Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Apa Kau Ingin diusir dari Sini?


__ADS_3

"Saya dengar dari pemilik toko, orang itu adalah seorang pemuda. Sepertinya ia dari Akademi Bintang, karena ada lencana di bajunya," ucap penanggungjawab memberi informasi.


"Siapa nama pemuda itu?" tanya Zhuo Shiaonian dengan mata berbinar. Tentu saja karena ia ingin merekrut orang itu ke dalam keluarganya.


Penanggungjawab Keluarga Cheng menggeleng, "Saya tidak tahu."


Mendengar ini, tetua di samping Zhuo Shiaonian berkata dengan suara pelan, "Cheng Lan ini sangat licik. Ini adalah wilayah Keluarga Cheng. Tidak mungkin mereka tidak menyelidikinya. Jelas sekali jika mereka tak ingin kita tahu jadi kita tak bisa merekrut orang itu."


Zhuo Shiaonian mengangguk, "Tetua, minta seseorang untuk menyelidiki. Jika kita dapat menemukan orang itu, kita bisa bersaing dengan Keluarga Chen dan Keluarga Bai dalam kompetisi judi batu."


Tetua mengangguk dan melaksanakan tugas.


Tidak hanya Zhuo Shiaonian, Cheng Rui juga menemui Cheng Lan untuk ditanyai, "Beri aku informasi tentang orang itu. Selanjutnya aku akan mencarinya sendiri."


Mendengar ucapan Cheng Rui, Cheng Lan menggeleng, "Nona Muda, bukannya saya tidak ingin memberitahu Anda, tetapi saya benar-benar tidak memiliki informasi tentang orang itu. Saat saya menyuruh penjaga untuk menemui pemilik toko, pemilik toko berkata ia hanya mengenal kepala pelayan dari Keluarga Gao."


Cheng Rui tersenyum tipis, "Menarik ... apa Anda sudah tahu siapa yang dikirim Keluarga Chen untuk menyelidiki orang itu?"


"Tidak," jawab Cheng Lan menunduk hormat.


Kini Cheng Rui tertawa kecil, "Ini semakin menarik."


Tiba-tiba, Bai Chengsi menyapa Cheng Rui dengan hormat, "Nona Cheng."


Bai Chengsi tak berani berhadapan dengan Cheng Rui. Walau Cheng Rui terlihat ramah, ia tahu kekuatannya setara dengan Bai Xiaoqi. Lagipula ia telah diperingatkan agar tidak mengusik Cheng Rui. Bahkan Zhuo Shiaonian tak dapat dibandingkan dengannya.


Cheng Rui tersenyum tipis. Ia melihat ke arah pandang Bai Chengsi terakhir kali. Namun ternyata ia melihat Jun Ye Li. Ia menyipit saat melihat orang yang sedang berbicara dengan Jun Ye Li.


"Anda tahu dia?" tanya Cheng Rui.


Bai Chengsi melihat bahwa Cheng Rui mengacu pada Ling. Ia menjawab, "Tidak juga."


"Tadi Cheng Lan berkata jika orang yang menemukan batu giok level tujuh adalah orang yang bersama Gao Yu Xi. Mungkinkah itu dia?" tanya Cheng Rui menatap lekat ke arah Ling. Ia tenggelam dalam pikirannya.


Saat ini, Ling merasakan tatapannya. Saat ia mengangkat matanya dan melirik, seketika tatapan mereka bertemu.


Cheng Rui mengernyit. Ia merasa tidak asing dengan tatapan ini.


Bai Chengsi baru menyadari jika yang dimaksud Cheng Rui adalah Ling. Jadi, ia tertawa kecil karena merasa ini adalah lelucon.


Cheng Rui menarik pandangannya. Ia tersenyum tipis, "Apa ada yang lucu?"


"Tidak, Nona Cheng. Jika kau memang mencari seseorang, jangan harap itu adalah dia, oke? Dia memang murid baru di akademi, tapi dia berasal dari Kota Bayangan. Dia cukup licik. Lihatlah, ia cepat bergaul dengan Keluarga Gao," jelas Bai Chengsi.


*


Saat semua orang sibuk mencari orang yang menemukan batu giok level tujuh, di sini Ling memiliki masalah.


