Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Sama Sekali Tidak Peduli


__ADS_3

Tingkat keenam. Memang ini bukanlah level tertinggi jika dibandingkan dengan orang-orang di luar negeri, tetapi itu sudah dianggap sangat kuat. Terutama, Zhan Yu dan yang lainnya masih sangat muda. Pada usia mereka, masa depan mereka pasti tidak terbatas.


Karena, mereka hampir selevel dengan Bo Yushen.


Semua orang yang hadir hampir lupa untuk bereaksi. Tetua pertama, yang tadi ingin menyelamatkan Ling, ia juga tidak bereaksi. Ia hanya menatap tetua yang bertanggung jawab atas tes ini dengan linglung, "Kau ... apa yang kau katakan barusan?"


"Mereka memang tingkat keenam. Aku sudah mengujinya dua kali dan tidak ada kesalahan," ucap tetua penanggung jawab tes itu. Bahkan ia masih belum percaya sampai sekarang. Ia berani mengatakan ini hanya setelah ia mengkonfirmasinya kembali.


Tetua pertama bengong sambil memandang Ling.


Saat Zhan Yu dan yang lainnya meninggalkan Keluarga Bo, mereka tahu betul apa tingkatan orang-orang itu. Setelah satu tahun, tidak mudah bagi mereka hidup di sebuah wilayah yang tidak memiliki sumber daya. Jangankan meningkatkan kekuatan, bisa bertahan hidup saja mereka seharusnya bersyukur.


Namun, sebenarnya mereka bisa mencapai tingkat keenam?


Peningkatan macam apa itu?


"Mustahil!" Bo Yushen tersadar dari lamunannya. Ekspresinya berubah saat menatap Ling. Ia tidak percaya dan tidak menerima kenyataan ini.


Ia telah menggunakan seluruh sumber daya di pulau itu dan juga bantuan Zhuo Shiaonian untuk meningkatkan level si codet dan penjaga lainnya. Bahkan, penjaga biasa lainnya tidak mendapatkan fasilitas seperti itu. Ia melakukan itu semua hanya untuk hari ini.


Namun, Zhan Yu, Kapten Kelima, dan yang lainnya langsung mencapai level keenam? Ini terlalu sulit dipercaya?


Apa itu level keenam? Bahkan dia pun hanya level keenam dan sudah mendapat pujian dari para tetua Keluarga Bo. Sekarang, para penjaga Ling juga berada di level enam?


Bo Yushen membalikkan badannya menghadap ke arah Ling. Jika memang demikian, siapa di Keluarga Bo yang bisa dibandingkan lagi dengan Ling? Jangankan dia, bahkan jika ada Zhuo Shiaonian di sini, tetap sulit untuk menyainginya, kan?


Wajah Bo Yushen terlihat sangat tertekan.


Namun, si codet bahkan lebih panik dan lebih tidak percaya daripada dia. Ekspresi sombong di wajahnya langsung hancur seketika. Ia bergegas menghampiri tetua penanggung jawab tes itu, "Apa yang Anda katakan? Mereka ... mereka benar-benar berada di level keenam?"


"Itu benar," tetua itu mengangguk.


Zhan Yu tahu jika Keluarga Bo ingin si codet yang datang ke wilayah utara, tapi ia memandang rendah Ling dan membuat Kapten Kelima dan saudara lainnya yang pergi ke sana menggantikannya.


Jadi, Zhan Yu melihat si codet dan tersenyum, "Hey, terima kasih karena kau telah membuat kami bersaudara bersatu kembali. Kau bahkan membiarkan mereka menemukan tuan yang baik seperti Tuan Muda Chen."


Setelah mengetahui kekuatan Zhan Yu dan yang lainnya, si codet tidak berani mengatakan apa-apa lagi. Ia mundur ke belakang perlahan.


