
Sepulang dari akademi, Gao Feng pergi ke kediaman Chen. Gao Feng dan Chen Zhi bertemu di ruang belajar.
Saat ini, Gao Feng tak bicara dan hanya meletakkan senjata nuklir di meja. Ketika mengenali senjata itu, Chen Zhi terkejut, "Tuan Gao, apa maksudnya ini? Apa Anda ingin membatalkan kerjasama?"
Chen Zhi menjawab, "Tidak, Tuan Chen, Anda salah paham. Walau aku mengembalikan senjata ini, aku akan tetap melindungi Ling. Selama Keluarga Gao masih berdiri, aku menjamin Ling tak akan kehilangan sehelai rambut pun."
Chen Zhi agak meragukan Gao Feng.
Gao Feng juga menyadari keraguan Chen Zhi, tapi Ling menyuruhnya untuk merahasiakan ini. Ia hanya berkata, "Tuan Chen, apa Anda tidak mempercayaiku? Walau kami tak memiliki senjata nuklir, kami telah mendapat yang lebih dari ini."
"Benarkah?" tanya Chen Zhi tak percaya.
"Anda akan melihatnya sendiri dalam dua hari," jawab Gao Feng serius.
"Bolehkah aku tahu alasannya?" tanya Chen Zhi. Ia memegang pistol itu dengan gelisah.
Gao Feng hanya menatap Chen Zhi. Ia berpikir mengapa Ling tidak lahir dari Keluarga Gao. Akhirnya, ia tak menjawab pertanyaan Chen Zhi. Ia hanya menyuruhnya untuk tidak khawatir. Kemudian, ia pergi.
Chen Zhi ditinggalkan dalam keadaan bingung.
Ia bertanya pada tetua, "Tetua, menurutmu apa maksud Tuan Gao? Ia mau menyinggung Keluarga Zhuo tanpa balasan apa pun?"
Tetua itu juga tidak mengerti, "Saya merasa dia bukan orang yang bodoh, tapi pasti telah terjadi sesuatu. Namun, apa itu?"
Mereka berdua merenung
*
Malam itu, saat Chen Kai pulang, Nyonya Chen segera menariknya. Ia langsung berkata, "Kai, Kepala Keluarga Gao tadi datang ke sini."
"Benarkah?" Chen Kai berhenti.
Nyonya Chen mengangguk, "Hampir semua orang melihatnya. Menurutmu apa yang terjadi dengan ayahmu dan tetua?"
Ekspresi Chen Kai berubah. Ia segera pergi ke ruang belajar Chen Zhi.
Namun, tidak ada Chen Zhi di sana. Hanya ada tetua. Ia segera bertanya, "Tetua, apa Anda dan ayahku sudah gila?"
__ADS_1
Tetua hanya tersenyum, "Chen Kai, ini bukan pertama kalinya kau mendengar tentang Kepala Keluarga Gao. Aku pikir dia tak begitu naif, sepertinya ia memiliki beberapa kartu truf."
Kartu truf apa yang mereka miliki?
Namun, Chen Kai hanya diam.
Memikirkan hal ini, ia kembali ke kamarnya.
Ia menyuruh semua orang pergi termasuk ibunya. Ibunya pun tak berani mengganggu dan pergi bersama semua pelayan.
Setelah semua orang pergi, Chen Kai menelepon Tuan Muda Zhuo, Zhuo Hu.
*
Zhuo Hu tak memperhatikan Ling selama dua hari terakhir. Ia menganggap Ling hanya orang yang tidak berguna. Namun, ia tak menyangka jika Chen Kai memberi kabar ini. Zhuo Hu yang awalnya tenang, kini gugup. Karena ia tahu betul jika Ling lah yang menemukan batu level tujuh itu. Apakah Ling benar-benar memiliki kartu truf?
Walau Zhuo Shiaonian sudah setuju untuk bekerjasama dengannya, tetap saja ia merasa gelisah.
Dia pun bergegas mencari Ling.
"Kau Chen Ling, kan? Aku akan memberimu satu kesempatan lagi. Selama kau mau menjadi ahli batu dari Keluarga Zhuo, maka hidupmu akan tenang," ucap Zhuo Hu setelah menemukan Ling.
Zhuo Hu tidak begitu bodoh. Ia sudah tahu jika Ling tak akan setuju. Ia melakukan ini hanya untuk mendapat informasi. Ia kembali berkata, "Lebih baik kalian jangan melakukan pemberontakan lagi. Jika kalian tak ingin bernasib sama seperti teman kalian, maka segera datang ke Keluarga Zhuo."
