Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Bab 242


__ADS_3

Next, kita manusia pasti bermetamorfosa dari fisik, dari yang masih di dalam perut, bayi sampai ke anak hingga dewasa... Ini untuk kalian...


Kembali layar itu terbaca dan teet... Muncul lah foto foto Yola dan Ibell bergantian dari kecil hingga sekarang. Ibell sih no problem tuh foto nya unyu unyu semua, Tapi Yola lah yang di tertawa kan oleh kerabatnya.


" Cucu gendeng, Kenapa foto Naked Oma di pertontonkan, Awas kamu ya ! untung kamu ada di Belanda sekarang, kalau di sini...hemm, Oma peluk !"


Yola duduk di lantai seraya mengoceh gemas, lutut nya yang sudah terasa keropos tidak kuat berdiri lama, Kemal pun ikut duduk di depan layar itu. Yola dengan lucu lucu kesal menunjuk nunjuk gemas foto balita nya yang naked tengkurap di kasur, Bokong itu terlihat seperti roti oleh di mata tua Kemal.


" Wild tua, bokongmu kepingin aku makan, sumpah. bikin gemas." Ujar Kemal dengan mimik gemas nya mencubit pipi keriput Yola.


" Yakin mau ?"


Pertanda buruk untuk Kemal. Dengan cepat... kepala itu menggeleng, tapi telat...Yola lebih dulu memasang bokongnya yang di lapisi baju tepat di wajah Kemal.


Plakkk..


" Dusun (Songong)"


Lantas, tawa di buat pecah oleh Kelakuan Yola dan Kemal yang main plak bokong Yola.


Jum dan Bintang paling hebo dalam tertawa. Perut mereka keram di buat lucu oleh ide Vay di tambah kelakuan Yola yang selalu somplak.


"Somoga foto ku handsome semua !" Batin Nata tidak mau jadi bahan tawa oleh orang.


Sejurus, Foto Nata dan Kemal bergantian tadinya mulut pada melongo karena memang memuji karisma anak Papa itu, Tapi sejurus yang tercipta hanya senyum haru.


Di dalam foto itu, dari Nata kecil....Kemal selalu bertanggung jawab, Semua aktivitas Nata selalu di didik langsung oleh Kemal tanpa membutuhkan seorang guru khusus kecuali sekolah.


Ada satu yang membuat mereka semakin haru. di mana Kemal yang terlihat pelipis itu memakai koyo karena sakit, tapi Kemal masih membimbing sabar Nata kecil dalam mengerjakan tugas sekolah yang kebetulan Yola lah yang memfoto nya. Yola ingat itu.. Nata hanya mau belajar bersama Papa nya yang sangat sabar dalam membimbing, tidak seperti diri nya yang salah sedikit sudah geram sendiri ngoceh ngocehi Nata kecil tidak jelas.


Lanjut foto dewasa Nata, semua nya handsome, mau pakai celana boxer pun tidak Masalah seorang Nata, Lah...Dia nya udah oke dari orok.


Bukan hanya foto Nata seorang, Tapi para sahabat nya pun ada dalam foto itu. Membuat terkesan hangat di hati para sahabat nya.


" Tampan kan Ibell ?"


" Iya !" Sahut Ibell datar, suami nya ingin di puji.


Tapi saat ending di bagian scene foto Nata, Tercipta lah tawa membahana... Nata terlihat hanya memakai celana boxer ketat kartun Spongebob di masa mudanya dulu yang saat itu tidur di rumah Biru, dan yang mengambil potret itu tentu saja Biru juga secara diam diam.


" Fuc* " umpat Nata dari kejauhan menatap Biru malas yang masih terbahak bahak.


Tawa langsung reda di kala tulisan Kembali muncul.

__ADS_1


Dan ini persembahan Vay, untuk Vay sendiri dan juga untuk para sahabat Vay... Tapi maaf, Vay hanya punya foto kalian di saat masih kita bersekolah bersama...


Foto foto pun muncul satu persatu baik itu foto sendiri maupun foto bersama sepuluh orang, Para Kurcil versi dewasa ini tersenyum manis, lucu juga dongkol bila foto muka culun mereka di perlihatkan, Apalagi Ama yang sudah terlihat berubah seratus persen, dari gendut menjadi tinggi nan seksi, Ama jadi model khusus seorang Lautan yang menjadi sebagai fotografer.


Hai para Kurcil...Kalian pasti penasaran tidak dengan Vay si jelita tiada tara ini...?


Vay tersenyum geli melihat mimik Ama yang terlihat memutar matanya malas saat tulisan canda nya terlihat.


Tapi..Se ! Vay baru melihat wajah seseorang yang di kibul nya di toko antik tadi, Apa kah itu salah satu Kurcil ? Batin nya... seraya tangan itu menghitung para sahabat nya. sembilan orang ! kesepuluh nya kan diri nya. Fix....itu salah satu sahabat nya yang sudah lama tidak jumpa.


