Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Barang Legenda


__ADS_3

Di dalam Keluarga Bo, Bo Shin memiliki kedudukan tinggi karena darah keturunannya. Ia juga dikabarkan akan menjadi pewaris Keluarga Bo. Namun sekarang, Ling muncul dengan darah keturunan lebih tinggi.


Meskipun ia tak ingin menjadi pewaris, tapi tetap saja ia mendapat banyak warisan dari Bo Minghao. Dan itu sebenarnya merugikan Bo Shin.


Namun Bo Shin bukan wanita yang gila harta. Ia juga tak terlalu peduli dengan warisan. Yang ia pedulikan adalah memberikan yang terbaik untuk Keluarga Bo.


Bo Shin dihormati oleh seluruh pelayan, bahkan tetua, termasuk juga Bo Minghao. Keluarga Bo adalah keluarga yang sangat menghargai bakat. Jika bakatmu tinggi, kau akan menjadi terhormat.


Begitu juga sebaliknya.


Ling memiliki darah keturunan paling murni. Ia juga mendapat pengakuan dari leluhur. Namun meski begitu, para orang-orang berpikir bakatnya sia-sia karena ia tak pernah berkultivasi.


Namun siapa sangka Ling akan membalik keadaan. Bahkan ia bisa menjatuhkan Bo Hongyun hanya dengan kekuatan fisik.


Sejak saat itu, semua anggota Keluarga Bo menghormati Ling.


Saat ini Bo Shin sedang menunggu Ling. Mereka akan pergi bersama ke pelelangan. Sedangkan Bo Minghao akan pergi bersama Chen Lin.


Saat Bo Shin melihat Ling, ia tersenyum tipis. Pria di depannya ini benar-benar tampan. Tidak tahu apa yang bisa membuat orang-orang berpikir jika dia adalah orang biasa yang berasal dari kampung.


Ling naik ke kursi penumpang bagian depan. Ia segera duduk karena ia sedikit mengantuk. Ia tak tidur semalaman karena kembali membuat ramuan. Belum lagi pagi-pagi buta ia harus mengantar ramuan-ramuan itu kepada Yuan Ming.


Tidak mungkin ia sendiri yang akan mengantar ramuan ke rumah lelang.


Supir sedikit terkejut dengan sifat Ling. Biasanya, Bo Shin lah yang selalu duduk di depan. Namun saat ini Ling langsung duduk di depan tanpa bicara apapun.


Bo Shin juga sedikit terkejut, tapi ia tak akan mempermasalahkan kursi begitu. Ia pun memilih duduk ke kursi belakang.


Sopir itu merasa sedikit gugup. Ia menatap Bo Shin dari kaca spion. Bo Shin menganggukkan kepalanya. Setelah itu, barulah sopir itu merasa lega dan kemudian menginjakkan gas menuju rumah lelang.


Setelah menatap Bo Shin, ia sedikit melirik Ling. Pria di sampingnya memiliki bulu mata panjang dan lentik. Ketika ditatap begitu, Ling menatap balik.


Jantung sopir itu berdegup kencang. Ia segera mengalihkan pandangannya dari Ling.

__ADS_1


Baru saat ini dia menyadari jika Ling sangat berkharisma. Bahkan ia tak merasa seperti ini saat menatap Bo Minghao. Ia benar-benar salah saat berpikir Ling adalah orang biasa.


Saat ini, mereka sampai di rumah lelang.


Lelang ini adalah lelang terbaik. Setiap tamu undangan adalah orang besar yang ada di Kota Bayangan. Saat Bo Shin dan yang lainnya masuk, pelayan lelang langsung tahu mereka dari Keluarga Bo.


Pelayan itu dengan hormat membawa mereka ke lantai 2.


Saat mereka sampai di dalam kamar khusus, sudah ada pimpinan tetua di sana. Tentu saja pimpinan tetua tak akan membiarkan para junior melakukan lelang sendiri. Sebagai senior, ia akan mendampingi mereka.


Dan juga ada Bo Hongyun yang sudah keluar dari rumah sakit.


Saat berdiri di depan pintu, Ling berhenti sejenak. Ia melihat ukiran simbol phoenix di pintu di kamar sebelahnya.


