Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Berlindunglah Dengan Ayahmu


__ADS_3

Lingxi melihat kepergian Zhuo Xia. Ia tetap membeku bahkan sampai Zhuo Xia menghilang dari pandangannya. Ia memang sudah lama tak berada di Kota Bayangan. Mungkin dia tertinggal banyak hal.


Zhuo Xia terlihat bukan seperti orang biasa. Ia hanya bisa merasakan hal seperti ini jika bersama Ling. Namun jika dilihat, mereka sama menyeramkannya. Tadi ia berada dalam satu ruangan yang sama dengan dua monster.


Ia menelepon Wei Lang untuk menanyakan hal ini. Saat ini, Ling juga sudah keluar.


"Apa kau tahu siapa yang menemui Raja?" tanya Lingxi penasaran.


"Seorang wanita?" tanya Wei Lang balik. Hal ini membuat Lingxi terkejut.


"Bagaimana kau tahu?" tanya Lingxi sambil mondar-mandir.


"Siapa yang tidak tahu dia? Coba kau lihat mobilnya," ucap Wei Lang lagi. Hal ini semakin menambah rasa penasaran Lingxi. Dengan segera, ia berjalan ke arah jendela dan melirik.


"Hah?" Lingxi berteriak. Suara nyaringnya terdengar sampai bawah. Zhuo Xia yang akan naik ke dalam mobil, melihat ke atas. Dengan gemetar, Lingxi membalikkan badan dan bersembunyi.


"Dia dari Keluarga Phoenix?" tanya Lingxi dengan suara pelan.


"Ternyata kau langsung tahu," ucap Wei Lang. Ia langsung mematikan telepon dan meninggalkan Lingxi yang masih syok.


Sedangkan saat ini, Zhuo Xia hanya diam di dalam mobil. Wajahnya masih tenang seperti biasa. Namun udara di sekitarnya menjadi lebih dingin.


Beberapa saat kemudian, Zhuo Xia sudah berada di kediaman Keluarga Zhuo. Terlihat berkali-kali ia menghela napas. Yu Bin di sebelahnya tahu apa yang bisa membuat Zhuo Xia menjadi seperti ini. Jadi dia hanya memakluminya.


"Apa kau bertemu lagi dengan bocah Keluarga Chen itu?" tanya Kakek Zhuo Xia. Ia meletakkan lentera yang sejak tadi ia pegang. Kemudian ia duduk di depan Zhuo Xia.


Zhuo Xia menatap lekat lentera itu. Cahayanya tak terlalu terang tak juga terlalu redup.


"Iya," jawab Zhuo Xia singkat setelah sekian lama.


"Apa yang terjadi akhir-akhir ini dengannya?" tanya Ling pada Yu Bin.


"Mengapa kau masih peduli dengannya?" Kakek Zhuo Xia terlihat kesal.


"Nona, ini adalah dokumennya," ucap Ketua Dai menghampiri Zhuo Xia. Dengan gerakan lembut, Zhuo Xia mengambil dokumen itu.


Dokumen itu berisi tentang keadaan Ling akhir-akhir ini.


Zhuo Xia mencengkram dengan erat. Dokumen itu hampir robek karena jari-jarinya sangat tajam. Ia berkata dengan suara dingin, "Pegasus ikut campur?"


"Benar, Nona," jawab Ketua Dai takut-takut.

__ADS_1


"Hancurkan markas mereka," ucap Zhuo Xia membanting dokumen itu.


"Tapi Nona, Tuan Muda Chen tidak menghancurkan itu," jawab Ketua Dai yang sudah tahu pergerakan Ling.


"Aku bilang hancurkan, maka hancurkan," ucap Zhuo Xia lagi tanpa bisa dibantah. Dengan membungkukkan badan, Ketua Dai pergi.


*


Satu minggu kemudian, Chen Lin dan Bo Minghao sudah tinggal bersama.


Satu hari yang lalu, Chen Lin dan Bo Minghao resmi menikah. Mereka sudah melakukan beberapa upacara dan ritual yang harus dilakukan. Keluarga Bo tak terlalu membantah pernikahan ini, karena Chen Lin tak akan mempengaruhi kedudukan mereka.


Namun mereka masih sangat membantah untuk membiarkan Ling mendapat tempat di pelatihan Keluarga Bo.


Saat ini, sopir Keluarga Bo akan menjemput Ling di universitas. Ia membawa beberapa penjaga.


"Kau adalah Chen Ling?" tanya salah satu penjaga. Tubuhnya tegap dan besar. Nada suaranya tegas.


"Kami penjaga elit dari Keluarga Bo. Kami akan membawamu hari ini jadi kau bisa mengikuti upacara masuk ke dalam Keluarga Bo," ucap penjaga itu lagi tanpa menunggu jawaban Ling.


