
Sesaat, waktu seolah berhenti. Ling dan Zhuo Xia sama-sama membeku. Lima orang di belakang mereka tak mengerti apa yang salah.
Kemudian Zhuo Xia melemparkan dua benda pada Ling. Satu kunci mobil dan satu pisau kecil. Mereka saling mengangguk.
Zhuo Xia lari ke arah Yu Bin dan empat orang lainnya. Dia mendorong mereka masuk langsung ke mobil Liam. Setelah itu mereka melesat pergi.
Sedangkan Ling masuk ke dalam mobil Zhuo Xia ia mengendarainya dengan sangat cepat. Kemudian ia pergi meninggalkan mall.
Di sisi lain, di waktu yang sama.
"Sial! Mengapa dia bisa kabur?" ucap Wuzhou yang sedang berada di atas gedung. Dia dibebaskan oleh Pegasus dari penjara. Namun dia harus membantu mereka membunuh Ling.
"Apanya penembak jitu? Ternyata kau bodoh!" ucap Wuzhou pada penembak di sebelahnya. Semua anggota Pegasus sangat marah dibuatnya.
Padahal sang penembak sudah sangat tepat membidik Ling yang lebih tinggi dari Zhuo Xia. Namun tidak tahu bagaimana caranya Ling bisa menyadari keberadaan mereka.
"Apa kau ingin kami lemparkan dari gedung ini?" tanya salah satu anggota.
Wuzhou bergidik ngeri. Ia dengan berani menjawab, "Jika aku mati dan kalian tak bisa menangkap dia, kalian juga akan mati!"
"Cepat kejar dia sebelum semakin jauh!" perintah Wuzhou. Mereka segera menaiki helikopter untuk turun dari gedung.
Saat mereka sampai di daratan, mereka mencuri mobil seseorang untuk mengejar Ling. Untungnya mobil Ling masih terlihat. Mereka mengimbangi kecepatan mobil Ling.
Sampai akhirnya mereka sampai di jalan buntu di sebuah gang kecil. Mobil berhenti tiba-tiba. Ketika mengerem, suara decitan terdengar sangat mengilukan.
Ling keluar dari mobil dan berdiri di sampingnya. Ia tersenyum sinis, "Apa kalian ingin menangkapku?"
Wuzhou menatapnya jijik. Ia segera melontarkan kata-kata, "Kau tidak akan bisa lari lagi! Ini jalan buntu!"
Ling tertawa kecil. Ia kembali berkata, "Apa kau tahu apa yang paling seru untuk dilakukan saat musim panas begini?"
"Apa?" Wuzhou secara naluriah bertanya.
"Membunuh!" satu kata Ling mampu membuat mereka merinding.
Setelah mereka membeku beberapa saat, para anggota Pegasus segera beraksi. Mereka mengangkat pistol ke arah Ling.
Dengan segera, Ling menendang tangan orang itu. Ia berputar di udara dan mengambil pistol yang terlempar. Kemudian kakinya membidik tepat di punggung pria itu. Kini pria itu berada di bawah tekanannya.
__ADS_1
"Siapa kalian?" tanya Ling menodongkan pistol ke kepala orang itu.
"Kami? Kami adalah malaikat pencabut nyawamu! Cepat serang dia" teriak Wuzhou. Para anggota itu segera berlari menyerang Ling.
Dor!
Task!
Task!
Task!
Pada waktu bersamaan, Ling menembak kepala orang di bawahnya. Kemudian dengan gerakan sangat cepat yang tak terlihat, dia menusukkan pisau di kaki mereka untuk melemahkannya.
Bau darah segar langsung menyeruak ke udara.
"Kalian merepotkan!" ucap Ling. Kemudian ia mengirim pesan kepada polisi dan melesat pergi ke markas Keluarga Yu.
*
Zhuo Xia berdiri santai di depan mobil Liam. Ia menyilangkan tangan dan sedikit menggoyangkan kaki. Aura dinginnya sangat kontras dengan terik matahari.
Sekarang keadaan mereka cukup canggung. Ling ingin menghindari Zhuo Xia. Jadi ia berjalan lurus melewati Zhuo Xia. Zhuo Xia juga terlihat tak akan menahan Ling. Ling mendatangi polisi yang ada di sana.
"Kami sudah menghapus rekaman CCTV di sana," ucap Yu Bin.
