
Sebenarnya, Ling agak mengenali Cheng Rui, tapi dia masih ragu. Jadi, saat di acara judi batu, ia melihat Cheng Rui lagi untuk memastikan. Namun, tanpa disangka, Bai Chengsi malah salah paham.
Akan tetapi, Ling tidak peduli dengan kesalahpahaman ini.
Ling duduk dan mulai mengetik di laptopnya.
Yuan datang dan melihat jika banyak kalimat yang tidak dia mengerti. Jadi, ia memilih untuk tidak berbicara dengan Ling. Ia berkata dengan orang di telepon, "Ling sedang sibuk sekarang, sepertinya ia tidak bisa datang. Tunggu aku."
Setelah itu, ia menutup panggilan dan menatap Ling, "Ling, aku pergi dulu."
Ling tak melihatnya dan hanya mengangguk.
Yuan melangkah keluar. Saat itu, ia melihat teman sekamarnya masuk. Ketika melihat Yuan, wajah mereka berubah ketakutan. Mereka menepi dan memberi jalan pada Yuan.
Yuan hanya menggeleng. Ia merasa aneh dengan perubahan kedua teman sekamarnya itu.
Ling masih duduk di asrama. Ia memutar gambar di laptopnya yang telah ia sempurnakan. Kemudian, ia menekan tombol enter, lalu gambar senjata 3D muncul.
Ling bertepuk tangan puas melihat hasilnya.
Saat ia ingin menelepon Mei Mengyi, ia malah teralihkan dengan grup obrolan Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu.
Bai Xiaoqi : [Aku dengar Ahli Bom Mei datang ke luar negeri, tapi aku tidak tahu siapa yang akan ditemuinya.]
Han Shuangfu : [Ahli Bom Mei juga mengatakan jika bukan dia yang menciptakan senjata itu. Lalu siapa? Hei, Kakak Xia, apa kau tahu orangnya?]
Ling memperhatikan saat Han Shuangfu menyebut nama Zhuo Xia. Namun, setelah beberapa lama, tak ada balasan dari Zhuo Xia.
Han Shuangfu : [Senjata itu sangat hebat. Andai saja aku tahu orangnya.]
Membaca pesan ini, Ling bergumam, "Ahli Bom Mei yang kalian bicarakan itu lambat sekali dalam memahami senjata."
Ling tak mengetikkan itu. Ia hanya membuka profil Mei Mengyi dan mengirim pesan.
Ling : [Senjata nuklir ini telah selesai. Datang dan ambillah. Aku telah menambahkan hal baru. Materialnya lebih sedikit dan mudah didapat.]
Mei Mengyi : [BENARKAH?!?!]
Ling : [Apa kau tahu sedang mengirim pesan pada siapa?]
Mei Mengyi : [Raja! Aku akan datang menemuimu besok pagi.]
Ling tidak menjawab lagi.
__ADS_1
Mei Mengyi meletakkan ponselnya. Ia masih belum mempercayai hal ini. Ia menatap Bo Xue Ning di sampingnya, "Xue Ning, Raja telah menyelesaikan gambar itu!"
Bo Xue Ning juga tertegun. Kecepatan Ling memang tak diragukan.
Orang-orang sedang mencari siapa orang di belakang Mei Mengyi, tapi pasti mereka tidak menebak jika itu adalah Ling yang bahkan tidak menyembunyikan diri sama sekali.
*
Keesokan harinya.
Mei Mengyi memarkirkan mobil sport emasnya. Hanya ada sedikit mobil seperti itu di luar negeri. Jadi, dia langsung menjadi pusat perhatian.
Mei Mengyi menelepon Ling, "Raja, kau di mana?"
Ling memasukkan earphone ke telinganya dan menjawab dengan tenang, "Ada coffeeshop di depan sana. Sampai ketemu di sana."
Saat mereka bertemu, mereka segera masuk ke coffeeshop. Ketika mereka berdua berjalan, seluruh pasang mata langsung menatap mereka berdua. Kejadian ini difoto oleh seorang murid Akademi Bintang dan diposting di forum akademi.
Kini, foto itu menjadi Hot News.
Semua orang membicarakan murid baru yang sedang berjalan dengan wanita yang auranya terlihat luar biasa.
Bai Chengsi yang melihat ini membeku. Itu ... adalah Ling? Siapa orang di sampingnya?
Ketika Bai Xiaoqi menerima pesan itu, ia sedang menelepon Bo Xue Ning. Ketika melihat foto yang dikirim, ia tertegun. Setelah beberapa saat, ia mengirim foto itu kepada Zhuo Xia.
Ia tidak tahu jika itu Mei Mengyi. Ia hanya ingin Zhuo Xia tahu.
Saat ini, Bai Xiaoqi mengirim pesan kepada Bai Chengsi, "Apa kau memiliki foto yang lebih jelas?"
