
Wilayah sakral ini adalah satu-satunya warisan yang membuat suku Su bertahan. Dua puluh tahun lalu mereka akan dimusnahkan karena wilayah ini tak bisa dibuka. Saat mereka bisa membuka kembali wilayah itu, akan terjadi hal tidak diinginkan.
Namun Zhuo Xia tak ingin ikut campur dalam masalah ini. Ia tinggal sehari di dalam sana. Setelah mendapat apa yang dia inginkan, ia langsung keluar.
Keluarga Su lainnya tidak keluar. Hanya kepala suku yang mengantar Zhuo Xia keluar.
Di luar sana, Tuan Besar Su berdiri dengan dikelilingi orang berseragam. Kepala suku yang sebenarnya menghormati yang lebih tinggi darinya, secara otomatis ia bertanya.
"Tuan Besar Su, mereka ...," ucap kepala suku bingung.
"Ini adalah kapten dari Kota Bayangan," jawab Tuan Besar Su memperkenalkan kepada orang-orang di desa.
Semua orang yang mendengar ini membeku.
"Ketua Wei mengeluarkan surat penangkapan. Kau harus ikut denganku ke Kota Bayangan," ucap kapten itu kepada Tuan Agung. Setelah ia selesai berbicara, penjaga lainnya segera menangkap Tuan Agung.
Tuan Agung tak pernah memikirkan penangkapan ini. Ia memberontak, "Aku bukan pembunuh. Ling dan teman-temannyalah yang membunuh. Atas dasar apa kalian menangkapku?!"
"Nona Zhuo, ini adalah wilayahmu. Saat tidak ada keadilan seperti ini, kau tidak seharusnya diam saja!" ucap Tuan Agung pada Zhuo Xia.
Bibir Zhuo Xia melengkung membentuk senyuman. Ia menjawab dengan dingin, "Tuan Agung, apa kau lupa kalau kau pernah memohon padaku agar tidak ikut campur? Tenang saja, aku akan menepati janjiku dan hanya menonton dengan tenang."
Ekspresi Tuan Agung menjadi suram.
"Apa kau tahu apa ini? Ini adalah surat penangkapan tertinggi di Kota Bayangan. Kau seharusnya merasa beruntung karena ditangkap oleh kami. Jika kau ditangkap oleh A Shui dan penjaganya, kau akan mati saat sampai di Kota Bayangan," ucap kapten.
Setelah itu, ia melambaikan tangan.
Seluruh penjaganya segera membawa Tuan Agung ke dalam jet. Tidak lama, jet itu melesat dengan cepat hingga hanya terlihat seperti cahaya perak.
Melihat kecepatan jet ini, Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi sangat terkejut.
"Kakak Xia! Bahkan jet ini lebih cepat daripada jet pribadimu," ucap Han Shuangfu.
Zhuo Xia mengabaikan mereka. Ia berjalan ke depan.
Kepala suku dan warga lainnya masih di sana.
"Kapten ini benar-benar menakutkan. Hanya melihat kehadirannya saja membuatku tak bisa bernapas," ucap kepala suku.
__ADS_1
Saat ini keringat dingin mengucur di tubuhnya. Bagaimana mungkin ini bisa terjadi? Ling dan gengnya adalah orang yang membunuh penjaga Tuan Besar Su. Namun mengapa malah Tuan Agung yang ditangkap?
Su Qiu hanya diam di tempat. Ia merasa sangat malu sekarang. Ia ingat apa yang dikatakan Tuan Agung jika Ling dan gengnya tak akan bisa melarikan diri. Namun Su Hua dan Su Hao bersikeras bahwa tidak akan terjadi apa pun pada mereka. Memikirkan hal ini, Su Qiu merasa ingin menghilang dari bumi.
Su Hua dan Su Hao keluar dari wilayah sakral.
Banyak orang yang langsung mengelilingi mereka. Tatapan mereka terlihat sangat kagum. Kini mereka berdiri dengan hormat di belakang Su Hua dan Su Hao. Padahal, awalnya mereka diragukan karena memanggil Ling dengan sebutan Tuan Muda.
"Apakah ada yang ingin mencari Tuan Muda Chen? Meskipun dulu Su Hua dan Su Hao begitu luar biasa, tapi kebugaran fisik mereka lemah. Saat ini fisik mereka terlihat lebih kuat. Tentu saja itu bukan karena mereka keluar dari wilayah sakral," ucap salah satu pemuda.
"Setelah kau mengatakan ini, aku juga merasakannya. Ramuan Nona Zhuo Shiaonian bahkan tak memiliki efek seperti itu. Aku dengar dari Su Hua jika Tuan Muda Chen menyukai ramuan. Kita bisa mencari bahan obat di pegunungan. Mungkin saja kita akan bisa menjadi seperti Su Hua dan Su Hao," ucap pemuda lainnya.
