
Yang Yi menemui Ling di kamar Jun Ye Li.
Saat ini, Ling baru saja membantu Jun Ye Li meminum ramuannya. Saat ia melihat Yang Yi, ia tersenyum, "Kau? Apa ada masalah?"
Yang Yi meremas ujung bajunya dan melirik Ling, "Guru tahu tentang ramuan itu dan sedang mencarimu."
Liam bersandar di jendela dan memakan apel. Saat ia melihat ekspresi Yang Yi, ia menghela napas. Ini adalah gadis lain yang terpikat oleh Ling.
"Gurumu?" Ling mengerutkan kening.
Suara Yang Yi semakin lembut, "Maafkan aku. A-aku ...."
Ling hanya tersenyum. Ia mengambil apel dan memberikannya pada Yang Yi, "Aku tahu tentang ini, jadi jangan dipikirkan. Makanlah apel ini."
Yang Yi menerima apel itu dengan bingung. Setelah itu, ia keluar dari kamar Jun Ye Li dan turun.
Saat di bawah, ia terkejut dan tak percaya.
*
Di sisi lain, guru ramuan menemui seseorang dari operator pengawasan. Saat mendengar ucapan dari guru ramuan, operator itu berkata dengan ragu-ragu, "Bukannya saya tidak ingin menunjukkan itu kepada Anda, tapi kepala akademi memiliki aturan jika rekaman CCTV tak bisa dilihat sesuka hati."
Guru ramuan pun mengeluarkan alat komunikasinya untuk bicara dengan kepala akademi. Ia berkata, "Aku ingin melihat rekaman CCTV di koridor ruangan ramuan."
Kepala akademi menjawab, "Jika itu tidak penting, itu hanya akan membuang waktu dan energi."
"Kau akan menyesal jika tak mengizinkanku," lanjut guru ramuan.
"Tak peduli apa pun alasanmu, kau tak boleh mengecek rekaman CCTV," ucap kepala akademi tegas.
Guru ramuan kembali menjawab, "Aku menemukan ramuan tingkat menengah dengan kemurnian 92%, tapi aku tidak tahu master mana yang meninggalkannya. Bukankah aku harus melihatnya?"
__ADS_1
Kepala akademi itu terdiam sesaat. Setelah itu, ia menjawab dengan suara riang, "Hanya rekaman CCTV, kan? Jika kau ingin melihatnya, tidak masalah. Aku sudah memberitahu pada operator pengawasan."
Guru ramuan mematikan panggilan. Ia menatap operator pengawasan, "Cek pesan dari kepala akademi."
Setelah memastikan, operator pengawasan bertanya dengan hormat, "Guru, Anda ingin melihat rekaman di hari apa?"
Guru ramuan menjawab, "Sore ini."
Operator pengawasan segera membuka rekaman yang sesuai. Sedangkan guru ramuan menatap layar tanpa berkedip. Operator itu pun memainkan rekaman dalam mode lambat. Jika mode cepat, mungkin mereka akan melewatkan sesuatu.
Tak banyak murid yang mempelajari ramuan. Jadi, guru ramuan kenal semuanya. Setelah pelajaran pertama selesai, murid dan guru segera meninggalkan kelas. Namun, tak ada orang lain lagi yang muncul.
Murid di pelajaran kedua mulai muncul. Mereka adalah muridnya. Jadi, ia tahu jika bukan mereka yang membuat ramuan itu.
Namun, setelah mengecek rekaman dua kali, ia tak menemukan orang yang mencurigakan. Akhirnya, ia menyuruh operator menghentikan video.
Operator pikir, guru ramuan telah menemukan seseorang, jadi dia menghentikan video. Ia pun bertanya, "Guru, Anda sudah menemukan orang itu? Yang mana dia?"
Guru ramuan menghela napas, "Seharusnya kau pernah mendengar tentang Chen Ling, kan?"
Operator pengawasan hanya mengangguk. Nama Ling sangat populer akhir-akhir ini. Jadi, dia mengetahuinya. Dia akhirnya tahu mengapa guru ramuan menghela napas, "Kupikir dia master ramuan itu."