"Bukankah wajahku tak terlihat?" tanya Ling santai. Ia melirik ke arah teman-temannya yang sudah aman.
Yu Bin dan petugas polisi sedikit terkejut. Memang benar saat rekaman itu diputar, wajah Ling sama sekali tak terlihat. Hanya ada sesosok tubuh misterius yang terlihat sedang membunuh. Namun saat mereka melihat langsung, tak ada noda darah di tangan maupun pakaiannya.
"Kami hanya tak ingin seseorang memanfaatkan keadaan," jawab Yu Bin setelah itu.
Ling mengangguk. Ia sekarang berjalan ke arah Zhuo Xia. Ia melemparkan kunci mobil yang segera ditangkap oleh Zhuo Xia.
"Terimakasih, Xia," ucap Ling.
Hati Zhuo Xia menghangat saat Ling menyebut namanya. Ia tersenyum tipis.
"Tentu saja. Kita adalah teman," jawab Zhuo Xia.
__ADS_1
"Aku akan mengembalikan pisaumu," ucap Ling mengeluarkan pisau yang terlihat bersih dari darah. Seolah pisau itu tak pernah dipakai sama sekali.
"Pisau itu bukan milikku," jawab Zhuo Xia melihat pisau di tangan Ling. Saat Ling mengikuti arah pandang Zhuo Xia, ia terkejut. Ada tanda 'X' yang terukir di ujung runcing pisau.
Ini adalah senjata kecil yang selalu dibawa oleh Ling X. Di dalam pegangan pisau, ada obat racikannya yang dibuat untuk membius orang. Ling dengan cekatan melempar obat itu pada Wuzhou dan anggota Pegasus tadi. Sekarang ia sadar hanya pemilik senjata ini yang tahu ada obat di dalamnya. Bahkan dia tak pernah memberitahu siapapun.
Melihat keterkejutan Ling, Zhuo Xia tertawa kecil. Ia berkata dengan sangat pelan, "Aku sudah bilang. Aku tidak akan salah mengenalimu."
Ling tersenyum kecil. Senyum itu terlihat membingungkan. Ia berkata, "Aku juga sudah bilang. Kau salah orang."
Ia menatap Zhuo Xia yang terlihat sedikit kecewa. Mata hitam yang biasanya dingin itu melunak, seolah meminta Ling mengakuinya.
Ling mengalihkan pandangannya. Ia menyimpan pisau itu dan mengajak teman-temannya kembali.
Mobil hitam Liam melesat pergi meninggalkan markas Keluarga Yu.
Zhuo Xia segera pergi masuk. Saat ia melewati Yu Bin dan petugas polisi, mereka merasa sesak akibat tekanan Zhuo Xia. Walau mereka sudah terbiasa, tapi kali ini lebih mengerikan.
*
Di tengah malam, mereka sedang berada di kantor polisi. Zhuo Xia masih terlihat sama mengeringkannya seperti tadi. Suasana hatinya tak kunjung membaik.
Padahal petugas polisi sudah senang saat melihat Zhuo Xia dan Ling makan. Namun sepertinya itu tak berjalan baik.
"Mengapa kalian melepaskannya?" tanya Zhuo Xia melihat Wuzhou.
Petugas itu segera menggeleng. Ia berkata dengan suara gemetar, "Tidak. Kami tidak mungkin berani melepaskan mereka."
Wuzhou masih berlutut dengan santai. Walau ia tadi sedikit syok melihat Ling, ia tetap tak peduli. Yang ia tahu Zhuo Xia tak memiliki hubungan dengan Ling. Pasti ia hanya akan dipenjara lagi.
Namun Wuzhou tak tahu suasana hati Zhuo Xia yang memburuk.
"Nona, apa yang akan kita lakukan pada mereka?" tanya petugas polisi sedikit takut.
"Bereskan mereka. Aku tidak ingin Pegasus terlihat lagi di Kota Urban," jawab Zhuo Xia dingin. Ia menatap Wuzhou yang bergetar ketakutan sekarang.
"No-Nona. Mereka adalah sumber informasi kita. Kita tak bisa mendapat petunjuk jika membunuh mereka. Aku juga takut anggota Pegasus lainnya membalas dendam," ucap Yu Bin.
"Lakukan apa yang aku perintahkan," ucap Zhuo Xia dingin.
__ADS_1
Setelah mengatakan itu, ia keluar dari kantor polisi.