CINTA UNTUK ZAHRA

CINTA UNTUK ZAHRA
BABA 22


__ADS_3

" SAH "


akhirnya Mirna dan sandi sah jadi suami istri pagi ini, sesuai dengan janji sandi akan menikahi Mirna jam sembilan pagi dengan syarat yang sudah di bilang.akhirnya kata sah berkumandang juga di ruang keluarga rumah Mirna ,pernikahan yang Hanay di hadiri penghulu saksi dan orang tua Mirna sebagai walinya. setelah salam - salaman dan berbincang sebentar ,sandi memutuskan untuk kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya .Mirna mengantar sandi sampai ke depan teras rumah nya, " mulai hari ini kamu tidak usah bekerja lagi, kamu cukup di rumah aja dan jaga kandungan kamu biar tetap sehat " sebelum pergi sandi meminta Mirna untuk tidak bekerja lagi, dan Mirna menyetujui ke keinginan sandi tersebut. " nanti sore aku akan menjemput kami untuk pindah ke rumah yang sudah aku siapkan untuk mu, berkemas dari sekarang ,jadi begitu aku datang kita langsung berangkat " kata sandi lagi


" baik bang " jawab Mirna sambil menyalami tangan sandi sebelum masuk ke mobil. Mirna menatap mobil itu pergi dan menghilang dari gerbang rumahnya hingga tidak terlihat lagi baru Mirna masuk ke dalam rumahnya dan langsung masuk ke kamarnya untuk berkenaan sesuai permintaan sandi tadi.


Mirna menatap cincin pernikahannya yang terpasang di jari manis tangan kanannya.


" akhirnya aku menjadi istri kamu juga bang ,dan semua itu berkat kamu sayang " Mirna mengusap perut ratanya sambil senyum licik


*****


Sesuai yang di bilang sandi tadi pagi sebelum pergi dari rumah Mirna, sore ini sandi menjemput Mirna untuk pindah dan tinggal di rumah yang sudah ia siapkan. untuk Mirna


walau pun menikah secara siri ,sandi tetap memberikan hak Mirna sebagai istri salah satunya tempat tinggal yang nyaman ,sandi tidak mau anak nya tinggal di lingkungan dan rumah yang tidak nyaman untuk anak dan istrinya.


Setelah pamit pada kedua orang tua Mirna ,sandi membawa Mirna kerumah yang sudah di siapkan nya, rumah minimalis dan asri dengan halaman rumah yang cukup luas, sandi berharap anaknya nanti akan puas bermain di halaman yang luas tersebut. Mirna kagum dan senang dengan rumah pemberian sandi.


setelah mengantar Mirna masuk kedalam rumah, sandi pamit pulang kerumahnya, sandi sudah tidak sabar ingin jumpa istri cantik yang selalu membuat nya rindu dan ingin pulang cepat.


" aku pulang dulu ya mir, baik - baik di rumah , nanti ada mbak Sumi yang akan bantu - bantu kamu dan menemani kamu di sini " pamit sandi pada Mirna


" Apa tidak sebaiknya kamu tinggal di sini malam ini mas, bukannya ini malam pertama kita " Mirna mencoba menyampaikan keinginannya pada sandi.mirna sangat berharap sandi mau memenuhi keinginannya untuk tetap tinggal malam ini


" maaf mir aku tidak bisa,intan sudah menunggu aku di rumah " tolak sandi


" tapi aku kan istri kamu juga mas " kata Mirna memelas


" lain kali aku akan menginap di sini ,tidak sekarang " ucap sandi tegas dan berlalu masuk ke mobilnya dan pergi meninggalkan Mirna sendiri di san


Mirna menatap kesal kepergian sandi , Mirna sadar dia hanya lah istri siri jadi tidak bisa berbuat banyak saat ini.

__ADS_1


*****


sembilan bulan berlalu, pernikahan siri sandi dan Mirna masih berjalan lancar ,tidak ada yang tahu bahwa sandi sudah menikah secara siri dengan Mirna termasuk keluarga nya sendiri , dan hari ini sandi terpaksa berbohong pada inta , sandi mengatakan pada intan bahwa ia ada tugas keluar kota semalam satu Minggu padahal kenyataannya saat ini sandi sedang menunggu Mirna di rumah sakit karena baru saja melahirkan anaknya.


sandi sangat senang dan bahagia menyambut kelahiran bayi perempuannya itu yang di beri nama NAIRA PUTRI UTAMI.


Sandi tak pernah bosan memandang bayinya yang lucu dan cantik itu , untuk sesaat sandi lupa klau ia punya intan di hatinya .sandi larut dalam kebahagiannya yang sudah menjadi ayah, status yang sudah di tunggu - tunggu nya sejak lima tahun yang lalu dan baru hari ini di rasakannya , namun ada sesal si hati nya, mengapa status ayah itu tidak di berikan oleh intan kepadanya, mengapa ia justru mendapatkannya dari Mirna


Padahal andai sandi tahu , sebelum sandi menyampaikan akan keluar kota sebenarnya intan sudah menyiapkan suatu kejutan buat sandi.dan kejutan itu sudah diletakkan oleh intan di atas meja riasnya agar begitu sandi masuk ke kamar menekan bisa langsung menemukannya tapi sayang karena sandi biru - buru mau pergi karena Mirna mengabarinya sudah di jalan mau ke rumah sakit karena akan melahirkan sehingga sandi tidak melihat kejutan yang sudah di siapkan intan saat itu.


apakah intan kecewa ? ya intan kecewa ,tapi intan mencoba untuk bersabar dan memahami kesibukkan suaminya. dan intan berencana akan memberi tahu sandi nanti setelah sandi pulang dari luar kota.


