
Mereka semua sontak melihat ke atas. Siapa yang berani melawan Keluarga Bo?
"Siapa yang melawan Keluarga Bo?" tanya salah satu anggota keluarga yang hadir di rumah lelang.
Bo Hongyun ikut bergabung, "Nona, apa kita harus memperingati mereka?"
"Sudahlah hentikan saja. Dia dari Keluarga Zhuo," jawab Bo Shin. Ia mengangkat kepalanya dan melirik ke kamar sebelahnya.
Mendengar ini, Bo Hongyun membeku. Ia tahu biasanya Keluarga Zhuo tidak menonjolkan diri. Mereka tidak pernah ikut campur dengan urusan-urusan yang ada di Kota Bayangan.
Namun ternyata, satu set ramuan dapat mengubah pikiran mereka.
Hanya sedikit yang tahu jika Zhuo Xia menerima plakat phoenix. Ia muncul secara tiba-tiba, tapi sangat mengesankan.
Keadaan masih hening.
Ling yang asik bermain ponsel langsung melempar hpnya ke meja. Ia tahu betul itu adalah suara Zhuo Xia. Ia juga tahu jika perkiraan harga satu set itu adalah 30.000 batu roh. Ia akan rugi jika dijual dengan harga segutu.
"30.000 batu roh," teriak Ling dari dalam kamar. Suaranya begitu percaya diri dan tegas.
Bo Hongyun melotot ke arahnya. Ia berkata dengan nada emosi, "Apa kau tau dia siapa? Jangan karena banyak yang mendukungmu, kau jadi sesuka hati."
"Lagipula, apa kau yakin kah bisa membayar itu? tanya Bo Hongyun dengan senyum liciknya. Ia tidak tahu jika Ling sudah menerima warisan.
"Ayahku mampu membelinya," ucap Ling sombong. Pernyataannya ini membuat Bo Hongyun semakin membencinya. Ling terus-menerus membanggakan harta ayahnya.
"Aku akan melapor pada Tuan Besar Bo saat acara lelang ini selesai," ucap Bo Hongyun dengan geram. Ia sudah muak dengan foto Ling yang diambil dari segala arah.
"Terserah," jawab Ling dengan senyum mengejek. Ia benar-benar tak menganggap berarti kemampuan Ling.
Sementara yang terjadi di kamar Keluarga Zhuo.
"Nona, dia adalah anak dari Keluarga Bo," jelas salah satu staff yang menyamar menjadi mata-mata.
Zhuo Xia mengangkat kepalanya. Ia tersenyum tipis.
"5.000," ucap Zhuo Xia mantap lekat botol ramuan itu.
Para penonton menjadi hening. Harga ini sangat tinggi bahkan membuat Keluarga Zhuo yang lain khawatir.
__ADS_1
"Nona, itu terlalu mahal," ucap pimpinan tetua. Walau ia tahu betul bagaimana keadaan keuangan Keluarga Zhuo, tetap saja angka segitu sangat besar.
"Tenang saja," ucap Zhuo Xia. Ia melambaikan satu tangan ke belakang. Dengan isyarat dari Ling, Ketua Dai mencari sesuatu di tasnya. Ia mencari kartu milik Zhuo Xia.
"Aku akan menanggung biayanya sendiri," ucap Zhuo Xia sambil menerima kartu kuning miliknya.
Akhirnya, Keluarga Zhuo membeli lima botol ramuan itu.
Barang terakhir kedua juga sangat berharga. Kali ini barang itu dibeli oleh Keluarga Bo dengan harga 3.000 batu roh.
Mereka sudah memberi kesempatan pada Keluarga Zhuo. Jadi mereka tidak ingin menyia-nyiakan lima ramuan selanjutnya. Mereka juga akan bertarung.
Suara sahut-sahutan terus bergema sampai di barang terakhir.
Kini, ada satu ramuan lagi. Ramuan itu berwarna biru langit. Setiap orang membeku melihatnya.
"Item terakhir barang Legenda," ucap MC memperkenalkan ramuan itu.
"Ramuan tingkat tinggi dengan kemurnian 80%. Kami buka dengan harga 10.000 batu roh," ucap MC yang membuat suasana menjadi meledak seketika.
Ramuan tingkat tinggi jarang muncul. Kemunculannya pasti diikuti peristiwa luar biasa. Namun sekarang itu malah muncul di rumah lelang.
