CINTA UNTUK ZAHRA

CINTA UNTUK ZAHRA
BAB 33


__ADS_3

waktu berlalu tak terasa, hari - hari Zahra sudah mulai di sibukkan dengan aktifitas kuliah dan kerja, karena kesibukannya Zahra sudah mulai sedikit demi sedikit melupakan masalahnya dengan Rio dan Zahra sudah mulai terbiasa menjalani hari - harinya tanpa rio


Tak terasa ramadhan sudah tinggal menghitung jari. Zahra sudah memutuskan untuk tidak pulang dulu di lebaran kali ini.


Siang ini udara sangat terik, Zahra terlihat berjalan terburu - buru di koridor rumah sakit . bahkan kadang Zahra jalan dengan setengah berlari


bruk...


" aduh " tiba - tiba terdengar suara tabrakan dan orang jatuh.zahra meringis menahan sakit pada bokongnya.


Karena tidak hati - hati dan buru - buru Zahra tidak memperhatikan jalan di depannya ,sehingga Zahra terjatuh setelah bertabrakan dengan seseorang.


Zahra berusaha untuk berdiri sambil menahan sakit pada bokongnya .


" maaf saya tidak sengaja ,tadi saya buru - buru karena sudah mau terlambat masuk jam kerja." ujar Zahra meminta maaf pada orang yang telah tabrak nya tadi .


hening, tidak ada suara sama sekali, Zahra yang sedang membersihkan baju dan tangan nya dari debu merasa penasaran.kenapa tidak ada suara, " jangan - jangan yang aku tabrak bukan orang tapi....." zahra menggedikkan bahu nya merasa ngeri bahunya .karena penasaran Zahra menatap orang yang di tabraknya tadi


Seorang pria berperawakan tampan dan Berpenampilan sangat rapi berdiri di depan Zahra , pria tersebut terus menatap Zahra tanpa berkedip.


" maaf pak, say tadi tidak sengaja telah menabrak bapak " kata Zahra meminta maaf pada pria tersebut .


Pria itu tersadar dari lamunannya .ia merasa Zahra dan tersenyum " tidak apa - apa , saya yang salah tidak melihat jalan " ujar pria itu tersenyum.


" nggak pak, saya lah yang salah ,maaf ucap Zahra yang menyadari kesalahannya tidak hati - hati tadi .


" nggak kok ,saya yang salah karena sibuk main ponsel hingga tidak melihat ada orang di depan saya " pria itu tetap kekeh meminta maaf dan mengaku itu kesalahannya


Zahra menatap pria itu heran. " kok kita sepertinya samping berebut merasa salah ya " kata Zahra bingung menatap pria tersebut


Pria itu tertawa. " ya udah kalau begitu kita sama - sama salah, jadi tidak ada yang bersalah di sini " jawab pria itu terkekeh .

__ADS_1


Tanpa sengaja Zahra melihat jam di pergelangan pria itu , dan di sana sudah menunjukkan jam satu lewat empat puluh lima menit


" mampus ,aku telat " ucap Zahra tiba - tiba sambil menepuk keningnya.


"maaf pak ,saat duluan karena saya sudah telat " ujar Zahra sambil mengambil buku - bukunya yang sempat jatuh saat bertabrakan tadi." sekali maaf karena saya sudah menabrak bapak , saya betul - betul tidak sengaja " kata Zahra lagi, kemudian berlalu dari sana sambil berlari kecil .


Pria itu tertawa kecil. ia merasa lucu melihat tingkah Zahra ketika panik karena terlambat . " kamu memang gadis cantik,imut dan menggemaskan, dan satu lagi sangat lucu " ujar pria itu sambil menatap kepergian Zahra sampai menghilang dan tidak terlihat lagi di ujung koridor rumah sakit tersebut.


Pria itu kembali berlalu dari sana sambil tersenyum - senyum mengingat perjumpaannya dengan Zahra yang Tampa di sebagai di koridor tadi


" Kamu pasti akan jadi milik ku gadis manis " Gumam pria itu yakin bahwa zahra akan menjadi miliknya.


Zahra sampai di ruangannya dengan nafas ngos - ngosan .


