Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Dua Hal yang Berbeda


__ADS_3

Yiqin Zhao berpikir jika Gao Feng tidak tahu jika orang yang disinggung Ling adalah Asosiasi Dewa Ramuan. Padahal Gao Feng sangat sangat tahu, tapi dia masih berani mengambil resiko. Baginya, senjata nuklir lebih dari Asosiasi Dewa Ramuan.


Saat sampai di rumah, Gao Feng terus memikirkan perkataan Ling. Jadi, ia menelepon Chen Zhi, "Tuan Chen, keturunan Anda ini sangat mengagumkan. Kekuatan dan kepribadiannya sebanding. Dia bibit yang sangat bagus."


Gao Feng juga kagum dengan cara bicara Ling. Saat itu, ia ingin langsung setuju untuk mengembalikan senjata nuklir. Namun, hatinya mendorong untuk melihat lebih dulu apa yang akan dikatakan Ling.


Chen Zhi agak kaget saat menerima panggilan itu. Ia menjawab, "Aku hanya sedikit beruntung."


Chen Zhi tak tahu jika Gao Feng sedang membicarakan Ling. Ia berpikir ia sedang membicarakan Chen Kai. Oleh karena itu, ia merasa rendah hati, karena rekan-rekannya sudah biasa memuji Chen Kai.


"Tuan Chen, apa Anda bercanda denganku? Bakat seperti itu jarang terjadi di luar negeri. Jangan rendah hati," ucap Gao Feng. Ia berpikir selera Chen Zhi terlalu tinggi hingga ia bisa bersikap rendah hati.


Chen Zhi terkejut, "Dia tak terlalu berbakat seperti Gao Yu Xi, tentu saja aku harus merendah."


Gao Feng bingung. Padahal Ling langsung populer di akademi dan mengalahkan Gao Yu Xi. Chen Zhi sedang bercanda atau sengaja ingin mengejeknya?


Akhirnya, Gao Feng berkata, "Tuan Chen ini keterlaluan. Status Chen Ling tentu saja lebih tinggi daripada Gao Yu Xi."


"Tunggu ... Anda sedang membicarakan Chen Ling?" Chen Zhi kaget.


"Anda pikir aku sedang membicarakan Chen Kai?" Gao Feng lebih terkejut. Pantas saja Chen Zhi rendah hati.


Jadi, sejak tadi mereka membicarakan dua hal yang berbeda, tapi seperti sama.


"Jika Anda membicarakannya, dia memang bibit yang sangat bagus," jawab Chen Zhi. Namun, ia sangat menyayangkan karena Ling tak ingin bergabung ke Keluarga Chen. Meski Keluarga Chen tidak sehebat keluarga lain, tapi mereka bisa memberi posisi kepala keluarga untuk Ling yang tak bisa diberikan oleh keluarga lain.


"Benar. Tidak banyak orang seperti itu di luar negeri," ucap Gao Feng.


Saat ia bicara, komputer Gao Feng tiba-tiba hidup secara otomatis. Di layar, ia melihat sebuah dokumen sedang di kirim.


Gao Feng terkejut.


"Tuan Gao, ada apa?" tanya Chen Zhi penasaran.


"Tidak apa. Aku memiliki beberapa urusan. Kita akan bicara lagi nanti," ucap Gao Feng dan mematikan panggilan. Kemudian, ia berjalan ke komputernya.

__ADS_1


Sedangkan Chen Zhi masih sedikit bingung. Jadi, Gao Feng menelepon hanya untuk memuji Ling? Tetua yang ada di sana juga bingung, "Apa Kepala Keluarga Gao tidak mengatakan hal lain?"


"Tidak. Menurutmu mengapa Kepala Keluarga Gao bersikap seperti ini?" tanya Chen Zhi semakin bingung.


"Sepertinya, karena kita mengeluarkan senjata nuklir. Namun, ada yang aneh. Saya akui memang bakat Tuan Muda Chen luar biasa, tapi kepribadiannya?" ucap tetua.


Mereka tak melihat aura istimewa saat bertemu Ling. Bahkan Ling terlihat ketakutan saat datang ke Keluarga Chen. Jadi, mereka sedikit meragukan ucapan Gao Feng karena itu tak sesuai dengan apa yang mereka lihat.


*


Sementara itu di ruangan Gao Feng.


Ia menatap komputer tak percaya. Ia tak tahu banyak tentang komputer. Jika bukan karena tuntutan pekerjaan, ia tak akan belajar menggunakan komputer.


Namun, komputer itu tak hanya hidup sendiri, tapi juga mengirim dokumen sendiri. Ia pun berjalan perlahan untuk mengecek.


Saat melihat dokumen itu, ada kata 'Chen' yang dilabeli dengan warna merah. Ia benar-benar takut dan terkejut.


Dengan tangan gemetar, ia membuka dokumen itu perlahan dan mulai melihat-lihat.


