CINTA UNTUK ZAHRA

CINTA UNTUK ZAHRA
BAB 79


__ADS_3

Adam sedang duduk termenung di ruang kerjanya.setelah pertemuannya dengan sandi di restoran tadi, Adam mulai sedikit merasa tenang.


Adam membuka laci mejanya.mengambil selembar foto yang selalu ia simpan di sana , dan apa bila rasa rindunya datang pada wanita yang sangat di sayangi nya itu, maka Adam akan memandangnya sepuas hati.


Seorang wanita cantik, berhijab dan berwajah teduh ke ibuan.waniat yang sangat baik namun hidupnya tidak sebaik dirinya.


" Kamu sedang apa di sana intan" Adam mengusap foto itu dengan jarinya dan membingkai wajah dalam foto itu seolah - olah ia sedang membelai wajah perempuan yang ada di dalam foto itu.


" Anak gadismu sudah tumbuh dewasa intan, dia cantik seperti diri mu, dan dia juga mempunyai hati sebaik diri mu.Aku senang bisa merawatnya selama ini, dengan adanya dia bersama ku, seperti kamu selalu ada di dekat ku intan.zahra sudah menikah tan, aku berharap Zahra akan mendapatkan kehidupan dan pernikahan yang lebih baik dari kamu " Adam masih memandang foto itu dengan perasaan rindu pada gadis kecilnya itu.


Sekilas bayangan masa lalu hadir dalam pikiran dan bayangan Adam.


Yah, intan dan Adam sama - sama terlahir sebagai yatim piatu , mereka hidup , tumbuh bersama dari kecil di sebuah panti asuhan di kota W, Intan yang beda umur lima tahun dari Adam sangat menyayangi Adam sebagai kakak nya, begitu pun dengan Adam, walau pun mereka bukan sedarah tapi mereka saling mengasihi dan menyayangi seperti Kakak adik.


Hingga suatu hari Adam akan.di adopsi oleh sepasang suami istri yang sudah di vonis tidak bisa memiliki keturunan, dan pasangan itu ingin mengadopsi Adam sebagai anaknya, tapi kala itu Adam menolaknya dengan alasan ia tidak mau di pisahkan oleh intan.


akhirnya pasangan suami istri itu pun memutuskan untuk mengadopsi intan dan Adam sekaligus.


Adam merasa senang, ia dan sang adik tidak akan berpisah.


Mereka mendapat kan kasih sayang tulus dari pasangan suami istri itu, Adam dan intan sangat bahagia bersama mereka.


Hingga sampai pada saat intan harus di jodohkan dengan sandi sahabatnya , awalnya Adam merasa keberatan , tapi sandi meyakinkannya akan menjaga dan menyayangi intan serta akan membahagiakan intan, yang akhirnya Adam luluh.


Sandi dan intan memang di jodohkan, tapi karena sandi sudah mengenal intan sebelumnya dan juga punya rasa terhadap intan menerima perjodohan itu, begitu pun dengan intan, yang awalnya menerima karena ingin membalas jasa orang tua angkatnya akhirnya luluh oleh kebaikan dan perhatian sandi yang sandi berikan padanya. sehingga cinta sandi pun terbalas kan.


Adam yang awalnya meragukan sandi, memilih menikahi cindi adik sandi, waktu itu Adam merasa cindi menyukainya, Adam memilih menikahi cindi agar tetap bisa dekat dengan intan dan selalu bisa menjaga intan walaunpun intan sudah menikah dengan sandi.


Adam merasa lega, di lima tahun pernikahan sandi dan intan, sandi selalu berusaha membahagiakan intan, walaunpun di lima tahun pernikahan, mereka belum di karunia momongan tidak seperti Adam yang sudah di karuniai Alif di saat pernikahannya menginjak tahun kedua.

__ADS_1


Walau begitu, sandi dan intan tetap tidak pernah patah semangat, berbagai cara mereka lakukan, berbagai program kehamilan mereka ikuti, dan bersyukur nya perjuangan mereka untuk mendapat keturunan terjawab di lima tahun pernikahan mereka.


Intan di nyatakan hamil, semua keluarga.menyambut baik kabar gembira itu, apa lagi papa mertua Adam.


Beliau begitu sangat menyayangi intan seperti anak kandungnya sendiri.


Tapi siapa sangka, kehamilan intan yang sudah mereka tunggu - tunggu di lima tahun terakhir merupakan awal dari kehancuran hidup intan.


Sandi sudah melakukan kesalahan besar , awal nya semua keluarga termasuk intan tidak ada yang tahu tentang apa yang sudah di lakukan sandi di luar sana.


hingga suatu hari intan mengetahui sandi yang sudah menikah lagi dan bahkan sudah mempunyai anak dengan wanita selingkuhannya itu, intan sangat terpukul waktu itu, tapi intan tetap tidak mau membagi dukanya itu dengan keluarganya. sehingga keluarga mengganggap rumah tangga mereka baik - baik saja,


Hingga tragedi siang itu membuka semua tabir rumah tangga intan dan sandi yang tengah di ambang kehancuran.


