Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 39


__ADS_3

""Yo-yola itu berkas milik saya !""


Kemal Nervous, ingin menarik lembaran kertas tersebut namun Yola mengelak kan tangan nya cepat, Yola menyadari keganjilan yang tertulis di dalam nya.


Bang El pernah mengeluh mesin excavator dan mesin berat lainnya gagal datang sehingga kinerja kontraktor nya turun drastis di waktu itu, apa jangan-jangan....?


""Yol, balikin punya Mas !""


Yola masih terpaku dengan menahan tangan Kemal yang ingin merebut surat penting di tangannya, ia bahkan sudah mencekram erat pergelangan Kemal dengan tangan satunya.


Ketahuan gue... bodoh...bodoh... bodoh..Rutuk Kemal dalam hati.


""Hah !"" Mata Yola menatap tajam wajah Kemal yang gelagapan, menghembuskan nafasnya kesal, tanpa di jelaskan pun ia sudah menebak kalau Kemal Abraham pengusaha terkemuka ini sudah bermain curang akan proyek Abang nya sehingga di waktu itu terancam kena pinalti dan gara gara ini pula harga dirinya sudah tidak ada lagi.


""Yol, i--i--ini bukan seperti yang ada di pemikiran kamu, i-ini hanya kekeliruan."" Wajah Kemal sudah seperti orang bodoh, tidak seperti biasanya yang tenang menghadapi apa pun masalah itu, Tapi kali ini ada rasa takut di hati nya bila mana Yola marah. Ok...Marah tak apa, Tapi ia takut Yola pergi meninggalkan nya. Astaga....Apa ini yang namanya cinta ? Cinta yang takut kehilangan ? Batin nya bingung.


""Oh, Jadi Anda tahu apa yang saya pikirkan, Tuan ? Coba katakan, apa yang saya pikirkan hah ?""


Yola marah, Bahkan sangat dingin dalam berucap kepada ku.


""Mas, mas bisa jelasin !""


""Harus, Anda memang harus menjelaskan nya...!"" Sarka Yola geram tertahan, Suara nya memang masih tenang tapi di pendengaran Kemal, itu sangat dingin. ""Apa anda punya dendam kepada Eldathio."" Lanjutnya di kala Kemal hanya mematung.


Kemal menggeleng, bibir nya kaku harus menjelaskan nya dari mana ? Ia tidak mungkin kalau ia melakukan kecurangan karena tertuju kepada wanita yang sekarang menatap nya marah.


Mas melakukan ini karena penasaran akan tubuh mu. Tentu saja Kemal tidak bisa berkata seperti itu, Bisa ngamuk si Wild ini kalau ia mengaku sebenarnya.


""KATAKAN !!!!""

__ADS_1


""Karena dirimu !""


Hmm... Keceplosan juga kan, Kemal sekarang berbalik membelakangi Yola, lidah nya ia gigit pelan akan keceplosan bodoh nya, Emang ya... Bodoh tak mengenal waktu, datang bisa kapan saja.


""Saya? Jadi karena saya ? jadi saya terantai Seperti ini karena sudah di rencanakan ? Begitu kah ?"" Yola menarik paksa lengan Kemal untuk berbalik menatap nya.


""Bukan seperti itu sayang !"" Kelit Kemal masih tak mau mengaku kalau benar adanya yang di katakan Yola, bahkan ia tidak sadar memanggil Yola dengan sebutan sayang untuk pertama kalinya.


""IYA !""


""bukan Yola !""


"IYA APA BUKAN ?""


""Iya !""


Nah, Kebodohan ceplos keluar lagi. Baiklah... terlanjur basah ayo kita nyebur sekalian, kelelep kelelep dah ah yang penting ia jujur dan berakhir terjebak akan pesona Yola, dan berakhir pula takut kehilangan Wanita ini, apa kah itu cinta ? Cinta itu memang ribet euy, bikin bodoh Bahkan bisa membuat orang stres juga.


Plaaaak...Plaaaak...


Prook proook proook...


Lama lama kuping Yola berasap juga mendengar betapa buruk dirinya ini, ia Tetiba sedih, benar kan.... Orang orang itu busuk semua, baik bila mana ada maunya seperti Kemal ini, ia kira akhir akhir ini Kemal baik kepada nya itu tulus, tapi bulus doang, Hanya Abang nya yang sayang kepada nya dengan ketulusan, iya....hanya El seorang.


"" Tamparan dua kali ini anggap saja bayaran kecurangan Anda tuan, Dan tepukan tangan saya sebagai apresiasi dari saya karena keinginan anda sudah menjadi kenyataan Membuat wanita murahan ini semakin jatuh menjadi murahan terdalam."" Tekan Yola, Dadanya berombak menahan sesaknya, ia tidak mau memperlihatkan kesedihan di depan orang gelap ini, harga dirinya semakin ke injak bila mana kita terlihat lemah di depan orang yang ingin membuat kita hancur.