Sekelompok orang yang mengikuti mereka sejak tadi, kini menghadang mereka, "Tuan Muda Gao, biarkan kami membawa teman Anda. Tahun ini ia akan menjadi ahli judi batu dari keluarga kami."

__ADS_1


Ling mendongak untuk melihat orang yang begitu berani memaksanya. Lalu ia menyeringai, matanya dipenuhi keangkuhan, "Maaf, aku menolak."


Ekspresi orang itu berubah, "Kau menolak? Apa kau tak tahu siapa tuan kami? Berani sekali kau menolak! Apa kau ingin diusir dari sini?"


Gao Yu Xi jelas mengenali orang itu, "Maaf Tuan Muda Zhuo, dia hanya tak sengaja menemukan batu giok level tujuh itu."


"Aku tidak peduli cara apa yang kau lakukan. Karena kau yang menemukan batu itu, maka kau harus ikut denganku. Jika tidak, jangan harap bisa hidup tenang!" ucap Tuan Muda Zhuo tersenyum meremehkan.


Saat Gao Yu Xi melihat Liam akan bergerak, ia segera menarik Liam ke belakang. Ia tahu jika Liam mudah marah.


"Kau datang ke keluarga kami tidak?!" tanya Tuan Muda Zhuo.


"Tidak," jawab Ling tegas.


"Bagus sekali," Tuan Muda Zhuo menatap Ling dingin. Kemudian ia pergi.


Melihat dia pergi, Gao Yu Xi menatap Ling dan tersenyum pahit, "Seharusnya kau jangan asal menjawab. Menyinggungnya akan sangat merepotkan."


Dia menyalahkan diri sendiri karena tak memperingatkan Ling sejak awal. Walau Keluarga Gao akan baik-baik saja, tapi kekuatan di sini tetap rumit. Walau Keluarga Zhuo juga bukan keluarga besar, tapi dengan keberadaan Zhuo Shiaonian, mereka jadi dihormati.


"Jangan khawatir. Mereka tak akan melakukan apa pun saat ini," jawab Ling santai.


Gao Yu Xi tersenyum terpaksa. Ia tak tahu lagi bagaimana harus memberitahu Ling. Setelah ia berpikir sejenak, ia berkata, "Kalian kembali dulu ke akademi. Aku akan menemui tetua."


Setelah melihat-lihat di sini, Ling juga masih memiliki urusan dengan Bo Xue Ning. Ia hanya menjawab, "Baiklah."


Setelah Gao Yu Xi pergi, Jun Ye Li menatap Ling dan berbisik, "Ling, ini bukan wilayahmu. Di sini memiliki hukum tersendiri. Sepertinya Tuan Muda Zhuo itu bukan orang sembarangan."


Apa dia tidak melihat jika Zhuo Shiaonian saja tidak berani menyentuhnya?


*


Kediaman Keluarga Gao.


Gao Yu Xi tiba di rumahnya dan segera menemui kepala keluarga. Ia menceritakan seluruh kejadian di acara judi batu.


"Apa kau membicarakan murid baru yang jenius itu?" tanya kepala keluarga Gao.


"Ya, Ayah. Bantu dia dan bicaralah dengan Keluarga Zhuo," ucap Gao Yu Xi.


"Sepupu, apa kau lupa siapa Keluarga Zhuo itu? Jika Tuan Muda Zhuo mengincar seseorang, mengapa kau harus ikut campur? Apa kau tidak butuh ramuan lagi?" Paman Gao Yu Xi berkata dengan sinis.


Gao Yu Xi tak menjawab dan hanya menatap ayahnya.


Mendengar ini, kepala keluarga berpikir sejenak dan berkata, "Saya akan bicara dengan Keluarga Zhuo nanti."


Wajah Paman Gao Yu Xi menjadi suram, "Apa kalian lupa siapa Keluarga Zhuo? Kalian mengorbankan seluruh keluarga kita demi murid baru yang tidak jelas itu?"


Tetua di sampingnya juga setuju, "Dia mengatakan jika murid baru itu berhasil menemukan batu giok level tujuh. Tapi, bahkan orang dari Keluarga Chen tidak dapat melakukan itu. Bagaimana Anda bisa percaya kata-katanya?"

