Bunga Liar & Cassanova Tobat?

Bunga Liar & Cassanova Tobat?
Part 46


__ADS_3

Hembusan angin malam pantai, berkarang batu pantai besar yang di terpa air lauk ombak agresif terlihat seram di mata.


Kemal membawa Yola di tepi pantai yang sebenarnya cuaca laut tidak mendukung karena lagi pasang.


"Wow, si babang hawk tahu aja gue suka tempat ektrim ribut."" Batinnya, sedikit memuji Kemal yang baru turun dari mobil.


""Mas harap kamu suka tempat yang pasti jauh dari kata romantis, Ini malah terlihat menakutkan bagi perempuan.""


Yola melirik ke samping, di mana Kemal berdiri di sisinya dengan senyum miring mengejek.


""Romantis ? Hanya wanita menye menye yang suka kata itu, Yola bahkan tidak tahu tempat romantis itu seperti apa, Ayo jelas kan... tempat romantis itu seperti apa ? Apa kah di table dinner ? dua pasang manusia dengan lilin lilin cantik menghias serta setangkai bunga mawar merah di tangan. Begitu kah ?""


Kemal mengangguk dengan mata jeli nya membaca air muka Yola yang menyimpan banyak misteri. ini wild kenapa ? Batinnya bertanya tanya, sejurus ia mengingat racauan Yola di saat mabuk dulu.... Bang El, Apa kamu tahu...kata Daddy, Yola itu bukan anak kandungnya, Yola itu pembawa sial, Yola adalah penyebab mereka meninggal ? Apakah permasalahan Yola, itu.


""Membosankan dong bagi Yola, kalau Yola yang ada di table dinner itu, Yola lebih suka tempat esktrim begini. Terima kasih !""


Kemal bahkan termangu mendengar kata terima kasih dari mulut Yola, percaya tidak percaya ia-nya sih, Secara seorang wild mengucapkan kata itu.


"" Eh Yol, Kamu mau ngapain naik ke pembatas pantai, turun dari situ. Bunuh diri bukan jalan keluar dari segi masalah apa pun itu.""


Gara gara termangu, Kemal kecolongan...sadar sadar, Yola sudah berhasil memancat tembok sebatas dada tinggi nya, padahal si wild ini memakai dress super ketat, entah bagaimana caranya si wild memanjat nya, pergerakannya sangat cepat. seperti setan saja. Ia pun ikut meloncat naik, Duduk di sisi Yola yang kaki nya sudah melayang layang terarah ke bawah sana. Padahal Kemal tahu persis, tempat ini di larang untuk di duduki karena berbahaya dengan adanya batu besar besar di bawah sana.


""Apa ? Bunuh diri ? Gila kamu hah, dasar upil gajah, Otak sekilo kurang seons, Yola masih waras walaupun banyak masalah.""


Yola menggigit pelan lidahnya, keceplosan dengan kata banyak masalah. Etdaaaah...si babang herder menatap nya dalam kan, jadinya.

__ADS_1


""Mas terima umpatan kamu yang upil gajah, otak sekilo kurang seons walaupun terdengar tidak masuk akal, orang tampan hebat seperti ini di katain begitu, asalkan kita jadi teman... Cerita kan, apa masalah mu itu ke Mas, Mas siap mendengarkan nya dan siapa tahu Mas bisa bantu.""


In hale, ex hale...Eaaaahh, Modus jadi teman siapa tahu jadi deman. Harap boleh dong..kagak masalah kan ? iya nggak ?


""Cih, Ogah Yola Punya teman tukang sabotase."" Sindir pedas Yola, menepis kelingking Kemal yang terarah kepada nya.


""Jangan ungkit ungkit itu, mas jadi bego kalau teringat ke sana, Dan maaf akan hal itu....Kan itu juga terpaksa karena----""


Bego lagi, Masa mau berucap karena kamu.


"" Karena Yola... Hahaha, itu kan ? Ok, Yola maafkan tapi balikin selaput darah Yola, alias keperawanan Yola.""


Nah kan, Si wild nyebelin pakai banget, mana bisa di balikin tuh selaput darah coba ? ada aja kata pedas yang men-skakmat nya. Batinnya.


Yola Tersenyum kecut akan air muka kusut Kemal yang diam menatap lurus ombak agresif di hadapannya. Kagak bisa kan ? Jangan harap bisa menjadi teman Yola. Batinnya yang berpikir mereka itu dari awal bertemu sudah menjadi kucing dan anjing. Namun sikap dewasanya saja yang mungkin bisa sedikit tenang menerima Kemal menemaninya malam ini. Pengin nya sih, Yola ingin mendorong Kemal ke bawa sana bila mana mengingat si herder ini sudah memanfaatkan tubuh nya.


