Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Bab 200


__ADS_3

" Riaslah wajah mu sendiri tanpa menggunakan kaca."


Mampus ! bibir nya langsung dapat karma, Habis di kasih ciuman manis, kini Nata mendapatkan Challenge gila. Ini dirinya cowok lho, masa harus pakai lipstik berikut sahabat nya. Gila !


Hahaha... Tawa geli terdengar kompak. Ibell juga tertawa puas akan penderitaan suaminya. Lagian tadi sudah bikin malu dengan tak mau melepaskan bibir nya.


" Ini nggak ada yang lain kah ?" Nata ingin berkelit, mau ke toilet alasannya.


" Ehhhh... Jangan curang ! Tidak ada toilet bohongan, mau pipi*...ngompol saja di sini." Senja menahan cepat ujung baju Nata yang ingin kabur. Ternyata Langit hanya mengganti isi challenge hanya satu, batin Senja.


" Ok, karena gue laki bertanggung jawab, gue ikhlas deh."


Malu sekalian ! Nata memoles bibir nya pakai lipstik merah cabe dengan asal asalan, pasti blepotan lah..wong ia laki, mana bisa pakai lipstik.


" Aku tak mau kalau aku di madu.." Eaaakkk.


Nyanyian Jum somplak, meniru ala ala banci tukang ngamen menggunakan garpu dan sendok berdenting di gelas, sukses mengundang tawa geli semakin pecah yang memang sudah tertawa melihat bibir Nata di lapisih lipstik menyala dan sahabat lipstik lainnya, Bukan hanya isi meja mereka yang tertawa, di meja lain pun sukses melepaskan tawa nya, terbahak bahak seraya menggeleng geleng akan ke kocakan lima pasangan suami-istri ini.


" Awas aja ada yang memotret wajah gue, gue retas rahasia perusahaan kalian." Hardik Nata mengancam saat Langit ingin meng-On kan kamera smartphone nya. Nggak jadi deh !


" Ok guys, Next !" Titah Senja ke Mentari.


Kocok kocok kocok ! Mentari menarik satu isi toples setelah tangannya mengaduk di dalam, mencari keberuntungan, jangan sampai challenge lebih gila dari Nata atau pun Ibell yang ia dapatkan.


" Tari pasti dapat ok nih." Ucap nya seraya membuka kertas nya. Biru ingin mengintip, tapi Mentari segera menutup nya.


" Ayo buruan, Tari !"


"Iya daeng."


Bernyanyi lah lagu India berikut bergoyang di temani pasangan mu sendiri !


" Apa ? Tidak tidak tidak !" Yang keberatan adalah Biru, Mentari sih tak masalah, kicik lah. remeh nya dalam hati karena ia memang hobi menyanyi di dapur, tapi kalau India, baru pertama ding.


" Ayo Biru, kami akan memviralkan video hasil acca acca nehi nehi mu !" Dirgan Berucap sambil menahan tawanya, Yang lain pun ikut tertawa.


" Mau nggak hulk ?" Tanya Mentari santai, Biru menggeleng keras, Ogah !

__ADS_1


" Ya udah, Berarti Petite mu akan mengajak pria lain untuk joget India, mau begitu ?"


Yeak jangan ! Tentu Biru yang posesif gila terhadap Petite nya bin istri nya ogah di pandang apa lagi di pegang oleh pria lain, mana tepat di depan matanya lagi, mau nyari mati tuh laki laki yang berani mengiyakan ajakan Mentari.


" Oke, Tapi guys, ini kan udah termasuk penyiksaan bagi gue nih, Auto gue uda bebas challenge kan, nggak narik kertas lagi kan maksud gue ?" Biru bernegosiasi, sial benar kalau nanti di challenge selanjutnya pasti akan dapat tantangan gila lagi, Ia yakin tidak ada yang benar isi challenge itu, kecuali bagi Nata seorang yang beruntung tadi di cium mesra oleh istri sendiri.


"Oke !" Setuju semuanya.


Dan mau tak mau Biru mengikuti langkah Mentari naik ke podium kecil di mana ada alat musik serta pemain nya yang sedari tadi menyuguhkan musik romantis, hancur sudah imege Biru akan challenge konyol ini. Masa ia harus joget India yang heboh itu. Oh no...Suruh lah diri nya push up atau apapun perihal olahraga. ia jago nya, asal kan jangan menari.