Ling mengabaikan Bo Yushen dan hanya bertanya kepada tetua penanggung jawab tes itu, "Bagaimana? Apa aku bisa mengikuti tes ini?"


"Tentu saja," jawab tetua penanggung jawab itu dengan terburu-buru. Sikapnya terhadap Ling lebih hormat dari pada sebelumnya, karena ia tahu kemampuan para penjaga Ling.


"Baiklah," jawab Ling. Ia mengangguk dan berjalan masuk. Sambil berjalan, ia memikirkan apa yang bisa dia sombongkan.


Sementara itu, Bo Yushen masih berdiri di luar pintu, hanya memperhatikan Ling masuk dengan ekspresi suram. Walau ia tidak ingin mengakuinya, kali ini Bo Yushen benar-benar sedikit gelisah. Karena ia terlalu sombong, ia bahkan tidak menggunakan rencana awalnya.


"Tidak! Baru setahun. Seharusnya ia paling tinggi berada di level ketujuh atau hampir sama denganku. Aku memiliki dukungan dari ramuan Zhuo Shiaonian. Apa yang dia punya?" Bo Yushen mengepalkan tangannya dan menatap ke arah pintu.


Ia tak percaya jika ia akan kalah dengan Ling setelah menggunakan begitu banyak ramuan.


*


Ling sudah keluar.


Hanya Ling yang keluar. Mereka tidak melihat tetua penanggung jawab tes.


Tetua pertama dan yang lainnya juga sedang menunggu kabar dari dalam. Ketika mereka melihat Ling keluar sendirian, mereka merasa aneh dan juga penasaran dengan level Ling saat ini.


"Tuan Muda Chen, di mana tetua?" tanya tetua pertama.


Ling menarik jaketnya dan tersenyum, "Di dalam."


Mereka ingin bertanya seberapa kuat Ling, tapi tidak ada yang berani bertanya lebih dulu.


Akhirnya, tetua pertama mencoba memberanikan diri dan bertanya dengan hati-hati, "Tuan Muda Chen, bagaimana tesnya?"


Dia sedikit cemas karena sampai sekarang belum ada kabar.


Ling hanya menjawab ringan, "Tidak ada masalah."

__ADS_1


Suaranya sangat tenang, sehingga orang tidak bisa membedakan apakah dia sedang senang atau marah.


Namun, Bo Yushen menghela napas lega karena suatu alasan. Reaksi Ling tidak terlihat seperti yang dia takutkan. Jika Ling memang sangat kuat, ia pasti akan sangat sombong sekarang.


Yang lainnya juga berpikiran sama seperti Bo Yushen. Suasana hati mereka menjadi lebih tenang. Si codet yang awalnya sedikit menyesal, penyesalannya berkurang ketika melihat ekspresi Ling.


Sementara itu, Zhan Yu dan yang lainnya juga menebak-nebak kekuatan Ling, "Zhan Yu, kau yang paling dekat dengan Tuan Muda Chen. Ketika pertama kali dia datang ke Keluarga Bo, ia sudah berada di level keenam, kan? Menurutmu, level berapa dia sekarang?"


"Aku tidak tahu, tapi setidaknya di tingkat ketujuh," jawab Zhan Yu menggelengkan kepalanya. Tahun ini, ia tidak terlalu sering bertemu dengan Ling. Namun, menurut pemahamannya, Ling paling rendah berada di level ketujuh.


Kapten Kelima juga mengangguk, "Itu tidak lebih buruk dari dia."


'Dia' yang dimaksud adalah Bo Yushen.


Kerumunan orang itu sibuk berdiskusi. Tiga menit kemudian, tetua penanggung jawab tes akhirnya keluar. Ia langsung menjadi pusat perhatian di sana.


Sebelum tetua pertama bertanya, Bo Yushen lebih dulu berbicara, "Tetua, Tuan Muda Chen berada di level berapa? Dia terlihat sangat misterius dan memiliki bawahan yang sangat kuat. Apakah ia sudah mencapai level ketujuh?"