Saat ini, pimpinan tetua, Bo Hongyun, dan anggota keluarga lainnya sudah melupakan masalah Ling. Sekarang mereka semua fokus ke satu botol ramuan biru langit itu.
"Bagaimanapun caranya, kita harus mendapatkannya," ucap pimpinan tetua yang sangat bertekad.
"Shin, cepat hubungi tetua keuangan untuk bicara dengan Tuan Besar. Minta mereka untuk mengirim beberapa orang untuk membawa banyak batu roh lagi," lanjut pimpinan tetua berbicara.
Bo Shin menjadi lebih serius. Meski begitu, ia tak seserius yang lain. Walau ia tahu memang ramuan itu begitu berharga.
Dia pun menghubungi tetua keuangan sebagai perantara untuk bicara dengan Bo Minghao.
Bo Minghao memiliki lebih banyak uang daripada seluruh harta keluarga. Maka dari itu, selain memiliki kekuatan besar, semua orang menghormatinya karena ia lebih memiliki harta dan kekuasaan.
"Darimana rumah lelang mendapat ramuan seperti itu?" tanya pimpinan tetua yang masih terkejut. Ia bahkan tetap berdiri.
"Mungkin itu dari Keluarga Zhao," jawab Bo Shin. Ia juga memikirkan hal ini.
"Tidak mungkin. Keluarga Zhao sedang mengalami kehancuran. Selain itu mereka saja belum memiliki tempat tinggal baru. Jika itu merupakan stok ramuan, mereka akan mengeluarkannya dari dulu, tidak sekarang," ucap pimpinan tetua yang sudah memikirkan hal ini sejak awal.
__ADS_1
"Kita harus menemui pemilik rumah lelang untuk menjalin kerjasama dengan ahli ramuan ini," ucap pimpinan tetua. Wajahnya menjadi semakin serius.
Bagaimana tidak?
Menjalin kerjasama dengan orang seperti itu adalah keuntungan yang melimpah. Hampir setiap keluarga besar menginginkan orang-orang hebat untuk bekerja dengan keluarga mereka.
Ling hanya menopang dagu. Ia tersenyum puas melihat keadaan ini. Semakin para keluarga ini bersaing, ia akan semakin untung pula.
Tak lama, ia menerima pesan dari Paman Qian.
[Aku sudah tiba.]
Ling bangkit dari duduknya. Ia melangkah pergi ke ruangan bawah. Ia menghindari kamera pengawas lelang dan menuju area belakang.
Di sana, Paman Qian sudah menunggunya.
"Apa Paman membawa barang yang aku minta?" tanya Ling langsung.
Paman Qian hanya mengangguk. Ia mengeluarkan jubah dan topeng. Dengan segera, Ling memakainya.
Ia membutuhkan ini untuk mengambil uang pada pemilik lelang. Ia tak ingin identitasnya diketahui.
Saat ini, Paman Qian hanya bisa diam saat melihat Ling memakai jubah dan topeng. Ia seperti tidak asing dengan orang ini. Jika dia tidak melihatnya secara langsung, mungkin dia tidak akan percaya jika yang ada di depan adalah Tuan Mudanya.
Saat memakai pakaian itu, Ling terlihat lebih kejam.
Apalagi saat Ling memakai topengnya. Auranya berubah seketika. Ia terlihat menyeramkan dan elegan dalam waktu bersamaan. Jika kau musuhnya, kau akan merasakan aura membunuh dari Ling.
Sedangkan di dalam ruangan lelang, ramuan biru langit itu terjual dengan harga 3,5 juta. Ramuan itu dibeli oleh Keluarga Shi.
Keluarga Shi adalah salah satu keluarga besar yang jarang menonjolkan diri. Mereka lebih memilih bekerja di belakang. Mereka fokus dalam bidang senjata legal.
Jadi tidak heran jika mereka memiliki banyak uang. Karena senjata itu dijual kepada pasukan tentara.
Awalnya Keluarga Shi menawar 2,5 juta. Mereka pikir akan berhenti sampai di sini sajam Ternyata Keluarga Zhuo mendorong mereka dengan menawar 3 juta. Jadi, mau tidak mau mereka kembali menawar dengan harga 3,5 juta.
Bahkan untuk Keluarga Shi, 3,5 juta itu bukan harga yang murah. Apalagi itu merupakan 3,5 juga batu roh.
Namun sepertinya itu sebanding dengan ramuan tingkat tinggi dengan kemurnian 80%.
__ADS_1