__ADS_1


Zhuo Shiaonian memiliki bakat tak terbatas dan latar belakangnya misterius. Sedangkan murid baru itu seorang jenius yang tak memiliki dukungan siapa pun. Dia sama saja sampah. Seharusnya di antara mereka berdua mudah saja siapa yang harus dipilih.


Ayah Gao Yu Xi berpikir sejenak sebelum menelepon Tuan Muda Zhuo.


Saat Tuan Muda Zhuo menerima telepon darinya, ayahnya sendiri juga telah memperingatkannya. Hal ini membuatnya sedikit marah. Jika dia tak bisa menyentuh Ling, apa dia tak bisa menyentuh orang-orang di sekitarnya?


Ia mengambil dokumen informasi yang dikirim padanya. Matanya tertuju pada satu nama, "Jun Ye Li" yang berasal dari kota seberang.


Namun, sebelum dia bertindak, dia menelepon Zhuo Shiaonian. Walau ia tak takut dengan Gao Yu Xi atau pun Ling, ia masih menghargai Zhuo Shiaonian.


*


Saat ini Zhuo Shiaonian sedang mengobrol dengan Cheng Rui. Tiba-tiba, Cheng Rui datang mencarinya malam-malam. Walau dia sombong, tapi Zhuo Shiaonian tak berani lengah di depan Keluarga Cheng. Ia pun menerima Cheng Rui.


Saat ia mendengar pertanyaan Tuan Muda Zhuo yang disampaikan oleh pelayannya, ia berkata sambil tertawa kecil, "Katakan padanya aku tidak kenal dengan murid baru itu."


Saat ia bicara, kilatan dingin muncul di matanya.


"Aku lihat Nona Zhuo Shiaonian masih memiliki beberapa urusan. Kalau begitu aku tidak akan mengganggumu," ucap Cheng Rui. Ia berdiri dan tersenyum.


Zhuo Shiaonian pun berdiri dan mengantar Cheng Rui.


Ketika Cheng Rui sudah pergi, ia duduk dan berpikir.


"Nona, ada apa dengan Cheng Ling ini? Apa dia sangat kuat?" tanya penjaga di sampingnya. Ia adalah orang yang pergi bersama Zhuo Shiaonian ke Kota Bayangan. Jadi, dia sangat mengenal Ling.


Zhuo Shiaonian terkekeh, "Bukan dia yang sangat kuat, tapi latar belakangnya. Apa kau berani menyinggung orang seperti itu?"


Penjaga itu menjawab dengan jijik, "Dia hanya bisa mengandalkan orang, tapi sebenarnya itu tak berarti. Ia baru saja datang ke luar negeri dan sudah sangat sombong. Siapa yang tidak tahu Asosiasi Dewa Ramuan di sini? Dia berani menyinggung kita? Cih, dia akan hancur beberapa hari lagi."


Zhuo Shiaonian menyeruput tehnya dan berkata, "Beritahu Chen Kai sedikit tentang masalah ini."


Di Kota Bayangan, Zhuo Shiaonian tak bisa berbuat apa-apa, tapi ini adalah luar negeri.


*


Di luar pintu, Cheng Rui masuk ke dalam mobil. Wajahnya yang anggun terlihat bingung.


"Nona, bagaimana hasilnya?" tanya Cheng Lan yang sedang mengemudi.


Sebagai pelayan terpercaya Cheng Rui, dia sebenarnya tahu alasan Cheng Rui bertanya pada Zhuo Shiaonian malam ini.


Cheng Rui melihat keluar jendela mobil dan menggeleng.


Sebenarnya, ia mencari Zhuo Shiaonian untuk mengumpulkan beberapa informasi. Ia ingin bertanya apakah Zhuo Shiaonian mengirim seseorang ke Keluarga Chen.


Ya, Cheng Rui adalah orang yang menyelinap bersama Ling ke Keluarga Chen malam itu. Namun, ia tak tahu jika itu adalah Ling. Jadi, dia mencurigai Zhuo Shiaonian.


Namun, dari reaksi Zhuo Shiaonian saat ditanya, sepertinya ia tak menunjukkan gerak gerik mencurigakan.

__ADS_1


Apakah bukan dia?


Cheng Rui memijat pelipisnya merasa pusing.


__ADS_2