam menyebalkan untuk Yola dengan mata di kucek kucek, bodoh.
""Seperti nya Yola salah waktu untuk bertamu."" Malas Yola ingin pergi lagi, Namun segera di tahan oleh Kemal di pergelangan tangannya. Sumpah.... Kalau niatnya kagak penting ke sini. Ia juga ogah pakai banget bertatap muka dengan Kemal.
""Jangan sentuh kulit Yola sedikit pun !"" Tarik Yola cepat dari genggaman Kemal. Kemal terkejut dengan suara rendah tapi dingin itu. ia segera menangadakan ke dua tangannya di udara atas kepala seperti buronan yang menyerah dari kejaran polisi.
Yola dalam keadaan marah, Lo kudu pintar pintar buat dia nyaman Mal, biarkan dia memuntahkan segala kemarahannya. Lo terima ikhlas aja, oke bro. Kemal berbicara ke diri sendiri, mengerti akan sikap orang hamil itu seperti apa, walaupun ia belum yakin kalau Yola hamil, tapi ia sih rasanya begitu dalam hati kecilnya. Pasti Yola kesini mau minta tanggung jawab, Mas siap lahir batin sayang.
""Maaf, Mas tidak akan menyentuh mu barang ujung kuku pun, janji...!!! ayo, silahkan masuk.""
__ADS_1
Yola pun melangkah masuk dengan berat hati, di sini lah tubuh nya di jamah habis habisan oleh si Herder Sialan ini yang ternyata berbuat curang dalam bertindak banci yang menyabotase perusahaan Eldath, sehingga ia terpancing masuk ke jala umpan Kemal Abraham si hati gelap arang.
""Silahkan duduk say--Yola, Nanti Mas buatin minuman yang segar segar ya."" Antusias Kemal, seluruh tubuhnya jadi merasakan tidak sakit lagi dengan adanya Yola di depan mata, bagaimana kalau di sentuh atau di belai lembut luka lukanya yang lebam oleh Yola, pasti triinggg sembuh seperti kekuatan magic.
"" Tidak usah, Yola kesini hanya sebentar !"
Kemal pun akhirnya duduk juga mendengar suara dingin itu, Yola menyeramkan saat ini. Tidak ada mata jahil di dalam sana, melainkan mata sendu kegelisahan yang terpancar di lihat oleh Kemal.
Kok rasanya ada kecemasan yang gue rasakan tetiba akan sikap Yola.
"" Ada apa ? Apa kamu dalam keadaan tidak baik baik saja ? Apa mas boleh bantu ? Mas akan bantu bila mana mas sanggup, apa tentang anak panti atau yang lainnya.?"" Tawar Kemal sok tahu. Tapi itulah yang di terkanya, si wild ini dalam keadaan masalah. kehamilan mungkin ? ia hanya sepik membawa nama anak anak panti.
""Bukan anak anak panti, dan bila mana pun tentang itu,Yola tidak akan datang mengemis di sini dan berakhir di perbudak."" Sindir Yola dalam sikap kalem nya. ""Saya kesini karena pribadi saya, Saya minta bayaran setimpal dengan hilangnya kehormatan saya, maka dengan itu... keluar lah sebagai juara di Red hiil, kalahkan dua kandidat Bang El yang entah siapa orangnya."" Pinta Ambigu Yola.
""Dengan senang hati."" Senang Kemal yang sudah mengambil keputusan kalau Yola mau menerima nya dan mendukungnya di Gladiator nanti seperti semalam yang melihat Yola mendukung Danver sampai nangis nangis. Ia sebenarnya cemburu melihat aksi Yola yang sangat cemas ke Danver. Tapi ia perlu sabar untuk menghadapi seorang wild ini.
""Jangan salah paham dengan permintaan Yola, Permintaan Yola itu berambigu."" Yola Tersenyum sinis, melihat wajah semberinga herder ini.
Yol, jangan terlalu benci orang yang ada di hadapan Lo, kalau anak Lo mirip Kelakuan serta semuanya, bagaimana coba ? eh... Tapi kan dia biologis nya, pasti mirip ding, Batin Yola menetralkan sedikit kebenciannya. Bahkan saat ini bau tubuh Kemal saja sudah seperti bau kambing di hidungnya, padahal si herder ini adalah pria maskulin yang harum nya nauzubillahiminzdalik...Tapi kalau hidung terkena sindrom hormon kehamilan maka emas pun di bilang nya taik... dan taik pun di bilang emas batangan. iya kan ?
