Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Jangan Iri Hati


__ADS_3

Para tetua Keluarga Su memandang Su Hao. Salah satu dari mereka bertanya, "Su Hao, apa kau bercanda?"


"Itu benar. Ini juga belum ada setengah jam. Bahkan Nona Zhuo Shiaonian saja tidak bisa menyembuhkannya. Apalagi dia yang hanya orang biasa," ucap yang lainnya.


Mereka semua ragu dengan hal ini. Namun melihat tetua pertama masuk, para tetua lainnya juga ikut masuk.


Saat mereka masuk ke kamar, mereka melihat seorang pria yang berbaring lemah. Warna kulitnya berangsur-angsur pulih seperti manusia lainnya. Keraguan di hati mereka sirna dalam sekejap. Bahkan para penjaga yang penasaran juga ikut masuk.


"Apa dia benar-benar sembuh?" tanya salah satu tetua yang terlihat sangat terkejut.


Saat ini semua orang bisa melihat jika pria itu benar-benar sudah sembuh. Ini adalah hal paling luar biasa yang pernah mereka lihat seumur hidup.


Kepala suku melihat Ling yang berdiri di luar kamar. Bahkan Zhuo Shiaonian tidak dapat menyembuhkannya. Siapa yang menyangka jika penyakit ini akan disembuhkan oleh orang biasa? Siapa sebenarnya dia?


Kepala suku pernah mencari nama dan informasi tentang Ling. Jika kemampuannya memang hebat, hampir seperti Zhuo Shiaonian, seharusnya mudah saja menemukan informasi tentangnya. Namun ia tak menemukan apa pun.


Kini kepala suku melihat wajah Su Hua yang dipenuhi kegembiraan. Tidak ada ekspresi terkejut sama sekali, seolah ia memang tahu jika Ling bisa menyembuhkan ayahnya.


"Bagaimana mungkin? Apa dia benar-benar sembuh?" tanya Zhuo Shiaonian tak percaya. Ia mengguncang tubuh pengawalnya yang baru saja keluar dari kamar.


Pengawal itu masih linglung. Ia menggelengkan kepalanya.


Melihat ini, Zhuo Shiaonian tersenyum. Ia berkata, "Tidak mungkin orang biasa dapat menyembuhkannya."

__ADS_1


Pengawal itu sudah sadar. Mendengar perkataan Zhuo Shiaonian, ia tak tahan ingin memukulnya. Namun ia tetap berkata dengan hormat dan hati-hati, "Nona, gas beracun di tubuh Tuan Su benar-benar sudah menghilang. Jika Anda tak percaya padaku, Anda bisa masuk dan melihatnya sendiri."


"Tidak! Dia hanya orang biasa! Dia tidak bisa menyembuhkan gas beracun itu!" ucap Zhuo Shiaonian yang masih saja mempertahankan kesombongannya. Ia adalah pewaris plakat Dewa Tabib. Ia berasal dari Asosiasi Dewa Ramuan yang agung. Tidak ada yang bisa menandingi kemampuannya. Ke mana pun ia pergi, ia selalu dihormati dan disegani.


"Nona Zhuo, itu pasti Anda! Anda membantunya diam-diam, kan?" ucap Zhuo Shiaonian melihat ke arah Zhuo Xia. Wajahnya pucat.


Su Hua membungkuk ke arah Ling. Kemudian ia membalikkan badan ke arah Zhuo Shiaonian dan berkata, "Nona Zhuo Shiaonian, Anda tahu sejak tadi Nona Zhuo Xia berada di luar. Semua orang juga melihatnya. Sekarang ayahku sudah sembuh. Inilah buktinya. Jangan iri hati, karena kami dapat melihat dengan jelas."


Zhuo Shiaonian sungguh tercengang mendengar perkataan Su Hua. Ia masih sangat linglung. Padahal sebelumnya ia masih sangat percaya diri saat mengatakan Ling tak bisa menyembuhkannya. Namun di detik berikutnya ia melihat sendiri jika Ling bisa menyembuhkannya.


Wajahnya pucat. Tubuhnya bergetar.


Ling menghampirinya dan bertanya, "Nona Zhuo, Anda masih ingat dengan perhitungan kita yang belum selesai, kan?"