" assalammualaikum,maaf Zahra telat kak Mia " semua orang di ruangan itu melihat ke arah Zahra, ya saat ini pertukaran shift sedang di lakukan jadi semua team pagi dan siang berkumpul untuk overan pasien masing - masing.


" tepat waktu kok Ra , kita juga baru mau mulai " jawab Mia .Mia adalah Katim yang akan bertanggung jawab selama shift sore berlangsung .


Overan berjalan dengan baik, setelah mendapat pembagian pasien rawat nya, Zahra langsung menuju ke pasien nya tersebut dan mulai melakukan pemeriksaaan terhadap pasien yang di pegangnya .


" Ra , kak Mia bilang kumpul dulu sebentar di ruang perawat " saat Zahra tengah memeriksa pasiennya Mita datang mengajaknya untuk berkumpul dulu instruksi kak Mia sebagai Katim.


" ada apa di suruh kumpul mit?" tanya Zahra heran,karena tidak biasanya di suruh kumpul saat jam kerja, kecuali ada sesuatu yang perlu di bahas atau urgen.


" aku juga nggak tahu " jawab mita sambil mengangkat bahunya.


" baik lah , tapi aku selesaikan dulu memeriksa pasien ini setelah itu aku nyusul ke sana , soalnya lagi nanggung sedikit lagi " jawab Zahra


" ok " jawab mita san berlalu dari sana.


"Tumben di suruh kumpul , ada apa ya " Gumam Zahra bingung.

__ADS_1


Setelah pemeriksaannya selesai dikerjakan , Zahra kembali memastikan kondisi pasiennya untuk bisa ditinggal sebentar , setelah yakin, Zahra kemudian pergi menuju ke ruangan perawat untuk bergabung dengan teman team nya yang lain yang sudah berkumpul semua di sana. di sana Zahra melihat tidak hanya mereka yang bekerja sore itu saja yang berkumpul ,tapi juga ada orang asing yang entah siapa dan ada perlu apa.


Zahra tidak dapat dengan jelas melihat wajah orang tersebut ,karena pria itu sangat di sibukkan oleh ponselnya .


" ada apa ?" Zahra tanya Zahra sambil berbisik pada teman team nya yang ada di samping dirinya saat itu ,


" nggak tahu,tapi dengar - dengarnya sih perkenalan dokter bedah anak baru." jawab teman Zahra tersebut


" ooooo" Zahra hanya menjawab dengan ooo


" iya " jawab teman Zahra tesebut .


" Assalammualaikum , sore team " kak Mia mulai membuka pertemuan dadakan sore ini


" waalaikumsalam jawab kami kompak ."


" Maaf sebelumnya saya sebagai Katim sore ini minta waktu Dari teman - taman team sore untuk berkumpul sebentar Karana ada beberapa informasi yang baru saya terima dan harus saya sampaikan kepada teman - teman semua." kak Mia sudah memulai membuka pertemuan dadakan sore ini, semua team sore diam mendengarkan info apa yang akan di sampaikan oleh kak mia


" team ,sore ini saya mendapat info bahwa kita kedatangan anggota team dokter baru , dan teman - teman di kumpulkan. agar dapat berkenalan dengan dokter tersebut dengan harapan kedepannya akan memudahkan kita bekerja sama. dalam satu team dan beliau adlah seorang dokter bedah anak " kak Mia menjedah pidatonya.


" untuk lebih lanjut siapa beliau teman - teman silahkan berkenalan sendiri" sambung kak Mia lagi.


kak Mia memanggil pria yang ada di sampingnya. pria itu masih sibuk dengan ponselnya ketika Mia memanggilnya dan meminta pria tersebut untuk memperkenalkan dirinya.


Degg...


Seketika jantung Zahra berdegup kencang, di saat pria tersebut mengangkat wajah nya dan menghadap kak Mia .


" udah ya sus " ujar pria itu pada kak Mia.kak Mia menganggukkan kepalanya .


Pria itu berdiri dan menatap sekelilingnya. Zahra menundukkan kepalnya takut pria itu mengenalnya

__ADS_1


Saat Matanya menatap ke arah Zahra, pria itu tersenyum manis," akhirnya kita jumpa lagi..."


__ADS_2