****


Seminggu sandi menemani Mirna di rumahnya, Mirna merasa sudah menjadi keluarga yang utuh ,meminta tidak rela ketika sandi izin akan pulang kerumahnya, Mirna mencoba untuk menahan sandi tetap tinggal, tapi sandi kekek tetap akan pulang ke rumahnya dengan intan.


Mirna meras sangat kecewa dan sakit hati pada sandi sejak saat itu Mirna mulai egois, Mirna menginginkan sandi hanya untuk nya seorang.


*****


intan menunjukkan alat tes kehamilan dan hasil pemeriksaan intan dengan dokter ke hadapan sandi, sandi mengerutkan keningnya bingung menatap dua benda yang ada di tangan intan tersebut.


Sandi mengambil dua benda yang di berikan intan itu dan menelitinya dengan seksama


Di san terlihat sebuah tes kehamilan yang menunjukkan dua garis merah dan selembar hasil pemeriksaan dari dokter yang menyatakan bahwa intan tengah hamil empat Minggu yang di sertai dengan hasil wsg nya sekalian


sandi menatap tidak percaya pada intan.


" apakah ini serius ?" tanya sandi tidak percaya pada intan, intan menganggukkan kepalanya meyakinkan sandi ,air mata bahagia menetes begitu saja dari kedua belah pipi intan dan sandi.


sandi memeluk intan senang dan haru ,akhirnya dia mendapatkan seorang keturunan juga dari intan

__ADS_1


" terimakasih sayang " ucap sandi bahagia .


*****


Hari berlalu tak terasa saat ini kehamilan intan sudah berumur tujuh Minggu , kondisi intan tidak sama dengan Mirna ,selama hamil Mirna hampir tidak ada keluhan sementara intan mengalam morning sickness parah, intan tiap pagi selalu mengalami muntah - muntah bahkan sampai lemas, sandi dengan ekstra dan siap siaga menjaga intan. hal itu membuat Mirna merasa di kesampingkan oleh sandi.


Mirna mulai memfitnah dan menjelek - jelek kan intan di depan sandi .


Mirna menuduh intan selingkuh dan anak yang dikandungnya adalah anak selingkuhannya .Mirna berusaha meyakinkan sandi dengan bukti - bukti yang di perlihatkannya pada sandi , sandi mulai mempercayai hasutan Mirna , hampir tiap hari intan dan sandi ribut dan tak jarang hal itu membuat sandi sampai jarang pulang dan lebih sering berada di rumah Mirna ,Mirna merasa bahagia rencananya merusak hubungan sandi dan intan berhasil .


tanpa di sadari hal itu membuat jiwa intan terguncang , umur kehamilan intan yang saat itu memasuki tiga puluh dua Minggu mengalami kontraksi hebat setelah ribut dengan sandi. sandi tidak menghiraukan kondisi intan yang kesakitan dan meninggalkan intan begitu saja di rumah sendiri. intan mencoba mencari pertolongan dengan cara menghubungi Tante cindi, dengan susah payah intan meraih ponselnya dan menghubungi tante cindi, pada panggilan ke tiga terdengar sambungan telpon itu di jawab.


" hallo kak intan....." kata Tante cindi menyapa intan di seberang sana


" cin, to... to. long aaaaku ...." ucap intan di seberang sana "cindi merasa heran dengan suara intan seperti sedang menahan sakit


" kakak kenapa kak?" tanya cindi panik


" tooo...long..... " tiba - tiba suara intan tidak terdengar lagi sementara sambungan telpon masih nyambung .


cindi langsung memanggil suaminya dan minta tolong diantarkan kerumah sandi.


sesampainya di rumah sandi ,cindi dan Adam berlari masuk kedalam rumah mencari keberadaan intan ,cindi kaget melihat intan yang tergeletak di ruang keluarga tidak sadarkan diri.


cindi mendekati intan, dan memeriksa keadaan intan ,cindi melihat ada darah segar mengalir di antara kedua kaki intan, cindi panik dan langsung meminta suaminya untuk segera membawa intan kerumah sakit


" kak bangun kak...." cindi berusaha membangunkan intan tapi tidak ada respon sama sekali dari intan.


" telpon bang sandi sekarang dek , dan bilang intan tidak sadarkan diri dan sekarang sedang dalam perjalanan membawa intan ke rumah sakit xxxx" perintah Adam pada cindi.


Cindi menghubungi sandi sesuai yang di sampaikan Adam, tapi telpon Adam tidak aktif.

__ADS_1


Cindi dan Adam. sudah sampai di rumah sakit, Adam memberi tahu petugas IGD bahwa ada pasien kritis dalam mobilnya, petugas dengan sigap mendorong brankar ke dekat mobil Adam parkir, mereka dengan sigap memindah kan intan ke brankar dan segera membawa intan ke IGD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.


Adam dan cindi tidak diizinkan masuk sandi suruh menunggu di luar


__ADS_2