Zhuo Shiaonian membeku di tempat. Awalnya ia ingin pergi, tapi ia lebih memilih menghadapi Ling. Ia juga bertanya, "Tuan Muda Chen, kalau begitu apa yang harus saya lakukan?"


"Benar sekali," jawab Zhuo Shiaonian. Ia kembali mengeluarkan sifat arogannya. Ia tak ingin diinjak-injak begitu saja, apalagi saat melihat Liam seperti mengejek ke arahnya.


"Apa Anda sudah mendapat persetujuan dari Pulau Yang Tak Boleh Disebut Namanya untuk datang ke Kota Urban?" tanya Ling lagi. Namun kali ini suaranya sangat dingin. Bahkan Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi juga terkejut. Sejak awal Ling datang ke sini, dia selalu tenang. Ia tak pernah menunjukkan emosinya bahkan jika Liam dan yang lainnya menggangunya.


Ini pertama kalinya mereka melihat Ling begitu dingin.


Zhuo Shiaonian juga terpana melihat Ling. Saat ia tersadar kembali, ekspresinya bertambah muram.

__ADS_1


"Mengapa aku harus mendapat persetujuan dari Pulau Yang Tak Boleh Disebut Namanya? Apa kau tidak tahu siapa aku? Aku Zhuo Shiaonian, tidak perlu izin siapa pun untuk pergi ke mana pun," jawab Zhuo Shiaonian sombong.


"Tuan Muda Chen, aku tahu bakat pengobatanmu lumayan. Namun kau harus berpikir lebih dulu sebelum mengatakan hal ini. Jika kau mengatakannya di luar negeri, orang-orang pasti akan menertawakanmu," ucap Zhuo Shiaonian melanjutkan. Ia tertawa merasa puas.


Han Shuangfu ingin menghentikan Ling, tapi Bai Xiaoqi menahannya karena ia melihat Zhuo Xia menyeringai tipis. Bai Xiaoqi menunjuk ke arah Ling.


"Itu jika di luar negeri. Di Kota Bayangan, kami memiliki aturan sendiri. Karena kalian adalah orang luar negeri, maka kalian harus mengikuti aturan kami," ucap Ling menatap Zhuo Shiaonian.


"Aturanmu? Jangan bilang kau punya aturan yang bisa mencegahku datang ke sini? Jika memang benar, coba saja. Jika tidak bisa, maka kau yang harus pergi," ucap Zhuo Shiaonian memandang Ling. Ia tak percaya jika ada orang yang bisa mengusirnya seperti ini. Bukan karena ia terlalu percaya diri, tapi Zhuo Xia saja tak berani berkata seperti itu padanya.


"Memang ada peraturan seperti itu," ucap Zhuo Xia yang masih bersandar. Suaranya terdengar dingin.


Dengan mengumpulkan keberanian, Zhuo Shiaonian menjawab, "Apa Nona Zhuo mengubah peraturan di detik-detik terakhir?"


"Tentu saja tidak," jawab Zhuo Xia. Ia beranjak dari tempatnya dan berjalan selangkah demi selangkah. Tiap langkahnya menghembuskan udara dingin.


"Tidak? Lalu di mana peraturan yang kalian katakan? Di mana peraturan yang melarangku untuk datang ke luar negeri? Jika aku tak bisa melihatnya sendiri, maka aku tidak akan percaya," ucap Zhuo Shiaonian lagi.


"Kau dapat membukanya di situs web khusus Pulau Yang Tak Boleh Disebut Namanya," ucap Zhuo Xia. Ia membuka ponselnya dan menunjukkan layar ke arah Zhuo Shiaonian.


Kini tatapannya bertambah dingin. Tidak ada lagi keanggunan di dirinya. Hanya terasa haus darah yang kental. Zhuo Xia kembali berbicara, "Aturan internal. Aturan ke -13."


Setelah mendengar ini dan melihat layar ponsel Zhuo Xia, Zhuo Shiaonian benar-benar terkejut. Ia tidak pernah tahu jika memang ada peraturan seperti ini.

__ADS_1


"Apa kau tahu siapa yang membuat aturan ini? Raja Legendaris dari Pulau Yang Tak Boleh Disebut Namanya, Ling X," Zhuo Xia kembali berbicara.


Setelah mendengar kata-kata itu, Zhuo Shiaonian membeku. Matanya masih menatap layar. Pikirannya melayang tidak tahu kemana saat mendengar nama Ling X.


__ADS_2