Saat ini, ia melihat Liam dan yang lainnya mengencangkan cengkramannya.
Zhuo Hu tahu jika cara ini bekerja. Ia melanjutkan, "Bagaimana? Jika kalian mau ikut, maka tetaplah diam. Jika tidak, keluarkan orang yang mendukung kalian."
Seperti yang diharapkan, Ling mengikuti permainan Zhuo Hu. Ia mulai berakting dan berkata dengan marah, "Kepala Keluarga Gao pasti tak akan melepaskanmu!"
Zhuo Hu merasa puas setelah mendapat apa yang dia mau. Dia menatap Ling dengan jijik, kemudian pergi.
Yang Zhuo Hu tidak tahu, Liam dan yang lainnya telah memakinya berkali-kali di dalam hati.
*
Zhuo Hu pergi ke kantor penegakan hukum untuk menemui Yiqin Zhao.
__ADS_1
"Yiqin Zhao, saat Gao Feng datang untuk membebaskan Chen Ling, apa ada orang lain lagi yang datang?" tanya Zhuo Hu.
Yiqin Zhao membungkuk hormat, "Tidak. Hanya dia yang datang."
Mendengar ini, Zhuo Hu bingung. Jika tidak ada orang lain di belakang Ling, mengapa Gao Feng begitu percaya diri untuk membebaskannya?
Melihat Zhuo Hu yang bingung, Yiqin Zhao berkata, "Jika Tuan Muda Zhuo ingin tahu tentang masalah ini, saya bisa menjelaskan."
"Jelaskan," ucap Zhuo Hu menatap Yiqin Zhao.
Yiqin Zhao menjawab, "Tuan Muda Zhuo, mungkin Anda tidak mengetahui hal ini. Aku dan Gao Feng telah bermusuhan sejak lama. Dia ikut campur kali ini karena Chen Ling ada di tanganku. Dia memang selalu suka mengincarku. Karena aku mengikuti perintah Anda untuk menahan Ling, dia ingin melawanku dan membebaskan Ling. Namun, dia pasti tidak tahu jika Anda telah didukung oleh Asosiasi Dewa Ramuan."
Melihat ekspresi Yiqin Zhao, sepertinya ia tak berbohong. Memang ada dendam dalam tatapan matanya.
Sekarang, Zhuo Hu merasa lega. Ia pun segera menelepon Chen Kai untuk memberitahu hal itu.
*
Chen Kai yang sejak tadi hanya menebak-nebak apa alasan Gao Feng mendukung Ling, kini ia sudah tahu alasan itu saat Zhuo Hu meneleponnya.
"Bagaimana?" tanya Nyonya Chen gugup.
Chen Kai mencibir, "Ling hanya beruntung karena orang yang menangkapnya kebetulan musuh Kepala Keluarga Gao. Namun, Ibu tetap harus mengingatkan ayah dan tetua agar menjauh dari Keluarga Gao. Aku tak ingin keluarga kita terkena imbasnya."
"Ya, aku akan bicara padanya," jawab Nyonya Chen mengangguk.
Kini mereka tak lagi memikirkan masalah Ling. Mereka membicarakan hal lain.
"Kai, apa Keluarga Cheng memilihmu sebagai ahli batu kali ini?" tanya Nyonya Chen memandang Chen Kai.
Chen Kai tersenyum, "Ya, Tuan Muda Chen sendiri yang memberitahuku."
"Bagus. Keluarga Cheng adalah pusat bisnis batu ini. Namun, aku dengar Asosiasi Dewa Ramuan juga mengundang seorang ahli. Kau bisa memanfaatkan kesempatan ini. Tapi, ada juga rumor jika seseorang menemukan batu level tujuh," ucap Nyonya Chen.
"Itu hanya rumor. Aku tahu betul bagaimana hebatnya batu level tujuh itu. Jika seseorang benar-benar telah menemukannya, mengapa ia malah bersembunyi?" ucap Chen Kai. Ia tak peduli dengan rumor ini.
Mendengar jawaban Chen Kai, Nyonya Chen lega.
__ADS_1
Bagaimana mungkin seseorang yang menemukan batu level tujuh tak menyombongkan diri? Itu pasti ide dari sebuah toko agar tokonya ramai.