
""KEMAL ABRAHAM !!!""
Eldath melangkah lebar dan cepat untuk meraih kerah baju mahal Kemal dan mencekram nya erat juga mendorong nya ke dinding. Yola yang di samping Kemal terperanjat kaget dengan aksi cepat Abangnya, ia cengong sesaat dan di tarik oleh Mamang nya, takut takut kena angin badai nya, maksud Mang Asep.
Terkejut ? Tentu saja semuanya terkejut kecuali Bang Gultom yang tahu duduk permasalahannya.
""Apa yang kamu lakukan, El ?"" Meca memberanikan diri untuk bertanya cepat. Sementara Titan dan Vero, berupaya memisahkan mereka, lebih tepatnya menarik Eldath paksa untuk melepaskan cekraman nya dari baju Kemal yang pasrah diam saja karena merasa bersalah. Mata nya hanya melirik istri nya yang nampak gelisah.
""Apa yang saya lakukan ? Begitu ? Coba bertanya lah kepada kakak mu ini, Apa yang dia lakukan ke perusahaan ku, Dia menyabotase pekerjaan ku dalam pembangunan proyek nya sendiri yang di serah kan nya kepada saya, Tanya...Tanyalah apa niat busuk nya itu ?"" Geram Eldath dalam pegangan Vero dan Titan.
Semua bodyguard Eldath hanya diam tak bergerak untuk membantu Bos nya, Mereka tahu Bos nya sebentar lagi akan mengamuk seperti singa setelah rasa penasaran pertanyaan nya terjawab. Tanpa di bantu lepas dari pegangan kuat dua orang pun, bos nya itu bisa lepas sendiri. Yakin mereka akan kekuatan asli Bos nya yang tersembunyi.
""Pa !"" Cemas Mama dari Kemal yang di tenangkan oleh suaminya.
""Kemal ?""Tanya Meca sudah dalam mode hukum, tak ada embel-embel kakak, Ia paling benci orang yang membelot.
""Iya, saya bersalah !"" Akui Kemal menunduk sesal.
"" Tapi kenapa ?"" Eldath masih ingin mengetahui niat selubung Kemal, Tidak mungkin di sini hanya karena finansial, Pundi pundi Kemal lebih banyak dari pada pundi pundi nya, Eldath heran akan hal itu.
__ADS_1
Apa kah ini waktunya, Waktu Bang Eldath tahu semuanya, Aku tidak ingin Bang El tahu dan berakhir merasa bersalah atas harga diri ku yang sudah ku jual demi kebahagiaan nya. Yola masih tak ingin Eldath tahu.
"" Karena Bisnis, hanya karena itu, tak ada maksud lain lagi."" Kemal terpaksa berbohong lagi, ia tahu kecemasan Istri nya hanya melihat mata jahil amber itu tak tenang dalam pandangan nya, ia berbohong demi menyelamatkan kecemasan istri nya, biarkan dia babak belur atas jawaban nya yang salah, Jawaban sesungguhnya pun ia pasti babak belur, jadi mungkin ini lah jawabannya yang pas demi kecemasan Yola yang asal mula dari kesalahan nya sendiri yang ia lakukan. ia mengakui kesalahannya. pasrah mau di apa kan oleh Eldath.
Kemal berbohong lagi, dan apa kah itu karena diri ku yang sudah menjanjikan untuk apa pun yang terjadi jangan buka suara ? Bingung Yola, namun merasa legah.
Bugh.. Bugh...Bugh... Banteng nya sudah terlepas dari pegangan kuat Titan dan Vero, benar dugaan para bodyguard Eldath, Bos nya itu bila dalam keadaan marah besar, kekuatan nya seperti raksasa. Eldath membabi buta menghajar Kemal. ""Apa Lo pikir gue percaya begitu saja, Banci ! Gue yakin persis Lo itu berbohong, Ayo katakan sesungguhnya, Apa itu karena Yola ? Apa kamu telah menjebak adik ku, Pantas saja di sisi lain gue kagak suka ngeliat Perangai Lo, Ternyata ini... Maksud Lo ?""
