Kelahiran Kembali Raja Legendaris

Kelahiran Kembali Raja Legendaris
Mempertimbangkan Hubungan


__ADS_3

Ling tersenyum. Ia lanjut makan makannya. Ia mengacuhkan Zhuo Xia yang sejak tadi tetap melihatnya. Bukan ia ingin, tapi masakan Zhuo Xia benar-benar sangat enak.


Selesai makan, ia membersihkan mulut dengan tisu.


"Sedikit," jawab Ling santai.


Wajah Zhuo Xia langsung berubah kecewa. Namun sekecil apapun harapan, ia akan tetap menunggu Ling.


Ling memang sudah meminum ramuan memori. Ia ingat dengan jelas setiap jalan cerita di kehidupannya yang dulu. Bahkan ia tahu siapa saja yang telah melakukan kejahatan padanya. Ia ingat segala pengkhianatan yang pernah ia terima. Ia juga pernah menjadi orang yang selalu direndahkan oleh keluarganya yang dulu.


Namun, ingatan tentang Zhuo Xia ia tak dapat mengingatnya. Hanya hal-hal kecil yang terlintas tentang Zhuo Xia. Itu juga karena dia memaksakan hal itu. Dia juga menambahkan ramuan lain yang ia buat yang berpotensi untuk meningkatkan memorinya. Namun tetap saja, hasilnya ia tak terlalu ingat dengan Zhuo Xia.


"Baiklah. Itu lebih baik," jawab Zhuo Xia.


"Jadi kau sudah tahu kan mengapa aku memanggilmu Z?" tanya Zhuo Xia.


Ling hanya menggeleng. Ingatan ini benar-benar tidak ada. Ia juga tidak mengerti alasannya. Ia sama sekali tak ingat seolah itu benar-benar tidak pernah terjadi. Padahal dia ingat dia mempunyai inisial Z. Ia juga ingat inisial itu untuk membantu kesadarannya. Namun ia tak ingat mengapa ia memilih huruf Z diantara 25 huruf lainnya.


"Aku akan memberitahumu," jawab Zhuo Xia. Ia menghela napas sebentar.


"Kau memilih huruf Z karena itu huruf pertama nama keluargaku," ucap Zhuo Xia lirih. Kenangan lama terlintas di benaknya. Ia hanya bisa menghela napas berkali-kali.


Ling sendiri cukup terkejut. Ia tak menyangka ia akan menggunakan nama dari Zhuo Xia dalam hidupnya. Sebenarnya seberapa dekat mereka?


"Maaf. Aku akan berusaha lebih keras lagi," ucap Ling. Ia ikut menghela napas. Ia benar-benar tak menyangka akan mendapat jawaban seperti ini.


"Jadi ...," Zhuo Xia menahan perkataannya. Raut wajahnya terlihat ragu. Ia menghela napas berkali-kali untuk mengurangi rasa gugupnya.


Ia kembali berkata, "Apa kau tidak ingin mempertimbangkan hubungan kita untuk lebih jauh lagi?"

__ADS_1


Ling sangat terkejut. Apa termasuk pernyataan cinta?


Sejak ia terkenal di Kota Urban, dia selalu mendapat cokelat, bunga, dan banyak surat cinta lainnya. Namun tidak ada yang benar-benar berbicara secara langsung pada Ling seperti ini.


Melihat Ling yang tak akan menjawab, Zhuo Xia tertawa kecil. Ia berkata, "Tenang saja. Kita bisa berteman dulu."


Ling akhirnya bisa menghela napas lega. Ia memang tidak ingin menjawab pertanyaan Zhuo Xia. Walau Zhuo Xia benar-benar memiliki hubungan dengan masa lalunya, tapi ia masih memiliki banyak tanggungjawab besar. Apalagi masih banyak orang yang menunggunya kembali.


Ia harus mengambil kembali semua identitasnya. Setelah naik ke level 9, ia pikir itu sudah cukup kuat seperti dirinya di masa lalu. Ternyata semakin menjalani hidup, ia semakin mengerti masalah di Kota Bayangan lebih rumit dari yang ia hadapi.


Ia juga harus menemukan alasan dia bisa hidup kembali.


Menurutnya ini semata-mata bukanlah anugerah pemilik alam.


Ini seperti sudah direncanakan.