Tu Safar Mera


(kau adalah pengembaraanku)


Hai Tu Hi Meri Manzil


(kau pula tempat tujuanku)


Tere Bina Guzaara Ae Dil Hai Mushkil


(betapa sulit untuk melaluinya tanpamu wahai hati)


(kau adalah dewaku)


Tu Hi Duaa Mein Shaamil


(kau pula yang kusertakan dalam doa)


Tere Bina Guzaara Ae Dil Hai Mushkil


(betapa sulit untuk melaluinya tanpamu wahai hati)


Mujhe Aazmati Hai Teri Kamee


(ketiadaanmu mengujiku)


Tapi hening....Saat lirik itu tercipta di bibir Mentari, Tidak ada tawa geli akan pembawaan lagu Mentari yang merdu punya, Yang ada mata kagum juga baper terbawa suasana romantis pentas ala ala Mentari Biru, Mentari bersenandung mampu menghipnotis semua podium ruangan dengan Biru yang memeluknya dari belakang seraya bergoyang gerak kecil, kompak.

__ADS_1


Biru sempat sempat nya melirik Senja dengan tatapan gue hoki. Sejurus mencium pipi istri nya dari samping di mana dagu Biru bertengger manis di pundak Mentari dengan tangan nakal nya masih memeluk perut istri nya dari belakang.


Challenge Senja kali ini gagal mambuat adik nya malu, yang ada tepuk tangan riuh kagum terdengar.


" Dansa babe ?" Dirgan mengulur kan tangan nya mengajak Bintang berdansa, di sambut baik oleh Bintang. Di susul Nata pun menarik Ibell untuk berdansa, di rengguh nya pinggang Ibell, mesra. Nata yang memakai riasan wajah kini tak masalah, jadi slow karena magnet Mentari yang menciptakan suasana romantis. Wajah bersemu Ibell tak luntur luntur, hati nya berdegup kencang di perlakukan mesra oleh suami sendiri.


Langit Senja pun sama, tak mau kalah.


Jum ? Mana mau suami dingin nya yang datar kayak aspal beradu kemesraan di khalayak umum, jangan harap...Maka nya Jum sibuk ngemil aja seraya tersenyum sesekali melihat banyak orang yang berdansa. Gema bersedekap dada dalam duduk nya memperhatikan istri nya yang tak mau sekali melirik ke arah nya.


" Kamu marah pada ku, woman ?" Tanya Gema. Jum masih sibuk mengunyah makanan penutup tak merespon.


" Kalau mau ngajak dansa bilang saja, nggak usah sok ngambek." Sambung Gema datar.


Ck.. Gue tahu diri, dasar suami trenggiling !!!


" Siapa yang mau, aku tahu kamu tidak akan mau di ajak pun, kamu kan liar nya di kamar. Di depan umum, beeh.. Cemen." Ledek Jum kalem kalem menyebalkan di telinga Suaminya.


Ck..Nantangin ! Gema tidak terima. Menarik dagu Jum, tanpa jarak lagi dan tanpa permisi, main rengut saja bibir Jum tak memberi ampun dengan terus mencuri nafas Istri nya.


Jum...Mata nya sempat melotot karena kaget. cius demi apa ? Suami dingin nya bisa melakukan hal itu di hadapan banyak orang.


Jum meronta karena bibir nya terasa kebas dan pasokan oksigen nya berkurang , tangan itu mencubit dada Gema, akhirnya lepas juga.


" Ck, suami durjam eh durhaka, masa istri di buat kehabisan nafas sih ! Mau jadi duda kah__"


Hemppt.. Bibir cerewet Mami Guruh dan Purnama kembali di bungkam oleh Gema. Gema gemas ! Bisa bisa nya ia jatuh cinta ke wanita somplak yang kadang kala tukang onar, bahkan memang tiap hari hidup dinginnya di recokin melulu.


" Asyik....Lagu selanjutnya saya persembahkan untuk sepasang suami istri yang asyik berciuman di pojok meja sana."


Mentari yang sedari tadi melihat Kaka tiri nya beradu bibir mesra, berkoar di atas podium. Sontak mata mengundang perhatian ke arah Gema dan Jum yang tidak sadar jadi tontonan.


" Untuk saudara Gema ! Apa kah ada lagu khusus yang Ingin di request ?" Biru menggoda, menarik mic di tangan Mentari untuk menyadarkan Gema kalau sekarang pasangan itu jadi tontonan.


Aih... Shiiit, malu ding !


Gema malu luar biasa dengan berpura-pura bermain layar pipih nya, Jum...Mana ada malu nya tuh wanita somplak macam Yola, Jum seakan-akan berada di pantai, nyantai dengan kembali ngemil kue penutup, mata orang orang tidak di perdulikannya.

__ADS_1


__ADS_2