
"" Straight to the point Nona !"" Kemal menyeringai tipis, duduk di sofa dengan angkuhnya. Perempuan di hadapannya ini sudah mengibarkan bendera perang sejak lama dengan nya, di tambah penghinaan tolak oleh Yola Membuat taring nya keluar. Kemal bukan lah orang jahat, bukan juga orang baik... Sifatnya netral, Lo baik gue pun baik, Lo menghina gue lebih parah lagi yang Lo dapat kan, bedanya ia dalam permainan cantik. Banyak jalan menuju Roma... ia tidak mengenal kata penolakan, dan setan kecil ini sudah mengibuli nya beberapa kali, bahkan Yola dalam perjanjian balap liar dulu sudah mengingkari kesepakatan, So... rasakan akibatnya sekarang.
Sementara Yola terlihat menggembung kan pipinya sesaat dan membuang nafas nya perlahan, apa pun yang terjadi ia harus berjuang untuk menyelamatkan kehancuran El, ia tidak mau melihat kesedihan Abang nya, sebagai saudara ia harus menyelamatkan saudaranya... Menyeberangi bara api dengan kaki naked pun Yola rela demi sedarah satu satunya itu... Bahkan masuk ke lembah kehancuran pun ia rela dalam hidupnya demi membauat terang cerah senyum seorang Eldath.
""Saya ingin meminta perpanjangan waktu untuk proyek-proyek Bang El. Berilah kesempatan untuk nya !"" Mohon Yola to the point, bahkan ia tidak sadar sudah terduduk di lantai hadapan duduknya Kemal. Tidak ada lagi Yola yang angkuh dengan kata kata mesum nya, ia tidak mau membuat Kemal tersulut emosi dan berakhir tidak mau mempertimbangkan permintaan nya. Bahkan ia bisa membaca apa yang akan di minta oleh Kemal darinya hanya dengan memahami tatapan kurang ajar Kemal meneliti setiap lekukan tubuh nya saat ini.
Inilah pertama kalinya seorang Yola berlutut menjadi pengemis... Batinnya membuang gengsi nya jauh jauh.
""Bangun lah Yola, Ini bukan lah seorang Yolanda Aditama Perkasa yang nama tengah nya Wild flower."" Ejek Kemal. Memindai bahu Yola untuk menuntun wanita ini duduk di sofa.
Yola tak membeli ejekan tersebut, Namun dalam hatinya sudah komat Kamit menyarkasnya.
Iya betul, bukan wild flower lagi, tapi kehancuran Karena nama tengah Lo MASALAH bagi kehidupan Yolanda.
"" Business is Business Nona, Anda pasti tahu arti itu bukan karena anda adalah adik dari seorang pengusaha juga, Bila seorang pebisnis mempunyai hati baik yang dengan mudahnya memberi kesempatan orang yang tidak bertanggung jawab atas tugas nya dengan baik, maka pfyuuuu... angin berlalu doang bagi pebisnis itu... The world is cruel ? So...Apa keuntungan saya untuk kegagalan Aditama bila mana saya yang menanggung kerugian tersebut yang menguras banyak kocek KA Group yang bukan kaleng kaleng harga pinalti tersebut, Hmm ?""
""Apa pun ?"" Jawab Yola berat. " Bahkan nyawa pun rela aku korban kan." Lanjutnya dalam hati.
__ADS_1
""Apa pun ? Baiklah, saya akan membantu mu Nona, Asalkan kamu bersedia menjadi penghangat ranjang saya dalam waktu tak tertentu, dan ah...Satu lagi, jangan pernah berani beraninya lagi mengibuli saya, kalau itu terjadi maka sampai ke ujung dunia pun saya akan mencari mu, Nona !""
Yola mengepal erat tangannya dalam diam tak berdaya nya untuk menolak, bila ia menolak dan beralibi lagi maka kehancuran El yang akan terdengar di mana mana dan ia tidak suka melihat kakanya terpuruk kalah, jadi biarkan... biarkan harga dirinya yang di injak injak, toh di mata umum namanya sudah jelek,. maka dari itu, ia akan menjawab kegilaan herder ini dengan rasa percaya diri tanpa rasa takut pun, walau pun terdesak keadaan seorang wild harus terkesan berani bukan terkesan takut.
""Kalau saya tidak mau ?""
""Tak masalah, Tinggal menunggu kabar berita kehancuran perusahaan keluarga anda Nona, dan juga mungkin kebaikan hati saya untuk anak anak panti saya urungkan."" Ancam Kemal enteng.
Bismillahirrahmanirrahim...ini memang salah, Tapi demi ketenangan orang tercinta saya.
