
Keesokan paginya, matahari cerah sudah terbit. Han Shuangfu, Bai Xiaoqi, dan Zhuo Xia bergegas kembali.
"Jangan khawatir. Su Hua dan Su Hao keduanya adalah jenius yang berbakat. Dengan keduanya di sekitar, keempat temanmu akan terjamin keselamatannya," ucap Ketua Su yang melihat wajah khawatir Han Shuangfu.
Han Shuangfu hanya mengangkat alisnya. Memang sepanjang perjalanan, Su Hua, Ling, ataupun yang lainnya tidak ada mengirim pesan darurat, yang berarti mereka aman.
Dia melihat Bai Xiaoqi melihat ke arah lain. Ia juga ikut melihat ke arah itu.
Di sana, ada seorang wanita dan pria yang dikelilingi banyak orang. Sekelompok orang yang dipimpin wanita itu berjalan mendekat ke arah mereka.
"Apakah itu adalah Zhuo Shiaonian?" tanya Han Shuangfu yang sudah mengenal sosok ini.
Zhuo Xia menatap Ketua Su. Ia menunduk dan bertanya dengan dingin, "Di mana mereka berempat?"
Ketua Su sebenarnya juga tidak tahu. Namun saat ini ia melihat Su Hua dan Su Hao berjalan ke arah mereka. Jadi, Ketua Su menjawab, "Tempat tinggal dan sebagainya pasti telah diatur oleh Su Hua. Nona, Su Hua dalam perjalanan ke sini. Anda bisa tahu setelah bertanya padanya."
Zhuo Xia mengangguk dan berjalan ke arah Su Hua. Saat ia melangkah, Zhuo Shiaonian yang tidak jauh dari sana melihatnya. Sedangkan Bo Hongyun terkejut saat melihat Zhuo Xia di sini.
"Aku ingin tahu, apa kau penerima plakat phoenix?" tanya Zhuo Shiaonian pada Zhuo Xia.
Zhuo Xia adalah sosok wanita yang cuek. Jadi ia mengabaikan Zhuo Shiaonian dan tetap berjalan ke arah Su Hua. Setelah bertanya pada Su Hua, ia lanjut berjalan ke desa di suku itu.
Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu saling bertukar pandang. Mereka benar-benar tidak mengerti jalan pikiran Zhuo Xia. Mereka sangat tahu siapa itu Zhuo Shiaonian. Jadi mereka tidak pergi dan tetap menunggu.
"Xiaoqi, Shuangfu, aku tidak menyangka kita bisa bertemu di sini," ucap Zhuo Shiaonian dengan senyum hangat.
"Kalian pergi begitu pagi?" tanya Bai Xiaoqi melihat penduduk yang menatap memuja ke arah Zhuo Shiaonian.
__ADS_1
"Ya, aku lihat banyak tanaman obat di pegunungan dan itu sangat cocok untuk membuat ramuan. Jadi, aku mengajak penduduk untuk memetik tanaman obat dan membuat ramuan," jawab Zhuo Shiaonian sambil tersenyum.
"Dia adalah penerima plakat phoenix, kan?" tanya Zhuo Shiaonian menunjuk Zhuo Xia.
"Benar. Ketua Su telah mengirim berita ke luar negeri, jadi kami mendapat misi ke sini," jawab Han Shuangfu sambil mengangguk.
Zhuo Shiaonian juga hanya mengangguk. Ia berkata dengan sedikit berbisik, "Kalian harus berhati-hati di sini. Orang-orang di desa ... tidak terlalu ramah. Mungkin mereka juga tidak terlalu peduli dengan penerima plakat phoenix itu. Jika kalian membutuhkan sesuatu, temui saja aku."
Setelah itu, Zhuo Shiaonian dan Bo Hongyun pergi dengan kelompok itu.
Saat berjalan, seorang pemuda berkulit hitam melotot ke arah Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi. Mereka hanya menatap dengan bingung.
"Ini sangat merepotkan," ucap Han Shuangfu menghela napas. Bai Xiaoqi juga mengangguk setuju.
Mereka tidak menyangka jika Zhuo Shiaonian cepat akrab dengan mereka. Lagipula ia memang ahli ramuan. Baik di desa ini yang masih terpencil atau di luar negeri, semua orang memang ingin berteman baik dengan Zhuo Shiaonian.