""Jangan sebut kata sakral itu, Yola tidak suka !"" Serka Yola cepat, entah ada apa kalau mendengar pernikahan menjadi ciut di dalam hatinya.


""Kenapa eum ?""


""Jangan bertanya kenapa dan jangan banyak tanya, Yola bisa maafin, asal jangan mengucap pernikahan, dan juga setelah malam ini pergi lah dari hidup Yola, kita bukan lah teman apa lagi sahabat.""


Nyesss, Hati Kemal kok perih ya, mendengar penolakan telak Yola, Tapi hei... hei...hei, ini Kemal Abraham lho, Nama tengah nya akan percasanovaan akan ia buang untuk wanita di sampingnya ini yang sekarang menikmati ombak agresif, masa segitu aja kicep mundur Alon Alon sih, Hubungan yang hakiki sedap ujungnya itu yang banyak rintangan nya. Dan rintangan apa pun itu, ia akan hadapin dengan Gentleman. Laki laki macho itu salah satu nama tengah nya adalah tantangan walaupun antara hidup dan mati jadi taruhannya di sini. Begitulah definisi arti ehem cinta nya Ke Yola.


Dasar kata cinta itu, cuma lima huruf saja tapi ngena banget gan di hati Kemal, Seram seram sedap kata cinta itu, bagaimana tidak... orang kadang kala di buat gilaa, ada yang bunuh diri karena cintanya tak terbalaskan, ada juga yang mati minum racun serangga cuma demi kata cinta. Kemal sih ogah ya mati gentayangan karena hati cinta nya tidak terbalaskan, boleh aja Yola menolaknya sekarang, tapi insyaallah besok besok bisa kejer cinta kepadanya, nanti. Hati bisa berubah lho, Ingat itu ! Tidak percaya ? Kagak usah repot-repot jauh mengambil contoh nya. Ini lah dirinya-Kemal Abraham sebagai contoh nyata.

__ADS_1


Kalau Radja Batara tahu ia sudah jadi budak Cinta, Pasti si Batara itu terpingkal pingkal menertawakan nya. Batinnya jangan sampai ketahuan dulu, malu coeg, Ada saat nya waktu itu di pertontonkan Secara meria arti budak cinta ala Kemal Abraham ke pasangan nya nanti. dan waktu tepat itu bila mana ia sudah berhasil menggenggam erat hati Yola sebagai milik nya.


""Apa kamu tahu Yolanda Aditama Perkasa, Hidup itu misteri, sebisa dan seberusaha apa pun kita menepis orang yang menyebalkan di hidup kita untuk pergi, bila jalan takdir nya untuk di pertemukan, maka bisa apa kita eum ? takdir dan hidup itu seirama cantik !""


""Tau pakai banget !"" Yola terpaku, malam ini perlakuan herder sangat manis, Jaket nya Tetiba di pakai kan di tubuhnya. Kalau saja ia punya hati di pastikan baper lah si flawless ini. Tapi..Haloha...Si herder pintar banget dalam percitraannya. Hati arang gelap hitam tetiba seputih kapas sutera kagak mungkin kan ya berubah secepat kilat. modus modus busuk itu.


"" Jangan menatap wajah ku sedalam itu Flawless, nanti belum di perjuangkan kamu sudah jatuh klepek klepek lagi, Jadi bagaimana tentang masalah mu, mau curhat ke mas nggak, eum ?"" Kemal mengedipkan matanya jenaka menggoda Yola.


""Astaga upil gajah , Pede amat sih."" Dengus Yola malas.


""Aduhai upil gajah pun terdengar syahdu seperti pujian ya rasanya, kalau orang cantik yang yang ber- upil badak ini yang mengucapkan nya.""


""Apa, Yola upil badak ?""


""Iya... Hahahaha.""


Dan umpatan demi umpatan terlepas dari masing masing, Kemal terpingkal pingkal di saat melihat Yola memperlihatkan hidung Manjung kecil nya dan berucap muat kagak badak nya di lubang hidung Yola ? Kagak terima si flawless ini di katain upil badak, padahal dia sendiri yang memulai mengumpatinya upil gajah.


""Eh tunggu sebentar, tahan jangan bergerak ya tuan upil gajah.""


Kemal menurut diam, yes...Yola pasti mau menciumnya, secara wajah Yola semakin di dekat kan ke arah wajah nya.....dan...


Plak...


Aduhhh

__ADS_1


"" Ada nyamuk di pipi mu, upil gajah.""


Sabar... Sabar.. walaupun pipi nya pedas sekarang ini.


__ADS_2