Ia tetap mencoba tersenyum. Ia mendengar dengan jelas percakapan Zhan Yu dan saudara-saudaranya barusan. Ia pun mengatakan itu itu agar tidak terlalu malu nantinya. Lagipula, semakin besar harapan, semakin sedikit pula rasa hormat mereka kepada Ling jika ternyata kenyataannya tak sesuai harapan.


Tetua menggelengkan kepalanya, "Tidak."


Bo Yushen menghela napas lega. Sedangkan tetua pertama dan yang lainnya tampak kecewa.


Namun, tetua penanggung jawab tes itu belum selesai bicara. Ia masih menatap Ling dengan tubuh gemetaran.


"Cepat! Cepat ... beritahu Tuan Tua! Tuan Muda Chen ... mungkin telah mencapai tingkat kesembilan!" ucap tetua itu gemetar.


Tetua pertama tak berharap akan mendengar ini. Padahal, tadinya ia ingin mengumumkan jika ujian ini sudah selesai.


Di detik berikutnya, ternyata kata-kata tetua membuatnya tertegun sejenak. Ia bingung, "Tunggu, Tetua. Apa yang baru saja kau katakan?"


"Benar. Tingkat kesembilan! Benar sekali! Kristal penguji itu meledak sebelum tesnya benar-benar berakhir. Cepat! Beritahu Tuan Tua!" jawab tetua itu.


Orang-orang yang berada di sana tidak tahu harus berkata apa. Si codet yang sudah merasa lega karena mengira Ling berada di level tujuh, sekarang rasanya ia ingin meledak karena mendengar ini.


Tadinya, ia tidak ingin ikut dengan Ling karena dia memilih wilayah utara. Ia membenci Ling karena ia memilih tempat yang tidak memiliki sumber daya. Oleh karena itu, ia membuat rencana agar Kapten Kelima dan saudara-saudaranya ke wilayah utara, sedangkan dia akan ke pulau Bo Yushen.


Bagaimana Bo Yushen bisa dibandingkan dengannya lagi? Bahkan, Bo Yushen tidak layak untuk dibandingkan dengannya.


Tidak hanya mereka, Zhan Yu dan yang lainnya juga tidak menyangka Ling mencapai level di mana mereka tidak bisa mengejar ketertinggalan itu.


Tak ada yang memulai pembicaraan, tetapi kini semua orang memandang Ling dengan hormat. Sedangkan orang-orang memandang Bo Yushen yang wajahnya muram dengan tatapan aneh.


"Aku tidak menyangka Tuan Muda Chen begitu kuat. Tetua pertama, apakah Anda tidak ingin mendiskusikan kerja sama dengan Tuan Muda Yushen? Memiliki relasi dengan Asosiasi Dewa Ramuan merupakan salah satu keberuntungan," ucap Ketua Aula yang berdiri di pihak Bo Yushen.


Tetua pertama pun akhirnya tersadar. Untuk sesaat, hampir saja ia memihak Ling sepenuhnya. Ketika ia mendengar ucapan Ketua Aula, ia kembali ke kenyataan.


Awalnya, ia berpikir jika Ling sama sekali tidak sebanding dengan Bo Yushen. Kemudian, saat hasil tes Ling diumumkan, ia menyadari jika Ling benar-benar tidak sesederhana itu.


Namun, Ling tetap tidak bisa dibandingkan dengan Bo Yushen. Bagaimanapun, Bo Yushen masih memiliki dukungan Zhuo Shiaonian dan orang-orang dari Asosiasi Dewa Ramuan.


Ketika itu, seseorang masuk dan berkata bahwa ia ingin menemui Ling. Ia mengaku jika ia adalah satu-satunya murid Tuan Shangxuan.


Ling melirik tetua pertama dan bertanya, "Tetua, apakah aku bisa menemui Tuan Tua?"


