Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
part 57


__ADS_3

"" Katakan Yola Sebelum belt gue mencium kulit Lo itu ?"" El masih bersabar, memberikan kesempatan untuk Yola buka suara. Namun... Lihat lah adik nya masih saja keras kepala melihat gelengan kecil Yola. apa sih dalam otak bodoh adik nya itu ?


""Buka suara mu, Yola ?!!""


Yola menggeleng geleng pelan akan keras kepala nya untuk bungkam demi menyelamatkan nyawa janin nya, percuma juga ia mengatakan siapa nama bapak si janin, ia bukan akan menerima pertangung jawaban melainkan sebaliknya dari Kekejaman Eldath. dan CTAK..CTAK...CTAK... Suara cambukan berkali kali bersuara merdu di ruangan kerja Chris mencium kulit paha kiri kanan Yola.


Bukan air mata yang terlihat di wajah cantik Yola. Melainkan senyuman manis untuk Eldath, menandakan ia menerima lapang dada hukuman cambuk itu.


"" Kita lihat, sampai kapan senyum manis Lo itu terpatri""


Sampai mati pun, senyum manis adek tetap buat Bang Eldath...Yola menyayangi Bang El sepenuh hati Yola, maaf untuk kekecewaan yang Yola berikan di hati Bang El.


Dan CTAK.... CTAK... CTAK lagi yang menggemah ngeri akan suara cambukan Eldath mencium inci kulit adik nya. Nama tengah nya memang kejam yang terpatri di warisan darah nya dari pemimpin mafia Opa nya di Belanda sana. ia tidak suka dengan orang yang membelot. tak pandang bulu siapa pun orang nya itu, Bahkan Eldath juga tidak perduli dengan Yola yang sekarang lagi mengandung, biarkan gumpalan darah itu jatuh keguguran agar adik nya itu masuk ke teritori nya kembali. Pikir nya benar sendiri.


Hemmmpp ! Hemmmpp ! Hemmmpp..!


Tiap cambukan menyentuh kulit nya, Yola berusaha mungkin untuk tidak menjerit sakit, dengan itu ia membungkam mulutnya dengan cara menggigit bibirnya kuat sampai amis darah bibirnya ia telan, jeritan perih sakit nya hanya di dalam hati saja, hanya untuk dirinya seorang, biarakan kegundahan hati nya ia sendiri yang menanggung nya, ia tidak mau El mendengar suara payah nya, ia tidak mau El menyesali tindakan nya ini bila mana semua alasan alasan ia berdiri hancur sampai di titik pertahanan nya ini, terbongkar !


CTAK...CTAK...CTAK..


""Hey, kalian dengar itu tidak ?""

__ADS_1


Di luar ruangan, Radja yang berdiri menyender kan punggung nya di tembok dekat pintu ruangan Chris, mendengar suara seperti pacuan cambukan di dalam sana.


itu ?


CTAK...


Cambukan ! Kompak Kemal, Crish dan Radja menerka dan brak ! brak ! brak ! Mereka menerobos masuk dengan brutal.


Ketiga kepala ini kompak menganga lebar melihat kengerian akan perlakuan Eldath ke Yola.


"" Gila Lo, El..."" Umpatan itu dari Chirs dan Radja. Sementara Kemal menahan ikat pinggang El yang akan menyakiti Yola lagi. Kemal sampai mual melihat darah mengotori kemeja putih tipis Yola, Pergelangan ke sikut Yola sudah mencetak merah terluka di kulit putih itu, Jenjang kaki mulus Yola juga sudah memerah merah berbekas, Kemal ngeri melihat Kekejaman seorang Kaka ke adiknya.


Kemal yang tadinya syok, melihat wanita pujaan nya di sakiti, tidak menyadari tarikan itu. ia melamun, Ia bingung harus bersikap apa ? Ini lah mungkin yang di maksud Yola untuk menyuruh nya berjanji agar menzipper mulut nya rapat rapat apa pun yang terjadi, katanya ! Tapi ia tak bisa tinggal diam menyaksikan itu...Saat cambukan Eldath Ingin bergerak ke Yola lagi, ia memasang badannya untuk melindungi Yola, membiarkan punggungnya yang menjadi sasaran kegilaan Eldath. seraya tangan itu memeluk erat tubuh Yola yang sudah terlihat lemas.


Jangan membuka su-suara ya Mas ! Ingat janjimu ! itulah bisikan Yola di telinga Kemal, Membuat Kemal menjadi pecundang tak bisa berbuat banyak untuk menyelamatkan Yola.


"" Sudah dong bro !"" Bujuk Chris. Eldath memang kejam, Ia sudah paham itu dan ini memang hal pribadi, tapi ini kantor nya, coeg ! ia tidak mau ada pembunuhan di kantornya tepat di depan mata nya juga. Dengan itu, Chirs dan Radja menghalangi jalan Eldath yang ingin maju kehadapan Yola dan Kemal.