Awalnya, ia merasa Ling hanya bercanda saat di kantor penegakan hukum. Jadi, ia tak terlalu memikirkan ucapan Ling. Namun, saat ia membaca dokumen itu, ia perlahan mengalir dan menjelajahi hampir semua bisnis Keluarga Zhuo. Tidak hanya bisnis, tapi juga tindakan-tindakan ilegal. Bahkan, Ling juga menandai dengan kata-kata kecil berwarna merah. Dia juga memiliki semua bukti asli.


Ia jadi berkeringat dingin.


Jelas sekali dokumen ini perlu waktu untuk disiapkan. Seharusnya itu disiapkan Ling sebelum ia datang ke kantor penegakan hukum. Tapi, apa gunanya ia mencari masalah di sana jika ia memiliki semua ini?


Gao Feng menarik napas dalam dan memikirkannya lagi.


Semua dokumen ini ada di tangan Ling, tapi Keluarga Zhuo menyentuh teman-temannya, bukan dia. Jadi, ternyata Ling sengaja mencari masalah di sana agar ia memiliki alasan yang kuat untuk berurusan dengan Keluarga Zhuo.


Bagaimana seseorang bisa memikirkan langkah ke-100 saat ia baru saja melangkah?


Gao Feng merasa Ling semakin menakutkan.


Saat ia sedang berpikir, tiba-tiba komputernya berdering.

__ADS_1


Gao Feng terkejut. Saat ia melihat lebih dekat, ia sadar jika seseorang ingin melakukan panggilan video. Berdasarkan apa yang diajarkan Gao Yu Xi, ia menekan tombol hijau untuk mengangkat panggilan itu.


Sosok akrab langsung menyambutnya.


Ling bersandar di kursi dan tersenyum, "Selamat malam, Paman Gao. Anda sudah selesai membaca dokumennya, kan? Bagaimana menurut Anda?"


Ling bahkan tahu ia telah selesai membaca dokumen? Gao Feng menjawab dengan suara bergetar, "Aku sudah selesai membacanya. Aku tidak tahu ini benar atau salah, tapi jika benar, aku setuju untuk mengembalikan senjata nuklir ke Keluarga Chen."


Jika memang benar, bahkan 10 senjata nuklir tak ada apa-apanya.


"Tentu saja benar. Jangan khawatirkan hal kecil seperti ini, Paman Gao," jawab Ling santai.


Hal kecil? Harta karun seperti ini disebut hal kecil?


Astaga, darimana ia berasal?


"Kalau begitu, aku akan mengirim orang yang sudah di sumpah mati dari Keluarga Gao untuk melakukan ini," ucap Gao Feng menekan keterkejutan di hatinya.


"Sumpah mati setia? Apa mereka akan tetap tutup mulut?" tanya Ling. Ia telah mendengar ini dari Bai Xiaoqi dan yang lainnya.


"Benar sekali. Jangan ragukan kesetiaan mereka," jawab Gao Feng tersenyum.


"Bagaimana jika seseorang bisa mengubah kesetiaan orang yang sudah disumpah mati?" tanya Ling lagi.


Gao Feng terkejut. Ia tak menyangka Ling akan menanyakan hal ini. Jika orang lain yang bertanya, mungkin ia akan tertawa. Namun, karena Ling yang bertanya, ia menjawab dengan lembut, "Tuan Muda Chen, apa menurut Anda itu mungkin terjadi?"


Ling juga mengerti jika ini tak akan terjadi. Ia mengetuk meja dan menjawab, "Paman, aku hanya bertanya. Jika Anda berpikir ini tidak masalah, maka lanjutkan saja."


Setelah itu, mereka mengobrol sebentar. Kemudian, Ling mematikan panggilan video.


Sedangkan Gao Feng mulai meregangkan tubuh. Ia ingin mencari Gao Yu Xi untuk bertanya tentang Ling. Namun, salah satu tetua yang mendukungnya lebih dulu menemuinya.


"Tuan, saya tidak tahu mengapa Anda ikut campur dalam masalah ini. Namun, apakah pantas menyinggung orang-orang itu demi Chen Ling?" tanya tetua itu.


Gao Feng tak memberitahu tentang senjata nuklir dan identitas Ling. Jadi, tetua yang mendukungnya bahkan menganggapnya gila. Orang yang dia singgung adalah Zhuo Shiaonian, bakat yang diakui di luar negeri, pembuat ramuan paling hebat di luar negeri. Namun, mereka malah memilih Ling yang biasa saja. Mereka merasa Gao Feng membuang berlian demi sebiji jagung.

__ADS_1


Gao Feng tahu apa yang dipikirkan tetua, tapi ia tak menjelaskan apa pun. Ia mencetak dokumen yang dikirimkan Ling dan memberikannya kepada tetua.


Saat ini, tetua masih kesal dengan Gao Feng. Jadi, ia tak terlalu peduli dengan dokumen itu dan bertanya dengan santai, "Apa ini?"


__ADS_2