
"Tunjukkan padaku lembar jawabannya," ucap Tuan Shangxuan.
Penguji segera memberikan lembar jawaban Ling kepada Tuan Shangxuan, "Saya sudah mendiskusikan lembar jawabannya dengan para penguji lain. Hanya dua resep yang bisa dibuat. Sisanya tak mungkin bisa dibuat karena bahan-bahan di dalamnya bertentangan."
"Kalian menilai ini sendiri?" tanya Tuan Shangxuan.
Penguji itu mengangguk, "Tuan, Chen Ling ini hanya bermain-main di sini. Dia memang sedikit berbakat dan kabarnya dia adalah seorang kultivator tingkat ke enam. Namun, saya belum pernah mendengar jika dia berbakat dalam ramuan."
Tuan Shangxuan hanya diam. Ia baru berusia 20 tahun dan sudah menjadi kultivator tingkat ke-6. Bahkan ia menulis 9 resep ramuan. Mata Tuan Shangxuan melihat semua resep itu. Setelah itu, ia menoleh dan bertanya pada Ling, "Kau bilang kau tidak yakin dengan hasil penguji?"
"Sedikit," jawab Ling santai.
"Apa yang membuatmu tidak yakin? Bahan-bahan dalam 7 resep lainnya saling bertentangan," ucap Tuan Shangxuan.
"Hanya karena Anda tak bisa memurnikannya, bukan berarti orang lain tidak bisa," jawab Ling sedikit menurunkan pandangannya.
Tuan Shangxuan menatapnya lama, "Baiklah, aku akan memberimu kesempatan kali ini. Ujian terakhir adalah membuat dan memurnikan ramuan. Dalam satu hari, selesaikan sembilan resep ini untukku."
"Baik," jawab Ling lembut.
Ia berjalan ke meja ramuan. Ia melepaskan jaketnya dan meletakkannya ke samping. Ia menggulung lengan bajunya, "Tidak akan sampai satu hari. Setengah hari saja sudah cukup."
Kata-katanya terdengar menakutkan. Barulah saat itu Su Yuri tersadar. Ia berkeringat dingin. Anggap saja dia bisa membuat sembilan ramuan itu. Namun, mustahil membuat dan memurnikan sembilan ramuan dalam sehari.
Dalam kompetisi ramuan, para penguji hanya akan memberi tiga set bahan obat. Jika gagal tiga kali, maka ia tak bisa melanjutkan lagi.
Su Yuri merasa khawatir dengan Ling.
__ADS_1
Zhuo Shiaonian memilih meja di samping Ling. Sebelum dia mulai, ia melirik Ling. Tapi dia tak mengatakan apa-apa. Tatapannya terlihat lembut. Sebenarnya, ada kamera yang merekam ujian kali ini. Namun, hampir semua kamera menyorot Zhuo Shiaonian.
Ahli ramuan tak bisa diganggu orang lain saat sedang melakukan tugasnya. Jadi, arena pertandingan disegel.
Namun, Tuan Shangxuan berdiri tidak jauh dari Ling. Ia memberikan tekanan tak terlihat pada Ling.
Namun, Ling tak merasa tertekan sama sekali. Sembilan resep itu semuanya adalah ramuan tingkat menengah. Itu lebih mudah dibuat daripada ramuan tingkat tinggi.
Ling membuat dan memurnikan resep terakhir yang paling dia ragukan. Penguji itu benar, sebagian besar bahan obat di dalamnya saling bertabrakan. Jadi, Ling dengan hati-hati mencampurkan bahan bahan tersebut dan menghitung setiap kadarnya dengan teliti. Dia mencoba yang terbaik sampai tak ada kotoran di dalam bahan obat sebelum dia memasukkannya ke dalam tabung reaksi.
Yang Yi sudah melihat kecepatan pemurnian Ling.
Melihat Ling telah menyelesaikan ramuan pertama dalam 20 menit, ekspresi Tuan Shangxuan semakin serius. Matanya menatap gerakan tangan Ling.