"Yol, dengerin Mas dulu...kamu tidak boleh pergi dulu."" Kemal memeluk Yola dari belakang yang ingin beranjak setelah menarik handphone nya yang di cas.


""Mas me---!""

__ADS_1


""Tolong lepaskan tangan anda dari kulit orang murahan ini, kita sudah tidak mempunyai bisnis lagi, anda sudah mendapatkan apa yang telah anda inginkan, bukan ? Tubuh saya. ya... itulah yang anda inginkan dan sudah anda rasakan, jadi biarkan saya pergi.""


Bukan nya melepas kan, Kemal semakin memperkuat pelukannya.


""Tidak, mas belum selesai berbicara, Beri sepuluh menit maka mas akan melepaskan mu, Mas janji.""


""Buruan, saya sudah muak di sini dan lepaskan inci kulit terhormat Anda dari kulit murahan saya."" pinta nya lagi.


Kemal terpaksa mengurai pelukan nya, pindah kehadapan Yola yang tak mau memandangnya barang sedikit pun. Mata jahil itu sekarang memancarkan kebencian terhadap nya, wajar bila Yola benci kepadanya, ia sudah bermain curang demi mendapatkan tubuh ini. ia menyesal akan hal itu... Sumpah kagak boong die.


"" Maaf kan Mas karena sudah menilai mu buruk selama ini, Mas salah akan hal itu, Mas menilai orang dari sampulnya saja, tidak bisa melihat hatinya karena mas bukan sang pencipta, Jujur dari awal niat Mas memang buruk, Tapi sekarang berbeda Yola, Mas tidak bisa berjauhan dari mu----


Karena nafs* sialan Lo itu, cih !!!


""Karena Mas mencintai mu."" Ungkap Kemal mengaku, ia sesak melihat wajah cantik itu menahan kesedihannya yang menampilkan sosok kuatnya, dan kesedihan itu ia lah yang menciptakan di hidup Yola. apakah itu salah satu arti dari cinta ? ia memang polos dengan kata cinta... pernah jatuh cinta, tapi cintanya itu salah yang tertuju ke adiknya sendiri, Ia tipe orang yang susah nyaman ke orang lain apalagi lagi ke sosok wanita, dan orang yang membuat nya nyaman salah satu nya Yola. Ia mencintai wanita korban kelicikannya sendiri.


""Hahahaha, Anda sangat lucu, demi membuat pemuas anda tinggal untuk melayani anda, dengan gamblangnya mengatakan cinta ? Hohoho, Up plus buat anda, Simpan kata Cinta anda ke wanita bodoh korban kelicikan anda selanjutnya, saya tidak Sudi di rantai oleh Cinta palsu, dan ah... Waktunya ngecengin eksmud wahid lagi, pan kita sudah end kan ya, So... Semoga kita tidak berjumpa lagi, sayang !""


Walaupun Yola mengedipkan matanya genit, tapi dalam hati nya ia ingin meng-upgrade otak Kemal biar jangan gelap, batinnya. Mungkin menjadi Yola yang mempunyai sifat somplak akan menutupi kelemahannya, iya.....ia akan menjadi orang Tanpa beban lagi, padahal hanya ia dan pencipta lah sesungguhnya yang tahu kalau hati ini sedang pilu.


""Kita akan bertemu lagi Yola, Mas pastikan itu, dan mas akan buktikan cinta mas itu bersih tidak berbohong apa lagi memakai terselubung, mas Tulus kali ini."" Sekali lagi Kemal menahan tangan Yola yang buru buru Ingin pergi.


Yola menepis nya, menatap dalam wajah Kemal yang benar bermimik sedih atau hanya tipu muslihat doang. "" Yola itu tidak punya hati untuk mencintai orang Licik seperti anda, Tapi terserah, itu hak anda bukan...tapi sebelum capek capek, Yola kasih tau ya gan, Jangan mencobanya, Per-cu-ma ! Ok, sekali lagi Yola pamit ya mantan pacar eh bukan kita pan kagak pacaran kan ya, mantan puas-memuasakan, muaaaach.""


Sikap somplaknya yang hampir menghilang ulah pikiran ruwet nya, kini muncul lagi, mencium dua jarinya menaruh di bibir Kemal dan melangkah menuju pintu.


Alhamdulillah... Ia bebas dari si herder ini... Indahnya dunia...Ahaay du bi du bi dam syalalalala lalalaa...


"" MAS AKAN DATANG UNTUK CALON ANAK KITA ""

__ADS_1


Adududuhhhh, si herder ngomong opo toh, Calon anak ? Yola kok jadi ngeri ya...ah bomat ah... tidak akan ada ! Tidak ada.. Nehi Nehi Nehi.


__ADS_2