Masalah ini mah ? mudah mudahan itu bukan kak Topan atau kak Guruh. Takut Vay akan duo cool cool. eh ding... nggak takut kok, didikan keras Opa Eldath nya sudah mendarah daging dalam jiwa seorang Vay, jadi di dalam list hidup nya tidak ada ketakutan.


" Dan inilah aku sekarang !"


Lampu menyala.... Semua orang menoleh ke arah Gadis bermata Amber dengan penampilan wow menarik. Elegan terkesan seksi padahal baju itu dalam wajar nya membalut tubuh indah Vay.


Petir sampai menelan ludahnya.


" Gadis bule tadi, ternyata Vay ?" Gumam Petir dengan mulut terbuka melongo mupeng.


" Hai semuanya !" Vay tersenyum lebar, tidak ada yang mau menyapa nya, Bunda nya juga di sana menatap nya tak berkedip tanpa ingin menyambut nya.


" Ihh, kok pada diam sih, Vay balik lagi ke Belanda nih !" Ancam Vay pura pura cemberut, dalam hati nya ingin sekali memeluk Rindu orang orang di hadapannya.


Tuk..


" Aww, Oma !"


Saat Vay maju ingin menyambut rentangan tangan Ibell, Vay tiba tiba di hadang Yola dengan kepala nya itu di ketuk tongkat L.


" Peluk Oma dulu sebagai, tadi hukuman mu yang main viral kan foto bokong Oma."


Vay menyambut, tertawa kecil di pelukan hangat Yola. Sejurus ke Ibell.


" Happy birthday, Bunda ku yang paling cantik, tapi masih cantik Vay."


Candaan Vay tidak di hiraukan Ibell, orang tua yang rindu akan anak nya ini terus saja memeluk erat Vay.


" Nanti Vay akan is dead dalam lima menit kemudian." Vay terasa sesak.


" Kamu ternyata nakal membohongi Bunda, kata nya cuaca nya lagi buruk tidak bisa penerbangan, tapi ini___"


" Salahkan Ayah, Vay hanya menurut rencana Ayah."

__ADS_1


Ibell menatap cemberut Nata yang tercengir bodoh.


Kini Vay memeluk rindu para kerabat orang tuanya. Tersisa para sahabatnya yang masih diam manis berkumpul di pojok sana.


" Kalian tidak ada yang ingin berkata apa gituuuu ?"


Sahabat nya saling pandang misterius, kompak menggeleng.


" Hmmm, nyebelin ! Ya sudah, kita__"


Hahahah...


Vay di buat terkejut, semuanya kompak menyerbu nya hingga ia di peluk secara bersamaan. Topan dan Guruh yang paling anti menyentuh kulit perempuan lain, jadi ikut nimbrung di pelukan ramai ramai itu. Duo cool cool sudah menganggap Vay adalah adik nya sendiri.


Berbeda dengan Petir, Ada rasa lain yang tumbuh di hati nya.


" Kita bercumpa lagi, Kawan. Aku Vay kalian...?" Benar adanya, Vay tidak becanda ingin kembali berkenalan, kecuali ke Ama dan Pe. tentu saja ia mengenali dua gadis itu, Ama yang masih memegang coklat tapi tubuhnya uda oke, Pelangi yang sedang khas rambut nya yang selalu panjang hitam berkilau.


Masalah ada di para laki laki, apalagi si Kembar, semuanya sebelas dua belas hampir mirip.


" Lautan di sini." Lautan memulai nya. Lanjut ke yang lainnya, dan terakhir di Petir.


" Ck, Kalau aku tahu itu kamu di toko antik tadi..beeh, Uda gue__"


" Apa ?" Vay tersenyum geli saat mengingat kibulan nya.


" Nggak jadi ding." Petir ikut tersenyum kikuk.


Vay kembali bertukar cerita ke Ama dan Pelangi bergantian, Petir terus menatap wajah itu. Tidak ada bosan nya.


Cup...


Sumpah Petir di toko antik tadi terpenuhi, Saat Vay di panggil Ibell dari kejauhan, Vay berbalik cepat yang ternyata tubuh tinggi nya yang setara tinggi Petir, beradu.... hingga bibir itu bertemu dengan tidak sengaja.


Deg.


End bin Tamat.


Cukup sekian cerita ini... Terimakasih sekebon untuk readers ku tercinta, Sehat dan bahagia selalu, Kalian yang masih ingin menikmati karya Tata yang jauh dari kata bagus bin masih receh...bisa mampir kepoin cerita ku yang on going..." STUPID WIFE" Yang sudah mampir ke sana, terima kasih sekebon lagi.😘😘😘 Yuk melipir ke sana...di tunggu ya guys 😍😘😘


Dan ah.... Yang sudah dapat kata Fans dalam mendukung Tata, segera japri ke Chat ya...Ini hari terakhir karena Novel ini sudah tamat, Besok sudah hangus... colek kak Dewi, ini hari terakhir.


Wassalam..

__ADS_1


__ADS_2