Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 67


__ADS_3

Kemarin Yola sudah di nyatakan sembuh oleh dokter dan sudah di bawah pulang oleh Eldath tinggal di rumah besarnya, walaupun mulut Eldath awal nya tidak menerima kehamilan Yola, tapi mungkin dalam hati nya sudah tersentuh dan berakhir tidak menekan Yola lagi untuk memaksakan bertanya siapa si Bapak biologis anaknya. atau mungkin karena alasan nya takut Yola tertekan batin dan berakhir sakit mental lagi ? Hanya Eldath yang tahu.


dan Ini lah hari saat Kemal yang di tunggu tunggu ... Melamar resmi pujaan hatinya, rintangan nya ada di Eldath... Untuk Yola mau tak mau si wild itu harus mau, dia pan sudah berjanji terhadapnya yang bila mana ia menzipper mulut nya maka dia mau di nikahi...


So tradaaaa....Di sini lah mereka, di teras rumah besar Eldath lagi ting tong memencet tombol minta di bukaan pintu tanpa mengklarifikasi terlebih dahulu kalau mereka serombongan kecil mau melamar serius putri dari rumah yang di pijar nya.


Dan rombongan kecil itu hanya ada, Titan, Meca dan suami tercintanya yakni Vero, Tentu saja ada si bintang utamanya.. Kemal Abraham.


""Yol, mau apa ?""


""Mau buka pintu lah, masa mau renang si bang !""


Eldath menahan langkah Yola dengan tarikan kecil di lengan itu, tak masalah sih sebenarnya adik nya itu membuka pintu, Tapi pakaiannya itu lho...Acak acakan yang baru bangun di jam sembilan pagi.


"" Membuka pintu dengan pakaian oblong sepaha dan dada tak memakai dalaman, Begitu kah ?""


Yola cengengesan, melihat penampilannya tepat di buah dadanya, hihihi... Tersadar dari kebodohannya yang memang tidur tak pernah memakai dalaman, semakin Tersenyum gaje ke Eldath yang berkacak pinggang Sekarang menatap nya geram.


""Abang sudah sering katakan, perhatikan penampilan mu setelah bangun tidur dan keluar kamar, di sini tuh penghuni nya laki semua, atau mau satu lemari dalaman kaca mata mu Abang potong jadi dua biar sekalian tak ada gunanya. eum ?""


Dan satu jitakan lembut terasa di kepalanya dari tangan El sekilas berlalu yang sekarang ini Abang nya pun berjalan menuju pintu yang entah siapa tamu itu sehingga menekan bel tak sabaran. Ia sendiri ngebirit ke kamar lagi Sebelum Abang nya membuktikan ancamannya yang katanya akan memotong motong dalaman kain kaca mata nya.


Yakk jangan dong ! Nanti buah dadanya jatuh ngegelinding berabe ! sumber kehidupan anak nya nanti menyesap nya di mana ? masa di sapi sih, pan anak Yola anak manusia Seksi bukan anak sapi seksi.

__ADS_1


Ceklek...


""Hay mantan teman sekelas !"" Sapa Meca tersenyum manis.


Dan Eldath pun terpaku, Ini benar Meca datang kerumahnya ? Mungkin sapi sekarang bertelur ! Bukan apa-apa, dari dulu si cantik ini tak mau menginjak kan kakinya di rumahnya barang teras pun, dapat tugas kelompok di masa sekolah pun si cantik ini ogah ogahan mengerjakan tugas bersama di rumahnya, katanya nggak ah...gue seram masuk rumah lo, banyak setan tatto nya. itulah alasannya, Takut ! Takut melihat bodyguard nya termasuk Mamang Asep yang mempunyai bekas luka sayat pisau di pipi kirinya, katanya.


Ekhemm... Deheman keras itu dari Vero yang tak suka melihat mata intens Eldath yang tak lepas dari Meca yang seakan-akan memuja kecantikan istrinya.


""ah, Eh...Kalian ! Ayo... Silahkan masuk ?""


Perangai sangar pun bisa gelagapan malu, Malu dari Vero yang seakan tahu isi pikirannya yang notabenenya sama sama laki laki. Duh...begini ya rasa nya di datangin orang yang kita sukai, Tapi sayang nya kesenangan itu hanya angin ngambang saja, Sadar Eldath.. dia milik orang. Eldath baru tersadar mendengar suara deheman keras Vero, ia kira hanya Meca seorang yang berkunjung eh.. rombongan toh !