"Itu adalah kamar Keluarga Zhuo. Mungkin saja kau tidak mengenalnya. Bagaimanapun mereka adalah keluarga terpandang. Hanya sedikit orang yang beruntung yang bisa mengenal mereka. Lagipula, lelang ini juga tak bisa dihadiri oleh sembarang orang. Sepertinya Kakak Pertama sangat beruntung. Bukankah di kampungmu tidak ada hal seperti ini?" ucap Bo Hongyun panjang lebar. Sepertinya ia belum merasa jera mendapatkan pelajaran dari Ling.


Ling menatap Bo Hongyun. Ia menaikkan satu alisnya. Setelah itu, ia melangkah melewati Bo Hongyun. Ekspresinya biasa saja, bahkan terkesan tidak peduli. Ling tidak takut, iri, apalagi cemburu.


Ia hanya duduk bersandar di kursi dengan tenang.


[Kita akan untung banyak hari ini.]


Ling segera membalas.


[Itu bagus.]


Tidak berapa lama kemudian, muncul satu lampu sorot ke tengah podium. Saat ini, semua mata tertuju pada barang yang ada di sana.


Setiap keluarga besar ingin melakukan yang terbaik untuk keturunannya. Mereka berebut datang ke tempat lelang untuk mencari barang berharga. Jika mereka mampu, mereka akan mendapatkannya. Apalagi barang lelang yang ada di sini jarang ada di pasaran luar.


Barang lelang akan dijual mulai dari harga paling rendah hingga harga paling tinggi. Biasanya, harga paling tinggi akan dijual belakangan. Karena itu, persaingan di awal tidak terlalu ketat. Namun, semakin berharga barang, semakin tinggi pula harganya.


Tentu saja persaingan juga semakin ketat.

__ADS_1


Hal inilah yang membuat lelang menjadi seru.


"Aku baru saja diberitahu jika dalam lelang kali ini akan ada barang legenda," ucap MC yang membuat orang-orang berbisik satu sama lain. MC itu berbalik badan dan menunjukkan barang legenda itu.


"Ini adalah lima botol ramuan dengan kemurnian 92%. Ini barang legenda ketiga. Tidak dijual terpisah, dijual satu set. Seharga 1.000 batu roh," ucap MC yang malah membuat semua orang terdiam.


Barang legenda hanya dikeluarkan beberapa kali dalam lelang. Harganya juga sangat fantastis. Bahkan satu batu roh sama harganya dengan satu juta koin biasa.


Belum lagi ini merupakan ramuan.


Bo Shin yang biasanya tenang juga menjadi gelisah melihat ini. Ia menatap lekat lima botol ramuan itu. Dengan kemurnian 92% ... sepertinya ini satu-satunya yang muncul selama dia hidup. Biasanya dia hanya melihat kemurnian 30% atau 50%. Yang paling rendah adalah 5%.


Yang membuat ini pasti seorang dewa.


Belum lagi, ini adalah barang legenda ketiga. Artinya masih ada barang legenda lainnya. Barang seperti ini sangat jarang. Tidak salah itu menjadi barang legenda.


"2.000 batu roh," ucap salah satu pria paruh baya yang ada di lantai satu.


Kenaikan seperti ini sangat wajar. Walau memang sangat mahal, bagi mereka ini sepadan dengan manfaatnya.


Setelah pria tua itu berbicara, yang lain juga ikut menyusul. Mereka berlomba-lomba ke harga paling tinggi.


Saat ini sudah mencapai harga 7.000 batu roh.


Namun yang sejak tadi menawar harga adalah orang di lantai satu. Sedangkan orang di lantai dua masih diam.


"10.000 batu roh," ucap pria yang ada di lantai dua. Lantai dua berisi orang yang lebih kaya dan lebih berkuasa. Jadi wajar jika mereka menawar dengan harga lebih tinggi.


"20.000 batu roh," ucap Bo Shin setelah beberapa kali mempertimbangkan.


Saat ini keadaan menjadi hening. Mereka tahu jika ia dari Keluarga Bo. Apalagi itu adalah harga yang sangat tinggi.


MC juga menunggu beberapa saat.

__ADS_1


Setelah keheningan yang cukup lama, MC akan bicara. Namun sebelum ia mengeluarkan suara, ada suara dingin yang terasa mengintimidasi.


"25.000 batu roh," ucap orang itu dingin.


__ADS_2