Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Dicap Buruk


__ADS_3

Orang-orang dari Kota Bayangan tahu jika lebih baik menyentuh Ling daripada temannya. Jika kau menyentuh temannya, maka kau akan mati dua kali lebih mengenaskan.


"Lebih baik kau kembali sekarang dan nikmati sisa hari-hari terakhir di hidupmu," ucap Ling kemudian pergi dengan Jun Ye Li.


Zhuo Hu semakin murka, "Chen Ling! Kau jangan terlalu sombong!"


Ling berhenti, tapi bukan untuk bicara dengan Zhuo Hu melainkan kepala pelayan, "Kepala pelayan, kau dengar itu, kan? Jika kalian masih ingin berurusan denganku, maka temuilah aku. Namun hasilnya, Keluarga Zhuo kalian akan hancur. Jika kalian menemui temanku, maka hasilnya lebih buruk lagi. Jika kalian ingin melepaskan Zhuo Hu, kita masih bisa mengobrol. Lagipula kita tak memiliki dendam tertentu, kan?"


Ling meletakkan tangan di saku kemudian melangkah pergi.


Kepala pelayan berekspresi datar.


"Chen Ling! Kau begitu menjijikkan! Apa kau pikir Asosiasi Dewa Ramuan hanya nama?" teriak Zhuo Hu sambil menggertakkan gigi.


Dia pun menelepon Zhuo Shiaonian. Ini adalah harapan terakhirnya.


Saat Zhuo Shiaonian mengangkat panggilan, ia segera menceritakan semua kejadian. Bahkan ia menyuruh Zhuo Shiaonian agar membunuh Ling dengan kejam.


Namun, jawaban Zhuo Shiaonian diluar perkiraannya, "Kerja bagus, Zhuo Hu! Kau masih berani mencariku? Apa kau tak tahu telah merugikanku? Kau ingin membalas dendammu tapi menggunakan namaku? Apa kau tak sadar apa yang telah kau lakukan? Kau menyiksa pemuda dari Akademi bintang. Sekarang, semua bukti sudah ada di kantor penegakan hukum. Apa kau masih bisa kabur?"


Zhuo Shiaonian terus marah-marah, "Dan apa kau tahu siapa yang menghubungiku? Tidak hanya orang dari Kota Bayangan, tapi juga Keluarga Bai. Sekarang identitasku sebagai murid di Akademi Bintang dicap buruk. Kau senang sekarang, kan? Jadi, kau hanya bisa berdoa dan jangan cari aku lagi."


Setelah itu, Zhuo Shiaonian menutup panggilan.


Zhuo Hu linglung. Ia tahu tak ada gunanya menyesal sekarang.


Ia segera berpikir cepat. Ia ingat batu giok level tujuh yang dia ambil. Ia pun segera menyuruh seseorang mengembalikannya pada Ling.

__ADS_1


*


Di sisi lain, Ling tak terkejut saat menerima batu itu. Ia melemparkannya pada Jun Ye Li.


Jun Ye Li ingin bertanya, tapi saat menyadari ada banyak orang di sini, ia memilih menyimpan batu itu.


Liam baru saja selesai makan. Setelah itu ia mengeluarkan ponselnya dan bermain game bersama Yuan. Jun Ye Li selalu melihat mereka bermain tapi ia tak pernah mengerti cara memainkannya. Namun saat melihat Liam dan Yuan berteriak, ia tahu mereka kalah lagi.


"Ling, apa kau sudah selesai makan? Ayo bermain dan menangkan game ini," ucap Liam dengan mata berbinar.


"Kalah lagi?" tanya Ling melirik mereka.


Liam mengangguk, "Ya, mereka bermain squad."


Ling menghela napas dan berkata dengan lembut, "Ya, kalian memang tak akan memenangkan itu."


Liam membelalak dan wajahnya pasrah.


Ling mengenali mereka adalah penjaga dari Keluarga Chen, tapi ... mereka adalah orangnya Chen Kai.


Kedua orang itu dikirim Nyonya Chen untuk memberikan hadiah pada Ling. Mereka berdua belum tahu berita akhir-akhir ini. Jadi, mereka mengira Ling masih sama saja.


Mereka merasa sombong saat berhadapan dengan Ling, "Ini adalah hadiah dari Nyonya. Jika bukan karena kebaikannya, apa Anda pikir bisa mendapat hadiah ini?"


Mereka melempar kotak yang mereka bawa. Tatapan mereka terlihat sangat iri, "Ambil dan bukalah. Anda hanya dapat melihatnya sekali seumur hidup."


Ling hanya menatap kotak itu.

__ADS_1


Sedangkan Yuan bergegas membukanya. Ia berkata, "Hadiah apa yang hanya bisa kulihat sekali seumur hidup? Aku benar-benar ingin melihatnya."


"Lihatlah! Dengan statusmu, barang itu hanya dapat dilihat sekali seumur hidup," ucap penjaga itu semakin sombong.


Yuan pun membukanya karena sangat penasaran. Apakah itu harta karun?


Namun, saat kotak itu terbuka, ia tercengang.


Apa ini yang dapat mereka lihat sekali seumur hidup?


Su Wen Ai dan yang lainnya juga membungkuk untuk melihat isi kotak itu. Setelah mereka melihatnya, respon mereka tak jauh beda seperti Yuan. Mereka tak bisa berkata-kata.


Bahkan mereka ingin tertawa.


Melihat mereka seperti ini, kedua penjaga itu berpikir jika mereka sangat terpana dengan benda di dalamnya. Ia berkata dengan sinis, "Itu adalah batu giok level lima yang didapatkan Tuan Muda. Keluarga Cheng menawarkan seribu koin, tapi Tuan Muda menolaknya. Kau sangat beruntung kali ini."


Tidak hanya Ling dan yang lainnya, bahkan Jun Ye Li yang tidak tahu apa-apa juga ingin tertawa. Ia menyentuh batu di sakunya. Dan itu adalah batu giok level tujuh. Itu sama sekali tak bisa dibandingkan dengan batu giok level lima.


"Terimakasih, tapi aku tak membutuhkannya," ucap Ling. Ia memberi kode pada Yuan untuk mengembalikannya.


Kedua penjaga itu terkejut. Walau hanya batu level lima, Chen Kai juga sangat menghargainya.


Namun, Yuan dan yang lainnya hanya tenang. Bahkan Ling tersenyum mengejek.


Kedua penjaga itu menyimpan kembali kotak hadiah. Mereka pun berjalan kembali ke kediaman Keluarga Chen.


"Jangan bilang mereka tidak tahu apa itu batu giok level lima?" ucap salah satu penjaga.

__ADS_1


Memikirkan ini, mereka merasa itulah logika yang paling mungkin.


Jika tidak, mengapa mereka menolak batu ini?


__ADS_2