"Sudahlah lupakan itu. Ayo kita kembali," ajak Bai Xiaoqi. Han Shuangfu dan Ketua Su ikut berjalan bersamanya.
Seperti yang diharapkan, penduduk desa memandang Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu dengan tidak ramah. Bahkan saat mereka berjalan dengan Ketua Su.
Saat itu, Ketua Su menerima sebuah alamat dari Zhuo Xia.
"Aneh," ucap Ketua Su setelah melihat alamat itu.
"Apa yang aneh? Apa ada yang salah?" tanya Bai Xiaoqi heran.
"Ini memang salah. Su Hua adalah jenius paling berbakat dalam suku kami. Ia akan menjadi pewaris suku ini. Penduduk desa ini, sangat takut dengan ancaman orang luar. Bahkan pengunjung harus tinggal di luar desa. Namun, Su Hua malah mengatur tempat tinggal untuk keempat temanmu di rumah keluarga utama," jelas Ketua Su.
__ADS_1
Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu menyadari ini. Sepanjang mereka masuk desa, rumah-rumah warga memang dari kayu. Namun saat mendengar ini, tidak hanya Ketua Su yang terkejut. Bai Xiaoqi dan Han Shuangfu tidak dapat menyembunyikan ekspresi mereka. Ling dan teman-temannya hanyalah orang biasa. Bagaimana mungkin mereka bisa tinggal di rumah keluarga utama?
Bahkan Zhuo Shiaonian dan Bo Hongyun tinggal di rumah tetua.
"Mungkin ia takut dengan Kakak Xia," ucap Han Shuangfu. Hanya ini alasan masuk akal yang dapat mereka terima. Bai Xiaoqi pun hanya bisa memikirkan alasan ini.
Ketika mereka tiba di rumah keluarga utama, hanya ada Zhuo Xia di sana. Tidak ada Ling dan yang lainnya. Karena ini, Han Shuangfu bertanya, "Di mana Tuan Muda Chen dan yang lainnya?"
Su Hua menjelaskan dengan hormat, "Tuan Muda Chen dan yang lainnya ingin berkeliling. Jadi, Su Hao membawa mereka berkeliling di desa."
Kata "Tuan Muda Chen" yang diucapkan Su Hua terdengar sangat hormat. Nada bicaranya begitu lembut dan tulus.
Kali ini Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi benar-benar terkejut. Bahkan Ketua Su sampai menggosok matanya karena tidak percaya. Bukankah tadi malam dia menatap jijik empat orang itu? Lalu mengapa sekarang ia memanggil "Tuan Muda Chen" dengan begitu hormat? Apa ada yang salah darinya?
Di sisi lain, Zhuo Xia hanya diam tanpa ekspresi. Ia juga tidak mengatakan apa pun. Ia hanya melihat ke arah Ketua Su dan berkata, "Ceritakan dengan detail apa yang terjadi di desa."
Saat Zhuo Xia mengatakan ini, Ketua Su tidak lagi memikirkan Su Hua. Ia segera membawa Zhuo Xia ke ruang keluarga.
Han Shuangfu masih terpaku di tempatnya. Semakin dipikirkan, semakin dia tidak percaya. Jadi, dia menatap Su Hua dan berkata, "Bawa aku ke tempat Tuan Muda Chen."
Sebenarnya Su Hua ingin mengatakan sesuatu pada Ketua Su. Namun, saat ia melihat Ketua Su telah masuk, ia menundanya. Ia pun, membawa Han Shuangfu dan Bai Xiaoqi untuk bertemu dengan Ling. Namun ia tidak menjawab saat Han Shuangfu bertanya tentang tadi malam.
*
Sementara itu, Ling dan yang lainnya sampai di danau kecil. Ling berdiri di tepi danau, menatap air, dan tenggelam dalam pikirannya. Su Hao yang berdiri di sebelahnya juga gugup. Ia tidak berani mengganggu Ling.
Sampai tiba-tiba, seorang pemuda berkulit hitam mendatangi mereka. Ia berkata, "Nona Zhuo Shiaonian dan Tuan Bo Hongyun ingin membuat ramuan di sini. Kalian orang-orang yang tidak penting sebaiknya pergi."
__ADS_1
Pemuda itu hanya bicara dengan Su Hao. Ia sama sekali tak melirik ke arah Ling dan yang lainnya. Karena menurutnya, mereka tidak penting.