"Ah, tentu saja," tetua tidak terlihat marah atau pun akan melarangnya.


Ling melirik orang yang baru datang itu dan memberi isyarat. Orang itu mengangguk padanya, "Tuan Muda Chen, aku akan menunggumu di sini."


Suara dan sikapnya sangat hormat.


Namun, Ling tidak merasa ada yang salah dengan sikap hormatnya. Ia hanya berjalan ke kediaman Tuan Tua.


Tetua pertama menyadari jika dia tidak mengenal teman Ling yang ini. Namun, karena dia adalah teman Ling, ia tetap menjaga sikap. Ia tidak ingin sampai menyinggung perasaannya.


Ia pun bertanya dengan hati-hati, "Aku belum pernah melihatmu sebelumnya. Kau adalah ...."


Teman Ling melirik tetua pertama dan tidak mengatakan apa-apa. Ia hanya mengeluarkan tokennya.

__ADS_1


Tetua pertama langsung membeku. Ia menatap token itu, kemudian ke arah wanita itu. Ia merasa sangat tidak percaya.


"Nama keluargaku adalah Shi. Aku di sini hanya untuk menemui Tuan Muda Chen," jawab Shi Jiu.


"Jadi, kau adalah murid Tuan Shangxuan," ucap tetua pertama. Ekspresinya menjadi lebih hormat.


Setelah itu, Shi Jiu kembali diam.


Namun, Bo Yushen tiba-tiba berkata, "Tetua pertama, sejujurnya aku ingin pergi ke laboratorium keluarga kali ini. Kecuali Keluarga Bo tidak ingin bekerja sama, mungkin apa yang terjadi di luar akan terjadi juga di sini. Virus dari mayat telah menginfeksi banyak orang dan menyebar ke luar negeri. Hanya Nona Zhuo Shiaonian yang bisa menyembuhkannya."


Kata-kata Bo Yushen membuat kerumunan itu gempar. Bahkan Zhan Yu dan yang lainnya saling pandang. Bagaimana mereka tidak pernah mendengar tentang masalah ini?


Walau banyak yang belum pernah mendengarnya, tetua pertama tahu sesuatu. Ia menatap Bo Yushen dan menjawab dengan serius, "Tuan Muda ... mengenai masalah ini, aku akan mendiskusikannya dulu dengan Tuan Tua."


"Baiklah, aku akan menunggumu," jawab Bo Yushen tersenyum puas.


Tetua pertama terlihat menunduk dan ekspresinya berubah. Namun, Zhan Yu dapat merasakan jika tetua pertama pasti akan berpihak kepada Bo Yushen kali ini.


"Tetua pertama, bukankah kita sudah setuju agar yang terkuat dipilih menjadi murid? Tidak baik untuk menarik kembali kata-kata Anda, kan?" Zhan Yu mengatakan ini karena tidak mau hal yang tidak diinginkan terjadi.


Tetua pertama hanya menatapnya sekilas dan tetap diam.


"Tunggu. Coba katakan lagi. Apa Anda tahu siapa yang menyembuhkan virus itu?" tanya Shi Jiu mengangkat alisnya.


"Tidak," tetua pertama agak terkejut karena pertanyaannya.


Shi Jiu mengerutkan keningnya dan bertanya hal lain, "Lalu, apakah Anda tahu siapa yang memenangkan kompetisi perekrutan murid ramuan?"


Melihat ekspresi bingung tetua pertama dan yang lainnya, Shi Jiu akhirnya mengerti.


"Sepertinya, kalian sama sekali tidak peduli dengan Tuan Muda Chen. Ia mengalahkan Zhuo Shiaonian dalam kompetisi itu setahun yang lalu. Beberapa hari yang lalu, seseorang dari Keluarga Shi kami juga terkena virus. Tuan Muda Chen lah yang menyelamatkannya karena Zhuo Shiaonian tidak bisa menyelamatkannya," ucapan Shi Jiu sangat menampar mereka.