"Buatlah resep keempat dari bawah," ucap Tuan Shangxuan saat melihat Ling akan membuat ramuan lagi. Ia tahu jika dalam resep itu ada dua bahan yang tidak akan bisa tercampur bagaimanapun caranya.
Ling sangat cepat. Saat ia sudah menyelesaikan ramuan keduanya, Zhuo Shiaonian di sampingnya baru menyelesaikan ramuan pertamanya. Bahkan Ling sudah mulai membuat ramuan ketiga.
Melihat tindakan Ling, Zhuo Shiaonian berhenti sejenak. Tangannya gemetar. Jumlah bahan obat yang dimasukkan salah. Jadi, ia gagal membuat ramuan kedua dalam percobaan pertama.
Kini, tak ada lagi yang memperhatikan Zhuo Shiaonian. Semua mata tertuju pada Ling.
"Ini. Cobalah apa kau bisa membuatnya," ucap Tuan Shangxuan. Kali ini suaranya sangat lembut. Bahkan ia sedikit tersenyum.
Ling telah selesai membuat delapan ramuan berbeda. Ini adalah ramuan terakhirnya. Ling bahkan tak beristirahat sejenak. Ia dengan cepat menyelesaikan ramuan terakhir.
Melihat Ling telah menyelesaikan semua ramuannya dengan lancar, orang-orang menghela napas lega. Mereka menatap Ling seolah sedang melihat monster.
__ADS_1
Zhuo Shiaonian sedang membuat ramuan ke enam. Namun, karena dia terus memperhatikan Ling, ia berkali-kali salah. Akhirnya ia hanya bisa membuat lima ramuan. Zhuo Shiaonian menatap Ling tidak percaya.
Setelah Ling selesai, ia menarik kembali lengan bajunya dan memakai jaketnya. Ia menatap Tuan Shangxuan dan berkata dengan lembut, "Sembilan resep, sembilan ramuan telah selesai."
Penguji melihat sembilan ramuan itu. Walau tidak ada alat tes kemurnian di sini, ia tahu jika Ling telah membuat dan memurnikan ramuan tingkat menengah. Penguji itu merasa yakin karena Ling melakukannya tepat di depannya.
"Murid Chen, bagaimana kau bisa menggabungkan beberapa bahan yang saling bertentangan?" tanya penguji itu.
Ling tidak menyembunyikan apapun dan menjawab, "Bahan obat itu memang saling bertentangan. Namun, selama Anda bisa menakarnya dengan baik, maka bahan yang bertentangan itu itu bisa tercampur. Ini ...."
Saat ini, kamera menyorotnya.
Ling berhenti sejenak dan menopang dagu. Ia mendorong kamera itu menjauh, "Jika tak ada yang penting, jangan sorot aku. Jika kau ingin mendengarkan, maka rekam saja."
Juru kamera itu segera mematikan kameranya dan mengeluarkan alat perekam.
Ling menjelaskan hal sederhana kepada mereka.
Semua mendengarkannya tanpa ada yang bicara.
*
Kompetisi berakhir. Ling setelah selesai membuat dan memurnikan sembilan ramuan. Beberapa orang lainnya berhasil membuat satu ramuan dan ada juga yang gagal tiga kali. Su Yuri yang berada di belakang Ling menatapnya linglung.
Tuan Shangxuan memanggil penguji dan menulis angka '1' di belakang nama Ling. Tak ada lagi yang protes. Semua orang telah menduga hasil ini.
Tuan Shangxuan memandang Ling dan bertanya dengan lembut, "Chen Ling, bakatmu dalam ramuan sangat tinggi. Mengapa aku tak pernah mendengar tentangmu sebelumnya di luar negeri? Aku juga tidak pernah tahu apakah kau pernah belajar ramuan? Sebelumnya, aku hanya tahu sebagian nama ahli ramuan."
__ADS_1
Ling mengangkat bahu, "Jika aku mengatakan hal ini, takutnya aku akan dipaksa untuk tinggal di laboratorium ramuan setiap hari."