Sandi meninggalkan intan yang tengah hamil besar di rumah setalah mereka bertengkar hebat.Sandi tidak memperdulikan intan yang memanggilnya dan terus melangkah keluar dan pergi.


Adam dan cindi yang panik melihat kondisi intan ,langsung membawa intan kerumah sakit terdekat .


Intan harus segera melahirkan bayi nya, karena perdarahan yang di alaminya.adam dan cindi berusaha menghubungi Adam tapi tidak pernah bisa terhubung, Adam dan cindi panik, hingga menyetujui tindakan operasi untuk intan.


Sebelum intan di bawa keruang operasi , di antara kesadarannya di ambang sadar dan kondisi lemah, meminta Adam dan cindi untuk merawat dan menjaga anak nya nanti.


Adam yang saat itu tidak paham dengan maksud dari intan hanya menyetujui permintaan intan yang menurut nya sangatlah aneh itu .


Walau begitu, Adam tetap meyakinkan intan jika ia akan baik - baik saja.


Akhirnya tanpa di dampingi oleh sandi, intan melahirkan anaknya dengan cara operasi, Operasi intan berjalan cukup lama, seorang perawat datang membawa bayi intan, bayi perempuan yang begitu cantik itu terlihat begitu sangat sehat, mereka memanggil bayi kecil itu Zahra seperti nama yang sudah di siapkan intan untuk putrinya itu,


Namum kebahagiaan mereka harus sirna setelah mereka mendapat kabar dari dokter bahwa intan tidak dapat di selamatkan, akibat perdarahan yang di alaminya sehingga intan banyak kehabisan darah.

__ADS_1


Semua keluarga merasa sangat terpukul dengan berita itu, Adam dan cindi kembali berusaha menghubungi sandi masih tetap tidak dapat di hubungi, hingga akhirnya keluarga memutuskan akan memakan kan intan tanpa kehadiran sandi di sampingnya.


Adam merasa sangat geram saat itu karena sandi tidak bisa di hubungi. tapi Adam mencoba meredam kemarahannya terhadap sandi.


Setalah satu hari intan di makamkan, sandi pulang ke rumah, Adam yang saat itu ingin memaki dan memukul sandi jadi urung, melihat sandi sangat menyesal telah di tinggalkan intan.


Namun itu tidak berlangsung lama, satu Minggu setelah kepergian intan, sandi kembali datang tapi tidak sendiri, sandi datang ke rumah orang tuanya sambil membawa seorang perempuan dan satu orang anak kecil yang berumur kira - kira satu tahun.


Sandi mengaku kalau perempuan dan anak kecil itu adalah istri dan anaknya. Adam yang saat itu sudah geram dengan sandi semakin geram dan marah, Adam memukul sandi tanpa ampun, keluarga sandi yang menyaksikan itu hanya diam tanpa berusaha untuk melerainya, mereka membiarkan adam melampiaskan kemarahan nya pada sandi , karena mereka juga sangat marah pada sandi,


cindi melihat kakaknya sudah tidak berdaya di hajar oleh Adam akhirnya melerai mereka .


Dan semenjak saat itu hubungan sandi dan keluarganya mulai merenggang.


kemarahan mereka makin murka ketiak sandi tidak mengakui Zahra sebagai putrinya dan intan.


Kedua orang tuanya mulai tidak peduli pada sandi, Adam yang merasa aneh dengan sikap sandi apa lagi saat sandi menolak mengakui Zahra sebagai putrinya itu, padahal sandi dan intan sudah menunggu kehadiran putri kecilnya Selama lima tahun ini, Adam mencoba mencari tahu apa yang di lakukan sandi satu tahun belakangan ini, Adam yang curiga dengan Mirna menyelidiki siapa Mirna.


Dan Adam geram saat mengetahui fakta tentang Mirna dan apa yang sudah di lakukan satu tahun belakangan ini, sebenarnya dari fakta yang ia peroleh Adam tidak menyalahkan sandi sepenuhnya, tapi Adam kesal karena kebodohan sandi.


Adam berusaha memberi tahu sandi hasil pencariannya.tapi sandi tetap bersikeras bahwa intan yang salah.


Adam yang merasa kewarasannya sedang di uji oleh sandi, memilih mengabaikan sandi Seperi saran keluarganya.


Dan semenjak itu, Adam hampir tidak pernah berbicara layaknya sebagai seorang sahabat pada Adam ,kecuali masalah pekerjaan.


Adam menarik nafas dalam berat sambil menatap foto intan,


" Semua akan segera berakhir intan, aku janji akan membahagiakan putri kecil mu, seperti keinginan mu, kamu tenang dan bahagia lah di sana." Adam kembali memasukkan foto intan itu kedalam lacinya dan menutup laci mejanya kembali.

__ADS_1


__ADS_2