"" Maksud Kamu ?"" Heran Kemal kembali getar getir.
__ADS_1
""Maksud Yola, Mas--Kamu harus finishing, Namun di akhir cerita, tidak ada piala bergilir ini, yang artinya tidak ada Pernikahan seperti janji Bang El, ini bukan pilihan untuk mu yang mau menolak, karena ini adalah titah sebagai bayaran setimpal tubuh ku, Kamu lah yang sebenarnya berhutang dengan ku karena kehancuran perusahaan Bang El itu adalah palsu karena sabotase pintar pintar busuk anda tuan Kemal Abraham."" Yola tersenyum sinis akan gelengan kecil Kemal yang nampak terkejut.
Yola pun bangkit, tak butuh jawaban Kemal lagi. Ia sudah menyampaikan niatnya yang kudu di kabulkan Kemal.
""Tunggu dulu Yol." Hadang Kemal di pintu namun tak berani menyentuh kulit Yola. ""Mas tidak mau, Bila mana Mas yang menang, berarti kesepakatan awal El harus mas miliki dengan penuh kebanggaan bagi Mas, karena mas memang menginginkan pernikahan ini dengan ketulusan hati mas. Ok... Maafkan Mas yang sudah bermain curang, Tapi kan mas sekarang mau membuktikan kalau mas bersungguh sungguh ingin bersamamu dengan ikut cara El yang ekstrim ini. Kenapa coba kamu mempersulit kenyataan, bahkan di rahim kamu pasti anak Mas juga akan senang kalau orang tuanya bersatu.""
*Deg....
Kenapa herder ini tahu tentang janin ku, Janin ini milik Yola seorang....no bagi bagi*.
"" Dengar ya mas tamvaan....."" Tangan Yola yang memang Mengagumi bentuk bibir Kemal di awal berjumpa di aspal liar kini terpatri telunjuk nya di sana. Kemal sampai memejamkan matanya menikmati sentuhan singkat tapi ngena pakai banget di hatinya.
""Masalah di diri Yola, Yola yang memang dasar nya yang tidak mau berkomitmen yang namanya rumah tangga, Yang artinya.... walaupun Yola bersanding nya dengan Nino Fernandez pun, Yola tidak mau karena apa ? karena di sini...!"" Yola menekan dadanya. ""Di sini ada rasa ketakutan untuk berkomitmen. ada rasa takut yang keluar dari sana yang Yola pun tidak tahu kenapa itu terjadi ? Bukannya kamu pernah bertanya kan dulu.... Yol, Kamu kenapa Membuat imege mu buruk di mata semua orang, padahal kamu bukanlah wanita liar murahan seperti nilai mereka yang sudah melekat di otak sialan mereka mereka itu ?""
Kemal mengangguk, ia memang penasaran akan sikap liar Yola yang sudah di cap lepehan oleh orang, padahal Yola aslinya adalah lugu dalam hal intim.
""Itu karena Yola tidak mau menikah....Yola pikir jika Yola liar maka tidak akan ada laki laki yang akan mau menikahi Yola, Tapi Abang Yola dan kamu mengganggu Perangai topeng Yola, menyebalkan ! Dan ah....Satu lagi, Yola tidak hamil, dari mana kamu mendapatkan kesimpulan itu hah ? Aneh ! Tapi ngomong-ngomong, Mas eh kamu itu sudah mandi belum sih, kok bau kambing ya !""
Yola bahkan tidak memberi sela Kemal yang Ingin membeli kata kata nya, padahal mulut Kemal sedari tadi sudah terbuka tutup untuk bersuara namun akhirnya tertelan lagi dan lagi karena Yola saat ini sudah pergi menerobos pundak nya dengan sengit.
Mas akan membuat ketakutan berkomitmen itu menjadi keindahan untuk mu, untuk kita... Flawless...Mas Janji itu ! Karena Mas awalnya juga pernah ada di posisi mu yang tidak mau menikah mengingat kesetian Ayah mas tidak pernah kokoh untuk satu wanita.
__ADS_1
Kemal memang sibuk membatin angkuh, tapi pengendusan nya juga lagi sibuk mencium bau badan nya yang katanya mirip bau kambing oleh mulut pedas Yola, tapi Ding....ia wangi kok... Pakai banget lagi.