""Ok, Agree. Jangan kan penghangat ranjang, jadi pembakar ranjang atau Menghitung helai bulu kucing pun saya rela demi kelangsungan hidup orang tercinta saya, Bahkan menyalami samudera pun wanita ini juga rela hanya untuk mereka, tersayang. Dan ah...kali ini saya tidak akan berkelit, mengibuli atau tipu tipu lagi, bila mana itu terjadi, cari lah saya di balik papan bin peti mati, anda tidak usah capek capek mencari saya ke ujung dunia yang orang tidak tahu kalau dunia itu punya ujung atau tidak ? Perlu anda tahu, Bumi itu bulat kalau kalau anda lupa... Yang artinya di versi saya adalah, jangan sampai tempat yang anda pijari saat ini ada di bawah pijaran saya, bila itu terjadi...maka perempuan murahan ini tak kenal ampun dan belas kasih juga.""
Akhirnya, kerelaan Walau terpaksa, tapi sumpah gue di lokasi aspal liar terkabul juga, adik kecil, bersiap siap lah dapat jatah panjang malam ini.
""So... karena sudah tersepakati, mari.... ikut dengan saya flawless Yola, kita akan bermain langsung sekarang juga.""
Yola berat kaki seraya menunduk berjalan mengekori langkah Kemal menujuuuu... Shiit Kamar ? Hitunglah detik detik kehancuran kamu, Yola.
__ADS_1
Bugh...
""Eh aduh..Bapak kalau berhenti tuh ngomong ngomong Napa ? Sayanya kan jadi nabrak punggung lebar bapak, Motor saja kalau mau berbelok memberi tanda lampu sein kiri kanan tergantung arahnya, ini bapak punya mulut sebagai klakson tak di gunakan dengan baik.""
""Bisa diam tidak mulut Cerewet kamu itu, pusing saya mendengar nya, dan ah.. lebih baik menggunakan mulut mu itu dengan hal berfaedah seperti ini...""
Hmmmmp...Yola terpikik tertahan oleh mulut Kemal yang membungkam nya, Dalam hatinya sudah gentar, Jujur...ia kepingin kabur saja bila memungkinkan kebaikan El, Tapi sepertinya tidak mungkin.
Saolaah, Gue takut banget ini, sebentar lagi gue pasti berdarah darah dan tergelepak gelepak , mati...di potong potong agar tubuh gue muat dalam koper, Nanti kalau begitu, jenazah gue susah di mandiin nya dong ya karena sudah kelipet lipet seperti baju dalam koper. Astaga.... pemikiran gue kok jelek amat ya...?
Bayangan demi bayangan jelek sudah menghampiri otak kicep Yola dalam ciuman ganas sialan Herder ini di depan pintu kamar, Yola Seperti kuntilanak arwahnya, kenapa begitu ? Karena ia merasa di tengah tengah udara, mau ke langit tidak bisa, mau ke bumi pun tidak bisa, yang artinya melawan menang mengibuli si herder bisa, Tapi ia juga sekaligus kalah jatuh untuk El- Abang tersayangnya bila saat ini menolaknya.
""Kenapa ciuman saya tidak di balas hah ? Bila ingin mundur dalam perjanjian ini silahkan mundur sebelum kamu masuk ke dalam kamar saya, Pantang bagi saya melepaskan Perempuan keluar dari sana sebelum memuaskan keinginan saya, saya juga tidak mau memaksa orang untuk melayani saya dalam hal ranjang.""
Cih, Tidak memaksa ? Ini namanya sudah dalam paksaan tak sanggup untuk mundur evil sialan. Gue mundur, Lo siap gorok Abang dan mungkin adik adik panti gue. Gue cuma berdoa suatu saat Lo tersandung gunung beasaar akan perlakuan Lo ini ke Gue... Maka di saat itu pula, gue bersumpah akan tersenyum dan menarih melihat kehancuran Lo.
"" Gu-- saya tidak akan mundur, kenapa harus mundur ? Toh Perempuan murahan bin piala bergilir ini sudah tercekik rantai tak kasat mata, pantang bagi seorang Yola menjilati ludah sendiri, bila sudah berniat sesuatu bahkan berniat bunuh diri pun tak akan bisa ada yang sanggup membuat nya mundur."" Jawab Yola santai santai pedas.
__ADS_1
Kemal hanya menyeringai remeh, Si Wild sudah tercekik rantai nya tapi masih saja belagu sombong, dan entah kenapa dirinya ini yang sudah tahu kalau Yola itu bekas lepehan orang banyak tapi si adik selalu saja cenat cenut hebat di bawa sana, pemirsa.