Kemudian, ia mengabaikan tetua pertama dan yang lainnya. Ia hanya mengikuti Zhan Yu dan menunggu Ling.


Bo Yushen dan yang lainnya yang ditinggalkan di sana, mereka seperti merasakan naik roller-coaster. Perasaan mereka sejak tadi naik turun begitu cepat.


Bo Yushen pun segera menghubungi Zhuo Shiaonian, tetapi tidak berhasil.


Sedangkan Shi Jiu mencari Ling untuk memberikan peta yang berada di tangan Keluarga Shi. Ini adalah petunjuk yang diberikan Lingxi padanya. Sebenarnya, setelah Ling meninggalkan pulau, Shi Jiu juga tidak pernah melihatnya lagi sampai hari ini.


Walau peta ini adalah warisan turun-temurun sejak lama, dibandingkan dengan pertahanan Keluarga Shi, Keluarga Shi masih memiliki Ling yang bisa menyelamatkan mereka.


Mereka sudah mendiskusikannya dengan para tetua dan akhirnya memutuskan untuk memberikan peta kuno ini pada Ling.


*


Ling berada di kediaman Tuan Tua.


Mereka duduk berhadapan dengan dupa di meja di depan mereka. Tuan Tua memandang Ling dengan ekspresi puas, "Dunia akan segera berubah. Apakah aku boleh memanggilmu Ling saja?"


"Tentu saja," Ling menuangkan secangkir teh untuknya.


"Aku tahu kenapa kau ada disini," ucap Tuan Tua. Ia memiliki rambut seputih salju, tetapi matanya dalam dan sangat misterius. Ia melihat asap yang mengepul di depannya dan menghela napas.


"Setelah kepala pelayan kembali dari wilayah utara, aku tahu bahwa kau tidak ingin menjadi pemilik Keluarga Bo. Aku diam-diam mengizinkanmu untuk berpartisipasi dalam tes ini karena aku ingin anggota keluarga lainnya melihat perbedaan antara kau dan mereka. Kesombongan mereka sudah melewati batas," ujar Tuan Tua.


Kemudian, ia menatap Ling tanpa berkedip, "Ling, berjanjilah padaku. Ketika aku mati nanti dan Keluarga Bo berada dalam bahaya, bisakah kau membantu orang-orang itu?"


Ling membeku. Ia menyesap tehnya untuk menyamarkan kegugupannya. Sejujurnya, ia memang terkejut dengan kata-kata Tuan Tua. Ia menjawab, "Bagaimana bisa ...."


Ia tidak mengucapkan kata 'mati', tetapi jeda kalimatnya mengungkapkan makna ini. Ia tidak bisa merasakan kekuatan Tuan Tua sama sekali. Kekuatannya jelas lebih tinggi darinya. Mungkin sekitar level sembilan akhir atau level sepuluh.


Lalu, bagaimana bisa sesuatu terjadi padanya?


"Aku bisa lolos dari bencana sekali, tetapi tidak dua kali. Ling, kau hanya perlu berjanji padaku," ucap Tuan Tua bersungguh-sungguh.


Di bawah tatapannya, Ling mengangguk, "Selama aku masih hidup, aku akan melindungi Keluarga Bo. Namun, tetap ahli waris yang akan memiliki hak sepenuhnya terhadap Keluarga Bo."


Barulah saat itu Tuan Tua Bo menghela napas lega. Ia berdiri dan memasuki ruang kerjanya, kemudian kembali dengan sebuah amplop.

__ADS_1


Ling melihat amplop itu. Ia tahu itu berisi barang terakhir yang ia butuhkan. Bo Xue Ning telah mengetahui hal ini.


Namun, Ling sedikit takut saat hampir menerima selembar kertas itu. Ia tidak tahu apa yang akan dia hadapi selanjutnya.


__ADS_2