""Ada apa ini rame rame ?"" Eldath duduk di sofa setelah mempersilahkan ke empat tamu nya duduk di sofa tamu.


""Kami ke sini karena niat baik, Tapi sebelum niat kami terucap, Apa kah Yola boleh hadir di antara kita."" Meca bertutur sopan, sebagai pengacara pasti mulutnya pintar bertutur berkelas bila dalam mode serius. Tapi di luar dari mode serius jangan di tanya... Mulut nya seperti Yola kadang tak berfilter nan unfaeda yang akan keluar bila mana sudah kesal.


Tatapan selidik keluar dari pancaran mata tajam Eldath, ia mencium cium bau yang akan menggemparkan rumahnya.


""Kondisi kan mata mu El, seram sumpah !"" Nak kan, Meca mulai berbelok haluan. "" Kamu masih sangar saja terlihat.""


""Shut up, sayang !"" Lerai Vero akan kecerewetan Meca, istirnya bisa saja menggagalkan rencana baik Kemal.


""Tak apa, Saya sudah tahu pahit nya mulut tajam istri mu."" Ucap Eldath santai, beranjak menuju kamar Yola. Duhh... kok ada rasa duri di lidah nya saat mengucapkan Istri mu !

__ADS_1


""Ca, Kok gue gugup begini ya ?"" Ungkap Kemal akan perasaan nya. mata nya masih setia memandang punggung Eldath yang semakin menjauh.


""Hihihi, Kak Kemal sih... Naksir nya sama yang ekstrim ekstrim."" Titan terkikik pelan menggoda Kemal.


Ck...Hanya decakan malas yang keluar dari mulut Kemal.


""Kayak remaja aja deh ah... sudah mencicipi juga masih pakai gugup gugupan."" Timpal Meca.


"" Ngerti sendiri sayang, kamu juga pasti pernah di posisi Kemal."" Pengertian Vero membela Kemal.


"" Aku ? Aku mana pernah di posisi kalian, orang saya yang di kamar eh di lamar bukan melamar."" Santai Meca, masih ingin menggoda Kaka nya.


""Di terima tidak ya ?"" Kemal masih Nervous, bertanya tanya ke diri sendiri, Tapi ke gugupan itu di hadiahi tawa kecil dari ke-tiga keluarganya.


Tap Tap Tap Tap...


Suara derap langkah dua orang berirama mendekat, menghentikan tawa kecil ke-tiga nya. Kemal semakin gugup melihat kehadiran Yola yang semakin dekat dari ruang tamu. Semakin dekat semakin keringat dingin saja tangannya, sumpah...ini tuh antara mati dan hidup nya. pokoknya ia dan Meca harus bisa membeli semua kata kata Eldath yang mungkin saja memberat kan niatnya, Eldath itu seperti kegelapan, tidak bisa di tebak. Nilai Kemal.


""Wah, Tumben ada tamu dari tetangga depan ? Kesini naik apa ? Naik odong-odong apa becak ? Hai Ca !"" Yola bercanda, padahal dalam hati nya ada ketidak nyamanan di mari. duduk di dekat Eldath seraya tersenyum ramah ke semua nya, kecuali si herder...ia tersenyum paksa ke Kemal, Duh nak....kok wajah tampan bapak mu kecut di lihat ya...Mama tidak suka melihat nya ! gen nya jangan ada yang di tiru ya...


"" Perlu di jawab tidak Yol tentang naik apa ke mari nya."" Meca pun tersenyum membalas godaan Yola. "" Kami tidak naik kedua nya, malainkan tarik tarikan pakai tali seperti korban jatuh dari jurang, Maka nya kita baru sampai padahal Minggu lalu seharusnya kami sudah duduk di sini !"" Ucap Ambigu Meca yang tadinya gagal bertamu karena Yola tadinya dalam keadaan tidak baik.


Yola hanya tersenyum tipis sok jaim menanggapi si cantik tetangga nya, Sedikit tahu...Meca itu orang baik juga artis bodoh di kompleks nya, kenapa ia mengatakan artis bodoh ? Ya karena menurut Yola, Meca tuh buta ... Cantik tapi Cinta buta ke Vero padahal banyak laki yang naksir, dari jaman kecil sudah nguber si babang tamvaan Vero yang mempunyai kejutekan terhakiki. Ia juga salah satu tamu acara tunangan tunangan bohongan Meca dan Vero dalam permainan Pernikahan Pernikahan anak kecil , hahaha....lucu kalau masuk ke dunia gila Meca. Batinnya ingin tertawa lepas.

__ADS_1


__ADS_2