
Mata hari sudah menunjukkan sinarnya ,menandakan siang sudah menjelang ,
Namun di sebuah kamar hotel sepasang suami istri baru sah itu masih terlelap dalam tidurnya sambil berpelukkan mesra.
Alif mengerjakan matanya , cahaya matahari yang masuk lewat celah gorden kamarnya membuat tidurnya terganggu.
Alif merasakan ada beban pada lengannya, Alif memiringkan kepalanya ,ia melihat Arumi sedang tidur nyenyak ber banyakkan lengannya sambil memeluk dirinya erat.
Alif tersenyum bahagia,ia tidak menyangka hari tiba juga akhirnya ,dulu ia selalu membayangkan dan mengimpikan ketika tidur dan membuka matanya ia ingin orang pertama yang akan di lihatnya adalah istri tercintanya , dan impiannya itu kini tercapai, dan Alif tidak menyangka jika Arumi lah istrinya saat ini, Alif merasa ini sebuah mimpi tapi sangat nyata, jika ini mimpi Alif tidak ingin terbangun lagi. dan syukur nya ini nyata untuk nya saat ini.
Alif menatap Arumi bahagia, Alif teringat lagi kejadian panas yang sudah ia lalui bersama Arumi tadi malam ,bahkan mereka melakukannya berkali - kali dan baru bisa tertidur sini hari.
Setelah merasa puas memandang wajah istrinya yang masih tertidur karena kelelahan Alif dengan pelan menarik tangan dan pelukkan Arumi ditubuhnya dengan pelan ,Alif tidak ingin istrinya terbangun.
setelah tubuhnya terbebas dari pelukan arumi ,dengan pelan Alif turun dari tempat tidur dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Lima belas kemudian Alif keluar dari kamar mandi.alif melihat Arumi juga sudah bangun dan sedang berusaha untuk bangun sambil menahan sakit dari bawah miliknya.
" mau kemana sayang " tanya Alif sambil menghampiri istri. Arumi kaget mendengar suara Alif dari belakangnya .
" Abang udah mandi ?" bukannya menjawab pertanyaan Alif, Arumi malahan balik bertanya.
" udah, baru aja " jawab Alif sambil mengelus kepala istri " kamu mau kemana hmmm " tanya Alif lagi apa istrinya itu sambil mengecup kepala istrinya, Arumi yang mendapatkan perhatian lebih dari suaminya tertunduk malu. alif tersenyum melihat istrinya yang masih saja malu - malu itu.
" Rumi mau ke kamar mandi bang , tapi nggak bisa berdiri " jawab Arumi pelan masih sambil menunduk. Alif paham dengan apa yang terjadi pada istrinya sehingga istrinya itu sulit untuk berdiri.
Dengan sekali hentakkan tubuh Arumi sudah berada dalam gendongan Alif ,Arumi yang kaget tiba - tiba di gendong Alif berteriak kecil .Arumi memegang erat selimut yang membungkus tubuh polosnya takut lepas.
" Abang kenapa gedong Rumi sih , Rumi kan kaget bang " gerutu arumi pada Alif.
__ADS_1
" kata nya mau ke kamar mandi dan sudah jalan kan ?" ujar Alif santai sambil membawa Arumi ke dalam kamar mandi." ya udah Abang gendong aja ke kamar. mandi nya. atau mau Abang bantu mandi sekalian ?" goda alif pada istrinya itu sambil menurunkan tubuh Arumi di dekat betab, Arumi langsung memegang erat selimut nya.
" nggak usah bang, Rumi bisa sendiri " jawab Arumi takut.
" Abang bantu aja ya biar cepat mandinya " tawar Alif lagi genit.
" nggak usah bang, Rumi bisa sendiri " ujar Arumi malu dan mendorong tubuh Alif keluar dari kamar mandi ,Alif tertawa terbahak - bahak melihat respon istrinya yang masih malu itu,
" tau mandi bareng sekalian ya sayang " ujar alif lagi makin gencar menggoda Arumi.
" nggak bang, Arumi bisa sendiri,lagian Abang kan udah selesai mandi "
" nggak apa lah Abang mandi lagi, asal barengan sama kamu sayang " jawab Alif memelas dari balik pintu kamar mandi yang sudah di tutup oleh Arumi.
" nggak mau Rumi malu bang " teriak Rumi dari dalam kamar mandi
" malu kenapa sih yang , lagian kan Abang udah lihat semua nya loh " Alif tidak menyerah membujuk istrinya itu agar mau mandi bareng.
Arumi melepas selimut yang membalut tubuhnya dan bersiap untuk mandi dan membersihkan tubuhnya yang terasa lengket semua, apa lagi semalam ia batal mandi akibat ulah suami nya.