Sebenarnya banyak yang tak ingin menjadi penjilat, tapi tanpa mereka sadari, tubuh mereka berjalan ke daerah pegunungan.
Hari itu, banyak anak muda yang berjalan ke pegunungan untuk mencari bahan obat. Hanya Su Qiu yang bersembunyi. Ia tak berani bertemu dengan orang-orang. Namun ia juga sangat iri dengan Su Hua dan Su Hao. Ia benci karena mereka dekat dengan Ling.
Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu melihat perubahan anak-anak muda itu. Namun mereka tak berkomentar apa pun dan pergi mengikuti Zhuo Xia. Saat ini mereka mencari Ling dan yang lainnya. Namun saat mereka tiba di kediaman mereka, ruangan itu sudah kosong.
Hanya ada dua botol air di sana.
Zhuo Xia mengulurkan tangan dan mengambil dua botol air itu. Setelah melihatnya beberapa saat, ia melemparkan botol itu pada Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi.
"Bukankah ini botol mereka? Di mana mereka?" tanya Han Shuangfu bingung saat melihat botol air itu.
"Itu adalah hadiah untuk kalian," ucap Zhuo Xia melanjutkan.
"Pfftt ... ini hadiah?" perkataan Zhuo Xia membuat Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi hampir tertawa terbahak-bahak.
Bagaimana tidak?
Ini hanya sebotol air. Ini adalah hadiah paling konyol yang pernah mereka terima. Namun karena hadiah itu dari Ling, mereka akan tetap menerimanya meski aneh.
Setelah menyimpan botol air itu dengan baik, Han Shuangfu kembali bicara, "Jika kita menjemput kakak ipar sekarang, kita pasti masih bisa mendapatkannya. Lagipula kita sudah menyelesaikan tentang wilayah sakral dan manusia mutan di suku ini. Namun meski begitu, masih berbahaya untuk berjalan sendiri."
Han Shuangfu telah berhari-hari berinteraksi dengan mereka. Jadi saat mereka tak ada di sini, ia sedikit merasa ada yang hilang.
"Kita tidak perlu mencari mereka. Aku akan menyelesaikan beberapa urusan terlebih dahulu," jawab Zhuo Xia.
"Apa? Kau tidak peduli dengan kakak ipar? Aku pikir kau akan mengajaknya ke luar negeri," ucap Han Shuangfu kaget.
__ADS_1
"Bagus kalau dia tidak ikut," jawab Bai Xiaoqi.
"Benar juga," jawab Han Shuangfu setelah memikirkan hal ini.
Mereka pun menemui kepala suku untuk berpamitan pergi. Masalah-masalah di sini sudah selesai. Jika mereka berlama-lama di sini, akan ada bom waktu yang tak terkira.
"Kepala suku, Anda terlihat cukup bahagia," ucap Han Shuangfu melihat ekspresi kepala suku.
"Su Hua memberikanku ini," ucap kepala suku sambil menunjukkan sebuah senjata.
"Apa itu?" tanya Han Shuangfu bingung.
"Itu adalah senjata nuklir. Kekuatannya setara dengan kultivator tingkat enam," jawab Zhuo Xia.
"Luar biasa! Siapa jenius yang menciptakan itu? Aku ingin bertemu dengannya," ucap Bai Xiaoqi takjub.
Zhuo Xia tak menjawab. Ia bersiap untuk turun gunung. Jika dia memberitahu jika ada senjata yang setara dengan kultivator tingkat tujuh, mereka pasti akan gila.
*
Ling, Liam, Yuan, dan Su Wen Ai sudah turun gunung. Mereka tidak punya transportasi jadi mereka berjalan kaki untuk sampai ke jalan besar. Saat di pinggir jalan, mereka memberhentikan mobil sayuran yang akan pergi ke kota dan menumpang.
Saat mereka tiba, Ling ingin memberi uang pada sopir itu, tapi sopir itu menolaknya. Jadi, Ling memberi sebotol air pada sopir itu.
Di sepanjang jalan, sopir itu tak punya air. Ketika ia menerima air itu, ia langsung meneguk habis air itu. Ling yang melihat ini hanya tersenyum dan mengayunkan tasnya ke belakang.
Sopir itu ingin melihat Ling lagi sebelum pergi, tapi mereka telah menghilang. Tak lama, ia merasa jika seluruh lelahnya tadi hilang. Sakit pinggangnya yang telah bertahun-tahun juga sembuh.
Ia bergumam 'aneh' sebelum benar-benar pergi.
Sementara itu, Ling dan teman-temannya telah sampai di Kota Urban.
***
Halo guys, sorry gak up
Kegiatan full dan langsung drop
Authornya lemah wkwk
__ADS_1
Ada tips untuk daya tahan tubuh?
Stay healthy ❤️