Ling adalah murid baru yang terkenal kuat dan berbakat. Dikabarkan, dia adalah Bai Xiaoqi selanjutnya. Namun, karena inilah guru ramuan menghela napas. Jika itu orang lain, ia masih akan menyelidiki lebih lanjut, tapi karena itu Ling, ia tak bisa mempercayainya.
Jika ramuan ini benar-benar dibuat olehnya, dia bisa disebut dewa. Selain kuat, ia juga master ramuan. Namun, jika ia memang master ramuan, ia pasti sudah menyebarkan hal ini.
Operator pengawasan itu pun menghibur guru ramuan, "Guru, jangan dipikirkan lagi. Master ini pasti sangat kuat. Jika dia tak ingin kita menemukannya, ia pasti tak akan meninggalkan jejak."
Guru ramuan itu pun mengangguk. Penjelasan ini cukup masuk akal meski ia belum bisa menerimanya. Ia berkata, "Sepertinya memang begitu."
*
__ADS_1
Ling sudah memperkirakan hal ini. Sampai sekarang, tak banyak yang tahu jika dia ahli ramuan. Orang yang tahu juga dapat dihitung jari. Jika dia mengatakan ini pada orang lain, maka tak akan ada yang percaya. Jadi, ia santai saja saat Yang Yi memberitahu masalah ini.
Dia juga tahu ada CCTV di koridor. Sebagai Raja Legendaris, menyadari keberadaan CCTV sangat mudah. Dia juga bisa menghindari CCTV itu, tapi ini akan membuat orang curiga.
Jadi, dia datang ke sana secara terbuka. Bahkan jika seseorang melihatnya, mereka tak akan menduga jika ia adalah pembuat ramuan itu.
Ia memakan apel dan menatap Jun Ye Li, "Apa ada masalah?"
Suara dingin Ling membangunkannya. Ia memandang Ling dengan serius, "Ling, bukankah kau sudah berjanji agar tak melanjutkan masalah ini?"
Ling menatap 3 orang lainnya yang ada di ruangan itu. Kemudian, Liam segera mengangkat tangannya, "Tunggu! Dengarkan penjelasanku. Aku tak memberitahunya tentang hal itu."
Jun Ye Li masih menatap Ling, "Ling, jangan cari mereka. Ayahku berkata ia akan mengurusnya."
Ling tersenyum. Memang sebaiknya ia tak memberitahu apa pun. Ia berkata, "Aku tahu apa yang harus kulakukan."
Mendengar ini, Jun Ye Li rasanya ingin menangis, "Apa yang kau tahu? Aku sudah bilang aku baik-baik saja, tapi kau tetap keras kepala. Aku dengar dari ayahku, orang itu kemungkinan adalah Tuan Muda Zhuo. Mereka sangat kuat di sini. Aku tak ingin bakatmu itu sia-sia. Lihat sekarang, siapa yang mau merekrutmu? Mereka semua ketakutan karena Keluarga Zhuo."
Dalam hal kekuatan, masih ada Keluarga Bo. Ayah kandungnya ada di sana, jadi ia tak akan kehilangan kekuatan, kan? Jika ia benar-benar ingin tinggal di Keluarga Bo, ia sudah melakukannya sejak lama.
Namun, Ling tak memberitahu ini pada Jun Ye Li. Ia kembali menjawab, "Jangan khawatir. Masalah ini akan selesai paling lama lusa."
Jun Ye Li ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi ponsel Ling berdering. Itu adalah panggilan dari Ketua Dai.
"Tuan Muda Chen!" ucap Ketua Dai.
"Ya, kau sudah di sini?" tanya Ling sambil berjalan menuju pintu.
Ketua Dai mengangguk. Ia menjawab, "Ya, aku ada di bandara, tapi ada banyak orang di sini."
Ling mengangguk, "Baiklah, tunggu aku. Aku akan segera ke sana."
__ADS_1