Setelah makan siang yang cukup tegang itu, Ling kembali ke asrama. Semua mahasiswa meliriknya sinis. Memang benar jika dibandingkan dengan mereka, pakaian Ling sangat jauh berbeda. Walau ini termasuk mewah di Kota Urban, tapi ini sepuluh kali lebih jelek jika dibandingkan dengan Kota Bayangan. Tak heran tatapan mereka seperti itu.


Ia memasuki kamar. Ia melihat hanya ada Yuan dan si kembar di dalam sana. Mereka sedang memainkan komputer yang disediakan oleh universitas.


Zhao Ran dan Wei Yun tidak ada di sana.


"Ling akhirnya kau kembali!" seru Yuan. Ia langsung meninggalkan komputernya begitu saja.


"Ada apa?" tanya Ling.


"Selama tiga hari akan diadakan kompetisi untuk menentukan kelas. Kompetisi akan dimulai besok," ucap Yuan memberi informasi. Tadi informasi ini diumumkan lewat pengeras suara yang ada di setiap kamar. Saat itu Ling masih di cafetaria.


"Apa saja bentuk kompetisinya?" tanya Ling lagi.

__ADS_1


Di masa lalu, saat ia berada di universitas, untuk menentukan kelas hanya perlu satu hari. Kompetisi itu adalah bertarung antar kamar. Karena kekuatan Ling yang mendominasi, ia langsung mengalahkan semua lawannya.


"Di hari pertama, kita akan mencari benda berharga sebanyak mungkin. Kita akan memasuki ruangan rahasia di universitas. Setiap benda akan memiliki poin yang berbeda-beda sesuai dengan seberapa berharga benda itu," ucap Yuan menjelaskan panjang lebar. Si kembar, Shi Weiheng dan Shi Wenhua juga telah meninggalkan komputer. Mereka ikut menjelaskan pada Ling.


"Di hari kedua, kita akan berburu di hutan. Targetnya adalah robot yang dikembangkan sendiri oleh mahasiswa dari Kota Bayangan. Jadi kita tak akan menyakiti makhluk hidup manapun," ucap Shi Weiheng.


"Lalu di hari ketiga, kita harus membuat proposal. Kita harus mengajukan proposal itu ke kelas yang telah ditentukan sesuai poin yang di dapat saat kompetisi. Namun jika poin kita memenuhi tapi proposal kita ditolak, kita tak akan bisa memasuki kelas tersebut dan kita akan ditempatkan di kelas terbelakang," ucap Shi Wenhua menambahkan.


Ling hanya mengangguk paham. Kemudian dia mengucapkan terimakasih dan pergi ke komputernya.


Ketiga orang itu juga kembali ke komputer masing-masing. Mereka sedang memikirkan proposal yang akan mereka buat.


Sedangkan Ling sedang membuat desain bom sesuai yang dia janjikan pada ahli bom. Ini adalah desain yang ia dapat setelah meminum ramuan memori. Ternyata dulu ia pernah membuat desain bom ini. Ia tak membuat sendiri. Ada orang samar-samar yang membantunya membuat ini.


Ling sangat ahli membuat bom. Ia sama dengan ahli bom, tapi dia lebih hebat. Tak banyak yang tahu tentang hal ini. Hanya orang di Pulau Yang Tak Boleh Disebut Namanya yang tahu. Namun sejak dia meledakkan diri, identitasnya mulai diketahui.


Saat itu ia mengecek ponsel dan memasuki forum pasar gelap. Ia membuka pesan pribadinya dengan ahli bom. Kemudian dia membuka dokumen itu.


Sebelumnya, Ling sudah meretas komputer ini. Ia tahu setiap komputer mahasiswa diawasi oleh universitas. Jika mereka melihat Ling membuat desain bom, mungkin Ling akan segera dipenjarakan karena itu adalah senjata militer yang tak bisa dimiliki oleh orang biasa.


Walau ia tak sehebat A Shui, ia tetap bisa melakukan hal kecil seperti ini. Jadi dia bisa dengan leluasa melakukan apapun di komputer. Saat membaca dokumen ini ia juga merasa aman.


***


/Kok gak minum ramuan memori? Author lupa?


/Gimana sih katanya minum ramuan memori?


/Loh udah minum ramuan memori kok tetap gak ingat Zhuo Xia?

__ADS_1


Jalan cerita sudah diatur, jadi semua akan terjadi pada masanya, oke🄰


__ADS_2