Eldath berpikir keras dalam laga nya, ia tidak percaya alasan bodoh Kemal yang hanya karena bisnis, Eldath menyambung sambung kan peristiwa ini, Kemal yang tiba-tiba datang dengan embel-embel rekan bisnis ? Kemal yang tiba-tiba memberi nya waktu panjang untuk penyelesaian proyek ? Kemal yang tiba-tiba melamar adik nya dengan kata cinta, Dan Kemal pun tiba tiba mengakui kalau anak di rahim Yola adalah darah nya. Apa itu maksudnya ? Tentu saja hanya karena perangkap ? Karena Eldath tidak percaya, kalau Yola memberikan tubuh nya dengan suka rela hanya karena atas nama cinta atau karena suka sama suka, Adik nya itu anti sek* bebas, walaupun mulut nya mesum. Ia yakin itu...Kemal telah menjebak adik nya menggunakan kesempatan terpuruknya. Kesimpulan itu lah yang hinggap di otak cerdasnya.
"" Hei henti kan itu ?"" Titah Orang tua Kemal ke semua orang.
""Mang Asep, Bang Gultom... pisahkan mereka, kalau Kemal mati, nanti orang orang pada nganggap Yola pembawa sial lagi."" Bujuk Yola menggoyang goyangkan lengan bicep mang Asep nya.
""Biarkan atuh Neng, Mereka sudah pada gede ini, Berani berbuat berani pula menanggung segala resikonya, ini juga contoh buat kedapan untuk mu, dan untuk kita semua agar berpikir dulu sebelum bertindak segala sesuatunya. ""
Di mata Yola, Mamang Asepnya malah menarik satu piring kue basah dan duduk santai menonton Bos kecil nya bertarung. Dan Bang Gultom nya malah merekam aksi Bos nya, lumayan katanya bisa mempelajari jurus jurus Eldath yang jarang di perlihatkan. Danver dan orang tuanya juga sangat menikmati pertunjukan laga, Yola prustasi Sendiri melihat orang orang nya yang sangat santai, Ia kasihan ke orang tuanya Kemal yang menangis nagis lho anaknya sudah berdarah darah di depan mata nya sendiri yang tak bisa berbuat apa-apa.
Yola juga heran pakai banget sikap wajah saudara saudara Kemal yang tenang tenang saja tak mau memisahkan.
__ADS_1
Aduh... ia harus bertindak, jangan sampai anak nya yatim terlebih dahulu, setidaknya itu alasannya. Lagian kalau di biarkan terus menerus, Nanti Bang El Nya juga bisa masuk penjara karena sudah membunuh orang di hadapan orang tua korban. Bigg No !!!!
Dengan itu, Yola masuk ke bundaran, niat hati ingin menarik Abang nya, Tapi...
""Eh...Eh..!"" Bukannya berjalan maju, ia malah berjalan mundur karena tarikan dari Meca.
"" Itu kakak lo, mau mati bego !"" Yola bahkan mulut nya sudah mengumpat kasar.
"" Tidak akan mati, Nyawanya banyak dia mah, Gue malah khawatir sama Lo kalau Lo yang masuk misahkan mereka, Sekonyong-konyong Lo narik salah satu dari mereka, percuma...Nanti ponakan gue di perut Lo yang terhempas lagi, Nanti...Gue yang akan misahin pakai otak bukan pakai kekuatan karena gue kagak punya otot, Tapi janji ya... jangan masuk ke area Sampai gue datang lagi, Tapi kamar mandi sebelah mana ?""
Yola bingung sendiri apa yang akan di lakukan oleh Meca yang Setelah menunjuk kamar mandi, Meca malah ngeberit masuk ke sana. Aneh ! Kebelet kah ?
Dan saat Eldath ingin mematahkan kaki Kemal. Meca datang datang dengan byuuur... Menyiram Eldath memakai air seember dengan beberapa potongan es batu di dalamnya. dan berhasil menghentikan aksi Eldath.
Mecaa !!! Bentak Eldath.
"" Biar dingin otak Lo !"" Santai Meca yang tak mau ada pembunuhan di depan matanya.
Vero, Titan ujung ujungnya malah tersenyum akan aksi konyol wanita tersayangnya.
__ADS_1