Para mahasiswa terkejut mendengar hal ini. Mereka sering mendengar tentang penjaga elit Keluarga Bo, tapi mereka melihatnya sendiri hari ini.


Keluarga Bo merupakan keluarga besar yang sangat dihormati. Mereka jarang muncul di kalangan masyarakat biasa. Bahkan pemerintah menghormati mereka. Jadi tidak salah bagi mereka berpikir begini.


Jadi yang selama ini diberitakan benar. Tuan Besar Bo memiliki seorang anak. Namun mereka tidak menyangka bahwa anak itu adalah Chen Ling.


Para penjaga itu masih berdiri dengan angkuh. Mereka menatap Ling dari atas sampai ke bawah. Mereka menunggu reaksi terkejut dan bahagia Ling.


Namun apa yang mereka tunggu tak terjadi.


"Oh," jawab Ling singkat.


"Kami adalah penjaga elit dari Keluarga Bo. Keluarga Bo," ucap salah satu penjaga menekan kalimat di akhir.


"Aku dengar," jawab Ling santai. Ia memainkan ponselnya dan mengetik sesuatu.


Sedangkan para penjaga itu hanya melotot melihat Ling. Mengapa dia bisa biasa saja saat mendengar nama Keluarga Bo? Apa dia tidak tahu bagaimana Keluarga Bo itu?


Kemudian penjaga itu tersadar. Dia datang dari desa terpencil. Wajar baginya tak tahu tentang hal ini.


Di sisi lain, si kembar menerobos kerumunan dan mendekati Ling. Mereka berbicara setengah berbisik.

__ADS_1


"Ling, kau tidak tahu siapa Keluarga Bo itu?" tanya Weiheng.


"Mereka keluarga besar yang dihormati," ucap Wenhua melanjutkan.


"Sudah cukup," ucap Ling menggeser mereka berdua. Bagaimanapun Ling paling tahu tentang hal ini karena ia pernah tinggal di Kota Bayangan. Tidak hanya itu, bahkan ia pernah melawan mereka.


"Baiklah aku akan ikut. Tapi aku akan mandi dan berberes," ucap Ling santai. Ia melangkah perlahan membelah kerumunan.


Para penjaga itu membelalak. Mata mereka hampir keluar karena melihat respon Ling Mereka pikir Ling akan berteriak kegirangan dan melompat-lompat. Namun nyatanya ia bahkan masih sempat mandi dan berberes?


Sebegitu kurangnya kah informasi dia?


*


Ling baru saja selesai mandi. Ia mengeringkan rambutnya yang basah. Kemudian ia berjalan ke arah kopernya yang sudah disiapkan.


Si kembar langsung bangkit dengan antusias. Weiheng memegang tumpukan kertas di tangannya. Sedangkan Wenhua sudah siap dengan kalimatnya.


"Ini adalah informasi detail tentang Keluarga Bo," ucap Wenhua. Sedangkan Weiheng memberikan kertas itu pada Ling.


"Kekuatan adalah hal yang paling penting. Jika kau memiliki itu, kau akan bisa bertahan. Namun jika kau tidak bisa, berlindunglah dengan ayahmu. Dia pasti akan melindungimu dan ibumu," ucap Wenhua lagi.


"Pelajari hal ini baik-baik," ucap Weiheng menambahkan.


Ling membaca kertas-kertas itu. Memang benar isi infonya sangat detail. Namun ada yang aneh di sini. Keluarga Bo adalah keluarga besar. Untuk menemukan informasi detail seperti ini, butuh kemampuan yang cukup. Informasi seperti ini tak dapat ditemukan begitu saja di internet.


Lalu darimana mereka mendapat informasi ini? Dia curiga si kembar bukan dari orang sembarangan.


"Baiklah, aku akan pergi sekarang," ucap Ling sambil tersenyum. Ia mengembalikan kertas-kertas itu dan keluar dari kamar.


Ia berjalan acuh melewati penjaga Keluarga Bo.


***


Cerita hari ini : Medan - Banda Aceh naik sepeda motor🤣🤣


Setelah sampai langsung lanjut nulis😳


Terimakasih yang sudah selalu menunggu update author. Jaga kesehatan ya dan semangat dalam menjalani hari😍


Ohiya, boleh bantu dukung chat story author? 👉👈 Soalnya itu lagi ikut lomba dan malam ini terakhir😶

__ADS_1


Judulnya "Kerajaan Kegelapan", bisa cek profil author ya kalau ingin mampir🤗


Terimakasih yang sudah mendukung🥰🥰


__ADS_2