
Tak ada yang tahu jika Mei Mengyi sedang melakukan panggilan video dengan Ling sekarang. Ia baru saja mendengar perintah Ling dan memikirkannya sejenak.
Setelah cukup lama, Mei Mengyi mengangkat kedua jempolnya, "Raja, kau yang terbaik! Tidak ada yang bisa menandingimu dalam memikirkan hal licik!"
"Apakah Keluarga Zhuo itu menyinggung perasaanmu?" tanya Mei Mengyi.
"Tidak hanya menyinggung perasaanku, tapi dia juga menyentuh orang yang seharusnya tidak ia sentuh," jawab Ling. Matanya terlihat memerah.
"Malang sekali nasibnya," gumam Mei Mengyi. Bahkan Zhuo Shiaonian tak berani berhadapan dengan Ling. Namun, Zhuo Hu tidak hanya menyinggungnya, tapi juga menyentuh orangnya.
Mei Mengyi tersenyum, "Jangan khawatir, Raja. Masalah ini akan selesai di tanganku."
Melihat ekspresi Mei Mengyi, Ling tahu apa yang akan dilakukannya, "Tenanglah, Mei Mengyi."
"Ya, aku tahu batasanku," jawab Mei Mengyi sambil terus tersenyum.
Setelah berbicara beberapa lama, Ling mematikan panggilan.
*
Setiap orang telah mempersiapkan diri untuk bertemu Mei Mengyi hari ini, tak terkecuali Gao Feng. Ia mengikuti perintah Ling dan datang ke acara jamuan dengan rapi.
Paman Gao, yang bernama Gao Meng, ia agak terkejut dengan kehadiran Gao Feng. Ia bertanya, "Dia datang ke sini? Apa ia pikir Ahli Bom Mei mau mendukungnya?"
Semua orang juga ikut meremehkan Gao Feng. Mereka semua tahu masalah yang sedang dihadapi Keluarga Gao. Mereka juga tahu siapa yang disinggung Keluarga Gao. Jadi, mereka tidak ingin ikut campur.
__ADS_1
Saat ini, Mei Mengyi telah tiba.
Cheng Rui segera menghampirinya. Ia tersenyum dan mengulurkan tangan pada Mei Mengyi, "Nona Mei, selamat datang. Bagaimana perjalanan Anda ke luar negeri?"
Mei Mengyi mengelus rambutnya dan mengulurkan tangan, "Biasa saja."
Senyumnya tak terlihat ramah. Melihat ini, Cheng Rui sadar jika ia tak mudah didekati. Namun, ia membiarkan orang-orang menyapanya.
Di antara orang-orang ini, Zhuo Hu juga ingin menyapa Mei Mengyi. Tetua Zhuo berkata, "Tuan Muda, jika kita bisa berhubungan baik dengan Ahli Bom Mei, posisi keluarga kita pasti akan semakin tinggi."
Zhuo Hu begitu percaya diri, "Tenang saja."
Begitu dia akan berjalan, ia melihat Gao Feng tak jauh dari sana. Ia mengerutkan kening, "Apa yang terjadi? Mengapa dia masih bisa datang ke sini?"
Padahal ia sudah bekerjasama dengan keluarga lain untuk menjatuhkan mental Keluarga Gao. Namun, ia masih santai datang ke sini.
"Mimpi! Dia pasti masih belum tahu siapa yang dia singgung. Saat kita kembali, ayo segera selesaikan masalah dengan mereka," ucap Zhuo Hu.
Di matanya, Ling dan Keluarga Gao hanya semut yang dapat dia injak dengan mudah.
Sedangkan Gao Feng, setelah menerima pesan Ling, ia segera menemui Mei Mengyi. Walau awalnya ragu, tapi ia tetap mempercayai ucapan Ling.
Zhuo Hu yang melihat Gao Feng semakin dekat, ia berkata pada Mei Mengyi, "Nona Mei, aku punya sebuah lelucon. Dia, Kepala Keluarga Gao, rela menghancurkan keluarganya untuk seorang pemuda yang tidak jelas asal-usulnya. Dia sangat lucu, kan?"
"Oh?" Mei Mengyi mengangkat alisnya terlihat tertarik.
__ADS_1
Yang lain juga ikut menjelaskan, "Kepala Keluarga Gao ini memang gila. Padahal dia sudah lama tinggal di luar negeri, tapi ia masih saja bodoh. Walau pemuda itu jenius, tetap saja tak ada yang tahu masa depannya."
"Murid baru itu jenius? Jenius darimana? Ia bahkan tak bisa dibandingkan dengan Nona Bai apalagi Asosiasi Dewa Ramuan," ucap orang lainnya.
"Dia berasal dari kota kecil. Ia pasti tak memiliki kemampuan dan IQ nya rendah. Dia tidak jenius sama sekali," sahut yang lainnya.
Melihat Mei Mengyi tertarik, Zhuo Hu sangat puas. Ia tersenyum dan kembali berkata, "Nona Mei, kita abaikan saja orang seperti itu. Jangan sampai dia menyinggung perasaan Anda. Ayo kita pergi ke tempat lain."
Namun, Mei Mengyi tak pergi. Ia tersenyum dan melangkah maju. Dengan suara lembut dan senyum paling manis, ia berkata, "Paman Gao Feng, ternyata kau di sini."
Paman?
Gao Feng pamannya Mei Mengyi?
Tak hanya Zhuo Hu, Cheng Rui pun terkejut dengan hal ini.
Suasana menjadi hening.
Menyadari suasana yang berubah, Mei Mengyi kembali berkata, "Ah, aku akan memperkenalkannya pada kalian. Ini adalah pamanku. Aku datang ke luar negeri untuk menemuinya."
"Nona Mei, Kepala Keluarga Gao adalah paman Anda?" tanya Cheng Rui. Padahal ia sudah berdiskusi dengan Keluarga Bai dan Keluarga Song untuk memenangkan hati Mei Mengyi. Namun, Mei Mengyi malah mengakui Gao Feng sebagai pamannya.
"Aku juga tak menyangka pamanku akan ada di sini juga. Benar-benar sebuah kebetulan. Nona Cheng, kau kenal dengan pamanku?" tanya Mei Mengyi sambil tersenyum.
Cheng Rui tersenyum, "Jika saya tahu Kepala Keluarga Gao adalah paman Anda, saya pasti akan meminta Keluarga Gao untuk menjamu Anda."
__ADS_1
Di samping mereka, Zhuo Hu hampir pingsan.