Bai Chengsi ingat jika ada banyak foto yang tersebar. Ia segera membuka forum untuk mengambil foto itu.
Namun, saat ia mencari foto itu, dia menyadari jika foto-foto itu telah hilang. Karena bingung, ia menghubungi asistennya. Tidak disangka, asisten itu tidak dapat memulihkan foto-foto itu.
Bai Xiaoqi tak meminta foto itu lagi. Ia teringat sesuatu dan menelepon Bai Chengsi, "Kau melaksanakan tugas untuk menjaga Ling, kan?"
"Menjaganya? Dia kenal dengan banyak orang dan aku tak perlu menjaganya. Kakak, kau tahu dia adalah bagian dari Keluarga Chen. Jika dia macam-macam, maka aku akan ...," jawaban Bai Chengsi terpotong.
"Bai Chengsi! Jaga ucapanmu! Jika kau menyinggungnya, aku tak akan melepaskanmu," ucap Bai Xiaoqi.
"Ya, ya, aku mengerti," jawab Bai Chengsi kesal.
*
__ADS_1
Di sisi lain, keadaan akademi sedang gaduh.
Operator yang bertanggung jawab menerima begitu banyak panggilan. Ia sampai mengeluarkan keringat dingin.
Di forum, tidak hanya postingan Ling yang dihapus, tapi postingan Zhuo Shiaonian dan yang lainnya juga. Selama itu postingan foto, maka semuanya terhapus.
Operator itu tidak tahu siapa yang melakukan ini. Yang ia tahu, saat ia mencoba memulihkan postingan-postingan itu, pihak lain memberi pesan peringatan.
[Jika kau memposting foto Bos kami lagi, hidup kalian akan kacau!]
"Itu hanya postingan yang dihapus. Mengapa begitu khawatir?" tanya Bai Chengsi bingung.
"Nona Bai, ini bukan karena postingan yang dihapus. Pihak lain itu pasti berlatarbelakang kuat dan bisa mengontrol forum dengan mudah. Jika ini berlanjut, maka mereka bisa mencuri rahasia akademi," jawab operator.
Mendengar ini, Bai Chengsi tercengang. Ia tak pernah memikirkan masalah ini sebelumnya. Kini ia sadar jika masalah ini tak sesederhana itu.
"Yang perlu diketahui sekarang adalah siapa 'Bos' ini. Aku akan mencari ketua akademi dulu," ucap operator meninggalkan ruangan.
Bai Chengsi tenggelam dalam pikirannya. Jika rahasia akademi dicuri, maka data keluarga yang masuk ke akademi juga akan diambil. Jika mereka bisa meretas akademi, maka akan mudah saja mengambil rahasia dalam keluarga besar.
Jadi, siapa Bos ini? Ia terlihat sangat kuat!
Satu akademi juga menjadi panik saat mengetahui hal ini.
Hanya Ling yang merasa tenang sekarang. Jika mereka ingin memposting fotonya, maka mereka harus meminta izin. Jika tidak, dia bukan melatih A Shui untuk dijadikan pajangan.
Sebagai ibu dari para peretas, apa yang tidak bisa dilakukan A Shui?
Namun, meskipun begitu, A Shui juga taat hukum. Ia tidak akan melakukan sesuatu yang ilegal. Ini adalah aturan di dunia peretas.
Setelah Ling selesai berbicara dengan A Shui, ia keluar dari coffeeshop. Baru saja berjalan beberapa langkah, ponselnya berdering. Itu adalah panggilan dari Yuan. Ia pun memasang earphone dan menjawab panggilan itu.
Mendengar ucapan Yuan di telepon, Ling berhenti. Matanya menunjukkan kilatan dingin. Murid yang berjalan di sebelah Ling merasakan aura mengerikan. Ia segera mundur beberapa langkah karena merasa ketakutan.
"Katakan lagi, apa yang terjadi?" Ling menekan setiap ucapannya.
Yuan tak bisa bicara dengan jelas, jadi Su Wen Ai segera mengambil alih, "Tadi malam, Jun Ye Li bermain dengan kami, tapi dia pergi latihan lebih dulu. Dia memang biasanya lebih bekerja keras dari kami, jadi kami membiarkannya. Namun, tanpa diduga, saat kami keluar pagi ini ... dia ditemukan di toilet dan berlumuran darah."
Walau Jun Ye Li tak pernah mengatakannya, mereka tahu ia selalu bekerja keras karena tak merasa cukup kuat di akademi ini.
"Ling, cepat datang! Para dokter di sini tidak mau memeriksanya!" ucap Yuan dengan napas tak beraturan.
Ling mengepalkan tangannya dengan erat. Setelah itu, ia melepaskannya dan menarik napas dalam-dalam.
__ADS_1
"Tunggu aku," jawab Ling.