""Gue bilang jangan ikut campur, Gue akan terus menghukum nya bila mana dia masih keras kepala melindungi siapa orang yang menghamilinya, dia itu sudah kotor.... sangat kotor, Gue malu akan orang orang yang sudah menjadi kandidat di ring, Tapi ternyata... Mereka itu memperebutkan wanita hamil.Gue malu Chris, Dja ! MINGGIR !!!""


Setelah berucap, Eldath menerobos menyingkirkan tubuh besar Radja dan Chirs dengan mudahnya, Memang...Tenaga orang marah itu seperti raksasa ? mendorong kuat Kemal untuk melepaskan dari pelukannya ke Yola, Tubuh Kemal sampai terbentur di ujung meja kerja Chirs.

__ADS_1


Sejurus, Eldath kembali ingin mencambuk Yola. Namun bukan Yola lah yang kena melainkan tubuh besar Mamang Asep yang baru datang menerobos cambukan itu untuk melindungi Yola.


""Elllll !"" Sentak Mang Asep. Eldath melengos dan membuang tali pinggang nya asal asalan. Ketiga pria di hadapannya kompak memberi wajah masam tak suka akan sikap kejamnya, apa lagi Kemal yang sudah siap mengamuk, Namun lagi lagi ia mendapat gelengan peringatan dari Yola untuk diam, diam, dan diam saja !


""Tidak apa apa mang ! Yo-yola mah cewek STRONG, Stress tak tertolong ma---maksud nya. Yola hanya menganggap ini tuh la--latihan sebelum ikut casting fi---- Uhuk uhuk uhuk Film the Raid squel ter--baru ! Mamang Asep jangan gantiin Yola, Ingat Mang----Mamang itu sudah tuir, Ntar satu atau dua kali cambukan sudah koid lagi, Jangan nyusulin Opa dan Daddy di surga ya, Nanti Yola ta--takut Mamang buat group traid mafia baru di s---sana.""


Walaupun suara sudah terputus putus, Yola masih berupaya bercanda, ia tidak mau membuat pengawal setia rasa orang tuanya itu ikut khawatir dengan keadaan nya yang menyedihkan


""Sakit kali ya Neng ? Mang Asep obatin pakai luda ya, persis waktu Neng kecil dulu biar cepat sembuh, Justru Karena Mang Asep sudah tua, Neng Yola jangan nakal nakal terus, Mang Asep takut nanti kalau Neng nakal Mamang sudah tidak ada lagi untuk membela Neng."" Mamang Asep mengelus pucuk kepala Yola dengan sayang. Sedari tadi dasi yang mengikat tangan Yola, sudah ia tebas memakai pisau lipatnya yang ia bawa kemana mana.


Yola yang sebenarnya kurang kasih sayang, Memeluk seketika Mamang Asep nya, ia tidak mau kehilangan orang terkasih nya lagi, cukup sudah orang tuanya yang meninggal kan nya, Jangan Mamang nya juga.


""Ahh ! Yo--Yola tidak mau, Nanti kulit Yola bau lagi Kena liur Mamang Asep, Dulu kan Yola masih kecil jadi nurut nurut saja, sekarang Yola sudah gede.""


""Justru Neng sudah gede, Makanya Neng kasih tahu Mamang ya, siapa orang yang sudah menghamili Neng, Mamang Asep akan membawa nya untuk bertanggung jawab." Bujuk Mang Asep.


Yola melirik Kemal sekilas yang mengangguk, yang artinya mungkin... katakan saja sesungguhnya ! Namun Yola menggeleng menolak keras.


"" Bukan bertanggung jawab, Tapi babak belur yang orang itu dapat kan Seperti Yola saat ini, Mang Asep ! Bawa Yola kerumah sakit khusus untuk menggugurkan kandungan nya.""


Hiks hiks hiks...Pecah juga air mata Yola mendengar kata yang paling terkejam yang ia dengar dari mulut Abang nya. Kemal yang mendengar darah daging nya ingin di bunuh tepat di telinganya, naik darah yang memang sudah naik sedari tadi, ia mendorong tubuh Eldath hingga tersungkur ke lantai dan meraup paksa tubuh Yola di dekapan Mang Asep, Ia akan membawa Yola kerumah sakit, bukan untuk membunuh dua orang tersayangnya melainkan untuk mengobatinya, setelah nya...ia akan menikahi Yola segera, baik itu persetujuan Eldath atau tidak, ia akan bertanggung jawab sampai setetes darah nya pun yang tersisa, Nanti...ia akan tetap menjaga anak dan calon istrinya.

__ADS_1


__ADS_2