Ketika Arumi akan memutar tubuhnya menuju kran air untuk membasuh badannya,tidak sengaja Arumi menatap cermin. Arumi menatap tubuhnya kaget melihat pemandangan di depannya , Arumi tidak bisa membayangkan seganas apa suaminya itu semalam sehingga tubuhnya di penuhi oleh tempelan - tempelan merah seperti gigitan nyamuk
" Abang .....!!!" teriak Arumi dari dalam kamar mandi .
Alif yang mendengar teriakkan istrinya senyum senang , Alif sudah dapat membayangkan ekspresi istrinya ketika melihat tubuh nya yang penuh tanda cinta dari nya itu .
Alif juga senyum bahagia ketika mendekati tempat tidurnya dan melihat bekas tempur nya bersama istrinya semalam di sana terdapat bercak merah tanda istrinya yang masih virgin ketika ia dapatkan." makasih sayang sudah menjaganya untuk ku selama ini " Gumam Alif pelan sambil tersenyum penuh kemenangan karena ia lah orang pertama yang sudah mendapatkan istrinya dan Alif merasa senang akan itu.
Selagi istrinya di dalam kamar mandi Alif memanggil Layanan hotel untuk membersihkan kamar serta mengganti seprei nya yang kotor.
__ADS_1
tidak hanya itu, Alif juga memesankan sarapan untuk ia dan istrinya jadi begitu istrinya selesai mandi sarapannya sudah siap di kamar.
Alif sengaja tidak mengajak istrinya untuk sarapan di luar sana lebih memilih sarapan di dalam kamar saja, karena Alif ingin menghabiskan satu harian ini di kamarnya sebelum mereka cek out nanti sore dari hotel dan kembali pulang kerumah.Maklum sebagai pengantin baru ingin dekat - dekatan terus kan.
Selesai mandi Arumi keluar dari kamar mandi dengan dengan menggunakan bathrobe dan wajah yang kesal, Alif mendekati Arumi dan memeluknya dari belakang ," mengapa mukanya di tekuk begitu hmmm" tanya Alif sambil mencium wangi rambut Arumi yang masih basah .
" Abang kok bisa sih tubuh aku jadi merah semua " ujar Arumi kesal
" itu tanda. cinta sayang, itu tandanya kamu sudah ada yang memiliki dan tidak ada dan tidak boleh lagi ada yang bisa menginginkan mu lagi, karena ditubuh kamu sudah ada cap kepemilikan sari abang " jawab Alif santai dan terus mencium rambut Arumi dan sudah mulai turun ke tengkuk Arumi .
Arumi yang mendapat perlakuan lembut dari suaminya itu perlahan kesal nya hilang, Arumi mulai terbawa suasana romantis yang Alif berikan , merasa tidak ada penolakan dari Arumi Alif melakukan lebih dalam lagi dengan perlahan Alif menarik tali pengikat bathrobe yang menutupi tubuh Arumi dan menyelipkan tangannya kedalam bathrobe istrinya itu dan meraba apa yang ada di dalamnya, tangan Alif berhati di bukit kembar milik istrinya dan meremasnya pelan. tanpa di sadari ******* meminta lebih keluar dari bibir Arumi.alif tersenyum mendengar ******* meminta yang keluar dari bibir istrinya itu
Namun tiba - tiba....
tok..tok...tok....
Suara ketukan di pintu menganggu aktifitas panas mereka . Arumi yang menyadari ada yang mengetuk pintu kamar nya dari luar mencoba melepaskan pelukan Alif dari tubuh nya.
" bang lihat dulu tuh ,ada yang ketuk pintu kamar kita " ujar arumi, namun Alif enggan untuk melepaskan pelukkan dan aktifitas nya pada tubuh istri yang sudah membuatnya candu itu.
" bang...." seru Arumi lagi.
" iya - iya " ,ucap Alif kesal dan melepas kan pelukannya dari tubuh arumi
Arumi merapikan kembali bathrobe nya sudah hampir setengah terbuka akibat perbuatan suaminya itu sambil tersenyum melihat kekesalan suaminya ,karena merasa terganggu dengan suara ketukan dari luar kamar nya itu.
Alif menuju pintu dan membukanya, ternyata layanan kamar yang datang mengantarkan sarapan pesanannya.
Alif mempersilahkan petugas hotel tersebut masuk dan meminta menata sarapannya di meja dekat balkon kamar nya.
__ADS_1
Setelah sarapan tertata dengan rapi dan petugas hotel tersebut keluar Alif mengakan istrinya untuk sarapan yang sudah kesiangan ,atau lebih tepatnya makan siang.